NovelToon NovelToon
MENGEJAR CINTA TUAN PUTRI

MENGEJAR CINTA TUAN PUTRI

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:243.6k
Nilai: 5
Nama Author: Khintannia Viny

Novel Yang berjudul "Mengejar Cinta Tuan Putri" ini bercerita tentang lika-liku kehidupan seorang Putri keluarga Kaya (Aneska) untuk mendapatkan kembali perusahaan orang tuanya dan hubungannya dengan (Elvan) yang menjadi kakak sambungnya, namun perasaan Elvan kepada Aneska berubah menjadi cinta..

akankah Aneska Menerima Cinta Elvan? Dan akankah Aneska mendapatkan kembali haknya sebagai pewaris perusahaan orang tuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khintannia Viny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PESTA

Jangan buru-buru mengungkapkan, siapa tau itu bukan cinta tapi hanya kagum. Tunggu beberapa waktu, jika rasa itu semakin besar itulah yang di namakan cinta.

Waktu terus berjalan, Elvan sudah lengkap dengan pakaian rapihnya dan sedang menunggu Aneska yang dari tadi belum turun juga.

“Ma, kenapa Aneska lama sekali?” tanya Elvan sambil melihat jam yang ada di tangannya.

“Dia sedang berdandan, sabarlah karena mama yakin kalau dia akan selesai sebentar lagi.” Ucap mama Mala.

Benar apa yang di katakana mama Mala, tidak lama kemudian Aneska keluar dari tangga dan menuruni tangga dengan gaun berwarna merah yang sangat indah dan cocok sekali di tubuh Aneska.

Elvan yang melihat penampilan Aneska malam itu sangat terpesona dan sama sekali tidak mengalihkan pandangannya kepada Aneska.

“Cantik bukan? Masa kamu ga tertarik sama Aneska sih Van? Mama setuju loh kalau Aneska menjadi menantu mama.” Bisik mama Mala.

“Apaan sih ma, Elvan tidak mau sampai membuat hubungan baik kami rusak hanya karena Elvan menyukainya.” Balas Elvan.

“Kamu tidak akan tau kalau tidak mencobanya Elvan, kalau nanti dia sudah menemukan laki-laki yang dia sukai, kamu akan menyesal seumur hidupmu.” Ucap mama Mala.

Elvan tidak menghiraukan ucapan mamanya, dia hanya tersenyum sambil mengulurkan tangan kepada Aneska dan menyuruh Aneska menggandeng tangannya.

“Aku yakin kalau kamulah wanita tercantik di pesta nanti.” Puji Elvan.

“Apaan sih kak, jangan memujiku seperti itu.” Ucap Aneska.

“Sudahlah, kalian berdua adalah pasangan yang sangat serasi jadi segeralah berangkat dan hati-hati.” Ucap mama Mala.

Akhirnya Elvan dan Aneska segera berangkat menggunakan mobil sport mewah milik Elvan yang berwarna hitam dengan kecepatan sedang.

“Kak, aku grogi banget nih soalnya pasti banyak banget pengusaha hebat di sana, terua apa yang harus aku lakukan di sana nanti?” tanya Aneska.

“Apaan sih Nes, biasa aja kali kan ada aku, aku tidak akan meninggalkanmu nanti.” Ucap Elvan.

“Janji ya kak, awas aja kalau ninggalin Aneska nanti!” ketus Aneska yang di balas anggukan dan senyuman oleh Elvan.

Setelah berbincang-bincang, tidak terasa mereka sudah sampai di hotel bintang lima yang sangat megah, sudah ada banyak orang berpenampilan menawan di sana.

Sesampainya di sana, Elvan segera turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Aneska bak seorang pangeran yang sedang membantu putrinya untuk turun.

“Silahkan tuan putri.” Ucap Elvan sambil mengulurkan tangannya.

Dengan tersenyum lebar Aneska membalas uluran tangan Elvan dan turun dari mobil dengan perlahan. Aneska menarik nafas panjang karena gugup melihat ada banyak sekali wanita cantik yang menghadiri pesta tersebut.

