NovelToon NovelToon
Golden Memories Putih Abu-Abu

Golden Memories Putih Abu-Abu

Status: tamat
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ella

Siapa yang percaya jatuh cinta pada pandangan pertama?

Nayla merasakan getaran di kalbunya ketika bertemu dengan seorang laki-laki jenius, tampan, berkharisma, dan humoris. Laki-laki bernama Dito berhasil menghadirkan cinta di hatinya.

Setelah menjalani hubungan bersama Dito, akhirnya Dito meminta Nayla menikah diam-diam dengannya ketika mereka masih duduk masa putih-abu-abu.

Akankah Nayla menerima lamaran Dito?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Naksir Nayla

Nayla berjalan menuju kelasnya sambil tertunduk sesekali dia menghembuskan nafas panjang mengingat kembali kejadian di perpustakaan ketika berada di pelukan Dito.

"Dito kenapa kamu buat aku kepikiran kamu terus, sebenarnya kamu itu tipe cowok gimana? semua cewek di sekolah ini pada mengidolakan kamu, menginginkan jadi pacar kamu, huufffttt.. Astaga kenapa aku jadi kepikiran gini sih.. pokoknya jangan sampe kejebak dengan perasaanmu sendiri Nay.. Ok" batin Nayla

Nayla meneruskan langkahnya menuju kelas, pada saat menuju kelasnya Nayla berpapasan dengan Jodi.

"Hai, Nayla.. " ucap Jodi

"Ehh.. Ya.. Hai kak"

"Dari mana? "

"Dari perpustakaan,"

"Emang gurunya nggak masuk?

"Nggak kak, gurunya lagi sakit"

"ooo.. rajin benar kamu ke perpustakaan?"

"Akh.. nggak juga kak, "

"mmm.. nanti sore jangan lupa jadwal latihannya. "

"Iya.. kak pasti.. "

"mmm.. Nay, Naning ada ngomong sesuatu nggak sama kamu? Tanya Jodi

Nayla diam sejenak dan langsung ingat dengan perkataan dari Naning.

"Naya, Kak Jodi Naksir kamu" ingatan Nayla yang diucapkan oleh Naning

"Nggak ada tuh kak, emang ngomong apa? "

Tanya Nayla pura-pura tidak tahu

"Jadi gini Nay... " ucap Jodi terhenti karena tiba-tiba datang seorang cewek yang menggandeng Jodi

"Jodi aku mau ngomong sesuatu sama kamu" ucap Merry yang datang menggandeng tangan Jodi

"Mau ngomong apa lagi" ucap Jodi dengan suara meninggi.

"Kamu mau cari mangsa baru lagi?" ucap Merry kesal kepada Jodi "Heee kamu, " ucap Merry yang langsung menunjuk ke wajah Nayla. "Aku peringatkan yah jangan dekat-dekat sama Jodi, Jodi ini pacar aku, dasar ganjen" ucap Merry menghardik Nayla.

"Yeeee.. biasa aja kali ngomongnya, nggak usah pake nunjuk-nunjuk segala" ucap Nayla ketus dan menepis tangan Merry

"He.. Anak baru besar juga nyali kamu" ucap Merry sambil mendorong Nayla.

Merasa kesal Nayla maju dan balik mendorong Merry "Emang kenapa kalau anak baru, bisa ditindas seenaknya gitu, lagian siapa juga yang dekatin cowok kamu" ucap Nayla sudah mulai tersulut amarah

"Mau aku gampar mulut kamu biar tahu sopan santun dikit" ucap Merry yang mau menampar Nayla tapi tangannya ditahan oleh Jodi

"Mer, kamu tuh selalu buat gara-gara, aku dan Nayla hanya ngobrol aku hanya mengingatkan dia kalau jadwal latihan Voli nanti sore, itu saja nggak lebih" ucap Jodi

"Tuh dengerin baik-baik pake kuping jangan pake jidat" ucap Nayla sambil menunjuk telinga dan Dahinya serta langsung pergi meninggalkan Jodi dan Merry dengan kesal

"Kamu...." ucap Merry dengan kesal dan langsung ditahan oleh Jodi.

"Sudah cukup Merry aku muak dengan tingkahmu yang posesif" ucap Jodi sambil meninggalkan Merry.

"Hey.. Jodi tunggu kamu mau ke mana" Merry mengejar Jodi

"Cewek aneh, siapa juga yang mau dekatin cowok kamu, sekalipun Naning sudah bilang apa maksud Jodi" batin Nayla kesal.

Prrrrok.. prrrok.. prrrok.. suara tepuk tangan dari Naning yang bersembunyi di tiang penyanggah sekolah,

"Bravo.. Nay.. Bravoo. Gue salut sama Looohhh, gitu donk" Ucap Naning yang langsung menggandeng bahu Nayla.

