Enam tahun menunggu suami pulang dari Korea, Nandin percaya semua pengorbanannya akan terbayar. Ia membesarkan dua anak kembar seorang diri, bekerja siang malam demi menyambung hidup, sementara suaminya tak pernah mengirim nafkah sedikit pun.
Namun kepulangan suaminya justru membawa surat perceraian.
Pengkhianatan itu menghancurkan hidup Nandin hingga ia kehilangan kewarasannya dan harus menjalani rehabilitasi di sebuah pondok di Jawa Timur. Terpisah dari kedua putri yang sangat dicintainya, Nandin berjuang bangkit dari luka yang nyaris merenggut hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhatu Lukita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ARC 2: ASMARA DI PONDOK REHABILITASI.
📢 PENGUMUMAN AUTHOR
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Halo, teman-teman pembaca setia Setelah Diceraikan, Aku Menemukan Rumah.
Sebelum kita memasuki ARC 2: ASMARA DI PONDOK REHABILITASI, izinkan saya sebagai author menyampaikan sesuatu yang sangat pribadi.
Banyak pembaca yang mengira kisah Nandin hanyalah sebuah cerita fiksi. Namun sebenarnya, sebagian perjalanan hidup yang akan kalian baca di arc berikutnya terinspirasi dari kisah nyata seorang sahabat yang pernah berada di tempat rehabilitasi yang sama dengan author.
Beliau adalah sosok yang sangat baik, kuat, dan penuh perjuangan. Seseorang yang pernah kehilangan banyak hal dalam hidupnya, namun tetap berusaha bertahan ketika dunia terasa begitu kejam.
Sayangnya, beliau telah berpulang mendahului kita.
Karena itu, sebelum melanjutkan perjalanan Nandin menuju pondok rehabilitasi, author mengajak teman-teman yang beragama Islam untuk bersama-sama mengirimkan doa dan membacakan Al-Fatihah untuk beliau.
Al-Fatihah.
Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya, menerima seluruh amal baiknya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.
Namun author juga ingin menyampaikan satu hal.
Meski kisah nyata yang menginspirasi cerita ini berakhir dengan perpisahan yang menyedihkan, kisah Nandin tidak akan berakhir seperti itu.
Di dalam novel ini, author ingin memberikan sebuah harapan.
Bahwa setelah kehilangan, masih ada kesempatan untuk menemukan kebahagiaan.
Bahwa setelah dikhianati, masih ada orang baik yang datang membawa ketulusan.
Bahwa setelah seseorang hancur, masih ada kesempatan untuk bangkit kembali.
Karena itulah perjalanan Nandin di novel ini akan menuju happy ending yang mungkin tidak pernah sempat didapatkan oleh sosok yang menginspirasi kisah ini di dunia nyata.
Terima kasih sudah bertahan membaca hingga sejauh ini.
Terima kasih sudah menangis, marah, dan ikut berjuang bersama Nandin.
Siapkan hati untuk memasuki babak baru.
Karena di sebuah pondok rehabilitasi sederhana di pelosok Jawa Timur, takdir sedang menyiapkan seseorang yang akan mengubah hidup Nandin untuk selamanya.
Sampai bertemu di ARC 2.
Dengan penuh cinta,
Dhatu Lukita ❤️