NovelToon NovelToon
Pernikahan Sandiwara

Pernikahan Sandiwara

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Me Akikaze

Tidak ada pilihan, itulah yang sedang dirasakan dan dialami oleh Ganis, gadis berambut panjang, bermata indah dengan bulu mata yang lentik itu. setahun yang lalu, dia ditolong oleh Anaya,Anaya yang datang sebagai malaikat telah membantunya membiayai pengobatan Ibunya. setelahnya, Ganis bekerja untuk Anaya sebagai sekertarisnya. Kemanapun Anaya, dipastikan Ganis berada di sisinya.Hingga Anaya memiliki kekasih, Bagi Ganis. Anaya dan kekasihnya yang bernama Saga adalah pasangan yang sempurna. Ganis turut berbahagia saat Anaya dilamar oleh Saga. Namun menjelang hari pernikahan itu tiba, Anaya memberikan pilihan pada Ganis, antara Ganis harus membayar biaya pengobatan Ibunya yang mencapai ratusan juta dalam tempo satu minggu, atau menikah dengan Saga kekasihnya?

lalu, apa yang akan dilakukan Ganis? sementara dia tidak tahu mengapa Anaya melakukannya. Bagaimana kelanjutan kisah Ganis?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Me Akikaze, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Empat : Presdir Baru

Saga bangun lebih awal dari biasanya, dia sudah menguasai kamar mandi sebelum Ganis menggunakannya. Lebih dari 30 menit dia menyelesaikan mandinya. Ganis mengucek matanya, dilihatnya masih gelap di luar. Ganis melipat selimutnya dan meletakkan ke dalam lemari, dilihatnya ranjang Saga masih berantakan, selimut masih berserakan. Diambilnya dengan cepat lalu melipatnya dan meletakkan di bagian atas ranjang. Nampak 3 setel setelan jas di atas ranjang, warna hitam, abu-abu tua, dan coklat tua. Ganis membuka pintu balkon dan keluar menghirup

udara segar sembari menunggu Saga keluar dari kamar mandi. Hatinya terasa membaik, semoga setelah ini dia tidak bertemu lagi dengan Radian, paling tidak dalam waktu dekat ini, dia belum siap.

            Terdengar langkah kaki menjejak di dalam kamar, Ganis menoleh, Saga keluar dengan kaos pendek dan celana sambil mengusap rambutnya yang basah. Saga keluar menuju balkon dan ikut menghirup udara pagi.

“Apa kamu baik-baik saja?” tanya Saga.

“Hem?” Ganis membenahi rambutnya, menguncirnya agar tidak berantakan. “Ya Tuan, saya baik-baik saja” Ganis menyunggingkan senyumnya. “Semoga acara hari ini berjalan dengan lancar Tuan”

“Ehm…tolong pilihkan setelan jas yang cocok untukku”

“Ya Tuan” Ganis berlalu meninggalkan Saga yang masih menikmati udara pagi di balkon kamar.

            Ganis memilih setelan jas warna hitam, baginya warna itu sangat cocok untuk acara hari ini. Terlihat elegan dan menambah kesan berwibawa.

“Ini Tuan” Ganis menunjuk setelan jas warna hitam. Saga terdiam sejenak, memperhatikan jas yang dipilihkan Ganis untuknya. Kedua alisnya terangkat. “Apakah Tuan tidak setuju?”

Saga menggeleng, “Ok, setuju”. Ganis tersenyum lalu menyimpan setelan jas yang tidak dipilih itu ke dalam lemari.

***

Berbagai karangan bunga dari rekan bisnis mulai berjejer di depan kantor Saga, dimulai dari karangan yang ukuran kecil maupun yang jumbo. Saat memasuki kantor, terlihat buket bunga berjejer rapi di meja resepsionis. Saat Saga memasuki kantor, semua karyawan berjejer rapi memberikan hormat dengan menundukkan kepala, hari ini sungguh berbeda dari hari biasanya.

            Sebuah tempat dikhususkan untuk para wartawan yang menunggu, baik wartawan media cetak maupun elektronik. Mereka sudah mulai datang dan menunggu jalannya pelantikan pemimpin baru. Para rekanan bisnis dan undangan juga sudah mulai berdatangan, mereka memasuki aula yang luas di lantai 10. Saga masih berada di ruangannya bersama sekertaris Li, Tuan Candra akan hadir secara langsung untuk acara hari ini.

