NovelToon NovelToon
Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem

Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Reinkarnasi / Poligami / Chicklit
Popularitas:63.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Vina

Mitos mengatakan bahwa jika seseorang meninggal ia akan bereinkarnasi ke dalam cerita yang ia baca terakhir kalinya "Hanya orang bodoh yang percaya pada mitos gila itu" Ucap Tiara. Tapi, saat ia terbangun "Yang mulia sudah bangun? apa tadi malam aku berhasil membuat anda puas?" "Tunggu apa? ini bukannya.. komik yang aku baca tadi?!" bereinkarnasi ke dalam komik reverse harem? bukankah menyenangkan? "MASALAHNYA AKU BELUM BACA KOMIK ITU SAMPAI HABIS!"

Tiara yang masuk ke dalam cerita yang ia baca tapi tak mengetahui ending cerita aslinya, Apa yang akan ia lakukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Vina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 26 | Pesta Topeng

Aaron pergi dari ruangan Tiara untuk menyuruh beberapa orang melakukan pekerjaan yang di suruh oleh Tiara. Di saat bersamaan Dayn sedang berbicara dengan Lucifer di lantai dua Harem.

"Jadi apa kau sudah memikirkannya dengan baik baik tentang penawaran ku itu?" Tanya Lucifer dengan senyuman liciknya

"Aku tidak mau" Jawab Dayn dengan tegas

"Kenapa? ini sangat menguntungkan" Ujar Lucifer

"Kau memang pada dasarnya adalah penyihir jahat! aku tidak akan mengikuti caramu untuk bisa di cintai oleh yang mulia!" Tegas Dayn

Perkataan Dayn dengan ekspresinya yang tegas membuat Lucifer tertawa lepas ketika mendengarnya.

"haha! kau ini yang terlalu naif! Jika kau tidak menjatuhkan selir lain seperti itu, maka kau tidak akan bisa untuk mendapatkan hati yang mulia!" Ujar Lucifer

Dayn yang geram mendengar perkataan Lucifer pun mulai terpancing amarahnya. Dayn mengepalkan tangannya.

"Apa caramu itu bisa mendapatkan hati yang mulia?" Tanya Dayn

"tentu saja bisa"

"Kalau begitu, kenapa kau belum pernah tidur bersama dengan yang mulia? satu kali pun tak pernah" Ujar Dayn dengan senyuman kecilnya

Lucifer pun ikut geram dengan perkataan Dayn. akan tetapi berbeda dengan Dayn yang menahan amarahnya, Lucifer tak bisa menahan amarahnya. Ia pun menarik kerah baju Dayn.

"Kau tidak bisa menyangkut pautkan hal itu" Kesal Lucifer

"Mengapa tidak? Tidak ada bukti nyata bahwa kau dapat memikat hati yang mulia!" Ujar Dayn

Lucifer mengontrol emosinya kembali. Ia melepaskan kerah baju Dayn yang sedari tadi di tarik olehnya. Dayn merapihkan bajunya.

"Kalau kau tidak mau kerjasama denganku maka jangan salahkan jika aku memberitahu yang mulia bahwa kau memiliki Liontin itu!" Ancam Lucifer

Mendengar ancaman Lucifer, Dayn langsung menciut dan pada akhirnya menyetujui permintaan Lucifer.

"Jangan, baiklah baiklah aku akan ikut perkataan mu tapi kau jangan bilang kepada yang mulia bahwa aku memiliki liontin energi" Ujar Dayn

Lucifer tersenyum kecil mendengar jawaban Dayn. Ia pun menepuk pundak Dayn senang.

"kau memang perlu di ancam untuk tunduk ya? keputusan yang bagus jika kau tidak ingin di tendang keluar oleh yang mulia" Ujar Lucifer

Setelah itu, Lucifer pergi begitu saja meninggalkan Dayn yang geram. Dayn yang kini sendirian menggertak kan giginya kesal.

'Kalau bukan karena aku memegang liontin energi ini aku tidak akan mungkin melakukannya. Maafkan aku Tiara, Aku terpaksa melakukannya karena jika tidak kamu akan mengetahui bahwa mereka menginginkan Liontin ini dan membawaku pergi.. Jika kau tau, apa kau akan langsung menyerahkan ku agar terjadi perdamaian?' Batin Dayn

Tanpa Dayn sadari, ia meneteskan air matanya. Tanyanya yang sebelumnya terkepal kini mengusap air matanya. Tak lama setelah itu Dayn pun kembali ke kamarnya.

