NovelToon NovelToon
Muara Kasih Ibu Tunggal

Muara Kasih Ibu Tunggal

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Hamil di luar nikah / Single Mom / Lari Saat Hamil / Chicklit / Tamat
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Kirana Pramudya

Pacaran yang kelewat batas membuat Ervita jatuh dalam perbuatan terlarang bersama kekasihnya, Firhan Maulana. Janji untuk bertanggung jawab nyatanya hanya sekadar janji.
Sampai di mana Ervita mendapati dirinya berbadan dua, tidak ada tanggung jawab dari Firhan. Kondisinya kian pilu karena orang tuanya mengusirnya dan menganggap hamil di luar nikah adalah sebuah aib. Ervita yang masih muda harus menjalani hidup sendiri, menahan luka, dan mempertahankan bayi dalam kandungannya.
"Aku hamil memang karena kesalahan, tetapi hadirnya janin ini dalam rahimku sekali-kali bukan kesalahan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kirana Pramudya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suara Adzan

"Masuk sini Pandu ... sejak kemarin hanya menunggu di luar saja. Tidak apa-apa. Baby-nya enggak sedang minum ASI kok," ucap Bu Tari yang meminta Pandu untuk masuk.

Sebab, memang sejak kemarin Pandu hanya menunggu di luar saja. Melihat bahwa Ervita juga tidak sedang memberikan ASI, sehingga Bu Tari meminta Pandu untuk masuk.

"Di luar saja, Bu," balas Pandu.

"Masuk sini ... sini lihat bayinya ini loh lucu," ucap Bu Tari.

Setelah dipanggil Bu Tari dan diminta untuk melihat bayinya, barulah Pandu memilih masuk dan pria yang santun itu tampak menganggukkan kepalanya.

"Permisi Ervi ...."

Pandu masuk dan menyapa Ervita di sana. Lantas Pandu melihat ke bayi kecil yang ada di gendongan ibunya itu. Tampak Pandu mengulas senyuman tipis di sana.

"Sudah diadzankan bayinya?" tanya Pandu kemudian.

Ketika Pandu bertanya demikian, Ervita menggelengkan kepalanya, "Belum, sejak lahir belum diadzankan ... karena Indira tidak punya Bapak," balasnya dengan tergugu di sana.

Sekali lagi, Ervita diingatkan dengan keberadaannya sekarang ini bahwa Indira lahir hanya memiliki Ibu saja, tidak memiliki Bapak. Maka, sejak bayi itu lahir tidak ada yang mengumandangkan adzan di telinganya. Semoga Allah menuntun dan meridhoi. Namun, sia-sia saja karena tidak ada Bapaknya sebagai muadzinnya.

"Boleh aku adzanin?" tanya Pandu kemudian.

Walau terlambat, karena memang lebih baik diadzani begitu bayi lahir, tetapi juga Pandu tidak bisa masuk ke dalam kamar tindakan karena dia bukan suaminya. Serta, pasti organ reproduksi Ervita terlihat di sana karena memang pasti area di bawah sedang dibersihkan dan juga dijahit kembali.

Ervita kemudian menganggukkan kepalanya, "Jika berkenan, silakan Mas Pandu," ucapnya.

Pandu kemudian meminta bayi Indira dari gendongan Ibunya dan menaruhnya sejenak di atas brankar, menghadap ke arah kiblat kemudian membaca iqomat di telinga kiri, terlihat bibir Pandu yang bergerak dan tanpa terdengar suaranya. Lantas, Pandu beralih ke telinga kanan bayi Indira dan mengumandangkan adzan di sana.

Suara adzan yang lembut dan juga sampai menggetarkan hati. Ervita sampai menitikkan air mata karenanya. Lantunan adzan yang membuat Ervita memejamkan matanya dan turut menyuarakan adzan itu dalam hatinya.

Tentu Ervita turut menyembah dan mengagungkan nama Allah, betapa kecil dan betapa berdosanya dia di hadapan Allah yang Maha Agung. Anaknya yang seharusnya diadzankan oleh Ayah kandungnya sendiri, nyatanya kini diadzani oleh Mas Pandu. Sungguh, itu membuat Ervita terharu.

Mengakhiri iqomat dan adzannya, Pandu lantas mencium kening bayi Indira di sana dan menyerahkannya lagi kepada Bu Tari.

"Ikut Mbah Putri lagi yah," balas Pandu dengan tersenyum dan kemudian pria itu mengambil duduk di kursi yang ada di kamar perawatan Ervita itu.

Mendengungkan adzan dan iqomat pada masing-masing telinga juga merupakan doa dan harapan orang tua agar sang buah hati senantiasa menyembah Allah. Sebab hal pertama didengar ketika dia lahir ke bumi adalah seruan untuk menyembah Allah.

Lantas Bu Tari kembali bersuara, "Sudah Vita ... sekarang makan dulu. Sama Pandu itu loh. Dia juga belum makan tadi karena diajak Ibu buru-buru ke sini," balas Bu Tari.

Ervita menganggukkan kepalanya dan kemudian mengambil tempat duduk dan membuka rantang berisi nasi dan aneka lauk itu.

"Makan yang banyak ... semuanya dimakan, yang penting bukan yang pedes dulu saja," ucap Bu Tari lagi.

"Iya Bu ... makasih banyak," balasnya.

Pandu rupanya menunggu Ervita mengisi piringnya, setelah Ervita mengisi piringnya barulah Pandu mengisi piringnya sendiri. Kemudian Pandu melirik sejenak ke arah Ervita.

"Makan ini, Ervi ... hati ayam," ucap Pandu yang langsung menaruh hati ayam yang dimasak bacem itu ke dalam piring Ervita.

"Eh, sudah aja Mas ... ini sudah banyak," balasnya.

"Tidak apa-apa," balas Pandu.

Kemudian Ervita menatap sekilas ke Pandu, "Makasih ya Mas Pandu tadi Indira sudah diadzanin. Terima kasih banyak," ucapnya.

"Hmm, iya ... sama-sama," balas Pandu.

Selanjutnya keduanya memilih makan bersama dalam diam, sementara Bu Tari tampak menggendong Indira dan mengucapkan kata-kata kebaikan (di dalam bahasa Jawa sering disebut dengan mengudang) kepada Indira.

1
Jhylara_Anfi
halo aku mampir ka, kalau berkenan boleh mampir di karya aku /Smile//Pray/
슈가
💓💓💓💓💓
슈가
Luar biasa
슈가
awal cerita yang menarik💗🎈
Riduan Situmorang
Luar biasa
Uba Muhammad Al-varo
kisah hidup seorang wanita yang bernama Ervita korban dari mulut manisnya seorang lelaki yang bernama Firhan,hamil tanpa orang tua dan saudara,harus kuat demi anaknya.
Ika Ika Wijayanti
visualny donk
norah selen
jodohnya mampir
norah selen
c mas pandu yang prihatin
Fitrian Delli
karma nanti berlaku pd firhan br tau rasa lo
yonahaku
ayahnya evita bisa nggak jadi wali nikah cucunya kan ada hubungan darah dengan ibunya
TINOSA
bagussss bngt ceritanya
Sam Tmk
makanya jangan cerobo
Sam Tmk
kasian
Nani Haryati
kok nular yahhh ikutan mesem2 hehehehe
Vien Habib
Luar biasa
Oma Umi
lanjut thooorrrr
Hety Lashira Farzana
karya yang bagus
Yana Yana
Luar biasa
Diah
betul
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!