NovelToon NovelToon
IBU PENGGANTI

IBU PENGGANTI

Status: tamat
Genre:Pengganti / Ibu Pengganti / Nikah Kontrak / Cintapertama / Tamat
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: myranda

Pernikahan adalah impian setiap wanita dan termasuk aku sendiri. Akan tetapi aku tidak pernah mengharapkan pernikahan ku datang dengan secepat ini dan dalam keadaan yang seperti ini pula. Di umur ku yang masih sangat muda seharusnya saat ini adalah waktu yang pas untuk menikmati kebahagiaan ku sebagai seorang gadis muda, akan tetapi aku harus mengorbankan masa indah itu demi sebuah pernikahan yang tidak bisa aku hindari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Saat menghampiri orang-orang itu aku terkejut melihat pria yang mengenakan stelan jas tersebut, bagaimana mungkin Alex ada disini. Alex pun melihat ku dengan tatapan yang berbeda dari sebelumnya, sepertinya dia juga sama terkejutnya denganku.

" Selamat pagi pak" kata Davin menyalam orang-orang tersebut dan aku juga mengikuti Davin.

" pak Davin siapa dia??" kata salah satu diantara mereka

" oh....."

" Dia mahasiswa yang sedang magang di perusahaan kami pak" kata Davin

" sebaiknya kita duduk disana saja pak" kata seseorang mengenakan helm berwarna merah, dia pun mengarahkan kami ke sebuah kantin yang terbuat dari bangunan kayu seadanya.

Kami pun masuk kedalam kantin tersebut, kursi dan meja terbuat dari kayu dan mungkin itu sisa dari bahan bangunan, sementara lantai kantin tersebut hanya lantai tanah, dan dindingnya terbuat dari rakitan bambu yang tingginya sekitar 1 meter akan tetapi bagian atas dibiarkan terbuka.

Saat ingin duduk, aku memperhatikan Alex dan Davin, mereka membersihkan kursi dan meja terlebih dahulu menggunakan tissue, setelah menurut mereka bersih, lalu mereka berdua duduk.

" maaf pak, beginilah keadaan kantin di lokasi proyek, seadanya saja"

" karena setelah proyek selesai kantin ini akan di bongkar" kata pria yang mengenakan helm berwarna merah.

" Grace..... "

" tolong ambilkan laptop di mobil" kata Davin memberikan kunci mobilnya padaku dan akupun pergi meninggalkan lokasi kantin.

Tidak lama, kini aku sudah bergabung kembali dengan mereka, Alex duduk berhadapan dengan Davin.

" Grace sini...." kata Davin memanggil ku untuk duduk di sebelahnya dan aku pun menghampiri Davin lalu duduk di sebelah Davin.

" Grace kamu minum apa?" kata Davin

" air mineral aja pak, "

" bu.... Air mineralnya satu" kata Davin

" dingin atau biasa?" kata penjaga kantin

" dingin...." aku pun menjawabnya dengan nada pelan.

" dingin bu" kata Davin dan kini aku pun mulai mengeluarkan laptop dari dalam tas.

" coba buka fail yang kita kerjakan kemarin Grace" kata Davin dan aku pun membuka fail tersebut akan tetapi sejak tadi beberapa kali tatapan ku dengan Alex tidak sengaja bertemu.

" begini rencana desain untuk ruang Lobi pak, coba dilihat dulu, jika tidak cocok bisa kita rombak lagi " kata Davin memberikan satu-persatu lembaran yang sudah dicetak terlebih dahulu.

Alex dan dan yang lainnya pun memperhatikan gambar tersebut.

" menurut saya ini Sangat bagus...." kata Alex.

" jika kita membuat persis yang digambar lalu kira-kira berapa biaya untuk dibangunan Lobi ini saja" kata salah satu yang mengenakan helm putih.

" untuk jenis material kita akan tulis bahan-bahan yang di perlukan, tapi untuk harga material tetap saja kita serahkan kepada pak Bobi, karena pak Bobi yang tahu soal harga " kata Davin

" soal itu disini saya hanya menulis dan membelanjakan saja, semuanya tetap tergantung pada pak Alex setuju atau tidak karena pak Alex yang investor dan menantu dari pemilik pabrik disini" kata seseorang yang bernama Boby yang ikut begabung dengan kami. Dan baru aku tahu ternyata ini pabrik paman Robert, akan tetapi kenapa nama Perusahaannya berbeda.

" Tetap saja kita kembali ke awal, jika memang pemilik pabrik sudah setuju dengan desain ini, iya saya setuju saja karena toh juga nanti hitungannya pada saya tetap persenan" kata Alex dan saat Alex mengatakan itu semua orang tertawa.

" hahahaha....."

" pa Alex.... Tetap saja yang dipikirkan hanya untung" kata salah satu dari mereka.

" iya terus terang saja dong, buat apa saya berbinis Jika tidak menguntungkan. Kita melakukan bisnis ini untung meraih keuntungan, betul tidak???" kata Alex

" hahaha....."

" betul... betul...pak" kata mereka setuju.

" kalau tidak untung bagus di berhentikan, buat apa capek-capek buang-buang uang dan tenaga tapi tidak menghasilkan, bagus di stop aja dari awal" kata Alex

Akan tetapi mereka semua tertawa mendengar perkataan Alex.

" Sekarang coba hitung dulu deh, berapa kira-kira taksasi biaya untuk bangunan Lobi ini, berapa harga desain, berapa harga bahan dan berapa harga tenaga kerja. Jadi di pembukuan nanti kita bisa langsung tahu berapa banyak biaya. Kita hanya perlu menghitung per stasiun saja"

" misalnya, pembangunan gerbang 150 juta nih contoh, "

" Nah.... Yang 150 juta ini apa saja???"

" desain 35 juta, bahan 80 juta dan tenaga 35 juta. Jadi jelas semua kan " kata Alex

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!