NovelToon NovelToon
Fake Family (END)

Fake Family (END)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: R. Wahyu

Lintang adalah seorang gadis berusia enam belas tahun biasa. Dia hidup sebatang kara setelah ibunya yang menderita penyakit kanker rahim meninggal. Ibu Lintang rupanya mewariskan hutang lima puluh juta pada rentenir sehingga dia dipaksa membayarnya. Saat itu, munculah Langit, mantan bos almarhum ibunya, CEO perusahaan konveksi terbesar di kota Surabaya. Langit bersedia membayar semua hutang Lintang dengan satu syarat, Lintang harus menjadi anak angkatnya. Apakah tujuan Langit sebenarnya?

Follow my IG ya @rachmahwahyu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R. Wahyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24

"Awas kamu ya berani begini lagi! Kupecat kamu!" ancam Langit benar-benar marah.

"Ampun Tuan, Saya berjanji tak akan melakukannya lagi," geleng Awan.

Lintang tak tahu harus prihatin atau tertawa melihat tingkah alaynya. Tapi rasanya Lintang juga akan ketakutan kalau dimarahi seperti itu oleh Langit. Padahal Langit jarang sekali marah.

"Sudah deh, ayo cepat turun dan makan," kata Langit akhirnya.

Langit meninggalkan kamar Awan sambil masih berusaha menghapus make up Chan-chan yang menor.

"Langit sampai semarah itu ya," kata Lintang.

"Dia itu jarang marah, tapi kalau sudah marah jangan harap bisa hidup. Pokoknya jangan sampai mengganggu Chan-chan deh, bisa habis dihajar," kata Awan sambil mengusap keringat dinginnya.

Lintang mengangguk mengerti. Setelah membersihkan make up karena merasa risih, Lintang turun ke ruang makan. Semua anggota keluarga sudah berkumpul kecuali Guntur yang sepertinya belum datang.

Lintang mengamati kebiasaan-kebiasaan kecil keluarga barunya di meja makan. Awan seperti bisa hanya makan sedikit dan lebih banyak minum kopi dan merokok. Surya lebih banyak membaca Koran dari pada makan. Sementara Langit, dia sepertinya tidak akan makan sebelum Chandra menghabiskan semua makanannya, padahal Chandra itu makannya sangat sulit dan lebih suka berlari-lari, benar-benar ayah yang perhatian.

Setelah lama berkejar-kejaran akhirnya, Chandra mau makan juga, namun hanya sekitar empat sendok makan saja setelah itu dia sibuk berlarian lagi. Langit dengan sabar terus merayunya agar mau makan dengan berbagai rayuan seperti "Ayo makan yang banyak, biar cepat besar," atau "Ayo makan biar tambah tinggi, biar nggak sakit," dan lain sebagainya.

Namun dasar Chandra, sama sekali tidak tertarik dengan gombalan Langit. Dia malah asyik menyanyikan lagu Barney kesukaannya yang sudah hapal diluar kepala.

"I love you! You love me! We are happy family, with the grab big hug and a kiss for me to you, would you say you love me too....,"

Awan hanya geleng-geleng kepala mendengar suara nyanyoan Chandra yang ceria itu.

"Wah Chan-chan, kamu kecil-kecil sudah hapal lagu erotis begitu ya...," kata Awan sambil tertawa.

Chandra langsung memandang Awan dengan penuh tanya.

"Erotis itu apa?" tanya Chandra dengan wajah lugunya.

"Erotis adalah....."

"Awan! Kamu mau kuhajar ya! Jangan mengajari Chandra yang enggak-enggak!" bentak Langit. Awan hanya nyengir. Lintang dan Surya terbahak. Lintang baru pertama kali melihat adegan semacam ini. Lintang merasa bahwa peran Awan dan Langit sepertinya terbalik.

Setelah acara makan selesai dan mencuci piring. Lintang duduk-duduk gazebo yang ada di taman belakang sambil melihat kolam ikan dan bintang yang terlihat terang di langit malam yang cerah.

"Mau coklat panas Lintang?" tawar Surya yang muncul dari dalam rumah sambil membawa dua buah mug di tangannya. Lintang menerimanya dengan senang hati.

"Terima kasih, Kek."

Lintang senang sekali saat coklat yang manis agak pahit itu lewat di mulutnya. Gadis itu merebahkan diri di lantai gazebo sementara Surya duduk di sampingnya.

"Bagaimana, Lintang? Apa kamu senang tinggal di sini?" tanya Surya.

Lintang tersenyum kecil "Aku hampir nggak menyangka. Baru kemarin aku kelabakan cari uang dan menggembel karena diusir dari kosku, tapi hari ini aku bisa berbaring dengan nyaman di gazebo ini," akunya.

Surya melengkungkan bibir dan meminum coklat panasnya. "Dunia memang berputar dengan cepat. Dua tahun lalu aku juga sama. Hanya seorang gembel yang mengais rejeki di sampah dan sekarang duduk di sampingmu sambil minum coklat panas."

Lintang tertegun mendengar kata-kata Surya itu. Dia bangun dan menoleh ke arah Surya.

"Lho kakek bukan ayah kandung Langit?" tanya Lintang.

"Memangnya kami terlihat mirip?" Surya balik bertanya.

1
Wati Estiningsih
Luar biasa
Unyil_unyu
keren bngt, halunya gk tanggung tanggung....langsung jebol ke langit tingkat 9......war biasa
Bayu Idm
lanjuuutttt
Bian
yahh gantung neh kak
Semesta Indah Maharani
masih kutunggu season 2
Semesta Indah Maharani
novel yang masih setia ku tunggu season 2 sampai hari ini❤
Clara Safitri
lanjut dunk. belum seru..langit lintang nikah gitu terus punya anak dan perjalanan kisah hidup mereka dan yang lainnya. kalau digantung kurang seru
Clara Safitri
gak masuk akal thor masak waktu SD. Sd umur 12 tahun guntur 17 tahun.katanya langit 33 tahun...itukan gak sampai..setidaknya itu mah pas SMP thor..harus teliti thor bikin ceritanya
Clara Safitri
apa awan itu cewek jadi2an ia. cewek jadi2ankan sekarang banyak yang cantik2
Fa Rel
sungai brantas dket rmh ku thor😂🙄
A
Keluarga yang aneh. Kek nya seru nih
mida Amqam
dari tulisan tulisan yang aku baca di aplikasi ini, novel ini yang membuat aku jatuh cinta. terima kasih, sudah menulid dan berbagi novel ini.
👑 N¡e©hα💣
kenapa gk di suguhin gambarnya siih..
Yusni
kok ngegantung sih ceritanya..
pawon Ibuk
laaaafffff
pawon Ibuk
eh,itu tante awannya hybrid?
Fitria Dafina
Guntur phobia gelap ya 😢
Fitria Dafina
Semoga mereka akn selalu bersama 😍😍😍😍😍
Fitria Dafina
Adaaa aja tingkah konyolnya keluarga ini..🤣🤣🤣
Fitria Dafina
Chat WA nya langit prasaan ngak pernah beres yaa 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!