NovelToon NovelToon
CIUMAN TERAKHIR

CIUMAN TERAKHIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Cintapertama / Teen School/College / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:358.7k
Nilai: 5
Nama Author: Suesant SW

Ketika cinta hadir pada dua hati yang berbeda keyakinan, mereka terpasung oleh kata Amin yang sama namun dalam tujuan iman yang berbeda.

Seperti apa lika-likunya? novel ini sarat dg pesan moral dan cerita manis anak SMA antara Aluna dan Rae🙏



(Disarankan mampir ke novel sebelumnya, Menikahi Tunangan Adikku, untuk lebih mengenal tokoh-tokoh di dalam novel ini)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suesant SW, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26. Antara Benci Dan Cinta

"Sayang, kemarilah...dengarkan daddy" Raka menggerakkan jarinya memberi isyarat pada anaknya itu mendekatkan wajahnya.

"Antara benci dan cinta itu hanya setipis helaian rambut, bahkan kadang kamu tak menyadari batasnya, cinta dan benci tidak bisa kamu pilah andai itu datang bersamaan, kamu tidak dapat merasakan yang satu tanpa yang lain juga." Volume suara Rae terdengar rendah, hampir berupa bisikan.

"Eh, maksud daddy apa, sih?" Rae melongo mendengar kalimat yang keluar dari mulut daddynya itu.

"Dalam salah satu pelajaran daddy dulu waktu kuliah di Belanda, jelek-jelek begini daddy pernah kuliah S-2 meskipun daddy putus sekolah gara-gara lebih mementingkan cinta daripada sekolah, untuk hal ini, please tidak usah di contoh, bucin akut itu tidak terlalu baik juga..." Raka terekeh sejenak seolah mengenang kisah manis itu saat dia memutuskan melarikan diri dari kuliahnya karena tak tahan berpisah dengan Sarah yang sedang hamil Rae,

"Ada sebuah kuliah umum tentang neurosains." lanjut Raka dengan serius.

"Itu nama pelajaran?"

"Em...semacam itulah, itu semacam seminar sehari, tidak wajib di ikuti sebenarnya. Tetapi daddy tertarik, ingin mengikutinya dulu."

"Kenapa Daddy ambil? kan gak wajib dad, dan lagi agak aneh dan ribet dari namanya itu..." Sekarang Rae terlihat tertarik dengan topik yang sedang di bicarakan sang daddy meski dia mengernyit dahi mendengar nama mata pelajaran yang maha asing di telinganya itu, dia bahkan berfikir daddynya itu sedang mengada-ngada.

"Karena..." Raka mengangkat kepalanya dan mengedarkan pandangannya ke sekeliling dengan mimik waspada yang lucu, solah-olah takut ada yang mendengarnya.

"Karena pada waktu itu daddymu yang tampan ini, sedang di gantung kayak jemuran oleh mommymu yang sok jual mahal itu." Jawab Raka sambil mengedipkan matanya pada putranya yang matanya semakin membesar mendengar jawaban sang daddy.

"Mommy menolak cinta daddy, begitu?" Jiwa penasaran anak remaja tanggung itu menggelora.

"Eh, bukan begitu. Siapa sih, yang bisa menolak daddymu ini? Mommymu itu cinta mati sama Daddy."Raka menarik sudut bibirnya denagn gaya sombong, membuat akhirnya dua orang itu seperti dua orang teman yang sedang membahas soal perempuan yang mereka sukai. Rae tertawa mendengarnya.

"Kembali ke topik awal, Menurut dosen itu, manusia selalu memiliki dua sisi. kedua sisi ini selalu berada pada tempat yang berseberangan tetapi pada tempat yang seimbang. Ada harapan, ada kecemasan. Ada keberanian, ada ketakutan. Ada cinta, ada pula benci. Keduanya haruslah seimbang." Raka berbicara sambil menaikkan salah satu alisnya, matanya tak lepas dari Rae yang tak berkedip menatapnya.

"Perasaan cinta antara laki-laki dan perempuan itu mengaktifkan bagian sistem penghargaan di otak yang kaya akan penerima rangsang hormon, entah hormon apa namanya itu, daddy sudah lupa namanya." Raka tampak mengelus-ngelus jidatnya, seakan berfikir keras sambil berbicara.

"Pada saat yang sama, perasaan cinta menonaktifkan bagian dari otak yang berkaitan dengan penilaian dan pembuatan alasan. Disisi yang lain, perasaan benci juga mengaktifkan bagian penerima rangsang yang rentan memicu stres. Nah, pada saat kita terlalu dominan merasa benci bagian penilaian otak banyak dinonaktifkan. Em...seperti muncul keras kepala, egois berlebihan. Jadi, kadang cuma mikirin kesal, marah dan aksi pembalasan," Raka tampaknya benar-benar berusaha keras menjelaskan hal ini pada Rae, meski dia menguraikannya seperti orang yang sedang naik komidi putar.

