NovelToon NovelToon
OB Tampan Pencuri Hatiku

OB Tampan Pencuri Hatiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:331.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Enchya

Dimas Saputra seorang pemuda tampan yang sholeh, mendapatkan hati seorang wanita cantik yang kaya raya.

Seorang pemuda yang bekerja di sebuah perusahaan besar milik keluarga Haristian, kini telah memikat hati seorang putri cantik dari pemilik perusahaan tersebut.

Berawal dari kehidupan yang sederhana, membuat dirinya merasa tak pantas untuk mendampingi wanita yang begitu terlihat sempurna. Namun kenyataannya jika yang kuasa sudah berkehendak, semua yang tidak mungkin akan menjadi mungkin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Enchya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Papa Adit mematikan teleponnya setelah ikut mendengarkan perkataan Orang itu. Dan Lisa juga ikut mendengarnya. Lisa masih penasaran dengan sosok orang yang berniat untuk membunuh Risky itu.

"Terus bagaimana rencana papa

selanjutnya?." Tanya Lisa.

"Besuk papa akan ikut menemui orang itu."

"Hati-hati pah, orang itu berbahaya."

"Tenang sayang, papa akan membawa beberapa orang dari pihak kepolisian untuk langsung menangkap orang itu." Ujar papa Adit.

"Ya pah, Lisa boleh ikut pah besuk?"

"Tidak sayang, kamu besuk kan ada kuliah."

"Ya udah pah, Lisa juga besuk sore mau berangkat ke puncak."

"Ya sayang, kamu hati-hati ya di sana."

"Siap pah."

Setelah membahas rencana untuk pertemuan besuk, Papa Adit dan Lisa bersiap untuk pulang karena hari itu jam kerja telah usai. Papa Adit mengambil mantelnya dan memakainya. Lisa juga mengambil tasnya dan mereka berdua berjalan keluar ruangan.

Mereka berdua turun menggunakan lift khusus pimpinan dan mereka keluar dari kantor menuju parkiran. Sampai di parkiran Lisa masuk mobil dan di ikuti papa Adit yang masuk di bagian kemudi. Papa Adit melajukan mobilnya menuju rumah mereka.

.

.

.

Hari pertemuan tiba. Papa Adit dan anak buahnya membawa orang tawanannya untuk bertemu dengan bosnya itu.

Papa Adit tiba lebih dulu di cafe ABC tersebut. Baru beberapa menit setelah itu, anak buah papa Adit datang bersama dua orang tawanannya, dan tak lupa papa Adit menghubungi pihak kepolisian terlebih dahulu sebelum berangkat ke cafe itu.

Papa Adit duduk seorang diri di meja nomor 13, sedangkan anak buah papa Adit dan tawanannya duduk di meja nomor 5. Mereka jauh, tetapi papa Adit masih bisa mengawasinya.

Tak lama menunggu, akhirnya orang-orang dari pihak kepolisian juga datang, dan bergabung bersama papa Adit di meja nomor 13. Mereka tidak memakai pakaian formal, jadi tidak terlihat seperti seorang polisi.

Kemudian sebuah mobil mewah datang dan parkir di halaman cafe. Mengetahui itu adalah bos dari tawanannya, anak buah papa Adit bergeser duduk di meja nomor 4 yang dekat dengan meja nomor 5.

Papa Adit kaget melihat siapa yang datang dan menuju meja nomor 5 tersebut.

"Faris." Gumam papa Adit.

"Untuk apa dia melakukan semua ini?" Ujar papa Adit bicara dalam hati.

Faris datang menghampiri anak buahnya yang berada di meja nomor 5 tersebut, kemudian mereka melakukan pembayaran yang di janjikan oleh Faris.

"Ini bayaran buat kalian, kerja kalian sangat bagus. Aku harap orang itu tidak akan bisa hidup lagi. Tidak boleh ada yang bisa memiliki Lisa, Lisa hanya akan menjadi milikku." Ujar Faris di depan anak buahnya.

Pihak kepolisian sudah berhasil mengambil rekaman Faris sebagai bukti, dan mereka langsung mendekati Faris dan anak buahnya itu.

"Jangan bergerak, kalian kami tangkap!."

Faris kaget melihat polisi yang mengelilingi meja nomor 5 tersebut.

"A-ada apa ini?" Ujar Faris dengan gugup.

"Kalian sudah melakukan perencanaan pembunuhan terhadap saudara Risky." Ujar salah satu polisi.

"Saya tidak melakukannya." Ujar Faris.

Papa Adit mendekat, dan Faris juga kaget melihat kedatangan papa Adit.

"Faris, kenapa kamu melakukan semua ini?" tanya papa Adit.

"Saya mencintai Lisa pak, tapi Lisa tidak mau menerima saya. Dulu saya melihat Lisa bertemu orang itu di cafe, jadi saya merencanakan untuk menyingkirkan orang itu. Aku pikir jika orang itu sudah tidak ada, maka Lisa mau menerima saya." Ujar Faris menjelaskan.

"Faris, Saya pikir kamu orang yang baik, tapi ternyata saya salah menilai kamu. Sekarang saya bersyukur dari dulu Lisa tidak mau menerima kamu. Kamu boleh mencintai anak saya Ris, tapi bukan begini caranya."

"Tapi pak,,," Perkataan Faris menggantung.