“Wah kak, ada banyak wanita cantik di sini, ini bagus untuk kakak mencari kekasih.” Bisik Aneska.

“Bagiku tidak ada yang lebih cantik daripada kamu Aneska.” Balas Elvan.

“Ish kak Elvan ini kebiasaan deh! Jangan bercanda, ga lucu tau!” protes Aneska.

“*Padahal aku serius*.” batin Elvan.

Mereka berdua masuk ke dalam hotel dengan bergandengan tangan, ada banyak sekali wartawan yang menyorot mereka berdua karena seluruh dunia tau kalau Elvan adalah anak dari pebisnis terkenal di dunia.

“Tuan Elvan, ada banyak sekali gossip yang mengatakan kalau anda di suruh untuk membangun kembali perusahaan tuan Bagaskara yang sudah hampir bangkrut, apakah itu benar?” tanya salah satu wartawan di sana.

“Benar! Papa saya menyuruh saya untuk membuktikan diri dengan memberikan perusahaan yang sudah hampir bangkrut kepada saya.” jawab Elvan dengan santai.

“Kenapa anda mau menerima perusahaan itu? Bukankah tuan Bagaskara memiliki banyak sekali perusahaan yang sudah maju?” tanya yang lain.

“Papa saya tidak pernah membuat saya menerima sesuatu tanpa memperjuangkannya, jadi anggap saja saya sedang memperjuangkan perusahaan itu dan setelah itu papa saya akan memberikan sesuatu kepada saya.” jelas Elvan.

“Ngomong-ngomong, siapa wanita yang ada di sebelah anda tuan?” tanya wartawan yang lain.

“Dia adalah adik, teman dan sekretaris saya, dan malam ini dia adalah pasangan saya.” ucap Elvan yang di balas senyuman oleh Aneska.

Akhirnya Elvan dan Aneska berhasil keluar dari kerumunan wartawan tersebut.

“Wah, memang susah sekali berjalan dengan pebisnis hebat seperti kak Elvan.” Ejek Aneska.

“Jangan mulai deh Nes, mereka seperti itu karena aku ini tampan.” Balas Elvan.

“Hahaha, apaan sih kak! Hah,, senangnya aku bisa ikut berkumpul di sini.” Ucap Aneska dengan senyum yang mengembang di wajahnya.

Sedangkan di sisi lain, Alex dan anaknya Belvina juga datang ke perkumpulan tersebut, mereka sedang berbincang-bincang dengan pebisnis lainnya termasuk Kevin.

Belvina sangat menyukai Kevin karena ketampanan dan juga kesuksesannya. Namun Belvina sangat kesal saat melihat Kevin yang terus memperhatikan Aneska yang baru saja datang bersama dengan Elvan.

“*Sial! Kenapa Kevin juga memperhatikan Aneska? Kenapa semua laki-laki bodoh sekali karena lebih memperhatikan Aneska padahal aku jauh lebih cantik dan sexy di banding dirinya*!” batin Belvina sambil mengepalkan kedua tangannya.

Kevin berpamitan kepada semua orang karena ingin menghampiri teman-temannya, namun Belvina sangat yakin kalau Kevin ingin menemui Elvan dan Aneska, Belvina yang mengetahui hal itu segera menghalanginya dan meminta Kevin untuk menemaninya.

“Tuan Kevin, anda mau kemana? saya di sini sendirian dan tidak memiliki pasangan, apa anda tidak bisa menemani saya?” ucap Belvina dengan nada menggoda.

“Maaf sekali nona Belvina, tapi saya ingin menyapa teman-teman saya yang lain juga, lagipula ada papa anda di sini yang bisa menemani anda, jadi saya permisi dulu.” Ucap Kevin yang langsung meninggalkan Belvina sendirian.

Akhirnya Kevin pergi menghampiri Elvan dan Aneska sesuai dugaan Belvina.

“Hai tuan Elvan, hai nona Aneska.” Sapa Kevin dengan pedenya.

“Hai tuan Kevin, anda sudah di sini dari tadi?” tanya Elvan yang di balas anggukan oleh Kevin.