"Dad, rae gak ngerti Daddy sedang ngomong tentang apa?" Rae mengerjap matanya dengan polosnya.

"Aduuuh, apa bahasa daddy yang ketinggian, ya? atau...memang kamunya nob sekali soal ini" Raka menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

"Poloknya, pada intinya, cinta dan benci diketahui mengaktifkan dua bagian otak yang sama, insula dan pitamen. Nah, untuk bagian ini daddy ingat bener, daddy catat di otak daddy, karena namanya sama dengan nama dua kucing teman daddy di Leiden." Raka terkekeh sebentar, merasa lucu dengan penamaan itu, karena dia sendiri yang memberi nana kucing Willem, sahabatnya dengan nama itu.

"Inilah persamaan cinta dan benci. Insula biasanya aktif saat ada kejadian yang ngeselin, nyusahin dan segala hal yang memicu kegelisahan, sehingga kadang-kadang bisa terbawa mimpi sampe ngelindur kayak kamu kemarin."Tuduh Raka membuat wajah Rae langsung memerah.

"Cinta dan benci, oleh si insula, dianggap sebagai hal yang sama. Sementara, pitamen kemudian memunculkan tindakan agresif akibat cinta ataupun benci. Jadi kadang-kadang jangan heran, presentasi agresif itu, ya bisa saja berdebat untuk hal-hal yang tidak penting, salah paham dan bertengkar tak jelas. Selain itu, tindakan agresif bisa muncul ketika ada pesaing. Kadang-kadang di lampiaskan dengan gelud sama orang yang di anggap dominan menjadi rival. kurang lebihnya seperti berkelahi dengan teman hanya karena meributkan hal yang tak jelas itu..."Mata Raka mengerling pada Rae dengan sikap jenaka seolah menjelaskan bahwa perkelahiannya dengan Dandy adalah contoh dari apa yang di bicarakannya itu.

"Nah, Rae sayang...Persamaan tersebut menunjukkan bahwa cinta dan benci itu dekat sekali, kan? Karena itu orang akan mudah berganti rasa dari benci menjadi cinta dan sebaliknya. Kita sebagai manusia selalu memiliki dua sisi., ada harapan dan  kecemasan. Ada keberanian dan ada juga ketakutan. Ada cinta, ada pula benci. Kedua sisi harus seimbang. Tubuh dan otak kita punya mekanisme kompensasi yang senantiasa memosisikan manusia dalam kondisi seimbang, berupa rasionalitas. Kalau mekanisme ini tidak seimbang, efeknya adalah penyakit jiwa itu bisa membuat orang bisa tidak waras. " Raka tertawa kecil, dia senang bisa membuat Rae melongo menatap pada ayahnya itu dengan penuh kekaguman, setidaknya dia sudah terlihat seperti seorang dosen yang sedang ceramah mata kuliah soal cinta.

"Dad, Rae benar-benar gak ngerti daddy ngomong apa." Rae menyahut.

"Okey, daddy sederhanakan, menurut pengamatan daddy kamu sekarang sedang berada di antara perasaan itu,"

"Maksud daddy apa? lagian apa hubungannya dengan Rae, dad?" Si bocah remaja yang belum mengerti apa-apa soal perasaan cinta-cintaan terlihat bingung sendiri menatap wajah sang daddy.

"Maksud daddy, kamu sekarang sedang terjebak antara perasaan cinta dan benci. Jadi daddy anjurkan, lebih baik kamu nyatakan perasaanmu pada si gadis ini, sebelum masalah kalian semakin banyak dan semakin besar. Dan terlebih sebelum kamu ditikung temanmu." Raka tergelak dengan pendapatmu sendiri. Dia hanya pernah mendengar tentang teori ini tapi tidak pernah mempraktekkannya, karena Sarah lebih dulu mengungkapkan perasaannya. Itu sesuatu yang kadang di sesalinya, karena loadingnya yang lambat, moment menyatakan cinta pada Sarah malah keduluan istrinya itu, dia melewatkan sensasi menyatakan cinta pada Sarah.

"Haah, maksud daddy apa, sih?" Wajah Rae memerah sampai telinganya.

"Astaga, dari tadi gak ngerti-gak ngerti, punya anak laki kok lemot sekali, sih?" raka menggeleng-gelengkan kepalanya menatap wajah anaknya itu dengan gemas.

"Kamu itu sedang jatuh cinta, my boy! Jadi sebagai laki-laki yang sudah berpengalaman dalam urusan ini, daddy menyarankan, Katakan saja perasaanmu, tembak langsung ke sasaran. Kalau di tikung teman, gak ada garansi kamu tidak patah hati."

Rae menatap sang daddy dengan mata bulatnya yang lucu, dia kehilangan kata-kata, daddynya ini benar-benar pro soal perasaan!

