Kisah antara Diva dan Andra, Diva adalah gadis kecil yang manis dan menggemaskan tidak sengaja bertemu Andra, si pria tampan yang kaya raya. Tidak menyangka pertemuan tidak di duga membuat Andra menjadikan Diva sebagai anak angkatnya, namun apa jadinya setelah gadis kecil itu tumbuh dewasa. Akankah perasaan Andra si pria yang belum kunjung menikah berubah mencintai Diva. Jika takdir siapa yang tahu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Sismala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
HD 24
"Oh iya hallo Omma..?" Diva mengangkat telpon dari Santu, ya memang akhir- akhir ini karna kesibukannya mengurus little A ia jadi lupa bermanja- manja dengan Santi.
"Sayang Omma mau kasih kabar penting..! nanti malam, Omma membuat acara makan malam untuk keluarga kita.. " jelas Santi dengan suara khasnya memberi tahukan menantunya.
"Benarkah..! Menyenangkan sekali Diva merindukan masakan Omma.." jawab Diva senyuman bahagianya sambil memperhatiakan little A mengigit mainannya. Akhir- akhir ini memang Andra sering membelikan little A mainan.
"Leon sudah sembuh bersama anak dan istrinya sudah dirumah Omma sayang, Ternyata Omma sudah tua ya memiliki dua cucu..! " Santi tertawa ringan dengan yang barusan diucapkan nya, sementara Diva menjadi ragu dengan Uncle Leonnya. apakah Leon sudah berubah dan melupakannya batin Diva, semoga saja sudah.
"Baiklah Omma setelah Daddy pulang nanti, kita akan langsung kerumah Omma.. " jawab Diva dengan sedikit ragu.
"Terima kasih sayang Omma tunggu ya..!"
"Oke Omma, " jawab Diva sebelum menutup ponselnya.
_________
Sore Hari
"Sayang Omma tadi telpon.." Ucap Diva sambil mengeringkan rambutnya. Andra yang baru keluar dari kamar mandipun langsung memeluk istrinya dari belakang.
"Kenapa sayang.. Ada masalah..?" Tanya Andra sambil membenarkan tali jubah mandinya yang terlepas. Sepontan Diva meneguk ludah.
"Seksi banget laki gue,.!" Teriak Diva dalam hati. "No Daddy.." Jawab Diva sambil menggelengkan kepalanya.
"Lantas apa yang di pikirkan otak kecilmu little wife..?" Tanya Andra mengerutkan keningnya bingung akhir- akhir ini memang sikap istrinya sedikit aneh dan sulit dimengerti.
"Emm hanya acara makan malam Daddy, tapii_"
Diva menggantungkan ucapannya yang membuat Andra semakin penasaran, dengan kelanjutan ucapan Diva.
"Tapi kenapa sayang..? " Tanya Andra heran semakin di buat bingung dengan sifat wanita yang sulit ditebak.
"Uncle Leon dan istrinya disana..!" Diva mendengus kesal menidurkan kepalanya dimeja rias. Belum lagi anaknya Leon yang nakal nya gak ketulungan, Diva jadi kembali menghembuskan napasnya kesal.
"Sudahlah sayang..! kan ada Daddy, biar Daddy yang urus kalau dia macam- macam.." Andra memeluk Diva dari belakang berusaha menyakinkan istrinya. Ia langsung mengecup pipi kanan Diva dengan gemas dari belakang. Diva sampai tertawa geli karna bulu- bulu halur di rahang Andra yang mulai tumbuh mengenai pipinya. "Hahaha..sudah Daddy aaampun....! " teriak Diva. Andra semakin usil menggoda Diva dengan gelitikan diperut Diva.
"Daddy lepaskan jika dengan satu kata romantis..! " ucap sambil Andra menaik- turunkan alisnya.
"Sudah tua juga.! ." Diva sampai tersenyum geli melihat sifat suaminya yang seperti remaja saja.
"Ayolah istriku..!" Andra mengecup singkat kening Diva. Menunggu perkataan romantis istrinya.
"Emm .. baiklah sebenarnya Diva seneng banget bisa punya suami seperti Daddy.. karnaaa..!" Diva semakin semakin menggantungkan kalimatnya yang membuat Andra penasaran.
"Karna apa sayang..? " Tanya Andra penasaran dan mendudukan istrinya di atas meja rias.
"Karna Daddy kayaa...! hahahaa..!" tawa Diva pecah.
"Isss kirain apa itu juga dari lahir sudah kaya..! " Andra mendengus kesal dan semakin merapatkan pelukannya pada istrinya yang suka menggodanya.
