NovelToon NovelToon
I'M A Wife Not A Maid (Aku Tidak Lemah)

I'M A Wife Not A Maid (Aku Tidak Lemah)

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Masokisme / Selingkuh / Tamat
Popularitas:301.8k
Nilai: 5
Nama Author: susi similikity

Di perlakukan seperti seorang pembantu di rumah suami sendiri, di siksa, di hina dan juga di perlakukan tidak manusiawi oleh mertua dan juga kakak iparnya. Begitu malang nasib Adira malikashafiya yang selalu di rundung tangis kesedihan. Bahkan kedua anaknya pun turut serta menjadi korban mereka, tetapi Adira diam saja, dia tidak melawan sama sekali.

Hingga suatu hari Adira mempergoki suaminya berselingkuh dengan wanita lain, di situlah awal mulo Adira melawan, namun naas, perlawanannya berujung petaka yang membuat dunianya hancur dan membuatnya depresi sampai ingin mengakhiri hidup.. Untunglah datang penyelamat yang merubah Adira menjadi sosok berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon susi similikity, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

Adira dan juga Aderald mengendap-ngendap untuk mencari ruangan ketua BT, saat mereka sudah menemukan ruangan itu ternyata disana ada beberapa anggota yang berjaga.

"PENYUSUP."teriak salah satu anggota,

Blass.

Adira langsung menebas kepala anggota BT yang berteriak tadi sehingga kepalanya terlepas dan menggelinding di lantai dengan darah yang bercucuran, tubuhnya juga ambruk seketika dengan mengenaskan karna tanpa kepala.

"Kau duluan saja masuk, biar aku yang membereskan para cecurut ini."ujar Adira pada Aderald.

"Ok."

Braakkk.

Aderald menendang pintu ruangan ketua BT dengan sekali tendangan dan pintu itu langsung roboh, dia pun langsung saja masuk,

Dugghhh,

Bughhh,

Adira menendang dua anggota BT yang hendak menghalangi Aderald.

"Sialan,"umpat salah satu anggota.

Dia pun langsung menyerang Adira dengan menggunakan sebilah belatti tajam.

Adira memutarkan tubuhnya untuk menghindari serangan itu, kemudian dia menendang anggota itu dengan kuat sehingga dia terpental dan belatti yang dia pegang terlepas dari tangannya.

Blasss.

Adira langsung berbalik dan menebas kepala anggota yang hendak menusuknya dari belakang setelah itu dia kembali menatap anggota yang terbaring meringis di hadapannya, tanpa basa-basi Adira langsung saja mengarahkan katananya tepat pada bagian jantung anggota itu kemudian dia menancapkannya disana dengan kuat sebanyak tiga kali sehingga membuat anggota itu mati seketika.

"Rupanya masih ada tiga penghalang lagi."Adira berlari menerjang ketiga pria yang hendak menyerangnya, dia melompat dengan indahnya kemudian dia berputar di udara untuk menebas kepala tiga pria itu sekaligus.

Darah bercucuran dari leher tanpa kepala ketiga pria itu yang kini telah tumbang di lantai dengan kepala yang menggelinding, lantai yang di injak oleh Adira kini telah dibanjiri oleh darah yang begitu amis menyengat di indra penciumannya.

"Aku suka bau ini."ucap Adira kemudian dia masuk kedalam ruangan sang ketua BT untuk menyusul Aderald.

Di dalam sana dia melihat Aderald tengah bertarung dengan dua pria yang tak mengenakan pakaian sama sekali alias polos, seprtinya mereka sedang bercinta dengan para gadis yang tengah menangis ketakutan di pojok ranjang yang ada di ruangan itu ketika Aderald menyergap mereka.

Tanpa basa-basi Adira langsung saja menimbrung dalam perkelahian sengit ketiga pria itu, dia mengambil alih salah satu pria itu untuk berduel dengannya. Alhasil Aderald melawan ketua BT sedangkan Adira melawan tangan kanannya.

"Hais, paralon mu sungguh membuat mata ku sakit."ucap Adira saar dirinya berduel dengan tangan kanan BT yang selang alaminya masih berdiri tegak macam keadilan.

