PROSES REVISI SEDANG BERLANGSUNG
Immortal World Of Eden (IWE) adalah sebuah game virtual terbaru yang sedang dikembangkan oleh perusahaan game Girsang Corp.
Sehari sebelum peluncuran, server dan ruang pengerjaan game itu dibom sehingga menewaskan Marsel.
Marsel pun bereinkarnasi ke Immortal World of Eden sebagai karakter Habel, yang dia create sebelum meninggal.
Petualangan Marsel dengan nama baru Habel pun dimulai.
Petualangan menjadi SANG KUASA yang abadi pun dimulai.
Selamat membaca. Mohon dukungan vote, like dan sharenya untuk menambah semangat penulis dalam mengembangkan novel ini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marzelmus Girsang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 26
“Hmm, kalau itu aku tidak bisa paman. Aku khawatir pamanku akan mencariku. Aku minta paman menjemputkan di daerah ini saja. “ujar Habel membisikkan sesuatu kepada Tonggo
“Baiklah nak. Kau tinggal telepon saja supirmu supaya dia dapat menjemputmu kapanpun kau mau. Aku sudah mengirim kontaknya ke handphonemu.”ujar Tonggo
Habel membukan handphonenya dan melihat sebuah pesan masuk.
“Baik paman. Kalau begitu kami permisi dulu.”ujar Habel
‘Teman, aku pulang dulu ya. Aku akan main ke tempatmu minggu depan.”ujar Nathan
“Baik teman. Ajudanku akan mengantar kalian.”
“Terima kasih teman.”ujar Nathan
Nathan dan Habel meninggalkan rumah Tonggo. Ajudan Tonggo mengantarkan mereka ke rumah mereka masing-masing.
“Tulang, aku masuk dulu ya.”ujar Habel begitu dia tiba di rumahnya
“Sampaikan salamku kepada Ucok ya.”ujar Nathan
Habel berlari memasuki kediamannya.
“Ah, untung tulang Ucok belum pulang.”batin Habel begitu dia tiba di rumah
Habel sangat bahagia atas pengalaman yang dia peroleh hari ini. Dia berhasil mendapat 350 poin karena menyelesaikan dua misi yakni mengajukan dana sebesar 1,5 miliar rupiah untuk membangun Alat Modifikasi Cuaca dan memberi investasi 500 juta lagi kepada Nathan.
“Aku akan upgrade level semua divisi di Sistem ADEXFERJALIX ini.”batin Habel
Dalam sekejab, level semua divisi naik menjadi level empat. Adapun sisa poin yang Habel miliki sebesar 40 poin. 10 poin terpotong otomatis karena dia telah mengajukan dua pertanyaan kepada Clever. Masing-masing pertanyaan bernilai 5 poin.
Setengah jam kemudian, Ucok pulang dan menemukan Habel sedang belajar di kamarnya.
“Kau sudah pulang bere. Kapan kau tiba?”
“Setengah jam yang lalu tulang. Tulang Nathan menyampaikan salam kepada tulang.”ujar Habel
“Owh dia tadi datang kemari? Mengapa dia tidak menungguku pulang?”
“Kami tadi diantar supir pribadi Tuan Tonggo. Jadi dia tidak sempat singgah.”ujar Habel
“Ha? Apakah maksudmu Tuan Tonggo yang terkenal itu? Ya sudahlah, nanti aku sms abangku supaya dia dapat menemuiku besok. Jadi apakah perjalananmu menyenangkan hari ini?” tanya Ucok
“Aku sangat senang tulang. Hari ini pengalaman terbaikku selama aku hidup.”ujar Habel
“Baguslah. Kalau begitu, kau istrahatlah. Kau sudah lelah berpetualang hari ini.”
“Baik tulang.”
“Selamat beristirahat bere.”
“Selamat beristirahat juga tulang.”ujar Habel
****
Keesokan harinya di Universitas Mazaja
“Bagaimana perjalananmu kemarin?”tanya Dapot begitu mereka selesai pelajaran matematika sistem.
“Perjalanan yang sangat menyenangkan.”ujar Habel sembari tersenyum.
“Wah aku jadi ingin pergi ke tempat pamanmu itu.”ujar Dapot
“Ha.ha.ha. kapan-kapan aku ajak kau kesana.Sekarang aku pergi dulu ya. Aku memiliki urusan yang sangat penting.”ujar Habel sembari berlari meninggalkan kampus itu.
Hari ini Habel hendak menemui ajudan Tuan Tonggo.
Habel meminta bertemu di sebuah bekas pabrik gula yang sudah tidak digunakan.
Lima belas menit kemudian, Habel tiba di lokasi tersebut.
“Tuan, apakah kita sudah bisa berangkat?”tanya Rego, supir yang diberikan khusus mengantar jemput Habel
“Silahkan berangkat Tuan Rego.”
Mereka berangkat menuju kediaman Tuan Tonggo.
Setengah jam kemudian, Habel tiba di kediaman Tuan Tonggo. Habel melihat seorang wanita paruh baya menyambut kedatangannya.
“Selamat datang nak Habel. Saya sudah menunggu kedatanganmu. Saya juga sudah menyediakan kelapa yang kau minta kemarin.”ujar Tonggo
“Terima kasih paman. Bolehkah saya menjumpai Sasha sekarang?”tanya Habel
“Silahkan nak.”ujar Tonggo
Habel berjalan menuju kamar Sasha. Dia meminta Tonggo menyediakan kelapa untuk diberikan kepada Sasha.
buat mc baru atja
KO JADI 11
SKILL PENYERAF ASAL 4
JADI LEVEL 2