"Ngapain kamu sembunyi disitu? " tanya Nayla kesal

"Mmmm... nyimak.. "

"Dasar.. " ucap Nayla dengan kesal

"Coba kamu sama Irna kayak tadi, aku bakalan salut banget sama kamu, " ucap Naning sambil mengancungkan jempolnya

"Maksud kamu..?

"Kamu tuh terlalu lemah ngadapin Irna, Dikata-katain kasar dieeemm aja, balas kek' apa gitu"

"Lemah apanya, aku cuma nggak mau berantem apalagi adu mulut"

"Lah.. tadi itu apa coba, adu kuping maksudnya. "

"Kamu tuh yah, udah akh.. yukk ke kelas" ucap Naning

"Sampe kapan kamu ngalah terus sama Irna?"

"Kan ada kamu bodyguard aku.. Hahahaha" ucap Nayla

"Sarap.. "

"Hahahahahahaha " Nayla tertawa

Naning dan Nayla menuju kelas sambil bergandengan, sampainya di kelas mereka saling berpandangan ketika melihat mata sembab Jojo.

"Kamu kenapa Jo'? " tanya Nayla

"Hu'um sepertinya habis nangis" ucap Naning

"Hiks.. Hiks.. Kak Aldo " ucap Jojo

"Ada apa dengan Aldo? " tanya Naning

"Ditelepon si Takur"

"Maksudnya bapak kamu telepon Aldo? " tanya Nayla

"Hu'um" jawab Jojo dengan menganggukkan kepala

"Apa yang dikatakan Takur sama Aldo? " tanya Naning

"Diminta untuk tidak berteman denganku lagi, nggak usah dekat-dekatin aku lagi, ditambah nggak usah jalan atau kencan.. huaaaaa... huaaaaaaa... huaaa... " ucap Jojo dengan tangisnya pecah sehingga teman-teman yang di kelas langsung melihat ke arah mereka.

"ssssttttt.. " ucap Nayla sambil menutup mulut Jojo

"Hahahahaha.. kasian kamu Jo' baru sekali kencan langsung dicut sama si Takur" ucap Naning

"Nangis juga nggak usah dilebih-lebihkan kali, nggak malu apa dilihat teman-teman" ucap Nayla sambil melepaskan tangannya

"Hiks... Hiks, " isak Jojo

"Terus apa tanggapannya Aldo? " tanya Naning

"Kak Aldo bilangnya nggak apa-apa." Ucap Jojo

"Aldo nggak mutusin hubungannya dengan kamu kan? " lanjut Naning

"Nggak" ucap Jojo

"Lah.. bagus dong nggak mutusin kamu, kenapa kamunya yang lebay gitu? " Tanya Naning

"Cuma aku khawatir kalau sampai kak Aldo ngelirik cewek lain walaupun Kak Aldo tidak mempermasalahkan si Takur" Ucap Jojo lirih

"Yah.. intinya kan Aldo nggak mutusin kamu, paling nggak kamu kan masih bisa ketemu di sekolah, lewat chating, atau telepon kan" ucap Naning yang hanya dijawab anggukan kepala oleh Jojo sembari menghapus air matanya.

"Kamu kenapa Nay? aku perhatiin kamu bengong saja. " Tanya Jojo melihat Nayla tidak memperhatikan percakapannya dengan Naning

"Kepikiran Jodi yah? " lanjut Naning

"Ikh.. ngapain mikirin dia, BeTeWe apa yang diomongin Jodi sama Kamu" ucap Nayla.

"Gini yah Nay, kamu tuh udah beredar kabar di kalangan pengurus OSIS kalau Jodi itu naksir kamu, dan berita itu sudah sampe di telinga Merry makanya dia seperti nggak terima kalau Jodi sampe mutusin dia gara-gara kamu" ucap Naning

"Dasar cewek sarap siapa juga yang mau jadian sama Jodi, aku menghargai Jodi karena dia senior itu saja, kalau Jodi ada perasaan sama aku yah itu terserah Jodi, kalau pun diungkapin aku bakalan nolak 100% nggak mau aku berurusan sama Merry" jelas Nayla dan sekaligus ingin memperoleh informasi.

"Waktu seleksi tim voli kamu kan temuin Jojo ambil seragam kamu, niatnya aku nyusul kamu, tapi malah dijegat sama Jodi dan tanya seberapa dekat aku sama kamu" ucap Naning

"Terus kamu ngomong apa? " Tanya Nayla semakin penasaran

"Yah, aku jawab seadanya, dia tanya kenal kamu di mana aku jelasin aku sama kamu kenal waktu awal masuk SMP dan gabung di TIM Voli Putri SMP. Selain itu aku juga bilang kalau kamu adalah atasan aku alias ketua osis." ucap Naning

"Tanggapannya apa? " tanya Nayla.

