NovelToon NovelToon
Sang Mafia Ahli Bedah Top

Sang Mafia Ahli Bedah Top

Status: tamat
Genre:Action / Mafia / Kriminal / Tamat
Popularitas:57.7k
Nilai: 5
Nama Author: Moena Elsa

Yang suka silahkan lanjut. Bima Arsaka, ahli bedah top dan terkenal. Tak ada yang menyangka, Bima juga seorang mafia yang kejam dan menakutkan. Bima adalah penerus klan Macan Putih, kelompok terkuat Mafia saat ini. Akankah Bima dapat menyeimbangkan tugas yang bertolak belakang sebagai seorang dokter dan juga Mafia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Budi hanya melongo melihat bidadari di hadapannya. "Boleh gabung nggak nih? Kalau nggak aku pindah aja" serunya hendak berlalu dari meja Rama dan Budi. "Eh mau kemana mbak, di sini aja" cegah Budi. Rama hanya terdiam. "Betewe, thank you ya atas bantuanmu tadi" ucapnya dengan logat bahasa indonesia yang terasa aneh. "Mbaknya memang berasal dari mana, logatnya kok aneh?" sahut Budi. "Kenalin dulu dong" cewek itu tersenyum dan mengulurkan tangannya ke Budi. "Margareth, asli Italia" dia mengenalkan dirinya. "Aku Budi mbak, asli Jawa" ujar Budi dengan logat medoknya. Gantian Margareth hendak menyalami Rama. "Bud, aku sudah selesai. Cabut yuukkk" ajak Rama berdiri tanpa menerima uluran tangan Margareth. "Kita duluan ya mba" malah Budi yang menyalami Margareth lagi. Piye to ki???? batin Budi.

"Wah, dingin banget tuh cowok, tapi kemampuan beladirinya lumayan bagus juga", batin Margareth. Sementara Budi terus mengikuti langkah Rama. "Ram, cepat amat sih jalannya. Kayak diburu setan aja" Budi sampai berlari kecil mengejar Rama. "Ramaaaa" teriak Budi karena tidak ada sahutan dari Rama. Rama berhenti dan duduk di pojokan kantin kampus, "Bud, cappucino dingin kayaknya enak..Mau nggak?" seru Rama. Budi hanya mengangguk sebal dengan Rama.

"Ram, kamu hutang penjelasan denganku" sahut Budi saat Rama duduk habis pesan minuman. "Penjelasan apa?" sela Rama. "Cewek yang tadi kamu kenal kan?" Budi penasaran. "Nggak, bukannya kamu tadi yang sudah kenalan?" jelas Rama. "Kalau nggak kenal, bagaimana dia bisa mengucapkan terima kasih ke kamu???" kejar Budi. "Atau bajumu kotor tadi karena ada sesuatu antara kamu dan cewek tadi. Hayo kalian hapis ngapain?" tebak Budi. "Dasar piktor" umpat Rama. "Apaan itu piktor?" Budi memegang kepalanya pura-pura berpikir. "Piktor Pikiran Kotor" jelas Rama. "Ayo ceritain dong Ram, plissssss" Budi layaknya bocah yang mengharap dikasih permen oleh ayahnya, sok melas. Rama terbahak melihat ekspresi Budi.

"Oke..oke...aku jelasin. Tapi ntar traktir ya cappucino dingin punyaku yaa" Rama masih terbahak. "Modus" Budi sewot. Rama menjelaskan kronologis kejadian kenapa bajunya sampai kotor. "Jelas belum!!!!" ucap Rama mengakhiri ceritanya. Budi mengangguk-angguk. "Hebat juga tuh cewek, cantik lagi" gumam Budi lirih. Rama menyentil kening Budi, "Jangan kayak kumbang, ngomong tapi nggak jelas suaranya".

"Apaan sih Ram. Emang nggak boleh kagum sama tuh cewek" seloroh Budi. "Ya boleh-boleh aja, siapa juga yang ngelarang" sarkas Rama. "Cappucino spesial datang" sela mbak kantin yang mengantarkan pesanan Rama. "Cokgan...cokgan...apa yang diributin? Kok wajahnya pada kelipet??" goda mbaknya itu. Sapa juga yang nggak kenal dengan trio BAR, bahkan mbaknya kantin pun mengidolakan mereka. "Eh iya, bang Anthoni ku sayang di mana. Kok belum nampak?" lanjut mbaknya yang belum beralih setelah menurunkan pesanan Rama. "Mbak e naksir to karo Anthoni??? Wealah mbak, nek gelem tak sampekne salam e sampean gawe Anthoni. Tapi ombeku iki gratis yo? (Mbaknya naksir sama Anthoni, mau tak sampaikan salam nya mbak buat Anthoni. Tapi minumku ini gratis ya?)" ucap Budi licik. "Akal bulusmu main aja Bud" Rama tertawa melihat keabsurdan temennya itu. "Namanya juga usaha, kalau sukses kamu juga ikut nikmatin Ram" cela Budi. "Piye mbak, gelem ora??? (Gimana mbak, mau nggak?" Budi mengulang ucapannya. "Oke, salamin ya buat abangku yang satu itu. Wajah tampannya buat aku susah tidur" mbak kantin berlalu setelah mengucapkan itu. Rama dan Budi tertawa. "Lha iya Bud, aku nggak membayangkan wajah Anthoni bersanding dengan mbaknya yang tadi" seru Rama. "Jangan gitu Ram, kalau jodoh gak akan kemana. Seperti aku dengan Margareth kalau sudah jodoh tak kan kemana" Budi tersenyum membayangkan dirinya bersanding dengan Margareth. Alhasil sebuah timpukan tisu segepok mendarat di mukanya. "Sadis amat" sela Budi. "Ada kopi itu diminum. Malah sibuk ngalamun. Pakai senyum-senyum sendiri pula. Obatmu habis Bud????" ujar Rama.