Hari dimana pesta topeng berlangsung pun tiba. Para selir sudah bersiap dengan pakaian nya masing masing.

Tiara kini berada di balkon melihat para bangsawan dan rakyat berdatangan dengan kereta kuda. Tiara menggunakan gaun putih dengan corak berwarna emas.

"Sudah Ada berapa orang yang datang?" Tanya Tiara pada seseorang di sebelahnya.

"Sudah cukup banyak, yang mulia. Apa anda ingin saya menghitungnya dari jumlah sepatu mereka?" Candanya

"Jangan bercanda Aaron, jangan lupakan rencana awal kita membuat pesta topeng ini untuk apa" Ujar Tiara

Orang yang berada di sebelah Tiara ialah Aaron, Ia tersenyum ramah pada Tiara dan mencoba untuk membawa suasana menjadi lebih santai karena sedari tadi Tiara terlihat tidak begitu tenang.

"Tentu saya ingat yang mulia. Saya hanya ingin menenangkan anda saja, sepertinya anda kurang rileks sedari tadi karena rencana itu" Ujar Aaron

Tiara menghela nafas panjangnya untuk menenangkan hatinya.

"Aku baik baik saja, Cuaca hari ini cukup bagus untuk pesta. apa nona Diana sudah datang?" Tanya Tiara penasaran

Aaron tak menjawabnya dengan perkataan melainkan dengan kode mata yang menunjuk ke arah satu kereta kuda. Kereta kuda tersebut memiliki lambang keluarga Diana.

"Baru ya? Dia sudah pasti membawanya kan?"

"Saya harap begitu"

Mata Tiara terus mengikuti kereta kuda milik Diana hingga Diana turun dari kereta kudanya. Terlihat Diana turun bersama 2 wanita lainnya.

"Tepat sekali dugaan kita. Dia membawa 2 wanita lainnya" Ujar Tiara dengan senang

Aaron ikut tersenyum ketika melihat Tiara tersenyum. Akan tetapi beberapa saat Tiara tak memunculkan ekspresi itu lagi. Ia memasang wajah yang serius dan berbalik masuk ke dalam istana.

"Berikan topengku, aku akan menyambut mereka" Titah Tiara

Aaron pun dengan sigap memberikan topeng milik Tiara. Tiara turun menuju tempat pesta. Saat sampai, Tiara di sambut oleh semua orang. Acara pesta topeng pun di mulai.

Tiara menyapa beberapa orang yang menyapanya duluan, Lalu Tiara duduk di singgasananya dan hanya melihat orang orang berdansa. Para selir melihatnya tanpa bersuara sedikitpun.

'Aku harus menunggu momen membosankan ini, demi menangkap orang itu! Apa yang seharusnya aku lakukan?' Pikir Tiara

"Yang mulia" Sapa Dayn

"Ya?"

"Apa yang mulia ingin berdansa dengan saya?" Tawar Sean sembari membungkuk di hadapan Tiara

Tiara menolaknya dengan alasan tak bisa berdansa. Para Selir lainnya pun tak menawarkan berdansa dengan Tiara setelah Sean di tolak mentah mentah.

Tak lama setelah itu, terjadi keributan dari tempat selir Tiara berada. Di sana Sean terlihat tergelincir dan jatuh menimpa Eden.

"Ada apa?" Tanya Tiara dengan tegas

"Tuan Sean tergelincir dan menimpa Tuan Eden, yang mulia" Jawab Lucifer

Sean bangun dari atas tubuh Eden dengan ekspresi malu sedangkan Eden tampak tak bergerak sama sekali. Topeng yang di pakai Eden tampak pecah terbelah dua.

"Apa Eden baik baik saja?" Tanya Tiara khawatir

Pelayan Eden pun segera menemui Eden dan mengecek kondisinya. Beberapa pelayan pun ikut mengecek kondisinya.

