NovelToon NovelToon
Sesal Yang Terlambat

Sesal Yang Terlambat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul
Popularitas:11.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.

Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.

Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.

Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.

Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25

Tiba di rumah pak Gunawan dan Bu Salma langsung mengeluarkan semua amplop itu dari dalam tas nya, mata mereka berdua berbinar melihat amplop yang begitu banyak.

"Pa, uang nya pasti banyak. Tidak salah Andin menikah dengan Rayan, walaupun dia mandul!" Bu Arum berkata pada suami nya.

"Benar bu, ayo kita buka amplop nya dan hitung jumlah uang nya!" Ajak pak Gunawan dengan tidak sabar.

"Ayo pak!" Jawab bu Salma.

Pasangan suami istri serakah itu pun membuka amplop itu satu persatu, dan mulai menghitung uang nya. Rasa kantuk seketika langsung lenyap, saat melihat uang merah dan biru yang ada di dalam amplop itu.

"Bu, bagai mana jika Rayan dan keluarga nya menanyakan semua amplop ini?" Tanya pak Gunawan pada istri nya.

"Sudah lah pak, mereka kan orang kaya. Jadi mereka tidak akan mengingat uang yang tidak seberapa ini!" Jawab Bu Salma.

"Benar juga bu, dengan uang ini kita bisa bersenang - senang. Toh kita tidak perlu lagi memikirkan sewa rumah ini, karena setelah ini kita akan ikut Andin pindah ke rumah nya!" Pak Gunawan kembali berkata.

Menjelang pagi, baru lah pak Gunawan dan bu Salma selesai menghitung uang amplop itu. Jumlah nya cukup banyak, hampir mencapai angka seratus juta rupiah. Pak Gunawan dan bu Salma sangat senang, mereka sudah cukup lama tidak memegang uang dalam jumlah besar.

Uang yang mereka gunakan untuk menyewa rumah ini di dapatkan dengan menipu orang lain, dan sepanjang hidup mereka yang mereka lakukan hanya lah menipu saja.

"Pa, Mama ngantuk banget. Mama tidur dulu ya!" Bu Salma berkata pada suami nya.

"Papa juga ngantuk Ma, Papa juga mau tidur!" Pak Gunawan pun segera menyusul istri nya.

Dia membaringkan tubuh nya di samping sang istri, pasangan suami istri itu tertidur dengan nyenyak. Mereka tidur dengan mimpi indah mereka tentang kehidupan yang di penuhi dengan kemewahan selanjut nya.

******

Hari sudah beranjak siang, pasangan pengantin itu pun terbangun dari tidur nya. Andin merasakan tubuh nya lelah sekali, kandungan nya yang hampir memasuki usia 6 bulan membuat nya mudah terasa letih.

"Mas, ini sudah siang ya?" Andin bertanya pada Rayan.

"Iya sayang!" Jawab Rayan sambil tersenyum.

Tok, tok, tok.

Andin dan Rayan di kejutkan dengan ketukan di pintu, mereka saling memandang dengan heran.

"Siapa mas?" Tanya Andin heran.

"Entah lah, biar mas lihat dulu!" Rayan pun bergegas berjalan ke arah pintu.

Ceklek.

Pintu pun terbuka, di deoan pintu berdiri Bu Arum dan Arini.

"Ibu sama mbak Arini, ada apa?" Tanya Rayan pada kedua nya.

"Rayan, ibu mau tanya sama kamu. Apakah kamu udah ambil semua amplop dari para tamu undangan? Ibu sama Arini mau mengambil nya, tapi udah gak ada lagi!" Tanya bu Arum pada putra nya.

"Gak kok bu, semalam setelah acara selesai kami langsung ke kamar. Kan ibu sendiri yang membantu Andin semalam!" Rayan mengingatkan ibu nya.

"Apa mungkin Andin ya?" Tanya Arini.

"Gak mungkin dong mbak, kan Andin gak keluar - keluar semalam!" Jawab Rayan menyangkal tuduhan Arini.

"Lalu siapa dong yang mengambil nya? Tamu undangan nya banyak Rayan, jadi amplop nya pasti banyak!" Bu Arum berkata dengan wajah cemberut.

Ketiga nya terdiam, asyik dengan fikiran masing - masing yang saling menduga.

"Siapa mas?" Tanya Andin yang ikut berjalan ke pintu.

"Ini sayang, ibu sama mbak Arini!" Jawab Rayan sambil menoleh pada Andin.

"Ibu sama mbak Arini, ada apa ya?" Tanya Andin heran.

"Ibu sama Arini mau menanyakan sama kalian, siapa yang udah ambil semua amplop yang ada di dalam kotak. Pas Ibu sama Arini mau ambil, semua nya udah gak ada!" Jelas bu Arum pad Andin.

Seketika Andin terdiam, dia bisa menebak ke mana hilang nya semua amplop itu. Andin yakin, pasti kedua orang tua nya yang sudah mengambil nya.

"Andin, apakah kau tahu siapa yang mengambil nya?" Tanya bu Arum.

"Eh,, enggak kok bu!" Jawab Andin dengan gugup.

"Ya udah deh, kalian lanjutkan istirahat nya, ibu sama Arini pergi dulu!" Bu Arum pamit pada anak dan menantu nya.

"Iya bu!" Jawab Andin lagi.

