NovelToon NovelToon
King Of System

King Of System

Status: tamat
Genre:Petualangan / Contest / System / Sistem / Tamat
Popularitas:240.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Aku jelly

Daniel adalah salah satu dari sekian banyak orang yang tiba-tiba dipindahkan ke dunia lain akibat fenomena misterius. Namun, nasib Daniel berbeda dari korban lainnya—ia terpilih oleh sebuah sistem unik yang memberinya kekuatan luar biasa hanya dalam waktu singkat. Dengan kemampuan untuk berkembang pesat, mempelajari berbagai sihir, dan menguasai teknik bertarung yang bahkan membuat para petinggi dunia baru itu gemetar, Daniel segera menyadari satu hal: dunia ini adalah tempat di mana kekuasaan adalah segalanya.

Didorong oleh ambisi yang membara, Daniel menetapkan tujuan hidupnya—menguasai dunia dan menjadi raja dari semua raja. Bersama sistem yang setia menemaninya, ia mulai menaklukkan tantangan demi tantangan: bertarung melawan monster mematikan, menaklukkan kerajaan-kerajaan besar, membentuk aliansi maupun menyingkirkan para rival, hingga menghadapi para pahlawan dunia lain yang juga mengincar tahta tertinggi.

Namun, di balik kekuatannya, Daniel harus menghadapi intrik, pengkhiana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aku jelly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ch.25 Peperangan

Grias pun menjelaskan jika para tentara kerajaan Rasril sudah berkumpul dari beberapa hari yang lalu di bagian timur kota Nassel, mereka dari awal memang berniat menyerang kerajaan yang di pimpin oleh Daniel setelah mereka mendengar jika kerajaan Awami gagal menduduki ibukota lantaran serbuan monster, itulah salah satu alasan mengapa raja mereka menolak tawaran Daniel.

Tentu saja mereka belum tahu kabar akan Daniel yang mengalahkan tiga raja goblin dan satu iblis tersebut, hal itulah yang membuat mereka percaya diri untuk mengalahkan Daniel, apalagi mereka tahu jika Daniel masih seorang remaja karena itulah mereka mengganggap jika dia hanyalah anak yang masih menetas dari telur.

Sedikit info saja, satu raja goblin saja sudah sangat menyusahkan untuk 5 petualang tingkat S, yang mana petualang tingkat S bisa di katakan hampir setara dengan 20.000 prajurit biasa.

Sedangkan satu iblis saja, tingkatan nya bisa lebih di atas dari satu raja goblin, bahkan Ymir sendiri termasuk dalam 100 iblis terkuat di benua Atlerir.

"Baiklah aku paham, kalau begitu kamu tunjukkan aku sekarang jalan menuju dinding bagian timur, biar aku perlihatkan pada mereka bagaimana rasa nya peperangan tanpa bisa melakukan perlawanan." Ujar Daniel yang sedikit kesal karena diri nya merasa di remehkan.

"Baik lah saya paham yang mulia!" Balas nya dengan nada yang penuh semangat.

Daniel pun berdiri dari duduknya di ikuti oleh Grias, kemudian Grias lah yang pertama keluar dari ruangan tersebut setelah di suruh oleh Daniel. Ter sendiri sedang berdiri menjaga di samping pintu ruangan tersebut.

"Ikuti aku kemanapun." Kata Daniel setelah di luar ruangan kepada Ter yang ada di sampingnya.

"Saya paham tuan." Jawab nya.

Puluhan prajurit memakai full armor di tubuh mereka pun mengawal Daniel serta Grias ke tembok bagian timur. Para warga kota Nassel sendiri kebanyakan sudah di evakuasi ke kota sebelah, membuat kota tersebut menjadi sedikit sepi tanpa penghuni sama sekali.

Meskipun begitu, rombongan Daniel tetaplah menarik perhatian para prajurit yang sedang berjaga, terutama Ter yang tepat di belakang Daniel.

