NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Calon Mertua

Menikah Dengan Calon Mertua

Status: tamat
Genre:Fantasi / Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:195.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Rara adalah gadis berusia 25 tahun yang saat ini tengah menjalani hubungan dengan sanga kekasih Hara . setelah sekian lama akhirnya mereka berencana akan melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. namun kenyataan pahit menimpa hubungan keduanya hingga ada penghalang untuk mereka bersatu.
Lalu bagaimanakah kelanjutan hubungan diantara keduanya??
Dan pada waktu yang tidak terduga Rara di pertemuan dengan Hendra yang merupakan ayah dari Hara dan berakhir dengan mereka menikah.
Bagaimana respon mereka bertiga ketika dipertemukan dengan peribahasa "dunia hanya sebesar daun kelor" di dunia nyata
Bagaimanakah akhir dari kisah mereka bertiga?
cus kepoin guys

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menenangkan diri

"Satu hal yang pasti Ra, jangan pernah berpikiran bahwa ini semua kejadian yang disengaja apalagi keinginan mas. Tapi Ra bagaimana pun keadaan kita nanti nya mas akan tetap berharap kita akan memiliki kesempatan untuk bisa bersama dan yakinlah jika pun kita tidak memiliki kesempatan itu kamu akan menempati salah satu ruang di hati ini dan tidak ada seorang pun yang bisa menggantikan posisi mu " sambung mas Hara dengan suara yang serak dan bisa ku lihat dia mengusap matanya.

"Sesakit inikah jika apa yang kita cita-citakan dan apa yang kita inginkan tidak bisa terwujud apalagi setelah penantian panjang " ucap ku dalam hati.

Kesunyian begitu mencekam ketika kami saling diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing.

"Bertanggung jawablah mas, sebagai perempuan aku tidak ingin kamu menjadi laki-laki yang lari dari apa yang sudah kamu perbuat dan menjadi laki-laki pengecut. Aku duluan mas" segera aku berdiri dari tempat duduk dan menyambar tas yang terletak di meja. Sempat mas Hara mencegat dengan memegang tangan ku namun segera ku tepis. Bahkan panggilannya pun ku abaikan.

Langsung saja aku keluar dengan membawa segala sesak di dada ini. Dan segera aku di sambut Bulan dengan membuka wajah yang menggambarkan rasa simpati seorang sahabat.

Sampai di mobil tangis ku semakin pecah di hadapan Bulan. Entah bagaimana aku mendeskripsikan betapa hancurnya hati ku saat ini dan Bulan tidak sepatah kata pun keluar dari bibirnya. Dia hanya membiarkan aku menangis dengan memberikan pelukan dalam diam.

Dapat ku rasakan bahwa elusan di punggung ku tidak pernah berhenti.

Setelah sedikit tengah dan masih dalam keadaan hening di mobil aku menoleh kembali ke ara cafe dan dapat aku lihat wanita tadi sudah masuk ke dalam dan sedang duduk di tempat yang aku tempati tadi.

"Gimana Ra masih mau disini, kita pulang atau ada rencana lain" tanya Bulan menyadarkan aku.

Tolong bawa aku kemana pun itu Lan, asal jangan pulang dulu" dan ucapan ku hanya di angguki oleh Bulan.

Di tengah perjalanan muncul nama ayah, mungkin mereka sudah khawatir karena hari juga sudah mau gelap karena sudah memasuki maghrib. Namun aku belum bisa menjawab panggilan ayah tersebut sampai akhir handphone ku di ambil alih oleh Bulan.

"Assalamualaikum Ra, kok belum pulang nak. Kamu ga kenapa napa kan?" Ucap ayah keterusan tanpa mendengarkan balasan ku terlebih dahulu.

"Eh iya om waalaikumsalam, maaf om ini Bulan yang angkat telpon om soalnya Rara nya lagi mandi om" ucap Bulan dengan berbohong di ujung kalimatnya.

"Ooo ini Bulan toh, iya nak Bulan gapapa. Apa Rara nginap di tempat mu ya?. Tapi kok dia belum izin ya sama om atau Tante mu?" Tanya Ayah beruntun dan aku merasa bersalah di buat nya.

"Iya om dia mau nginap katanya, tadi udah di ingatin loh om jangan sampai lupa izin nya eh ternyata tetap lupa, hehehe" tawa Bulan terdengar aneh di telinga mungkin karena menutupi kebohongan nya.

