Hani di tekan oleh keluarganya untuk menikah sedangkan Hani telah jatuh cinta pada seorang pria. Tapi sayang pria itu telah beristri. Di tengah kegalauannya Hani bertemu teman lama Rere, dan dikenalkan pada abangya Rere. Abang nya Rere mengajak untuk ta' aruf. Hani dan keluarganya menerima ta'aruf itu. Tanpa mengetahui ada udang di balik batu. Mereka sampai ke tahap pernikahan.
Setelah menikah Hani menemui banyak rahasia dan misteri di keluarga suaminya. Ternyata mereka hanya memanfaatkan Hani untuk mendapatkan harta. Suami Hani juga sudah memiliki kekasih.
Mereka bahkan ingin mencelakai Hani dan keluarganya. Hani tidak tinggal diam. Ia bukan wanita lemah. Ia akan membalas setiap sakit yang mereka berikan.
Hani akan membalikkan keadaan lihat saja siapa yang akan menjadi pemenangnya. Who's the last standing ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EuRo40, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch. 25. Rindu.
Maha Dewi
Hamparan langit maha sempurna
Bertahta bintang bintang angkasa
Namun satu bintang yang berpijar
Teruntai turun menyapaku
Ada tutur kata terucap
Ada damai yang kurasakan
Bila sinarnya sentuh wajahku
Kepedihanku pun terhapuslah
Alam raya pun semua tersenyum
Menunduk dan memuja hadirnya
Terpukau aku menatap wajahnya
Aku merasa mengenal dia
Tapi ada entah di mana
Hanya hatiku mampu menjawabnya
Mahadewi resapkan nilainya
Pencarianku pun usai sudah
Ho
Ada tutur kata terucap
Ada damai yang kurasakan
Bila sinarnya sentuh wajahku
Kepedihanku pun terhapuslah ada tutur kata terucap
Ada damai yang kurasakan
Bila sinarnya sentuh wajahku
Pencarianku usai sudah
Mahadewi resapkan nilainya
Mahadewi tercipta untukku
Mahadewi resapkan nilainya (na na na )
Mahadewi tercipta untukku (na na na)
Mahadewi resapkan nilainya
Mahadewi tercipta untukku
Mahadewi resapkan nilainya
Mahadewi tercipta untukku
By Padi
Sumber: LyricFind
...----------------...
Dirga Pov.
Aku marah padanya berani-beraninya dia ingin melukai Hani, aku tahu apa yang akan di dilakukannya. Aku menarik Hani ke sampingku dengan cepat. Dan Rere tepat berada di depanku. Aku menatapnya tajam, aku dapat merasakan tajamnya pisau belati menusuk perutku. Untunglah bukan Hani. Aku tarik tangan Hani agar berpindah ke belakangku agar Rere tidak bisa melukainya.
Tapi aku merasakan tubuhku sakit. dan aku mulai lemas. Tubuhku mulai luruh bersandar pada Hani. Apakah aku akan mati sekarang ? Jika iya aku ikhlas ya Allah karena aku sudah merasa bahagia bertemu dengan Hani. Aku bahagia jika hidupku berguna. Mamah Papah tunggulah aku. Kita akan bertemu sebentar lagi. Aku sudah tak mampu lagi. Perlahan mataku terpejam. Aku dapat merasakan Hani membaringkan tubuhku dan kepalaku berada di pangkuannya. Aku bahagia mati dalam pangkuanmu.
Pertama kali aku merasakan seseorang membelai wajahku selain ibuku. Sentuhanmu terasa hangat, ingin ku hentikan waktu agar bahagia ini tak berlalu.
Sudahlah Hani jangan menangis. Aku berusaha membuka mataku tapi sangat sulit. Aku tak tahan mendengar tangisannya. Ingin ku memeluknya dan mengatakan semua baik-baik saja. Ingin ku katakan Hani aku mencintaimu. Andai Tuhan memberi aku kesempatan untuk hidup kembali dan meniti bahagia. Lalu aku tak dapat mendengar apapun dan terasa sunyi. Tubuhku terasa ringan.
...****...
Hani pov
2 minggu sudah berlalu dari peristiwa tragedi itu. Dan tak cukup sampai di situ. Seminggu yang lalu seseorang mencoba membunuh Dirga dengan cara menyuntikkan sesuatu ke dalam infusan Dirga. Beruntung Adikku Abdil memergokinya. Saat ia akan menjenguk Dirga. Tapi akibatnya si pembunuh itu malah melukai adikku, saat adikku mencoba menangkapnya dia malah menembak adikku dengan pistol dan mengenai paha kanannya. Dia berhasil melarikan diri. Tapi aku mencurigai seseorang di balik semua ini. Angelica ya aku yakin dialah otak dari semua ini karena dia menginginkan Dirga mati.
Lihat saja Nyonya Angelica, aku akan bongkar semua kejahatanmu. Kau telah berani melukai adikku aku tak akan melepasmu dengan mudah.
Setelah kejadian itu tiba-tiba Dirga menghilang tak ada di Rumah sakit atau pulang ke rumah. Dewa juga berhenti dari pekerjaannya. Aku yakin Dewa sedang bersama Dirga.
Di mana mereka. Semoga mereka baik-baik saja.
" Kak ! " Suara Abdil menyadarkan aku dari lamunanku.
" Apa ?" Tanyaku ganggu orang aja.
" Kakak gak pulang ?"
