Putri harus menghadapi kenyataan yang mengerikan segera setelah dia pulang dari sekolah. Rumah dan keluarganya telah musnah oleh api yang dimainkan adiknya di halaman belakang rumah mereka.
Tepat ketika dia mengira dia sekarang sendirian, seorang pria datang untuk membantunya. Ilham, majikan orang tuanya dan juga seorang CEO sebuah perusahaan, menawarkan untuk merawat Putri selama hidupnya.
Dia memberinya pakaian, makanan, uang, tempat tinggal dan yang paling penting, kasih sayang dan perhatiannya.
Namun, apa jadinya ketika Putri akhirnya mengetahui bahwa gelar wali yang digunakan Ilham hanya untuk menutupi keinginan Ilham untuk menjadi suaminya?
Di balik cinta dan perhatian itu ada seorang pria yang menunggu pengantin kecilnya menjadi seorang wanita dan akhirnya menikahinya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
niat nginep buat senang senang justru diganggu
Amanda dan Dela masuk kerumahnya Ilham, Amanda langsung ke kamarnya Putri diikuti sama Dela, Dela pertama kalinya masuk kerumahnya Ilham majikannya orang tuanya Putri dulu.
" Putri, lagi ngapain?" Teriak Amanda heran
" Eh kalian, lagi bikin desain rumah proyek dari ka Ilham." Ucap Putri bangun dari duduknya
" Belanja yuk Put, ngapain sih bikin begituan bikin cape saja mending belanja dan cuci mata kita." Bujuk Amanda, Amanda simpan buku bukunya di rak buku
" Memangnya kamu sudah bisa Put?" Tanya Dela antusias
" Lumayan sih Del, baru bagian depan saja. mau coret coret bagian dalam rumah." Lanjut Putri sedikit bangga
" Keren, saya mau coba bikin dong Put,boleh enggak?" Tanya Dela antusias, Dela ingin memiliki uang saku tambahan
" Aih, apaan sih kamu Del,saya mau ngajak Putri jalan jalan bukannya gambar gambar anak TK." Ledek Amanda kesal, niat nginep buat senang senang justru diganggu sama kegiatan gambar.
" Tapi menghasilan ratus juta rupiah Man, dasar enggak ngerti huh." Ledek Dela, Dela ngajak Putri ke meja belajar
" Apaan sih kamu Del, orang mau seneng seneng diganggu.". Protes Amanda kesel, Amanda melotot kearah Dela
" Sudah Amanda, enggak masalah kok kalo Dela mau bisa, lagian menyenangkan kok, sudah hayo belajar bareng" Ajak Putri, Putri enggak mau ada keributan.
" Putri, Niat saya baik loh mau bikin kamu enggak bosan dirumah terus, maaf kalo niat baik saya salah." Lanjut Amanda pura pura merajuk
" Halah, sok Sokaan ngambek, sudahlah Man, hidup enggak selalu mengeluarkan uang kan. terserah Putri mau atau enggaknya." Lanjut Dela senyum kemenangan
" Apa sih, Put kamu berubah, padahal Dela selama ini cuek sama kamu. Dela kesini cuman memanfaatkan kamu karena diajak enggak sengaja sama om Ilham." Lanjut Amanda semakin kesel
" Oke oke, kita belanja yah. Del enggak masalah kan bikin desainnya setelah belanja." Lanjut Putri pasrah, Putri enggak ingin ada keributan
" Belanja memangnya punya uang hah, bilang saja mau memanfaatkan Putri.kita lihat belanjaan kamu seberapa banyaknya bocah matre." Ledek Dela kesel
" Sial, dia tahu niat saya." Batin Amanda kesel
" Hayo guys, jalan kita ajak ka Arini sekalian yah biar semakin rame." Lanjut Putri, Putri ingin teratir Arini
" Astaga, semuanya diajak" Grutu Amanda kesel
Putri keluar duluan dari kamarnya, niat Putri untuk gambar dengan santai dan fokus apa lagi Dela antusias dan pengen bisa. gagal karena Amanda terlalu memaksanya. Arini siap siap ikut ke mall.
Dilain sisi, Ilham cuman bisa menahan keselnya, saat mendengar suara dari dalam kamarnya Putri, Ilham memasang cctv didalam kamarnya Putri tanpa membuka penutup layar cctv.
" Anak itu bener bener, tapi Dela bagus juga antusias untuk bisa bikin desain rumah, cuman bocah enggak tahu diri itu saja yang enggak mau dan penggu buat Dela dan Putri." Ucap Ilham kesel, Ilham memakai hetset mendengar obrolan Putri, Dela, dan Amanda.
Dilain sisi, Amanda ngajak Putri untuk beli baju, Dela melotot kaget melihat Amanda memilih lima baju untuknya sedangkan Putri cuman beli dua baju saja.
" Amanda, sadar diri sih jadi orang heran deh, jangan keterlaluan memanfaatkan temen sendiri." Bentak Dela kesel melihatnya.
" Heh, jangan norak deh, Putri saja biasa saja kok. jangan bikin malu kenapa." Bentak Amanda kesel, Amanda merasa enggak bebas dan leluasanya memanfaatkan Putri selama ada Dela.
" Sudah Dela enggak masalah kok, yah sudah bayar yuk. kita kan harus belajar buat besok." Ucap Putri, sejujurnya Putri marah tapi bingung bagaimana bilang sama Amanda kwartir sahabatnya sedih dan tersinggung
" Jahat kamu jadi temen." Bentak Dela kesel, Dela jadi faham kenapa Ilham mau memberikan uang saku untuknya. bener bener untuk melindungi Putri dari Amanda gila harta. enggak mikir perasaan orang lain sama sekali
Dela langsung ngajak Putri jalan ke parkiran, Arini yang melihat keributan jadi bingung dan nurut saja pulang ke rumah, Arini ikutan kesel sama Amanda yang terlalu berlebihn.
kasihan isttinya dpt barang bekas celup celup
e putri sadar diri tuh uang ilham jgn km boros2 dan di porotin manda
apalg liburan ke jepang kok mau2 nya km di manfaatin manda mau sii
cr sahabat yg tulus ga manfastin km jd orang jgn tetlalu polos dan oon ya put
bisa mampir juga ya dikarya ku
juragan Muda
saling support yuk💪💪