Mereka bertiga langsung di borgol oleh polisi, dan dibawa keluar dari cafe. Faris dan anak buahnya di bawa masuk ke mobil anggota polisi.

"Terima kasih pak sudah membantu kami mengusut masalah ini." Ujar salah satu polisi yang masih berada di dalam cafe.

"Sama-sama pak." Ujar papa Adit.

Setelah bersalaman dengan papa Adit dan anak buahnya itu, polisi tersebut keluar dan mengendarai mobil Faris.

Papa Adit memberikan amplop berisikan sejumlah uang kepada anak buahnya sebagai imbalan dari hasil kerja mereka. Kemudian papa Adit keluar dari cafe. Begitu juga dengan anak buahnya yang ikut keluar dan pergi entah kemana arahnya.

.

.

.

Di rumah Lisa....

Lisa sudah pulang dari kampusnya. Dan dia sedang mempersiapkan pakaiannya yang akan di bawanya ke puncak nanti. Untuk keperluan tenda dan lain-lain Lisa sudah menyuruh pak Mamat untuk mempersiapkan semuanya.

Bi Inah membantu mempersiapkan keperluan yang akan dibawa Lisa dan sahabat-sahabatnya itu. Bi Inah juga membuatkan makanan untuk di makan malam nanti saat mereka tiba di puncak.

Selesai bersiap, Lisa turun ke lantai bawah dan mendudukkan dirinya di sofa ruang tamu. Sedangkan bi Inah masih sibuk di dapur.

Bel rumah Lisa berbunyi. Lisa berdiri dan membukakan pintu tersebut. Ternyata papanya yang baru pulang dari pertemuan di cafe yang di janjikan kemarin.

"Assalamu'alaikum sayang."

"Wa'alaikumsalam pah. Gimana tadi pah? Udah ketemu orangnya? siapa dia pah?" Tanya Lisa bertubi-tubi.

"Sayang, bolehkah papa masuk dulu?" Ujar papa Adit yang belum sempat masuk rumah sudah di serang pertanyaan oleh putrinya.

"Hehehe iya pah, ayo masuk dulu."

Papa Adit masuk, dan mereka berdua duduk di sofa ruang tamu. Mama Ita turun dari lantai atas dan juga ikut bergabung duduk di sofa ruang tamu mereka.

"Gimana tadi pah? siapa orangnya?" Ujar Lisa sambil bergelayut manja di samping papanya.

"kasih tahu ga ya?" Ujar papa Adit.

"Papa ih, siapa pah? Lisa penasaran banget ini."

"Sayang, biarkan papa istirahat sebentar, atau biar papah mandi dulu." Ujar mama Ita.

"Mandinya nanti aja, Lisa uda ga sabar pengen tau siapa orangnya."

"Kamu mengenalnya sayang." Ujar papa Adit.

"Hah Lisa kenal pah? Siapa?"

"Faris."

"Apa?" Lisa menaikkan nada bicaranya.

"Untuk apa Faris melakukan semua ini pah?"

"Untuk kamu." Jawab papa Adit sambil mencubit hidung Lisa.

"maksutnya pah? Lisa masih ga ngerti."

"Faris melihat saat kamu bertemu dengan Risky di cafe dulu. Dia pikir Risky adalah kekasihmu. Maka dari itu dia berencana menyingkirkan Risky untuk bisa mendapatkan kamu."

"Aku ga nyangka Faris bisa melakukan semua itu pah, ternyata dia orang yang sangat jahat. Aku kasihan sama Risky pah, aku dan Risky tidak ada hubungan apapun, tapi Risky jadi korban karena dekat denganku." Ujar Lisa dengan wajah yang begitu sedih.

"Iya sayang, papa juga ga menyangka, papa pikir Faris orang baik, tapi ternyata Faris sejahat itu."

"Jadi semua itu hanya karena dia cemburu melihat Lisa bersama Risky pah? mama juga ga nyangka Faris senekat itu."

1
Bima Sena
terlalu bertele tele
Rahmat
hbvg
Noe Aink
apa menariknya Thor nyeritain pembantu...
Noe Aink
makin Mls coment cerita membagongkan
Noe Aink
cerita dh masuk 14 bab ketemu juga blom gimana mau gk bosen bacanya apanya yg menarik thor
Noe Aink
klo ceritanya gini terus mh saya juga bosen bacanya Thor ...
Noe Aink
gimana mau coment Thor ceritanya kok bertele tele kapan mau ketemu dan pacarannya klo ceritanya dh bab segini msh nyeritain kehidupan klurga Masing" doang
Noe Aink
cerita pembukaannya ga menarik sama sekali dh sampe 3 bab ceritanya cuma gitu doang apa yg bikin menarik..
Harullah Thahir Diwolu
mampir Thor 🙏
Achmad Sufi
alur cerita nya simple dan nyambung dari paragraf satu kelainnya...mantab lanjut thor
Achmad Sufi
mantab
Iyan
ini mah kek di cerita" FTV
Rizky Dafit
kapan ni thor dimas sama lisa nikah nya? kok ga nikah nikah?
Ashifa Shifa
mulai geregetan ni Amel penggangu
Abdul Yaden
seru kayanya nich
ian ardian
thor up please
Muhamad Supriadi
visualnya dong biar seru
Arjun Setiwan
bagus ceritanya aku ska
Sadam umar Sadam
lanjut
Suhardi Hardi
lanjut boss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!