            Tepat pukul 09.00 acara pun dimulai, dimulai dari pembukaan dan sambutan-sambutan. Hingga tepat pukul 10.30 Tuan Candra hadir di aula, dengan berpakaian setelan jas warna hitam. Tuan Candra hadir dibantu oleh seorang pengawal yang mendorong kursi rodanya. Semua tamu undangan berdiri memberikan salam hormat kepada Tuan Candra. Kini Tuan Candra duduk di samping Saga di meja depan.

“Kini, semua hal yang menyangkut perusahaan ini akan menjadi tanggung jawab putra saya, Saga Arjuna Putra Candra. Saya sangat berharap bagi rekan semua untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemimpin Arjuna Group yang baru” serunya, diiringi tepuk tangan dari para tamu.

“Dan lagi, saya akan segera memperkenalkan menantu saya, istri dari putra satu-satunya keluarga kami. Maaf jika kemarin belum sempat mengabarkan Bahagia ini” tiba-tiba ruangan menjadi riuh, mereka saling bertanya kepada orang yang ada di sampingnya. Wartawan tidak mau ketinggalan merekam ucapan Tuan Candra tentang berita ini, ini akan menjadi berita heboh hari ini.

“Siapa? Apakah dia seorang selebritis atau pebisnis juga?” ujar tamu undangan yang sedang duduk di dekat wartawan salah satu stasiun televisi.

“Beberapa bulan yang lalu, Tuan Saga diberitakan sedang dekat dengan salah satu pebisnis muda, tapi entah setelah itu nampaknya tidak ada kabar” jawab seorang wartawan berkacamata itu.

“Dengar-dengar, saat rekan bisnis dan juga sahabat Tuan Candra saat masih hidup, mereka sempat akan menjodohkan anak-anak mereka”

“Siapa?” wartawan itu nampak sangat tertarik dengan dunia “perghibahan” dengan salah satu tamu laki-laki setengah baya itu.

“Konon menurut cerita, Tuan Candra punya sahabat dalam membangun kerajaan bisnisnya, hanya saja orang itu kurang beruntung dan meninggal, dan katanya mereka membuat perjanjian menjodohkan putra putrinya, tapi entahlah” jawab laki-laki itu.

“Berita ini akan heboh” ujar wartawati yang duduk di samping wartawan tadi. “Bahkan aku merasa patah hati ternyata Tuan Saga sudah menikah, bagaimana berita ini bisa tersimpan dengan rapi tanpa terendus?” gerutunya.

“Aku rasa begitu” balas wartawan berkaca mata itu tadi.

“Terima kasih saya ucapkan untuk kerjasamanya selama ini, saya sangat-sangat berharap kerjasama ini akan tetap terjalin dengan baik, dan tunggu undangan dari kami segera. Terima kasih” tutup Tuan Candra, semua tamu undangan berdiri memberikan tepuk tangan meriah, Saga memeluk Tuan Candra erat. Setelahnya Tuan Candra

meninggalkan ruangan aula untuk segera pulang, karena kondisinya tidak bisa terlalu lama berhadapan dengan banyak orang, Tuan Candra harus beristirahat. Seorang pengawal kembali mengantar Tuan Candra.

Seluruh tamu undangan, baik rekan bisnis atau wartawan sedang menikmati jamuan makan siang yang berada di ruangan lain. Saga berbincang-bincang dengan beberapa rekan bisnis.

“Selamat Tuan” ujar seseorang sambil mengulurkan tangannya. Saga mencoba mengingat-ingat orang tersebut.

“Saya Alex” laki-laki itu menyebut namanya, nampaknya Saga belum hafal dengannya.

“Oh iya, terima kasih” Saga membalas uluran tangan Alex.

“Bagaimana bisa seorang bos besar menikah tetapi tidak mengundang kita para rekanan” ujar seorang dengan wajah tambun, Alex yang berdiri di samping Saga tertawa, Saga hanya menimpalinya dengan senyum. Pernikahan mendadak dengan Ganis memang belum diketahui banyak orang, hanya saudara dan sahabat karibnya saja yang tahu. Dia sendiri kaget dengan pernyataan Tuan Candra kepada khalayak, bahwa dia sudah memiliki istri. Bagaimana dengan Ganis? Apakah gadis itu akan siap dengan peran yang dilakoninya, dia tahu itu tidak akan mudah.

“Apakah dia adalah perjodohan itu?” bisik laki-laki itu lagi.

Perjodohan? Perjodohan apa yang dimaksud oleh orang yang ada di sampingku?.Saga mengambil minuman yang dibawa oleh pelayan, dia tidak berkomentar atas lontaran kalimat dari orang-orang yang ada di sampingnya.