Terimakasih sudah membaca novel ini dan selalu setia, kalian adalah

kesayangan othor🤗 i love you full....

Jangan Lupa VOTEnya yah untuk mendukung novel ini, biar othor tetap

semangat menulis😂🙏🙏🙏

...VOTE, LIKE dan KOMEN kalian selalu author nantikan, ya...

1
Ida Sriwidodo
Apapun ceritanya.. klo keyakinan dah beda wis ngga ada ujungnya
Ibarat sebuah kapal di dalamnya ada 2 nakhoda.. kemana kapal akan dibawa berlayar?
Dan yang paling kasian adalah penumpangnya.. bingung.. dengan arah tujuan.. 😭😭🤔🤔
Fera Susanti
Luna jgn lemah ya..Krn perbedaan keyakinan menurut aku dalam satu pernikahan itu sangat mustahil,.apalagi klo wanita nya muslim,.kita jg kan harus menurut ada suami sedangkan suami kita nya itu berbeda dalam hal keyakinan...aah pkknya jgn dech..kamu pasti dapat jodoh yg lebih lagi dari rae..
jgn cengeng Luna..
𝚁𝚒𝚍𝚘 𝙷𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚜𝚢𝚊𝚑
Sepertinya sudah mendekati ujung cerita ini novel 🤔
𝚁𝚒𝚍𝚘 𝙷𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚜𝚢𝚊𝚑: Tema apapun yg pastinya karya author akan selalu dinantikan 🤗
total 2 replies
Fera Susanti
up lagi thor
LANY SUSANA
semoga ya kl berjodoh pasti ada jln, dgn hub mereka
𝚁𝚒𝚍𝚘 𝙷𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚜𝚢𝚊𝚑
Maraton bacanya thor , dan install lg apk Mangatoon nya😅
Suesant SW: 😄😄😄 reader kesayangan ini...nanti setelah tamat semua bulan dpn ada novel baru
total 1 replies
Fera Susanti
padahal Luna juga ga perlu nunggu keputusan dr rae menurut aku..coba aja telaah hati nya..
LANY SUSANA
lanjut... ga sabar dgn pilihan yg akan di ambil Rhea
kl dia keluarga sama2 kuat dgn keyakinan masing2, pasti jln unt bersama ga akan mudah salah satu hrs pindah keyakinan siap kah km. Rea Luna???
ke dlm dunia nyata temenku ada yg gini, setlh pindah keyakinan ada penyesalan yg paling dlm.....
LANY SUSANA
terserah author mau di bawa ke mana ni hub Rae Alluma, dua nya baik tp terhalang keyakinan yg mereka anut
kl salah satu mengalah apakah ortu merestui?
Fera Susanti
aaaah bingung nya??..
alluna baik
rae baik
keyakinan nya yg berbeda...bingung PKK nya
Fera Susanti
iya sech rae..tp menurut aku beda keyakinan untuk d persatukan itu susah..aaaah jgn lah mengorbankan keyakinan Kita..
alluna juga jgn pindah keyakinan yaaaa
🌼EmeLBy🌼
ommo ommo ommo🤭
🌼EmeLBy🌼
aku suka dengan busana Anin kesayanganku ini.
Makasih Thor
Suesant SW: 🤭🤭🤭🤭🤗🤗🤗🤗
total 1 replies
Fera Susanti
binguuuung...
Fera Susanti
aku pun KLO jd Sarah bakalan sama..aku g mau anak ku msuk keyakinan pasangan nya..dr kecil udah aku didik mengaji, solat, lalu tiba2 datang seseorg atas nama cinta sehingga dia berubah haluan..aku sech ga mau..
makanya dr awal klo ada yg Deket sama dia trs beda keyakinan, mending d larang aja takutnya main2 akhirnya jd beneran...
maaf ya Thor..
LANY SUSANA: betul. aku juga sama
rasanya😭😭 kita yg udah didik dan besarin dari kecil kita yg bimbing lalu tiba 2 berubah keyakinan 😭😭😭
total 1 replies
Eka Burjo
nah nah rae gimana tuh
Eka Burjo
ya, dan suatu saat nanti dokter Aluna akan berjodoh dengan Dirut rumah sakit yg nyamar jadi OB 🤭, jadi ga sabar, dan apa kabar Mak othor EmelBy dah lama juga ga update , semoga beliau sehat selalu
Eka Burjo: eh ko OB sih, cleaning service maksudnya, ya Allah tolong sampe lupaaa saking lamanya 😁
🏃🏃🏃🏃🏃
total 4 replies
Jeniemi
💪💪💪💪
Suesant SW: 🥰🥰🥰🥰😅😅😅😅
total 1 replies
Fera Susanti
woow..up lagi
Suesant SW: 🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 2 replies
Whatea Sala
Tega sekali dirimu thor...hari gini baru nongol😩😩
Suesant SW: akan lanjut mulai besok ya, dan menuntaskan semua novel yg lain. author back☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!