NovelToon NovelToon
Hasrat Liar CEO Arogan

Hasrat Liar CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Nikahmuda
Popularitas:18.7k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

"jangan om, aku masih perawan, "!! kata seorang gadis yang sudah berada di bawah kungkungan seorang laki laki tampan ,namun terlihat bagitu arogan.
"siapa yang menyuruhmu kesini ,"! sahut laki laki tersebut dengan suara yang terdengar paro, sambil menahan sesuatu yang sudah ingin meledak saat itu juga.
"om, jangan macam-macam atau aku tendang itu ular arab mu ya"!! ancam gadis tersebut yang masih mencoba mempertahan kan dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 25

"Oh, God,, aku sudah kalah kalah orang lagi pacaran saja,, " dengan hati yang berdebar ,jantung yang berdetak tak karuan dan tubuh yang gemetar Clara memeluk erat pinggang seksi Devan ,entah kebahagian yang tidak bisa di ucapkan yang Clara rasakan pagi itu.

15 menit berlalu Devan pun telah menghentikan motor sport di depan kampus tempat Clara kuliah.

"Far,bukankah itu anak baru yang songgong itu sama siapa dia"! Kata Windi kepada Farah.

"Bener juga,paling itu juga kakak nya".sahut Farah sambil terus menatap kearah Clara dan Devan,ya meskipun belum tahu pasti wajah di balik helm hitam tersebut namun jika di lihat dari perawakannya laki laki tersebut sangat tampan.

"Terimakasih yaa,, nanti kalau sibuk aku bisa pulang sendiri menggunakan taxy". Kata Clara sambil menyerahkan helm yang di pakainya kepada Devan.

Devan tidak menjawab malah mengulurkan tanganya .

"Haaah"!! Sahut Clara saat belum bisa mengerti maksut tangan yang masih menggantung di udara tersebut.

"Cium tangan"! Kata devan datar.

"Ooh"!! Tampa banyak protes Clara langsung meraih tangan tersebut dan menciumnya.

"Benarkah itu kakak nya,jika bukan masalah iya pakai acara cium tangan segala". Sahut Siska menimpali.

"Sepertinya kakak gadis itu tidak terlalu buruk ,bahkan lebih tampan dari pada Biyan". Timpal Windi lagi dan langsung mendapat tatapan tajam dari Farah.

Clara kembali melangkahkan kakinya menuju kelasnya dan Devan pun sudah melajukan motornya kembali ke mansion.

Clara"!! Panggil abiyan yang sedari tadi sengaja menunggu gadis cantik tersebut.

"Ada apa kak"!? Tanya Clara namun tetap melanjutkan langkahnya.

"Tidak ada apa apa"!!

"Oh kalau begitu aku masuk dulu kak,aku lupa ngerjain tugas kemaren". Sahut Clara bergegas masuk ke dalam kelas nya.

"Sial,kenapa dia susah sekali di dekati ,tidak seperti wanita wanita lain"! Umpat Biyan kesal sendiri.

"Cla,sepertinya kak biyan menyukaimu deh"! Kata Manda saat sudah duduk di sebelah Clara.

"Ckck,Jangan ngawur, lagian aku tidak tertarik denganya".

"Whatt,yang benar saja,dia sangat tampan lo cla,jangan jangan matamu tidak bisa melihat yang bening bening". Sahut Manda sambil menggelengkan kepala.

"Andai kau tahu suami tampanku ,sudah bisa aku pastikan matamu langsung belekan"! Gumam Clara dalam hati.

Di sisih lain.

"Tante ,kita harus cari cara supaya Devan dan istrinya berpisah,"

"Benar regina,Tante juga sebenarnya tidak setuju Devan menikah dengan gadis itu , " sahut nyonya Nadin ,yang sudah mempunyai rencana busuk dengan regina . Ya dengan regina menikah dengan Devan maka. Kedua wanita ulat tersebut akan mudah menguras uang devandra.

Satu Minggu lagi ada jamuan pesta di hotel Praya,kamu harus memanfaatkan kesempatan itu , regina ".

"Benar Tante, regina tidak anak menyiapkan nyiakan hal itu". Sahut regina dengan senyum menyeringai.

Kembali ke kantor Arganta company,Devan yang saat itu sedang berada di ruang CEO.

Tok. Tok. Tok.

"Masuk"!

"Boss,," sapa Jo sambil memberikan semua map di tanganya ke pada Devan.

Devan mengernyitkan keningnya saat melihat sebuah dokumen kerja sama  perusahaan nya dengan milik tuan jakop.

"Apa dia tidak salah disini keuntungan untuk perusahaan kita lebih banyak dibandingkan perusahaan milik nya". Gumam Devan sambil membaca isi map yang ada di tanganya.

"Ya betul boss,seperti ada yang mencurigakan".

"Apa maksudmu,Jo"

Tanya Devan dengan menautkan kedua keningnya.

"Dilihat dari kemaren saat anda bertemu dengan tuan jakop,nona Samantha begitu tertarik kepada anda boss,bisa jadi di balik semua ini ada udang di balik bakwan".

Bugh' '!!

"Peribahasa yang benar ,Jo"!pekik Devan sambil melempar map ke arah Jo.

"Efek lapar,boss".

"Cih,, " Devan hanya membuang muka malas.

"Kau slidiki wanita itu,jangan sampai dia mengganggu rumah tanggaku".

"Siap boss." Jawab Jo sambil mengambil kembali map tersebut.

Tring"!!

Satu pesan tiba tiba masuk kedalam ponsel Devan.

Clara"!! Gumam nya lirih sambil membuka pesan chat hijau tersebut.