"Oh ya sudah nak Bulan, gapapa biar om sama Tante tenang aja"

"Hehehe iya om"

"Ya sudah ya nak Bulan kalian kalau cerita jangan sampai lupa waktu ya. Ingat kalian juga butuh waktu untuk tidur besok kalian masih kerja" peringatan ayah dengan nada bercanda.

"Hehehe iya om, Udah ya om assalamualaikum om" setelah terdengar balasan salam dari Ayah Bulan pun mematikan panggilan tersebut dan melanjutkan perjalanan kembali.

Setelah sekitar 2 jam memutari jalan Bulan menoleh ke arah ku.

"Sampai kapan kita mutar-mutar ga jelas begini Ra, ini udah malam dan kita belum mempunyai tempat untuk kita tuju" ucap Bulan masih sabar dengan keterdiaman ku.

"Ra kita ke danau tempat kita biasa yok. Kalau kamu udah ga kuat nyetir biar aku aja" saran ku kemudian.

"Ok Ra kita ke danau, tapi biar aku aja yang bawa mobil kan ga nyampe satu jam kesana" dan hanya ku balas dengan anggukan.

Setelah sampai di sana kami duduk di atas rumput persis ketika kami kesini waktu masa SMA, tidak ada yang berubah dari tempat ini.

Tidak terasa ternyata sudah lama kami berada disini dan Ketika sedang asik menikmati suasana danau yang begitu tenang tiba-tiba ada suara

"Ra ...

1
M Dewi
kuberikan hadiah mawar untukmu sebagai tanda terima kasih utk happy readingnya
Raa: makasih banyak kak
karena sudah mensupport sejak di awal dulu hingga sekarang 😚🥰
total 1 replies
M Dewi
aku menunggumu thor
Raa: makasih kak udah mau nunggu 🥰
total 1 replies
@haerani-d
terimakasih ya kak untuk ceritanya, tetap semangat dan terus berkarya 🙏🤗
Raa: iya mak, sama-sama
maaf juga atas keterbatasan dalam segala pada cerita ini
makasih juga mak udah mau mengikuti sampai akhir ❤️🥰
total 1 replies
hafid nadhif
lanjut
Raa: makasih selalu kak
tidak pernah bosan untuk mensupport 🙏😘
total 3 replies
hafid nadhif
next
Raa: ok kk, jangan bosan menunggu ya
happy reading ☺️
total 1 replies
@haerani-d
jangan salah biar ceplas-ceplos tapi ngangenin, uhhuuyy 🤭
Raa: apa adanya lebih menggoda ya kk😀
total 1 replies
hafid nadhif
next
Raa: ok kk, makasih udah komen 😚
total 1 replies
Nizar Ayesha
baca nya serasa buru buru ya Thor... tapi tetep ok kok, semangat thoor💪
Raa: iya maaf ya kk, masih belajar hehe
makasih udah mampir kk
happy reading 🥰
total 1 replies
hafid nadhif
bakalan cemburu pasti
Raa: wkwkwk saingan sama anak sendiri ya kk😀
total 1 replies
M Dewi
ku berikan hadiah mawar untukmu
Raa: makasih kk untuk yang kesekian kalinya 😘
total 1 replies
M Dewi
Hendra pasti nglindur deh
Raa: belum kekumpul nyawanya kk😂
total 1 replies
hafid nadhif
smoga rara dan babynya sehat
Raa: aamiin, makasih do'a kk☺️
total 1 replies
M Dewi
lanjut dong thor
Raa: love you pool kk, makasih udah selalu mendukung 🥰
total 3 replies
hafid nadhif
bakal jadi pacar bulan beneran nih
Raa: gimana, cocok ga menurut kakak kalau mereka disatukan?😂
total 1 replies
@haerani-d
nah kan belum apa-apa juga dah drama 😅
tambah seru neh, semangat kak!
Raa: makasih mak, maaf juga baru bisa up soalnya lagi di kampung 😘
total 1 replies
M Dewi
itu pasti bulan
Raa: iya kk
minal aidzin wal faizin 🙏☺️
total 5 replies
M Dewi
itu pasti jodohnya bulan
Raa: hehe... mohon do'a nya kk😀
total 1 replies
hafid nadhif
aduh siapa lagi ya.jangan sampai ada pelakor
Raa: hayo tebak, siapakah wanita itu?
dan juga yang tertabrak 😀
total 1 replies
hafid nadhif
siapa ya yang nabrak.rio kali ya
Raa: Tunggu kelanjutannya ya kk☺️
total 1 replies
@haerani-d
hihihi sepertinya jodoh si bulan orangnya kalem dan nyebelin 🤭
Raa: insyaallah ya mak
mudah-mudahan sesuai ekspektasi ☺️
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!