"Yang mulia, sepertinya Tuan Eden pingsan" Ujar Pelayan pribadi Eden

"Bawa dia ke kamar dan panggilkan tabib!" Titah Tiara

Eden pun di bawa ke kamar yang berada di istana dan segera di panggilkan tabib. Saat itu juga Sean menjelaskan kejadiannya.

"Saya tadi merasa ada sesuatu yang mendorong saya jadi saya--" Penjelasan Sean yang di potong oleh Tiara.

"Baik, saya mengerti Tuan Sean. Tubuh anda kehilangan keseimbangan, tak masalah" Ujar Tiara dingin

Tiara kembali duduk di singgasananya. Sean tampak kecewa dengan perlakuan Tiara saat ia mencoba untuk menjelaskan kembali kepada Tiara tiba tiba saja Aaron datang dan membisikkan sesuatu kepada Tiara.

"Yang mulia, Tuan Claude berada di balkon. Beliau sepertinya mabuk berat" Bisik Aaron

"Apa? bagaimana bisa? Dia minum terlalu banyak? bukankah aku sudah memerintahkan mereka untuk tidak berlebihan meminum?" Balas bisik Tiara kepada Aaron dengan kesal

"Benar yang mulia. Saya yang sendiri mengawasinya, Beliau hanya meminum satu gelas saja" Jelas Aaron

"lalu bagaimana bisa--"

Saat Tiara ingin bertanya kembali kepada Aaron. Tiba tiba saja terdengar suara petir yang besar. Orang orang di dalam istana mulai membicarakan tentang cuaca.

"Tiba tiba hujan besar? bukankah tadi cuaca sangat cerah?" Tanya Seorang bangsawan

"Benar, aneh sekali ya" Jawab Bangsawan lainnya

Mendengar hal tersebut, Tiara tak melanjutkan pembicaraannya dengan Aaron. Melainkan menoleh ke Arah Dayn.

'Apakah ini ulah mu dengan Liontin itu, Dayn?' Pikir Tiara

1
Thabina Callista Nws
yang kenderita ocd kek nya kaka nya claude dah
anaknya pak kumis
nobatkan thooorr
Nurain Rasyid
dsni claude malah makin kaya guesta🤣
Nurain Rasyid
sean itu klein bgt, bedanya klein lngsung ngsih permen lewat mulutny😌jdi mreka ciuman
Nurain Rasyid
:v Claude ini ranamun kan thor?
Hayun Rohimah
hahhaha
xx ziahyun
sean masih bocil astaga
Alpin Saipul Kamal
ayok kk up
Queentinaa 👑
menarik
Jilioni MD: KEPEMILIKAN adalah cerita dalam novelku, mampir ya terimakasih 😊
total 1 replies
Amel
wah kok makin SUS semua wkwkwk
senja
Tiara kenapa sans aja setelah bunuh orang? apa pas masa dulu bela dirinya pernah?
Vina: Wahh bisa jadi tuh, yuk tungguin update chapter selanjutnya. Jangan lupa di favoritekan
total 1 replies
senja
kenapa pinjem senjata? Tiara gak punya? apa gimana?
Vina: Tiara Silverwings terluka saat di medan perang dan langsung di bawa oleh Dayn pergi. Mungkin pedangnya tertinggal? Hehe jangan lupa di favoritekan untuk melihat chapter selanjutnya
total 1 replies
senja
kl temennya yg bikin cerita, agak masuk akal, kejanggalan dia ngasih komiknya
Queentinaa 👑: Teori yg bagus (θ‿θ)
total 2 replies
Leona
Udah sembuh, Vin?
Vina: Sipp di tunggu aja yaaa
total 3 replies
Leona
Cepat sembuh vinaa
Vina: Terima kasih Leona 🙌🙌
total 1 replies
Ataya Putri
Gws author, emang lagi musim sakit ya 😭
Vina: Iya mungkin ya, terima kasih atas doanya 🙌
total 1 replies
Amel
Gws thor.. aku akan tetap menunggu update dari author!!
Vina: Terima kasih 🙌
total 1 replies
Lisma Wati
semoga cepat sembuh thor..
Vina: Terima kasih 🙌
total 1 replies
Nadya
cepat sembuh thor!!
Vina: Terima kasih 🙌
total 1 replies
Susi Ana
jempol Viona hadir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!