Jiang Hao hanyalah pemuda yang lugu dan polos , jujur dan sedikit konyol , kehidupan sehari harinya seperti kebanyakan pemuda pada umumnya.
Memiliki cita cita keluarga yang bahagia dan keinginan untuk menjadi kaya .
Tapi kehidupan yang di idam idamkan di dalam pikirannya, tidak ada sama sekali.
Tatkala adik kandung yang baru pulang dari dinas militer masuk ke kehidupannya.
Merebut tunangan yang di mana dalam satu minggu akan ia nikahi, serta sikap dan sifat keluarganya yang berubah dengan memutuskan semua hubungan darah termasuk tunangan dan keluarganya.
Juga ia mendapat fitnah keji , sehingga tubuh dan jiwanya hampir mati, namun itu menjadi berkah tersembunyi, darah dan bakat bela dirinya keluar setelah 20 tahun tersegel.
Saat itu juga dunia bela diri kuno terguncang dan nama Jiang Hao menjadi legenda yang di takuti lawan serta kawan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 25 mengacau di tempat ritual
Sampai di tempat tujuan, Jiang Hao melihat pemandangan yang cukup mencekam , di mana ia melihat belasan jenius muda dari empat kerajaan dan Dinasti Qing terikat erat di tiang .
" ada dua ahli bumi level 7 dan 8 , juga beberapa ahli Formasi peringkat 5 " gumamnya mengamati secara seksama.
Saat ia sedang berfikir bagaimana cara menyelamatkan para sandera, posisi tempat ia berdiri telah diketahui oleh kelompok setan Darah.
Di mana mereka langsung secara cepat mengepung keberadaan Jiang Hao.
Shuuuthh..
Shuuuthh...
Jiang Hao langsung siaga , ia tidak menyangka bahwa pendengaran dan mata kelompok setan Darah begitu tajam, tanpa ragu Jiang Hao segera menyerang sosok berjubah hitam yang ada di dekatnya.
" pukulan penghancur bumi !"
Sosok berjubah hitam yang ada di dekatnya tidak bisa bereaksi cepat, dadanya remuk seketika terkena pukulan jurus penghancur bumi.
Ahhhh..
Mata merah Jiang Hao di balik topengnya sangat menakutkan,mata merah membara seperti bara api yang tidak pernah padam .
Zhong Zhifu berdiri pelan , aura tekanan yang sangat kuat muncul dari dalam tubuhnya, tekanan itu menyebar hingga 100 meter jauhnya .
" bajingan, kamu ternyata masih hidup , aku yakin bahwa kamu mendapatkan keuntungan di jurang kematian sampai berani datang menyerang dengan tangan terbuka " Zhong Zhifu terbang tanpa menggunakan media , secepat kilat mendekat ke arah Jiang Hao.
" aku sebenarnya tidak begitu berani , aku datang ada urusan dengan tawanan kalian " kata Jiang Hao menatap ke arah dua gadis muda yang terikat di tiang patok .
Qing Liyi dan Qing Caiya menatap bingung ke arah sosok pemuda bertopeng hitam yang datang untuk diri mereka .
" heh , apakah kamu tahu siapa mereka?"
Jiang Hao mengangguk " ya aku tahu, mereka berdua adalah dua gadis cantik dari rumah bordil Jiangqi, " katanya tersenyum lebar.
Wajah kedua gadis yang pucat itu begitu bersemu merah padam , Qing Caiya merasa tidak tahan " tuan , jangan sembarangan berbicara, kami berdua bukan dari rumah bordil Jiangqi " teriak Qing Caiya marah .
Jiang Hao menggelengkan kepala tanda tidak berdaya " sialan dua gadis itu , kenapa tidak bisa berpura-pura " kutuknya dalam hati .
Zhong Zhifu tersenyum mengerikan, " anak muda kamu memang kuat , tapi sekarang aku melihat bahwa dua gadis itu tidak mengenal dirimu dan aku tahu identitas mereka berdua " katanya memperlihatkan token identitas Dinasti Qing.
Jiang Hao menatap ke arah token berwarna merah dengan lambang naga melingkar di tengahnya .
Karena merasa tidak ada lagi cara untuk menipu ,ia secepat kilat menerjang ke arah para tahanan jenius muda yang terikat.
Melihat tindakan nekat dari pria bertopeng hitam itu, semua anggota serta para kepala kelompok setan Darah tercengang.
" baru kali ini ada yang berani secara terbuka menerobos sarang kelompok setan Darah kami !" Ucap Zhong Zhifu tertegun .
Jiang Hao mengayunkan tongkat penghancur langit ke arah pilar di tengah tengah kelompok berjubah hitam, namun hal itu tidak berhasil karena ada energi hitam menyelimuti pilar tersebut.
" hahahaha... bocah kamu sungguh hebat , tapi memecahkan pilar di tengah itu tidak bisa ... !"
