NovelToon NovelToon
Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:11M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nnot Senssei

"Aku akan berusaha melawan badai yang akan menerpaku kapanpun itu. Aku siap menerima serangan badai yang besar sekalipun. Aku tidak takut kepada besarnya badai, aku tidak gentar terhadap ganasnya badai. Aku juga tidak akan menyerah walau badai itu terus menggulungku. Aku akan berusaha berdiri di atas badai itu. Aku akan menghadapi badai itu. Aku akan melawan badai itu. Aku akan menari diatas badai itu pula. Hingga pada akhirnya, badai itu bisa menyatu dengan diriku. Aku adalah badai dan badai adalah aku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nnot Senssei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akhir Dari Pertempuran

Setelah Shin Shui berhasil membunuh Jin Shi, pasukan aliansi aliran putih terlihat menghela nafas lega. Begitu juga dengan para kepala tetua yang ada, mereka merasakan hal yang sama.

Pasukan aliansi aliran hitam yang masih tersisa berubah menjadi lebih panik. Wajah mereka bertambah pucat, jika seluruh tetuanya dibunuh, sudah pasti nasib mereka pun tidak jauh berbeda.

Tak mau kehilangan momen, Ye Rou sang Dewi Teratai Putih langsung mengambil tindakan cepat. Dia segera melesat ke depan, kemudian berniat menggunakan seluruh tenaga dalam yang terisa untuk membunuh musuh yang masih tersisa.

Tiba-tiba saja langit yang gelap berubah menjadi berwarna putih, pasukan musuh sebagian heran dengan apa yang terjadi. Tapi tak lama, sesuatu yang mengerikan terjadi. Entah berapa banyak teratai putih turun dari langit dengan serentak. Teratai-teratai itu laksana hujan yang membasahi bumi, satu-persatu musuh yang tersisa tewas dengan jurus Hujan Teratai Putih milik Ye Rou. Teratai itu seolah tak ada habisnya.

Sekitar 400 pasukan musuh dengan tingkatan yang beragam tewas mengenaskan dalam waktu singkat. Termasuk para Pendekar Langit dan pendekar Surgawi pun tak lepas dari hujan teratai milik Ye Rou. Dengan tingkatan Pendekar Dewa tahap tiga, tentu saja bukan perkara yang sulit baginya membunuh orang sebanyak itu. Terlebih karena tenaga dalam dari mereka tersisa sangat sedikit.

Sebenarnya para Pendekar Dewa dari masing-masing aliansi bisa dengan mudah membunuh pasukan yang berada pada tingkat Pendekar Langit dan Pendekar Bumi. Namun tenaga dalam yang dikeluarkan akan sangat besar, sudah pasti mereka tidak ingin melakukannya. Mengingat dalam perang besar peran mereka jelas sangat dibutuhkan.

Ye Rou sudah kehilangan banyak tenaga dalam akibat mengeluarkan Hujan Teratai Putih miliknya, walaupun masih ada beberapa Pendekar Surgawi yang masih bisa lari, tapi apa boleh buat. Dia tidak mau terlalu mengambil resiko.

Perang besar yang dikomandoi oleh sekte Lembah Beracun telah benar-benar selesai. Tapi tidak ada perayaan kemenangan, tidak ada kebahagiaan, yang ada hanyalah wajah murung berselimut duka lara ketika melihat banyaknya korban dari pasukan mereka.

Entah berapa banyak pasukan Kekaisaran yang gugur, murid-murid jenius dari setiap sekte yang bergabung dalam aliansi pun turut menjadi korban. Bahkan Kaisar Wei Lhuo juga gugur dalam perang ini. Jelas, ini akan menjadi sejarah baru bagi Kekaisaran Wei.

Setelah semuanya dipastikan aman, Li Xu segera mendekati Shin Shui untuk memberikan pertolongan. Walaupun mereka tidak mengenal siapa pemuda itu, tapi mereka juga tahu diri. Jika bukan karena pemuda yang bagi mereka misterius ini, tentu saja mereka semua bisa mati. Bukan tidak mungkin bahwa istana kekaisaran akan diambil alih oleh Lembah Beracun, karena itu memang tujuan utama mereka.