" Kakak malas pulang !" Jawabku aku memang malas pulang. Sudah lewat batas waktu dari yang aku minta pada Fatih. Niatku bercerai darinya aku tunda karena aku ada misi. Kalau aku keluar dari rumah itu maka aku tidak bisa mendapat informasi tentang kejahatan mereka.
" Tapi tuh liat ada yang jemput !" Hah siapa yang jemput. Aku melihat ke arah pintu. Oh Fatih.
" Assalamu'alaikum "
" Wa'alaikumsalam."
" Ayo kita pulang. Mana Bunda sama Ayah?"
" Sedang pergi." Jawab Adikku.
" Oh..kalau begitu nanti titip salam. Ayo Sayang kita pulang !"
Sayang-sayang makan tuh sayang. Sok mesra aku gak bakal baper.
" Ya udah dek, Kakak pergi dulu ya salamin buat Bunda sama Ayah. Hati-hati kamu di rumah!"
" Iya Kak ."
Aku lalu pergi bersama Fatih.
...***...
Aku sampai di kediaman Adinata. Aku tak melihat Oma. Dia pasti ada di taman. Kebiasaan Oma sekarang kalau sore adalah duduk di taman. Menikmati cakrawala senja. Aku langsung ke sana.
" Hani !" Aku menghentikan langkahku dan berbalik menatap Fatih.
" Apa?" Tanyaku.
" Bolehkan kalau aku ingin makan malam masakanmu ?"
" Ok !" Lalu aku kembali melangkah.
" Hani !" Aduh apalagi sih. Aku kembali berhenti dan berbalik.
" Aku mau Ayam geprek sama capcay , bolehkan !"
" Iya Mas, ada lagi ? Aku mau ke taman."
" Gak itu aja ."
" Ok !" Aku kembali berbalik dan melangkah pergi.
Benarkan ! Aku melihat Oma sedang duduk menikmati susunya. Kasihan Oma dia pasti kesepian.
" Oma, Assalamu'alaikum !"
" Wa'alaikumsalam Hani ."
Aku mencium tangan Oma dan duduk di sampingnya.
" Mega sangat indah, warna kuningnya bagaikan emas. Oma sangat suka warna senja."
" Iya Oma tapi aku sedih..karena setelah senja matahari tenggelam indahnya hanya sekejap tak ada lagi cahaya yang ada hanya kegelapan. Berganti dengan bulan yang sebenarnya mendapat cahaya dari matahari tapi mereka hanya memuji indahnya cahaya bulan yang menerangi malam. "
" Kadang Oma tak mengerti pikiranmu."
" Hehe aku juga Oma. Kadang aku tak mengerti apa yang ku ucapkan . Seperti barusan , Hani hanya ingin berlagak seperti pujangga. " Aku nyengir malu-malu pada Oma.
" Oma tahu kamu hanya ingin menghibur Oma. " Oma tersenyum dan kembali melihat Mega.
" Sedang apa Opa di sana ya ?"
" Sedang tersenyum melihat bidadarinya duduk di taman." Ucapku.
" Benarkah? Kamu bisa aja Han. Andai itu benar Oma akan tersenyum yang paling cantik agar Opa ingta terus pada Oma. "
" Coba aja Oma. Tersenyumlah yang paling cantik. Lihat Opa di sana sedang tersenyum pada Oma !" Tunjukku pada mega yang berwarna gold.
Oma lalu menatapku dan melihat awan ia tersenyum manis sekali. Aku mengambil ponselku dan mengabadikan senyum Oma juga mega yang membuat Oma tersenyum.
Dirga apa kau juga sedang tersenyum sekarang . Di mana kamu berada . Aku rindu padamu. Aku mengambil ponselku dan menyalakan lagu letto.. cocok untuk Oma dan aku.
Ruang Rindu
by Letto
Di daun yang ikut mengalir lembut
Terbawa sungai ke ujung mata
Dan aku mulai takut terbawa cinta
Menghirup rindu yang sesakkan dada
Jalanku hampa dan kusentuh dia
Terasa hangat, oh, di dalam hati
Kupegang erat dan kuhalangi waktu
Tak urung jua kulihatnya pergi
Tak pernah kuragu dan s'lalu kuingat
Kerlingan matamu dan sentuhan hangat
Ku saat itu takut mencari makna
Tumbuhkan rasa yang sesakkan dada
Kau datang dan pergi, oh, begitu saja
Semua kut'rima apa adanya
Mata terpejam dan hati menggumam
Di ruang rindu kita bertemu
Uh-uh-uh, uh-uh
Uh-uh, uh-uh-uh
Kau datang dan pergi, oh, begitu saja
Semua kut'rima apa adanya
Mata terpejam dan hati menggumam
Di ruang rindu kita bertemu
Bertemu
Hu-uh-uh
Sumber: Musixmatch
Penulis lagu: Noe
...----------------...
Halo jangan lupa like dan favoritnya ya.... kalau berkensn tebar bunga dan votenya
Terima kasih sebelumnya sudah baca cerita recehku. yang masih banyak kurangnya. maaf masih ada typo.
Jangan lupa jaga kesehatan covid semakin meningkat semoga kita semua dalam perlindungan Allah. Amiin. Dan untuk yang sedang sakit ...semoga cepat sembuh semangat terus ya...
Love you All 😗😗😗😗😗❤❤❤❤❤
Oh ya saya juga ada rekomen novel yang bagus untukmu..mampir ya..