Lumayan memakan waktu yang lama hingga mereka sampai ke tembok bagian timur, salah satu prajurit yang melihat itu pun bergegas menghampiri Grias.

"Cepat panggil komandan kalian, Katakan yang mulai sedang berkunjung." Perintah Grias pada prajurit yang menghampirinya tersebut.

"Mengerti!"

Selepas itu, Grias pun menuntun Daniel ke atas tembok untuk melihatkan padanya tentara Rasril yang sedang berkumpul. Tentu saja Ter di tinggal di bawah, karena tubuhnya tidak cukup untuk naik melewati tangga.

"Berapa hari sudah mereka memasang tenda-tenda itu?" Tanya Daniel sambil melihat ratusan tenda yang terpasang tidak jauh dari tembok, mungkin jaraknya sekitar 400 meter dari tembok mereka berdiri sekarang.

"Malam tadi yang mulia, waktu itu penerangan sama sekali tidak ada, sehingga mendadak saja pagi hari nya tenda-tenda tersebut sudah berdiri di sana." jawab nya.

Tidak selang beberapa menit kemudian, seorang pria tua dengan bertubuh besar dengan penuh otot serta memakai armor putih di badan nya saja, berlari kecil mendatangi mereka berdua di ikuti beberapa prajurit di belakangnya.

"M-maaf yang mulia, saya tidak bisa langsung menemui anda tadi." Ujar pria tua tersebut setelah berdiri di hadapan Daniel sambil membungkukkan badannya.

"Lupakan itu, aku punya satu pertanyaan untukmu." Ucap Daniel sambil melihat ke arah orang yang baru menemui nya.

"Apa itu yang mulia?" Tanya nya sembari menegakkan kembali tubuh nya.

"Menurut mu siapa yang akan menjadi pemenang antara aku dan ribuan tentara tersebut?" Daniel bertanya tersebut dengan tersenyum kecil kepada orang-orang yang ada di hadapannya, membuat mereka yang mendengar itu hanya bisa terdiam tanpa berbicara sama sekali.

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

Malam hari pun telah tiba. Seperti apa yang sudah diperkiraan oleh semua orang, para prajurit Rasril pun terlihat melakukan formasi menandakan mereka ingin menyerang kota Nassel. Para pemanah yang berada di atas tembok pun mulai bersiaga.

Ribuan prajurit Rasril pun terlihat mulai melangkah kan kaki mereka menuju kota Nassel.

"Siapkan anak panah kalian!" Perintah pemimpin dari kelompok pemanah dengan teriakan nya.

Mendengar itu, mereka semua mengambil anak panah nya yang ada di punggung mereka, lalu menaruh nya di panah mereka. Setelah itu, pemimpin tersebut memerintahkan panah mereka untuk mengangkat nya ke atas, dan ribuan anak panah pun di lepaskan.

"Angkat perisai kalian!" Teriak komandan dari pasukan Rasril setelah menyadari kalau ada ribuan anak panah yang sedang menuju ke arah mereka.

Tentu saja mereka langsung mengangkat perisai yang ada di tangan mereka ke atas kepala nya. Meskipun begitu, masih ada ratusan orang yang mati atau terluka kerena tidak sempat untuk melindungi diri mereka.

Jarak para pasukan Rasril dengan gerbang masuk tembok pun mulai dekat, bahkan pendobrak gerbang yang di dorong oleh beberapa orang tersebut pun, terus berjalan lancar ke arah gerbang tanpa ada masalah.

Walaupun begitu, ribuan anak panah masih terus menghujani para tentara Rasril membuat beberapa orang mati tiap menit nya.

Di sisi lain, lebih tepatnya di balik gerbang tembok bagian timur sudah ada tiga orang yang sedang berdiri menunggu tepat di depan gerbang tersebut.

"Yang mulia apakah anda yakin tentang ini?" Teriak komandan dari tembok bagian timur yang bernama Zeril pada Daniel yang berada di bawah nya.

"Kamu hanya perlu lihat dari atas saja, biar aku dan bawahan ku yang menghabisi mereka." Balas Daniel.