"Ckckck..! Sombong sekali pria ini.. " Diva berdecak malas menyentuh dagu suaminya dengan jemari lentiknya.
"Itu Realita sayang suamimu ini sangat kaya..! untuk memberi makan tujuh turunan saja tidak akan habis ditambah dengan fasilitasnya.." ucap Andra yang memang benar adanya hampir semua bidang bisnis dikuasi oleh keluarga Pratama Company. Bahkan Andra juga membuka cabang perhotelan wisata dipulau yang baru ia beli, serta bisnis kuliner di Perancis dengan berbagai masakan Nusantara, dan Andra juga baru- baru ini membuat bisnis kosmetick yang sudah teruji secara klinis. Tak heran Andra banyak digandrungi oleh wanita berbedak tebal yang haus akan kekayaan, namun siapa sangka pria kaya ini tidak begitu menyukai wanita berbedak tebal, ya Nabila memang berbedak tebal dan berlipstick merah. Tapi itu dulu adalah kesalahan yang begitu mempercayai wanita padahal jelas- jelas telah memerasnya. Sepertinya Andra ingin muntah membayangkan sifat ular Nabila yang menjijikan.
________
Mansion
Malam ini keadaan mansion tampak ramai, Leon terus menatap sinis adiknya yang membuat ia koma berbulan- bulan, Andra pun tak kalah tajam menatap Leon yang membuat ia semakin naik pitam jika ingat sifat bejat kakaknya yang ingin merusak Diva dengan cara kotor, untung saja sang pencipta telah mengatur skenario bahwa Diva memang diciptakan menjadi miliknya.
"Hai Diva bagaimana kalian bisa menikah..,? Tante kira kamu dan Andra hanya sebatas Ayah dan anak angkat..! " sindir Tiana yang memang tidak menyukai Diva, ia tau diam- diam suaminya menyukai Diva sejak dulu. Namun ia berusaha menutupi sifat bencinya agar mertuanya tidak membencinya karna Diva adalah kesayangan Santi mertuanya.
Diva hanya tersenyum kecut menatap Tiana, apa maksud wanita berumur 31 tahun itu mengucapkan kata- kata seperti itu. Namun Diva tak mengambil pusing.
"Kakak ipar sepertinya suamimu sakit mata memandangi istriku terus..! " Andra kembali memukul perasaan Tiana telak, ia tidak terima ucapan seperti itu dikatakan untuk istrinya. Leon hanya mampu membuang napas acuh melihat sikap overprotektif Andra yang tak kunjung hilang. Ia memang masih sama mencintai Diva bahkan sampai sekarang.
"Hey.. kenapa tidak dimakan pelayan sudah membawa makanan. " Ucap Santi memecahkan suasana ruang makan yang terlihat memanas.
"Iya ayo kita rayakan malam ini dengan anak mantu dan cucu- cucuku yang baik..!" Setyo sedikit meringis melihat ikan koi kesayangannya di akuarium sudah mati ditangkap Axel. Untung cucu batin Setyo ingin menangisi ikan koinya harganya bukan main.
3 jam kemudian
Andra mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. Diva masih sibuk menepuk- nepuk pelan pantat Little A yang tertidur sampai mengabaikan suaminya yang menggodanya. Little A memang suka terganggu tidurnya jika di mobil, makannya Diva tidak bisa berhenti nepuk- nepuk pelan agar little A bisa tidur dengan nyenyak.
"Junior Daddy manja sekali..!" Andra mulai cemburu karna istrinya jadi mengabaikannya.
"Suamiku lihatlah Little A terlalu kecil untuk bersaing denganmu..!" Diva sedikit terkikik geli bahkan dengan anak sendiripun Andra bisa cemburu. Tak jarang suaminya sering menggerutu ketika Diva memberi Little A asi terlalu lama sehingga Diva mengabaikannya.
"Sayang kamu terlalu mengabaikan suamimu.." Andra memegang tangan istrinya yang memeluk tubuh mungil little A.
"Ckckck..! Manja sekali..!" Diva menyindir suaminya yang akhir- akhir sering lengket padanya seperti lem cina, untung ganteng batin Diva tertawa.
"Namanya juga Papa muda butuh kasih sayang juga, little kan sudah setiap hari.. " Andra menggerutu sambil sesekali menatap istrinya yang cantik.
"Memang nya Daddy tiap hari gak tidur bareng Diva, kan tiap hari little A nya bobok sendiri.." jelas Diva yang memang ada benarnya.
"Iya iya wanita memang selalu benar..!" Andra kembali mendenguskan napasnya kasar.