"Dia cuma mengangguk-anggukan kepalanya, dan nanya kamu sudah punya pacar atau belum, Yah aku jawab saja Nayla memang dekat sama teman-teman cowok kak, tapi bukan berarti dia cewek gampangan, terkadang cowok salah persepsi dengan kebaikan mereka dan menganggap Nayla suka sama mereka, kalau untuk pacar Nayla adalah orang pemilih kak" ucap Naning menjelaskan kepada Nayla.

"Sembarangan bilang aku pemilih" cibir Nayla kepada Naning

"Kak Aldo juga pernah tanya hal itu sama aku kalau kamu punya pacar atau tidak kirain dia suka sama kamu juga awalnya Nay" Ucap Jojo

"kamu tau nggak Nay, bahkan kak Jodi sempat tanya sama aku kalau kamu dan Dito pacaran atau tidak " ucap Naning

"O.. ya terus kamu jawab apa? " Tanya Nayla penasaran

"Masih proses PDKT kak" ucap Naning

"Kenapa nggak jawab kalau aku sama Dito pacaran? " ucap Nayla.

Mendengar perkataan Nayla, Naning dan Jojo langsung saling pandang dengan ekspresi heran.

"Jadi kamu benar pacaran sama Dito? " tanya Naning dengan antusias

"Kapan jadiannya?" Tanya Jojo

"Kok baru kasih tahu sekarang? " Tanya Naning

Mendengar pertanyaan bertubi-tubi dari Jojo dan Naning Nayla langsung tertawa.

"Siapa yang pacaran sama Dito? " ucap Nayla

"Lah.. itu tadi ngomong sudah pacaran" lanjut Jojo

"Ampun deh, kan aku cuma berargumen, kalau seandainya Naning bilang aku pacaran sam Dito yah si Jodi bakalan mundur dengan sendirinya. Karena Dito bukan saingannya. Iya kan"

"Bohong dosa loh Nay" ucap Jojo

"Jangan-jangan kamu sembunyiin sesuatu dari kita-kita" ucap Naning.

"Sembunyiin apa? nggak ada kok" ucap Nayla.

"Ngaku sajalah Nay, ribet banget hidup loh" ucap Jojo

"Aku nggak jadian sama dia, aku kan cuma bilang sama Naning kenapa nggak bilang kalau aku dan Dito pacaran sehingga Jodi akan mundur dengan sendirinya" ucap Nayla

"Nggak jadian sih, saling naksir tapi gengsi" ucap Naning

"Ye' sembarangan kalau ngomong sapa juga yang naksir" ucap Nayla kesal

"A... llllaaaaahhhh... nggak usah ngeles loo Nay, kelihatan dari matamu kalau kamu naksir kan sama Dito" ucap Naning

"Ye' sok tau kamu" ucap Nayla

"Bener juga nggak apa-apa sih Nay, nggak ada untung dan ruginya sama kamu," ucap Naning

"Ada dodol, kalau mereka bersatu yah untungnya sama mereka berdua, pas cocok serasi, yang satu cantik, yang satu ganteng, ruginya akan menjadi hari patah hati sedunia, hahahahaha" ucap Jojo

"Benar.. benar.. apalagi cewek dan cowok yang naksir diam-diam sama mereka. " lanjut Naning

"Apaan sih" ucap Nayla

"Kali ini kamu menjadi primadona di sekolah, banyak tuh yang pada naksir" ucap Jojo

"Ye' sembarangan, Betewe Rizal benaran nggak masuk nih? " tanya Nayla mengalihkan pembicaraan

"Nggak masuk dia, " ucap Naning

"Ada apa yah?" tanya Nayla

"Mana gue tau, emang gue emaknya" ucap Naning.

"isss. . nyebelin banget jadi cewek" ucap Nayla sambil mencibir

"Kali saja dia ada urusan gitu" ucap Naning

"Ekh udah bel pergantian jam" ucap Nayla.

"Gurunya ada nggak sih? " tanya Naning

"Ada, pas waktu aku dari perpustakaan Pak Dirman baru datang, entah minta izin atau terlambat aku juga nggak tau" Ucap Nayla.

Tidak lama kemudian Pak Dirman masuk kelas, disusul Feby dan Cicin serta siswa lainnya.