Sedangkan Aneska yang melihat Kevin menghampiri dan menyapa mereka hanya membuang wajahnya karena tidak menyukai kehadirannya.

“Nona Aneska, anda tidak lupa dengan janji makan siang kita besok bukan?” tanya Kevin tiba-tiba.

“Kalian mau makan siang bersama besok?” tanya Elvan.

“Emangnya anda harus banget ya membicarakan hal pribadi di acara seperti ini?” ketus Aneska.

“Iya, aku sudah berjanji dengan laki-laki ini kalau aku akan menemaninya makan siang besok kak, rencananya mau bilang besok di kantor.” Ucap Aneska memberitahu Elvan.

“Ah begitu, aku ga tau kalau ternyata kalian berdua sudah sedekat itu.” Ejek Elvan yang sebenarnya sedikit cemburu namun tidak di perlihatkan.

Yap! Sebenarnya setelah beberapa hari Aneska tinggal di rumahnya, Elvan memiliki perasaan yang lebih kepada Aneska, namun dia tidak ingin mengungkapkannya karena dia tidak ingin membuat hubungan mereka hancur jika ternyata Aneska tidak menerimanya.

“Ih sebenarnya aku juga kepaksa kak! Biar dia ga ganggu aku terus aja makanya aku iyain.” Jawab Aneska.

Belvina sangat kesal dengan perlakuan Kevin yang rela meninggalkannya untuk menemui Aneska, tiba-tiba saja Belvina memanggil pelayan yang melewatinya dan menyuruhnya untuk memberikan obat ke salah satu minuman tersebut dan menyuruhnya untuk memberikannya kepada Aneska.

“Maaf nona, tapi saya tidak berani melakukan hal seperti itu.” Ucap pelayan tersebut.

“Diamlah! Aku akan memberikan kamu uang yang banyak jika kamu mau melakukannya!” ucap Belvina memaksa.

Mau tidak mau akhirnya pelayan tersebut mau melakukan apa yang di perintahkan oleh Belvina, daripada dirinya harus kehilangan pekerjaannya pikir pelayan tersebut.

Belvina memilih minuman favorit Aneska dan memberikan obat di dalam minuman tersebut, dan benar saja! Aneska mengambil minuman favoritnya yang sudah di berikan obat oleh Belvina.

“Bagus! Rasakan itu Aneska, aku yakin kamu akan membuka pakaianmu karena kepanasan dan pada saat itu kamu akan membuat malu kedua laki-laki yang ada di sebelahmu!” gumam Belvina dengan senyum sinisnya.

1
Grace Lee
lanjut thor
Lambe Turu
adek betemu gede😱😝
Nuraini Hasanah
kevin akan menyesal, abis itu ngejar" anes dexh
Rie
lanjut thor semangat
Anonim
❤️👍
Nuraini Hasanah
sakit jiwa si belvina
atun nurarifin
ceritanya makin kurang greget ...bagus yg khansaa
Rie
lanjut thor semangat
dark diamond cheater
semangat ya
Esther Zimmerman
lanjut dong..🤭
Esther Zimmerman
kok ngilang lagi?
Ria Sufi
lanjut
Fitriyani
lanjut kak

ternyata cuma sepupu Elvan tah, dari kemarin mau baca maju mundur loh takut part menyayat hati 😁😁😁
aku gak ikutan loh ya nghujat author tapi ikut kesel iiya✌️✌️✌️
Ria Sufi
lanjut
Wisna Wanti
lanjut donk seruu bangett penasaran
Ria Sufi
hahaah elvano kena
atun nurarifin
ceritanya jd ga menarik ... berbelit-belit ga Kya yg hot daddy
IrHa Cahya
males
Gelam
selalu dan selalu seperti itu, ya dijebak lah, ya ga sadarlah, apa ga ada ide yg lain Thor ?? malas bacanya.
Opik Rayza
jdi males ah baca nya, knapa outor buat elvan tidur dengan wanita lain di saat kehidupan aneska sudah bahagia dengan keluarga kecil nya, maaf jadi ga minat baca nya klo alur cerita nya seperti ini,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!