NovelToon NovelToon
Alexandria

Alexandria

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Kisah cinta masa kecil / Balas Dendam / CEO / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Arias Binerkah

"Aduhhhh panas.... burungku terbakar." teriak Justin yang merasa juniornya panas menyengat. Mungkin sudah gosong atau menjadi puyuh bakar. Sandra cepat cepat berlari keluar mencari kacamata dan hapenya yang dibuang oleh Justin.
(...itu cuplikan ya guys......)
♥️♥️♥️
Alexandria William gadis muda yang sejak kecil disiapkan oleh orangtuanya untuk meneruskan perusahaan keluarga. Alexandria dikirim untuk belajar di luar negeri. Alexandria yang cerdas memiliki keahlian di bidang IT. Keahliannya di bidang IT membuat Alexandria memahami jika perusahaan orangtuanya di hack oleh pesaing.
Untuk menyelamatkan perusahaan orangtuanya Alexandria memutuskan untuk pulang ke negerinya. Dia menyamar menjadi Sandra dan bekerja di perusahaan Jonathan Co yang membuat perusahaan orangtuanya di ambang kehancuran.
Bisakah Alexandria menyelamatkan perusahaan orangtuanya atau justru dia yang mendapat petaka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arias Binerkah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 26. Laporan Alexandria

Alexandria lalu jari jari lentiknya menekan nekan tombol keyboard lap top yang berada di depannya. Dan tidak lama kemudian di layar proyektor muncul surat laporan dari William Group dengan kop surat pihak yang berwajib. Alexandria tersenyum menatap semua orang dan hadir di ruangan tersebut. Termasuk Papanya, Tuan William, dia terlihat lega setelah Alexandria menunjukkan surat tersebut namun jika heran kapan Alexandria lapornya, kenapa sudah mendapatkan surat itu.

“Dalam waktu yang tidak lama laporan saya akan diproses dan tentu saja akan dilakukan pembekuan semua dana.” Ucap Alexandria dengan tegas. Terlihat wajah wajah mereka semua cemas kecuali Alexandria. Tuan William pun juga ikut cemas sebab jika segera dibekukan kemungkinan mendapatkan dana segar sangat kecil.

Terlihat mereka semua mengaktifkan hapenya lalu sibuk dengan dengan hape mereka masing masing.

“Nona saham saya sudah saya tarik dan saya pindah di William Group.” ucap Tuan Alfredo. Alexandria menjawab dengan senyuman lalu mengucapkan terimakasih. Apa yang dilakukan oleh Tuan Alfredo diikuti oleh beberapa orang lainnya. Namun ada beberapa orang yang hanya menarik sahamnya dan masih menyimpannya, menunggu sambil melihat perkembangan.

“Yang penting uangku selamat dulu.” ucap salah satu dari mereka yang hanya menarik dan tidak menyimpan di William Group. Alexandria tetap menghormati keputusan mereka. Setelah acara tarik menarik saham selesai. Alexandria kemudian memimpin pertemuan membahas tentang pembagian deviden. Dia meminta waktu beberapa hari ke depan karena untuk melihat perkembangan William Group lebih dulu. Mereka semua menyetujui apa yang disampaikan oleh Alexandria dan bahkan mengucapkan terimakasih karena telah menyelamatkan dananya.

Setelah selesai mereka semua para tamu undangan pulang, kecuali Tuan Alfredo. Tuan Alfredo berjalan mendekati Tuan William.

“Tuan William, kamu taruh dimana selama ini puteri kamu yang cantik jelita dan pintar ini?” tanya Tuan Alfredo dan tidak lupa sambil tersenyum genit khas khasnya seorang hidung belang pada Alexandria. Alexandria yang melihat ingin membuang mukanya sambil meludah namun itu jelas tidak dilakukan. Alexandria hanya menjawab dengan ucapan terimakasih atas pujiannya. Kini Alexandria bisa paham kenapa kedua Adiknya sangat cemas mungkin mereka juga mendapatkan senyuman genit dari Tuan Alfredo. Dia juga menyadari saat pertemuan kemarin mengantar Vadeo, Tuan Alfredo tidak melakukan hal itu karena dia menyamar menjadi Sandra yang cupu dan tidak menarik.