Bu Arum dan Arini pergi dari sana, mereka menuju ke ruangan cctv. Di Ball Room hotel itu pasti ada kamera cctv, bu Arum dan Arini ingin mengecek nya.

"Pak, kami dari keluarga yang kemarin mengadakan acara pernikahan di Ball Room hotel ini. Kami ingin melihat siapa yang mengambil sema uang dari kotak amplop tamu undangan!" Arini berbicara pada petugas yang berjaga di ruangan pengawas.

"Kapan hilang nya bu?" Tanya petugas itu.

"Entah lah, kami tidak tahu pasti nya pak.Tadi malam setelah acara selesai, kami langsung istirahat karena capek.Tapi pagi ini saat kami ingin mengambil nya, semua nya sudah hilang!" Jelas Arini pada petugas itu.

"Baik lah bu, berarti kita mulai dari setelah acara selesai tadi malam! Mari ikut saya!" Jawab petugas itu.

Bu Arum dan Arini berjalan mengikuti petugas itu dari belakang, mereka ingin tahu kemana hilang nya semua amplop itu.

Petugas itu mulai memeriksa rekaman dari ruangan khusus cctv, bu Arum dan Arini melihat nya dengan teliti. Di mulai sesaat sebelum acara selesai, mata bu Arum dan Arini tidak berkedip melihat ke layar komputer itu.

Hingga pada saat acara selesai, mata mereka melihat pasangan suami istri yang mereka kenali mengambil semua amplop itu.

"Pak Gunawan dan bu Salma, jadi mereka yang mengambil nya!" Bu Salma berkata dengan geram.

"Ini tidak bisa di biarkan, ternyata mereka yang mengambil nya!" Arini berkata dengan geram nya.

"Ayo Arini, kita datang mereka. Enak saja, kita yang membiayai acara pernikahan ini tapi mereka yang mengambil uang nya!" Bu Arum mengajak Arini menemui mereka.

"Ayo bu!" Jawab Arini dengan tidak kalah geram.

"Tapi Rin, lebih baik kita bilang dulu sama Rayan. Dia harus tahu bahwa mertua nya yang mengambil semua uang itu!" Bu Arum kembali berkata.

"Tidak perlu bu, nanti saja. Kita harus mendapatkan semua uang itu kembali, setelah itu baru kita bicara dengan Rayan. Nanti uang nya keburu habis!" Ujar Arini lagi lagi.

"Kamu benar Rin, kita harus mendapatkan uang itu kembali secepat nya!" Bu Arum setuju dengan apa yang di katakan oleh Arini.

Kedua nya langsung menuju ke kediaman orang tua nya Andin, mereka tidak rela uang itu di ambil oleh orang tua nya Andin. Di dalam pernikahan Rayan dan Andin, semua nya di biayai oleh Rayan dan keluarga nya. Tidak sepeser pun keluarga Andin mengeluarkan uang.

1
Ma Em
Bu Arum makan tuh menantu pilihan dan kesayangan Bu Arum , nikmati saja kan Bu Arum ingin punya besan kaya padahal cuma penipu nikmati saja itu pilihan Rayan dan Bu Arum .
Ma Em
Bu Arum emang besanmu itu kere cuma pura2 kaya untuk menguras harta Rayan , nikmati saja karma yg akan Bu Arum dan Rayan terima akibat keserakahan mu Bu Arum .
Ma Em
Sudah tdk sabar nunggu Rayyan dan keluarganya hancur , semua kebohongan nya terbongkar tentang Rayyan yg mandul dan Andin bkn anak seorang pengusaha tapi hanya anak seorang penipu .
Agunk Setyawan
thor lama banget mau bongkar
Agunk Setyawan
lama banget dari kemaren muter trus
Siti M Akil: bnr bngt 🤣
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
/Heart//Heart/
Agunk Setyawan
mau bongkar rahasia mandul lama bnget
Heni Setiyaningsih
semoga pak Hutama menarik sahamnya di perusahaan Rayyan
Ma Em
Ayo Melati cepat bertindak pecat si Berry suami Arini juga bongkar rahasia Rayan yg mandul biar Rayan dan keluarganya hancur .
Machmudah
hadehhh...gemes banget sm rayan and the gang......somplak sekeluarg
Lee Mba Young
Lanjuttt
Maziah ahmad
orang stress 🤮
Heni Setiyaningsih
keluarga gila
Ma Em
Rayan , Bu Arum kamu pasti akan menyesal dan menangis darah setelah tau kebenaran nya tentang si Andin yg hanya wanita kere yg pura2 kaya .
Ma Em
Rayan dan Bu Arum rayakan saja kemenangan mu karena sdh membuang melati dan memilih H Andin padahal itulah awal kehancuran dan penyesalanmu Rayan , semoga Melati bisa balas semua perbuatan Rayan dan keluarganya dan Alvian balas perbuatan Rayan .
Anonim
jgn klamaan melati balas semua’a
Heni Setiyaningsih
mungkin dr Silvy sdh tahu klo rayyan selingkuh
sutiasih kasih
dasar parasit klean smua🙄🙄
Heni Setiyaningsih
semoga cerita nya menarik thor
terus sehat dan semangat 😍💪
Ma Em
Duh sdh tdk sabar melihat kehancuran Rayan dan Bu Arum setelah tau anak yg dikandung Andin bkn darah daging nya Rayan dan Melati bisa membuktikan bahwa bkn Andin yg mandul tapi si Rayan .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!