Suasana di dalam Istana terlihat diselimuti duka yang sangat mendalam. Kaisar yang selama ini dicintai rakyat telah gugur di medan perang demi membela kebenaran.

Suara tangisan mengisi malam itu, semakin larut semakin menjerit, semakin banyak orang-orang istana yang berduka atas kematian Kaisar.

Bahkan langit yang sudah mulai terang dengan cahaya bulan pun mendadak gelap kembali, seolah langit pun menangis, meneteskan air matanya ke bumi. Kematian Kaisar benar-benar membuat langit dan bumi berduka.

Rakyat yang mendengar kabar kematian tentang Kaisar perlahan memasuki Istana. Mereka tidak memperdulikan apakah penjaga akan mengizinkan masuk atau tidak, yang jelas rakyat itu ingin melihat wajah terakhir sang Kaisar sebelum besok akan dilakukan upacara pemakaman.

Rakyat berbondong-bondong memasuki istana, mereka menangis sejadi-jadinya. Bagaikan anak yang ditinggal ibu. Rasa sakit, rasa perih, rasa tak percaya akan semua ini dan rasa pedih terus menghantui mereka.

"Ketika orang baik meningalkan dunia ini, maka segala kebaikannya akan dikenang sampai kapanpun. Jika tiba kematiannya, bukan hanya manusia saja yang berduka. Tapi langit dan bumi pun seakan merasakan hal yang sama".

1
Aura Ayu
MC model kek gini nih yang bikin emosi, masih sedikit naif, untuk apa coba ngasih senjata segala, dia yng nolong dia yang ngasih hadiah aneh😑setidaknya kasihlah ke orang yang menurut mu paling deket kelak, jangan asal ngasih, ya gw tau lu kaya skrng tapi kan itu, berkat pemberian guru, bukan mutlak jernih payahmu sendiri kan😑hedeh, tapi coba deh baca lebih lanjut, kalau terus gini tak ada ke naikan sikap, mending skip aja lah🥱
Asiana Tyas
bagus thor
long pu
novel sampah🤢
Aura Ayu: ra suka skip aja
total 1 replies
Zul Fiandi
kok jarang sayaliat tiap membunuh lawan nya jarang mengabil cicin penyimpanan lawan nya tor apa terlalu kaya guru nya zenzui itu😄
Rusdi Bintang
coba ikutin ceritanya dulu kalo hiatus mending tinggalin
⚔️ KING HELL ⚔️
Kirain ceritanya bagus, nggak taunya sampah juga 😁
⚔️ KING HELL ⚔️
Ceritanya ngelantur kemana-mana 😀
Eriksilvi
peran mcnya sangat tidak pas sangat tidak berperan seperti nya peran MC hanya sekedar saja. 🤭🤭😄
Aliff Aiman
next time buat novel kurangkan bercakap benda yang tidak perlu , sikit sikit okay . lama lama orang baca jadi rasa mahu maki saja 🐒
Aliff Aiman
ini lah masalah kalau dah ada perempuan , macam bodoh 🐒
Ferdy Palit
cara berperang bertele tele ya ...pendekar apaan..
Roni Sakroni
terima kasih atas cerita ini thour
Roni Sakroni
sudah tahu efek bertarungnya bisa menghaturkan sekitarnya. malah bertarung di lokasi istana.
Roni Sakroni
Yun mei lebai aaahhhh.....
Roni Sakroni
makan mlulu
Roni Sakroni
seharusnya sang Phoenix disuruh ambil jamur seribu hasiat itu. biar cepet selesai.
Roni Sakroni
emang KLO sudah lihat wanita cantik siapapun terlena.....
Roni Sakroni
apa karena cantik sehingga melawan dengan terpaksa sih
Roni Sakroni
wiihhh mantep mantep tuh
Roni Sakroni
cemburu ceritanya nih.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!