“Aku persiapan dia agar meneruskan William Group, ternyata usahamu tidak sia sia. Kini terbukti dia bisa mendapatkan bukti bukti kejahatan Jonathan Co. Padahal pelaku kejahatannya bukan Jonathan atau anaknya, tapi bagaimana lagi dia juga orang Jonathan Co.” Ucap Tuan William.

“Okey okey... terus bagaimana apakah aku boleh main ke mensionmu Tuan?” tanya Tuan Alfredo lagi.

“Boleh boleh, kami mengundang Tuan dan Nyonya Alfredo minum teh di mension kami nanti sore.” Jawab Tuan William. Tuan Alfredo menerima undangan minum teh dari Tuan William, dia lalu berjabat tangan dengan Tuan William. Dan selanjutnya dia berjabat tangan dengan Alexandria, saat Tuan Alfredo menarik tangan Alexandria sambil membungkukkan badannya, Alexandria dengan cepat cepat menarik tangannya. Lalu Alexandria cepat cepat mengambil hape yang berada di dalam sakunya. Namun bukan hape jadulnya.

“Maaf Tuan ada getaran di hape saya ada panggilan mendesak.” ucap Alexandria selanjutnya, Lalu dia pura pura menerima telpon. Mereka bertiga lalu berjalan menuju ke lift dan menuju ke tempat mobil mereka terparkir. Mereka berpisah di sana.

Alexandria dan Tuan William pun sudah berada di dalam mobil mereka berdua akan melanjutkan pekerjaannya di ruang kerja Tuan William di mensionnya.

“Al, kapan kamu lapor kenapa aku tidak kamu ajak, apa kamu lapor secara on line?” tanya Tuan William saat berada di dalam mobil. Alexandria sambil mengendalikan kemudi mobil Papanya hanya menjawab dengan senyuman.

“Al, kita mau kemana?” tanya Tuan William saat arah mobil tidak menuju ke mensionnya.

“Sekarang kita lapor Pa, bukannya kita sudah dapat dana segar. Tuan Alfredo mau kembali menanamkan sahamnya saja Alexa sudah tenang apalagi ditambah dengan yang lainnya.” ucap Alexa sambil fokus mengendalikan kemudi mobilnya.

“Lalu surat tadi?” tanya Tuan William.

“Itu rahasia Pa, he... he...” jawab Alexa sambil terus menjalankan mobilnya. Tuan William hanya geleng geleng kepala dan masih memendam rasa penasaran. Mobil terus berjalan menuju ke kantor pihak yang berwajib untuk memberikan pelaporan adanya tindak kejahatan digital. Alexandria sebenarnya sudah tidak sabar untuk menemui kedua Adiknya yang akan mengatakan kalau Tuan Alfredo akan berkunjung ke mension. Mereka berdua pasti akan histeris ketakutan.

Sementara itu Tuan Jonathan yang berada di kantor langsung shock saat mengetahui semua pemegang saham menarik dananya. Begitu juga Riris yang berada di dalam satu ruangan dengan Tuan Jonathan.

“Kamu telpon Vadeo sekarang. Suruh dia kembali ke sini sekarang juga.” perintah Tuan Jonathan pada Riris. Sedangkan Riris yang mendapat berita sebagian pemilik saham sudah menarik sahamnya di Jonathan Co terlihat panik .

“Rencana A gagal harus memakai rencana B.” gumam Riris dalam hati. Rencana A nya adalah menikah dengan Vadeo dan menguasai semua harta Jonathan Co. Namun jika Jonathan Co sudah pailit dia tidak mau menanggung utang jika menjadi istri Vadeo.

“Aku harus menghubungi Justin.” gumam Riris lagi. Riris lalu mengambil hapenya dia tidak menghubungi Vadeo seperti yang diperintahkan oleh Tuan Jonathan namun dia menghubungi Justin.

“Sayang, kenapa tidak diangkat sih.” ucap Riris dengan suara keras,agar Tuan Jonathan mendengar biar dikira Riris menelpon Vadeo. Riris berkali kali menghubungi Justin namun tetap.saja tidak terhubung. Tuan Jonathan yang mengira Vadeo tidak mengangkat telpon dari Riris, menduga Vadeo masih sibuk mencari Sandra.