“Pasti dia bukan orang sembarangan Pak” canda Alex, kalimatnya diiringi dengan tawa laki-laki tadi.

“Benar sekali”

Sekertaris Li mendekati Saga dan berbisik di telinga Saga.

“Maaf saya harus meninggalkan Anda sebentar, silahkan menikmati suguhan hari ini” pamit Saga kepada laki-laki itu dan Alex. Sekertaris Li membawa Saga ke ruang konfrensi pers. Wartawan sudah berkumpul untuk bertanya kepada presiden direktur yang baru.

“Bagaimana perasaan Anda sebagai pemimpin baru Arjuna Group Tuan?” pertanyaan dari seorang wartawan dari media elektronik.

“Saya harus berterima kasih kepada semua yang menjadi bagian dari Arjuna Group dan juga para rekan bisnis, saya akan bekerja keras untuk membangun Arjuna Group lebih baik lagi”

Pertanyaan demi pertanyaan yang terkait dengan pelantikan hari ini mengalir dari wartawan silih berganti, lampu blits tidak hentinya mengekspos wajah Saga, begitu juga kamera televisi.

“Tuan…tuan, beri bocoran untuk kita, siapakah mantu yang dimaksud oleh Tuan Candra, apakah itu benar Tuan, jika anda sudah menikah?” celetuk wartawan di akhir-akhir sesi tanya jawab. Semua kamera menyorot Saga. Saga terdiam sejenak, memikirkan jawaban yang tepat.

“Terima kasih atas perhatian kalian, dan tanpa kalian kami juga tidak apa-apa, untuk itu, benar, saya sudah menikah, nanti akan ada waktu yang tepat untuk memperkenalkan dia”

“Apakah dia wanita yang dulu akan dijodohkan dengan Tuan?” teriak wartawan yang lain. Saga mulai gerah dengan kalimat itu, dari mana mereka tahu tentang perjodohan, dia sama sekali tidak pernah mendengar itu sebelumnya.

“Baik, saya rasa cukup, terima kasih” tutup Saga meninggalkan ruang konfrensi pers. Para wartawan nampak kecewa tidak mendapatkan jawaban yang jelas.

1
falea sezi
bkin cerai Thor dan ganis pergi jauh jahat amat si anaya
neneng Nurnaasih
suka ceritanya
neneng Nurnaasih
Cerita orang tua Biru ya thor
Me Akikaze: iya kak ☺
total 1 replies
Diana Afra
sudah 3 kali boca cerita ini... top bgt..
Me Akikaze: MasyaAllah.... author seneng banget baca komennya. makasih kakak.... ☺. mungkin bisa baca cerita author yang lainnya juga... 😁
total 1 replies
Ria Nurma
😂😂😂😂
dewi musnida
thor, kapan nich, belah durennya?
dewi musnida
lanjut thor, figthing✊👌
Sundari Sekariputi
bgs ceritanya tor 👍👍👍
Isnay Maulani
maacih thor 🙏🙏
sukses trs tuk karya2nya 💕💕💕💕
Me Akikaze: sama² kak 🥰. Amiiiin....
total 1 replies
Beauty JK
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Me Akikaze: huhuhu thanks kakak sudah membaca katua author. bisa baca karya author yg lain lagi ya kak.... 🥰
total 1 replies
Rini Haryati
keren ceritanya
sukses
semangat
mksh
Me Akikaze: terima kasih kak....
bisa baca karya author yg lain kak.... 🥰
total 1 replies
Nita Ahmad
bagus
Erik Kurnianto
sukaaa
Erik Kurnianto
nk ng daerah ku thor
gae ublik sko minyak goreng
hemat dan awet
Me Akikaze: salam kenal kak... bahasane podo karo daerahku tibakne. wkwkwk
total 3 replies
Erik Kurnianto
ceritamu apik lhp thor
ono jk bikin penasarane
othor e siiip
Erik Kurnianto
oke thor
jadikan kritik untuk lebih menyemangati diri
yg aku tahu jadi penulis itu tidak mudah
semangat terus othor
semua karya bagus
Erik Kurnianto
ganis jadi korban d sini
Erik Kurnianto
bnyak dugaan2 lucu kie lho thor
ng koment
Erik Kurnianto
koyone kie y thor
aku jal arep nebak
mungkin Anaya due dendam to bpak e Saga
nk bener kasih like thor🤗
Erik Kurnianto
ijeh curiga aku thor karo Anaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!