Setelah berucap seperti itu, Ter pun di perintahkan agar membukakan gerbang nya. Daniel, Zeril serta Ter dapat melihat ribuan prajurit Rasril yang memakai armor berwarna hitam di badan mereka sedang berlari ke arah mereka ketika melihat gerbang tembok terbuka.

Daniel pun mengaktifkan dua skill andalan nya yaitu Haste, kemudian Strike shadow waktu sword of devil nya yang berwarna ungu tersebut sudah keluar dari tempatnya.

Melihat gerbang nya sudah di buka Ter pun langsung berlari seperti seseorang yang menemukan buruannya.

Melihat Ter yang sudah ada di depan, Daniel langsung berlari mengikuti nya dari belakang namun dengan mudah dia dapat menyusul kecepatan nya Ter.

"Sepertinya kamu sudah tidak sabar untuk bersenang-senang." Kata Daniel kepada Ter yang sudah ada di sampingnya lagi.

"Saya sangat suka manusia tuan." Balas nya dengan nada yang bersemangat.

"Bukankah aku juga manusia?"

"T-tapi anda berbeda." Jawab Ter dengan nada yang gugup karena takut salah menjawab lagi.

⟨ Quest telah di berikan: Kalahkan 100.000 manusia, Hadiah: 20.000 point shop 5.000 point stat, Hukuman: -1000 reputasi ⟩

"Wahh... Kalau begitu apalagi yang perlu di tunggu." Ujar nya setelah melihat layar quest itu.

Daniel pun berlari dengan kecepatan tinggi dengan Ter mengikuti nya dari belakang, tujuan mereka berdua hanya satu, yaitu menghabisi nyawa para prajurit Rasril tersebut.

Jarak antara Daniel dengan manusia-manusia itu pun kian mendekat, senyuman tidak bisa dihentikan dari wajahnya akibat membayangkan berapa banyak level nya yang akan bertambah.

50 Meter...

20 Meter...

10 Meter...

"BAIKLAH KE SINI KALIAN SEMUA PARA LEVEL KU."

1
mabar
menonjol ^_^
Achmad Riadi
klu bisa haremnya jangan terlalu banyak ya author, jgn disetiap 5 chapter cewe baru muncul
Fikri Ramadhan
bgs mantap
Jelly: Jangan lupa baca novel terbaru aku ya, di jamin seruuu👍👍👍
total 1 replies
kay
bang saya baru bikin novel coba abang baca baru belajar nulis novel soal nya
Yukito Kenzu: bisa gk, gk. pake sudut pandang pov pov apa lah, gk jelas, kalau mau langsung ajh, kasih pembicaraan tokoh tokoh nya, contoh'kok dia bisa tau yah, kalau saya sedang merencanakan sesuatu" gitu, gk usah pake pov pov segala risih gua baca nya
total 1 replies
Mr.Fisherman
Lnjut lgi dan smngt trus bro🤠
Jelly: oke bro👍👍👍
total 1 replies
Mr.Fisherman
Cathrine Wangy Wangy 😅🤏
Jelly: 🤨🤨📸📸📸
total 1 replies
jingga
jelek amat ceritanya membosankan
mario82
belajar sihir contrac slave
mario82
janggal
mario82
jatuh cinta si elenaor
mario82
suka 660
la beneamata
mc sok ,kesannya jadi naifff
la beneamata
vote anjlok,mc naifff
la beneamata
mc naif,mulanya vote anjlokkk
la beneamata
bingung,mc siapa sih bab ini?? aku kan cuma pembaca kok jadi aku jadi mc
WhoAmI?
dah lah malas
Ziren
lanjut thor, masi ada saya yg selalu senantiasa menantikan novel mu ini
Raphael
lanjut
Fatha M
sangat janggal dengan kata-kata 'aku'....
menyatakan bhw mc yg bercerita bukan author...
Fatha M
kalo bisa jangan mc yg bercerita, tapi author...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!