Sementara itu di lain tempat, Vadeo masih di dalam kamar penginapan. Dia berencana akan menyisir tempat tempat umum yang berada di sekitar panti untuk mencari Sandra. Karena Ibu Pimpinan Panti memberitahu kalau Nyonya mendapatkan Sandra di jalan, Vadeo kuatir Sandra kembali kepada tempatnya dulu sebelum tinggal di panti.

Namun mendadak Vadeo kaget, saat mendengar hapenya banyak notifikasi masuk. Dia berharap Nyonya yang membawa Sandra hapenya sudah aktif dan menghubunginya. Dengan cepat Vadeo mengambil hapenya dilihat ada email masuk dengan alamat email yang tidak dia kenal. Vadeo membuka isi email tersebut, banyak lampiran di dalamnya. Saat dia membuka lampiran tersebut. Jantung di dadanya berdetak lebih cepat.

“Brengsek tidak tahu ditolong malah menusuk dari belakang.” teriak Vadeo saat membuka data data tentang rencana Justin dan Riris.

Vadeo lalu dengan segera menghubungi temannya di luar negeri agar menyelamatkan seluruh data datanya sebelum diretas oleh Justin. Setelah dia menghubungi temannya. Vadeo baru teringat...

“Siapa yang mengirim data data kejahatan Justin... Apa dia Sandra.” Gumam Vadeo sambil bibir tersenyum dan mata berbinar.

“Aha... pasti benar pasti itu dari Sandra, maka Justin akan mengejar Sandra dan Sandra lalu pergi.” ucap Vadeo lagi dan kini lengkungan senyuman di bibirnya semakin lebar. Dia lalu dengan segera membalas email tersebut.

“Kenapa harus pakai alamat email, kenapa tidak pakai nomor hapenya sih.” ucap Vadeo sambil terus mengetik kata kata untuk pengirim email tersebut. Jika pakai nomor hape Vadeo akan dengan segera menghubunginya.

1
ayu cantik
bagus
Heni Setianingsih
Luar biasa
YuniSetyowati 1999
Jadi juga aku mampir kesini Thor 😁
Arias Binerkah: Terimakasih kasih Kakak ku 😍😍😍😍😍🥰🥰🥰🥰🥰🤗🤗🤗🤗🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Wulant Jari
lanjutt
Arias Binerkah: lanjut langsung ke novel nya Kak sudah 65 bab
total 1 replies
aphrodite
terus terang aku gak suka bapaknya semenjak datang datang maen gampar aja..dia kesannya hanya menuntut dan memanfaatkan anak tidak ada kasih sayang buat Alexa
aphrodite
Jonathan Co udah ngambil beberapa proyek Wiliam grup akibat ulah Justin gak nyadar..udah banyak keuntungan yg kalian dapat dg nyuri data Wiliam grup..gitu2 Justin menguntungkan Jonathan Co walau niat akhirnya menguasai tapi belum kan
aphrodite
telp aja adik2mu biar rame😂
aphrodite
😂😂😂😂😂😂burung jelek.. jadi belang apa kisut?/Facepalm/
aphrodite
😂😂😂😂😂 bocah bocah ini
aphrodite
iya bener lagi
aphrodite
kenapa kecewa orang Justin yg jahat dan di bawah naungan Jonathan Co saat William corp jatuh..tidak salah lah..harusnya kamu lebih berusaha nangkap Justin bukan malah ngurusin kecewa..coba dibalik keadaannya pasti melakukan hal yg sama kan
aphrodite
ya kabur lah..masa gitu aja gak kepikir
aphrodite
tidak niat tapi bukan berarti tidak bisa nyicip..jadi sebelum dibongkar kejahatannya harus di icip dulu ya Vad..biar gak rugi2 amat iya kan
aphrodite
lah kary julid semua..biarin aja dirumahkan😋
aphrodite
kelinci manis..gampar balik dulu San..dia mah bersikap kalo ada maunya aja
aphrodite
ini mah bukan seorang Bapak tapi atasan...maen tampar aja..mana tak percaya anak lagi
aphrodite
coba satpam yg nganter tadi ikutan masuk lumayan buat ghibah😁😁✌
aphrodite
napa dok😂😂😂😂
aphrodite
sokorrr burungmu mati gak?😂
aphrodite
lagian Sandra kurang persiapan banget..punya dua ke kacamatanya yg satu biasa yg satu luar biasa..padahal kemaren udah ketahuan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!