Anthoni menyusul mereka berdua. "Heiii...kucari di perpustakaan ternyata sudah pada di sini" celetuk Anthoni langsung ikutan gabung dengan Rama dan Budi. "Kita tadi lama lho di sana, kamu aja yang lama Thon" ulas Budi. "Mbak....Mbak...sini bentar" panggil Anthoni ke mbak kantin yang tadi. "Eh...abang Anthoni kusayang, akhirnya nongol juga. Mau pesan apa bang" ujar mbak kantin itu tersenyum semanis mungkin. Mbaknya ini kesambet setan darimana??? pikir Anthoni. "Mbak, aku pesen seperti mereka, nggak pakai lama" bilang Anthoni. "Baiklah my darling" mbak kantin mengedipkan sebelah matanya ke arah Anthoni. Sepeninggal mbak kantin, Rama dan Budi tertawa terbahak. Anthoni hanya garuk-garuk kepala. "Mimpi apa diriku semalam???" gumam Anthoni. "Mimpi ketemu bidadari cantik kali Thon" Budi semakin terbahak. "Ya nggak papa kalau bidadarinya Margareth, lha ini yang datang malah...hadeh...." Anthoni menepuk jidatnya.

"Ngomongin Margareth, aku sudah kenalan dengan dia tadi" mulut ember Budi mulai kegatelan tuh. "Wah...wah...mulai ada yang nikung diriku nih" ucap Anthoni. "Nikung apaan, hanya sekedar kenalan" elak Budi. Rama hanya terdiam, tak berminat dengan obrolan sahabatnya itu. "Hei...Thon. Kata mbahku sebelum janur kuning melengkung, kita masih punya kesempatan yang sama" bela Budi. "Emang kamu sudah kenalan belum dengan Margareth" cela Budi yang tau sahabatnya itu baru sekedar pengagum rahasia Margareth. "Belum sih" jawab Anthoni. "Kamu kalah satu langkah denganku...ha...ha..." Budi tertawa. "Oke, kita saingan sehat. Siapapun yang mendapatkan Margareth, tidak boleh memutuskan persahabatan kita" Budi mangajak tautan jari dengan sahabatnya itu. "Kalian ini pede amat sih, belum tentu juga Margareth mau sama kalian" Rama menengahi. "Jangan-jangan kau juga naksir dia Ram???" beo Budi. Rama tidak mengiyakan juga tidak membenarkan. "Intinya aku nggak mau persahabatan kita terpecah, apalagi karena seorang wanita. Entah siapapun wanita itu" jelas Rama. Budi langsung mengangguk. Sementara Anthoni terdiam tanpa komentar. Kalau untuk Margareth, aku nggak akan ngalah dengan siapapun. Benak Anthoni. Mereka bertiga diam dalam keheningan.

"Bang Anthoni ku sayang, cappucino dingin datang. Ini kubuat dengan penuh cinta lho bang. Selamat menikmati" ucap mbaknya sok manja memecah keheningan di antara trio BAR itu. Anthoni sampai mual mendengarnya. Rama dan Budi terbahak mendengarnya. "Terima aja Thon, akan sering terima gratisan ntar" tambah Budi mengompori. "Benar mas Budi. Kalau bang Anthoni ke sini, pasti kubuatkan sesuai rekuesnya. Gratis lagi" tambah mbaknya. Rama bahkan sampai terpingkal melihat ekspresi Anthoni saat ini. "Awas ya. Tunggu pembalasanku untuk kalian berdua" ancam Anthoni untuk Rama dan Budi. "Ha...ha....santuy dong Thon. Serius amat" sela Budi sambil tertawa.

#bersambung#selamat menikmati☕

1
Yurniati
sukses selalu thorr
Yurniati
tetap semangat terus
Siti Nurjanah
kaya flim kak pakai the end segala. hahahaha
Siti Nurjanah
apa yg menyebabkan ibu dr bima ( Margaret) itu meninggal itu Antony?
Siti Nurjanah
syukur prof. Bambang tidak main tuduh aja
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ceritanya seru tp maaf thor masih ada yg gantung bikin saya penasaran aja 🙏🙏😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ini teh beneran dah tamat 🤔🤔🤔
gimana sama nasib Joana pas th kl ayahnya di tangkap 🤔🤔🤔 trus gimana kelanjutannya hubungan Bima dan Rani kn blm jls 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa Anthony dah th tempat ayah Rama tinggal 🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
dendam kesumat yg salah si Anthony😡😡😡😡😡
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
good job Bima 👍👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bodoh atau oon ya kakak nya Margareht blm" denger penjelasan dr asiknya main hajar aja 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
jd Anthony dan Rama musuhan nih skrng 😌😌😌😌😌
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
tambah panas lah Anthony liat Rama dan Margareht
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Margareht suka sama Rama nih 😊😊
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa karna ini Anthony jd marah sama Rama 🤔🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
tambah seru aja nih 👏👏👏👏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa Anthony bakal aneh" ya 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
pasti Margareth tuh cewek nya 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ada apa ya ayah Rama mnggil B3 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
hati" Anton jngn sampe ketahuan sama Amar 👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!