Ini Kisah beberapa anak remaja dengan cerita cintanya masing-masing, kisah dimana ada beberapa gadis yang menemukan kekasihnya dengan jalan yang berbeda-beda. Sandra Aditama seorang gadis pendiam yang memiliki sahabat baru dari sekolah barunya yang bernama Lexa Arandita gadis tomboy dan Dinda Azani gadis yang periang serta aktif, Sandra juga memiliki sahabat lama yang bernama Desy Amanda Puspita, mereka tidak lagi bersahabat karena suatu masalah di antara mereka berdua.
Sandra yang di taksir beberapa di sekolah nya karena paras cantiknya itu juga memiliki beberapa musuh di sekolah nya.
hy readers mau tau kelanjutannya yuu simak ceritanya..
mohon dukungannya ya like,rate dan vote dan tambahkan ke daftar fav nya Terimakasih 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurmay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Salah Paham
Sejak penolakan Sandra yang menolak untuk bertemu orang tua dari Rudy, Rudy jadi sedikit meragukan hubungannya bersama Sandra, Rudy mengira Sandra tidak benar-benar serius menjalani hubungan dengan nya.
Siang itu Sandra dkk sedang berada di kantin sekolah, yang biasanya saat jam istirahat, Sandra selalu di jemput sang pangeran berkudanya untuk ke kantin bareng,tapi siang ini tidak, Sandra menyadari akan perubahan sikap Rudy itu.
"San kok tumben ya cowo lo ga samperin lo ke kelas" tanya Dinda.
"emmm, ga tau mungkin dia ada yang harus di kerjain, lo sendiri tumben ga di samper sama si Dendi" tanya balik Sandra.
"Dendi lagi ga masuk San, lagi menghadiri acara keluarga katanya" ujar Dinda menjelaskan.
"ciiee tau banget dahh" ledek Sandra.
"iisshh apaan sii" ucap Dinda malu-malu.
saat Sandra dan Dinda sedang berbincang, Lexa hanya diam karena fikiran nya sedang tidak berada di tempatnya, dia sedang memikirkan seorang Attha yang ingin sekali dia jauhi,tapi entah kenapa Lexa selalu kepikiran Attha.
"Xa lo ngapa dah dari tadi bengong aja" ucap Dinda sambil menyenggol lengan Lexa, dan berhasil membuyarkan lamunannya.
"eehh apaan Din" ucap Lexa drngan muka bingungnya.
"lo kenapa si Xa, kalo ada masalah ya cerita dong,kita kan sahabat lo" ucal Sandra.
"eeh gak kenapa-kenapa kok, gue ke toilet sebentar yaa, pengen pipis gue" ucap Lexa ingin menghindari pertanyaan-pertanyaan 2 sahabat nya.
"iyah udah sono, jangan lama-lama, makanan lo keburu dingin tuh" ucap Sandra dan hanya di angguki Lexa,Lexa pun berlalu pergi ke toilet.
"eeh San lo ngerasa ada yang aneh ga sih sama si Lexa, semenjak dia di gosipin di sekolah,dia kaya menghindari si Attha tau San" bisik Dinda
"gue juga siih merasa gitu, tapi yaa kita tau lah Lexa bagaimana" ucap Sandra.
"iya juga siih" ucap Dinda mengakhiri percakapan nya dan melanjutkan makannya.
Lexa sudah berada di toilet siswi, saat Lexa sedang mencuci tangan di wastafel ada 2orang siswi yang masuk ke toilet.
"eeh ada si cewe jadi-jadian yang so jaim" sindir siswi yang bernama Vio dia anggota OSIS
"iyaah, gue kira dia anti sama cowo populer di sini, ternyata demen juga ama cogan haha"ucap temannya Vio ikut menyindir Lexa.
Lexa yang tidak ingin membuat keributan pun tidak ingin meladeni 2 orang yang sebenarnya Lexa sadar sedang menyindir dirinya.Lexa pun ingin keluar toilet, tapi ada tangan yang menghadang pintu sampai Lexa pun tak bisa keluar.
" eettss mau kemana loo,lo ga sadar gue lagi nyindir lo"ucap Vio yang menhadang jalan Lexa dengan 1 tangannya.
"lo bisa nyingkirin tangan lo apa ga" ucap Lexa dengan suara dingin nya.