"Kenapa? kau tergoda nona manis?"pria itu memandang Adira dengan bernafsu.

"Sorry, kau bukan seleraku. Sudah jelek, hitam, dekil lagi."ujar Adira yang terlihat sangat jijik pada pria itu.

"Kau."marah pria itu yang kembali menyerang Adira dengan menggunakan sebuah katana.

Trengg,

Trengg,

Trengg,

Pertarungan Adira dengan pria itu begitu sengit, mereka sama-sama mengeluarkan seluruh kemampuanya.

Blass.

Adira menebas cantik selang alami yang masih berdiri tegak itu sehingga membuat si empunya berteriak kesakitan dengan darah yang terus mengalir dari selang alaminya yang sudah datar karna selang alaminya sudah terputus darisana.

"AHKKK, SIALL. KURANG AJAR KAU. SAKIIITT."teriak pria itu begitu menggema.

"Oow, sakit ya? maaf aku sengaja."Adira tertawa penuh kemenangan.

Setelah itu dia kembali mengangkat katananya kemudian dia arahkan kembali kepada pria yang tengah mengerang kesakitan itu.

Blass,

Blass,

Adira menebas kedua tangan pria itu yang tengah memegangi bekas selang alaminya yang terputus.

"AKHHH, SAKIIIT. SIALAN KAU, DASAR IBLIS. AKHHHH."pria itu semakin berteriak histeris.

"Ck, banyak bacot. Mati saja kau."Adira langsung membelah pria yang tengah tertunduk itu menjadi dua bagian.

Adira membelahnya dari atas kepala hingga kedasar perut, sehingga bermacam isian seperti otak, jantung, usus dll terburai ke lantai dengan di lumuri oleh darah segar yang begitu kental dan pekat, jangan lupakan bau amis yang memenuhi ruangan itu.

"Ck, kau terlalu lelet dalam melawan musuh."Adira menghampiri Aderald yang masih baku hantam dengan ketua BT.

Blasss,

Adira menebas kepala ketua itu dari belakang sehingga kepala itu terlepas dan menggelinding ke lantai.

"Bereskan?"Adira menatap Aderald dengan tersenyum lebar.

"Sadis."Aderald membalas senyuman Adira dengan begitu tipis.

1
Puriah
dasar bego di piara tu anak jadi korban kan
Puriah
goblok banget sih Dira pergi aja bego, bertahan buat apa,,, bikin trauma anak namanya
Yunerty Blessa
cerita nya sungguh mantap.. ringkas tapi padat..arti sebuah kehidupan..aku suka sangat.. terbaiklah 👍👍😘😘
Yunerty Blessa
akhirnya kisah Adira yang penuh dengan liku kehidupan berakhir dengan sebuah kebahagiaan bersama Aderald dan anaknya..sebuah cerita yang sungguh menarik dan ringkas serta mantap 👍👍.. terbaik kak thor 🥰🥰
Yunerty Blessa
sabar Aderald dan David..
Yunerty Blessa
pasti Adira lagi hamil
Yunerty Blessa
waduh lucu sekali 🤣🤣
Yunerty Blessa
lucu sekali 🤣🤣 aderald
Yunerty Blessa
semangat terus
Yunerty Blessa
seperti nya pertarungan Adira menang..sisa c cecungak saja yang blum mampoi
Yunerty Blessa
mantan suami lawan mantan isteri.. siapakah yang menang..
Yunerty Blessa
peperangan antara mafia segera dimulai..
Yunerty Blessa
sadis sangat..seram deh bacanya
Yunerty Blessa
hutang nyawa dibayar nyawa..seram deh.
Yunerty Blessa
seram deh
Yunerty Blessa
sapa suruh mengganggu Adira..nah itu adalah balasan untuk para preman
Yunerty Blessa
kau silap Revan..
Yunerty Blessa
sedihnya..
Yunerty Blessa
Dira bodoh mau nya diseksa terus..pergi saja bawa anakmu
Yunerty Blessa
jahat sekali kau Revan,, suatu saat kau pasti menyeaal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!