"Siap... Hormat" komando Nayla

" Selamat Siang Pak"

"Selamat Siang anak-anak, kita lanjutkan materi Geografi silahkan keluarkan buku catatan dan buku cetak kalian"

"Baik Pak"

Mata pelajaran dimulai seluruh siswa mendengarkan penjelasan dari pak Dirman, kemudian pak Dirman membuat kelompok diskusi agar seluruh siswa aktif dalam pembelajaran.

Dua jam pelajaran tak terasa telah berlalu bel tanda mata pelajaran selesai dan usai sekolah berbunyi.

"Baik anak-anak sampai di sini pelajaran kita hari ini, nanti kita lanjutkan pertemuan berikutnya. Semua bersiap"

"Semua bersiap, " ucap Nayla memberi aba-aba. "Baik teman-teman sebelum kita mengakhiri mata pelajaran hari ini marilah kita berdoa sesuai dengan keyakinan kita masing-masing" lanjut Nayla.

"Berdoa mulai" ucap Nayla. semua khusuk dalam berdoa. "Berdoa selesai. Semuanya.. Siap.. Hormat. "

"Terima kasih"

Setelah selesai semua siswa berhamburan keluar kelas dan menuju pintu gerbang sekolah.

"Fe' aku ke rumah kamu yah" ucap Nayla

"Ok.. yuk, " ucap Feby

Ketika sampai di gerbang pintu utama sekolah, mereka mengucapkan selamat berpisah. Feby langsung menyodorkan helm kepada Nayla dan menggonceng Nayla menuju ke rumahnya.

***

1
Atun solihah
sangat bagus thor
Dewi Agustin
Luar biasa
Dewi Agustin
Lumayan
Yani Cuhayanih
Kalau orang sunda bilang Dito itu panglayar tp malah jd panglayur karena malah demen sama cewe gebetan temen sendiri....
Yani Cuhayanih
Gedeq banget aku si irna aku bikin gudeg dech sekalian .....
Yani Cuhayanih
Bagus bagus lannjuuut
Yani Cuhayanih
Aku mampir thor sekalian mo nostalgian masa SMA dulu sekedar healing yg gratisan .....mantaaap
Moertini
terimakasih thor sudah tamat cerita yang bagus seru lucu sangat menghibur betul2 menggambarkan masa2 sekolah SMA sangat pas asyik banyak pembelajaran yg baik dan buruk ada drama keluarga yg mengharukan dilanjutkan yaaa terus berkarya semangat
Indrijati Saptarita
ngaku aja nayla... kebiasaan nyimpan rahasia
Beby Beby
ok
TriAileen
Dito idaman bget
Ari Mulyati
aku kembali baca ulang entah yg ke berapa x ini,,,, nunggu yg seasin 2 nya lama up nya,,, ga tau othor nya masih inget apa ngga buat lanjut yg season 2 itu heheheheh aku sih berharap di lanjutin,, tapi ya sudahlah ga bisa maksa juga,,, butuh waktu buat mikir juga buat bikin part nya yah Thor,,,, aku hanya bisa menunggu dan menunggu,, dan sambil menunggu aku baca lagi yg ini,,,
Ari Mulyati
kenapa aku ga bisa moveon yah dari novel ini,,,,8ni aku mau baca ulang lagi,,entah udah yg keberapa x,,,,
ka Ella kapan mau nerusin yg sebelah,,,aku kangen dengan kehangatan Dito,Nayla,,,,
kanjengprewty_
Cerita yang menarik
Ari Mulyati
mantulll aku suka sekali novel ini,,,, ampe skrg belum bisa move on,,,dan sering di ulang berkali kali baca nya,,,
Nurdika Natasya
bagus banget thor sumpah aku suka novel nya banyak inspirasi dan kata" bijak nya ku tunggu season 2 nya ya 😌🤍
Mariani Nindy
waaaaahhh udah lama menunggu untk yang season 2 thoorr ,,, akhirnya up juga ,, sellu setia menunggu karyamu thor ttp semangaaatttt 💪💪💪 sukses selaluu
gillar nurj🤣🤣🤣🤣
wahhh kayaknya author demam lagu dan film cinta karena cinta🤔🤔sampai lanjutan nayla dan ditto juga judulnya cinta karena cinta🙄🙄
gillar nurj🤣🤣🤣🤣: oh iya gpp thor aku cuma ngomen soalna sama judulnya😁😁
total 5 replies
Tri Utami
season ke 2 nya kapan thor. q menunggu...
Tri Utami: yg dito nayla jgan bt mereka ribut gara2 pelakor n pebinor y thor. bt mereka saling percaya n tetep romantis dg hub mereka. bt pelakor n pebinor pergi sendiri dg melihat ke romantisan meraka.
total 5 replies
Ari Mulyati
aku ga bisa move on dari novel ini,,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!