"Aku pulang jam 3,kalau sibuk tidak perlu menjemput ku". Devan menatap jam yang melingkar di pergelangan tanganya.

Terlihat Devan menghela nafas berat.

"Sampai kapan dia belum siap aku sentuh, padahal aku sudah sangat ingin merasakannya,atau jangan jangan dia memang tidak tertarik denganku,apa dia punya laki laki lain yang dia cintai,ckck,Clara kau sungguh membuatku pusing"!. Geruntuh Devan di dalam hati sambil menyandarkan kepalanya pada kursi kerjanya.

Siang pun tiba ,jam menunjukan angka 3 sore hari, mobil hitam mewah sudah terparkir sempurna di depan kampus dimana Clara kuliah.

"Cla,pulang sama siapa"!? Tanya abiyan yang sejak tadi sudah menunggu Clara .

"Sama Manda,yaa sama Manda"! Sahut Clara sambil menatap Manda .

Manda hanya diam dengan ekspresi bingungnya,pasalnya rumah Manda dan rumah Clara berbeda arah.

Abiyan mengulas senyum,pastinya tahu jika gadis cantik di hadapannya itu sedang berbohong saat ini.

"Biar aku antar,bukankah rumah mu dari arah timur ya".

"Haah,, i-iya tapi aku mau ke rumah Manda dulu,".jawab clara yang sudah mulai bingung.

Di sela sela obrolan antar Clara dan abiyan ,Devan pun keluar dari mobil dan menghampiri istri nakal nya itu.

Ehemmm"!!

Mata Clara membulat sempurna saat melihat sosok suami tampanya sudah berdiri di sampingnya dengan wajah sedingin es di kutup Utara.

"Heheeee"!! Clara hanya mampu nyengir kuda menatap Devan.

Sedangkan Manda sudah tidak bisa berkedip lagi matanya,.

"Oh my God,,ini mah sudah kalah kalah OPa opa Korea". Gumam Manda lirih,hingga reflek Clara menaikan dagu ananda karena sudah mengangkat sempurna.

"Pulang"!! Satu kata yang keluar dari mulut Devan membuat bulu kudu Clara berdiri seketika.

"Emmmm"!! Dengan cepat Clara menganggukan kepalanya dan meraih lengan Devan .

"Apa kamu tahu siapa laki laki itu"!? Tanya abiyan kepada Manda.

"Kakaknya,ya itu pasti kakaknya"! Jawab Manda asal ,pasalnya Manda juga tidak tahu pasti siap laki laki tersebut.

Abiyan hanya mengangguk angguk ,lalu beranjak dari tempatnya meninggalkan Manda yang masih sibuk sedang isi otaknya.

Didalam mobil.

Saat itu Devan memilih mengendarai mobil sendiri dari pada diantar oleh Jo ,wajahnya masih datar dan mencekam,Clara sedari tadi hanya diam tanpa berani menatap sedikitpun ke arah suaminya itu.

"Katakan siapa laki laki itu"!? Tanya Devan akhirnya namun masih dengan wajah es nya dan fokus kejalan raya.

"Itu, itu kak abiyan,kakak sinior ku"! Jawab Clara dengan tangan yang sudah meremas ujuk kaos nya.

"Pacarmu".

Deg "!!

Dengan cepat Clara menggelengkan kepala.

"Hemmmm,awas saja sampai berani macam macam ,aku pastikan kakimu lepas dari tubuh mu".

Glek"!!

Clara hanya bisa menelan ludahnya kasar,sepertinya suami tampannya ini benar benar marah padanya.

" Di- dia hanya teman dan tidak lebih". Sahut Clara ,lagi lagi gadis ini selalu menjawab ucapan Devan yang sudah naik darah itu.segera Devan melipirkan mobilnya dan menghentikannya di pinggir jalan.

Ditatapnya wajah cantik clara dengan sorot mata tajamnya,dan.

Cup".

Satu ciuman mendarat tepat pada bibir Clara,Clara mencoba menahan dada bidang Devan dengan kedua tanganya ,namun dengan cepat Devan meraih tangan itu dan menurunkannya, Seperi tidak ingin penolakan saat ini.

Devan melumat habis bibir merah mudah Clara ,menyesapnya bahkan menggigit kecil bibir kenyal tersebut,untuk saat ini Clara hanya bisa pasrah memberontak pun sepertinya tidak mungkin,jika sudah begini bahkan kekuatan Devan 3 kali lebih kuat dari pada kekuatannya yang memegang sabuk hitam taekwondo.

Devan melepas ciuman nya saat nafas Clara mulai ngos ngosan,pasalnya Devan menciumnya secara kasar saat itu.

"Itu sedikit hukuman untukmu,jika kamu berani membuat ku marah seperti ini lagi ,maka aku akan memberi hukuman lebih dari itu'. Kata Devan sambil mengusap lembut pipi Clara.

Beberapa saat keheningan terjadi di dalam mobil mewah tersebut ,hingga akhirnya Devan kembali menyalakan mobil dan melakukan nya menuju mansion.

1
🇮🇩
hqhqhqhqhq 😭
Khodijah Ijah
/Angry/
Khodijah Ijah
mana thor kelanjutannya epsode 34?
Khodijah Ijah
ko udah hbs aja sich thor?
Khodijah Ijah
lanjut thor
Khodijah Ijah
mantap
Khodijah Ijah
lànjut thor
Nesya
wow semua orang pada pangling melihat kecantikan clara
sunflower
sesat🤣🤣
Sarinah Quinn
lanjut up lagi thor 💪🥰
I Laksmi
anak 2 dari bibi dan paman nya bukan keponakan tapi sepupu kak
Ananda Fibrianti
lnjut min seru bangettt
Ananda Fibrianti
lanjut dong min
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!