Jiang Hao merasa diremehkan, ia melemparkan tongkat penghancur langitnya ke arah orang yang tertawa mengejek itu .
Wushhh..
" hei bocah... akh... !!"
Tongkat penghancur langit menembus tubuh pria berjubah hitam yang mentertawakan dirinya.
Jiang Hao sedikit menyeringai, ia mengangkat tangan kanannya dan tongkat secara otomatis kembali ke pemiliknya .
Snap
" bocah kamu tega membunuh anggota kami ..!"
Jiang Hao ingin tertawa , namun tidak bisa melakukannya, dalam hatinya ada rasa geli yang tidak terkira " sungguh bodoh , kelompok setan apanya , melihat anggota satu persatu tewas malah tidak mengambil tindakan " gumamnya dengan sedikit menggelengkan kepala.
Zhong Zhifu tersadar, matanya yang hitam begitu menusuk .
" semuanya bunuh bocah itu !" Teriak Zhong Zhifu dengan nada ganas.
" bunuh... !"
Jiang Hao tertawa nyaring, lalu berbalik berlari meninggalkan tempat ritual para jenius muda , dibelakangnya ,ratusan anggota setan Darah mengejar dengan kecepatan penuh.
Tempat ritual kembali sepi , para jenius muda begitu heran , mata mereka yang pucat terlihat aneh .
" Pangeran Chu , apa yang sebenarnya terjadi ?" Tanya salah satu jenius muda berusia 17 tahun keheranan.
" tidak tahu pangeran Qi , aku rasa itu ada hubungannya dengan Yang Mulia putri Caiya dan Yang Mulia putri Liyi " kata pemuda tampan yang memiliki postur tubuh tinggi kekar .
Semua orang memandang ke arah dua gadis muda yang tampak kebingungan, Qing Liyi yang sangat galak menatap tajam ke arah pangeran Chu .
" Chu Xian , apa yang kamu lihat , jaga mata kamu atau ayahanda Kaisar tidak akan mengampuni tindakanmu itu " kata Qing Liyi pedas .
Seketika semuanya terdiam, mereka takut bilamana sang putri akan benar benar melaporkan dan membuat satu kerajaan menghilang dalam semalam.
Di kejauhan terdengar ledakan keras yang terus menerus terjadi.
Semua jenius muda memperkirakan bahwa pertarungan antara pria bertopeng hitam dan kelompok setan Darah sudah dimulai.
" kakak perempuan, apakah kamu tahu dengan indentitas dari pria bertopeng hitam itu ," bisik Qing Liyi mendekat ke arah saudari perempuannya yang kembar di samping kanan .
" saudari Liyi apakah kamu lupa bahwa kita pernah bertemu dengannya saat di kota Jiangqi " ucap Qing Caiya datar, matanya yang berwarna hitam polos begitu dingin .
Qing Liyi menggelengkan kepalanya pelan , " ahh .. aku lupa.. !"
Boooommmmhh...
Ledakan keras tersebut membuat percakapan beberapa orang terhenti dalam sekejap, mata mereka melihat bahwa ada sosok tanpa baju tergeletak di dalam kawah.
" sial, kalian hanya bisa keroyokan, apa tidak malu dengan generasi muda seperti saya " teriak Jiang Hao mengumpat, topengnya tinggal separuh ,memperlihatkan setengah wajah yang penuh dengan luka dan tanah.
" bocah.. itu akibat menyinggung kelompok setan Darah kami " kata Zhong Zhifu dengan mata yang kejam .
Jiang Hao menyangga tubuhnya dengan tangan memegang tongkat penghancur langit, matanya melirik ke arah tongkat yang ada di tangannya.
" aneh , apakah ini hanya ilusi , tongkat ini seperti pedang " gumamnya dalam hati .
Ia teringat beberapa kalimat dalam buku pelajaran saat di kota Jiangnan, bahwa semua benda bisa menjadi senjata, bahkan pikiran juga bisa menjadi senjata.
Jiang Hao mulai memahami retorika tersebut, ia memejamkan kedua matanya perlahan, kemudian memasuki jiwa Tyrant Dewa Kuno yang masih dalam tahap keempat.
" tongkat yang aku pegang dan miliki adalah sebuah senjata, tidak akan hancur oleh masa dan waktu, akan aku ubah menjadi pedang penghancur langit , menghancurkan kejahatan sampai ke akar akarnya "
Tongkat penghancur langit yang awalnya penuh dengan retakan dan goresan, perlahan diselimuti oleh cahaya berwarna putih lembut , di mana tongkat yang memiliki panjang dua meter menjadi pedang berwarna merah dengan karakter dan atribut api menyala- nyala .
Semua orang yang menyaksikannya terkejut luar biasa, mata mereka seperti menyaksikan kelahiran baru senjata legendaris .
" makna hidup dan mati, reinkarnasi jiwa ... buka !!"
Ledakan .... !!"