"weddeeh biasa aja lah, santai aja dulu,,oyaa lu pake jampe-jampe apa sampe Attha yang terkenal selalu di kejar wanita, ini malah ngejar-ngejar wanita macam lo, kasih rahasianya lah" ucap Vio dengan cara bicara yang terkesan sangat menyebalkan.
"lo bisa tanya langsung sama yang bersangkutan, karena gua ga punya urusan apa-apa sama seorang Attha Herlambang" ucap Lexa sesantai mungkin.
"oyaah, ga punya urusan apa-apa kok bisa satu mobil, heh,,emang gue percaya gitu sama ucapan lo itu" ucap Vio semangkin membuat jengkel Lexa.
"gua ga maksa lo untuk percaya sama ucapan gua, jadi lo bisa ga singkirin tangan mulus lo dari hadapan gue, jangan sampe tangan lo gue jadiin 2 bagian yang terpisah" ucap Lexa yang berhasil membuat nyali Vio ciut.
Lexa pun berlalu pergi dari 2 siswi yang berpenampilan sexi itu.
"eeh Vi serem juga ya kata-kata si Lexa, oya Vi gue baru inget dia itu jago Muay Thai loh Vi" ucap Riri teman Vio itu, yang berhasil semangkin membuat Vio ciut.tapi Vio tidak ingin kelihatan takut.
"gue ga perduli tuuh,yang jelas dia udah ambil Attha gue" ucap Vio yang sebisa mungkin menyembunyikan rasa takut nya.
saat Lexa ingin memasuki area kantin ada tangan yang mencekal pergelangan tangan Lexa.Lexa pun melihat siapa sang empunya tangan yang mencekalnya,dan seketika hati Lexa bergemuruh kembali.
"Lex lo kenapa siih, kok semangkin menjauh dari gue,gue punya salah sama lo?kalo gue punya salah ok,gue minta maaf"ucap Attha tulus.
Lexa membuang nafas dengan kasar.
" Tha lo bisa ga lepasin tangan gue, gue ga mau ada gosip lagi antara kita"ucap Lexa dengan tatapan yang susah di artikan.
"gue ga akan lepasin tangan lo, sebelom lo jawab pertanyaan gue" ucap Attha dengan tegas.
"lo tanya lo salah apa sama gue?ok gue jawab salah lo itu..." ucap Lexa terjeda.
"hemm apa??" tanya Attha yang tidak sabar menunggu ucapan Lexa.
"yang seperti gue bilang kemarin,lo salah kalau mau jadiin gue korban kesekian kalinya untuk lo deketin,gue bukan seprti cewe-cewe lain yang bakal menyerahkan hati dengan suka rela saat cowo playboy macam lo deketin dan PHP'n cewe dengan mudahnya"jelas Lexa panjang lebar dan sukses membuat Attha membisu.
*oh jadi,Lexa beranggapan gue deketin dia cuma mau PHP'n dia doang,lo salah Lex,hanya lo cwe spesial di hati gua setelah gue bisa moveon dari Sandra *batin Attha.
"and Then,lo udah bisa kan biarin gue pergi" ucap Lexa yang membuyarkan lamunan Attha.
"Lex lo salah Lex,gue ga gitu" ucap Attha yang sudah melepaskan tangan Lexa,tanpa menjawab apa pun Lexa berlalu pergi meninggalkan Attha yang sedang termangu.
"sorry gue lama,ada masalah sedikit" ucap Lexa yang baru datang.
"gue kira lo ketiduran di toilet" ucap Dinda.
"ngaco lo" ucap Lexa yang sudah duduk dan sedang melahap makannya yang tertunda tadi.
🌸🌸🌸🌸
Sandra sedang menunggu jemputannya di depan gerbang sekolah,dan saat Sandra sedang bermain dengan ponselnya ada seseorang yang berdiri di depannya,tapi Sandra tidak menyadari keberadaan seorang itu.
"ekheemm" deheman orang itu.
Sandra yang mendengar dekheman orang,dia mendongakan kepalanya dan ternyata Rudy sedang menatapnya dengan tatapan yang Sandra tidak tau mengartikannya seperti apa.
"eehh kamu" ucap Sandra dengan melemparkan senyuman mautnya.
"ayo aku antar pulang" ucap Rudy dengan suara dinginnya dan menggandeng lembut tangan Sandra.
"tapi mang Ujang udah di jalan Rud" ucap Sandra yang sudah berada di dalam mobil.
"bilang aja pulang bareng aku" ucap Rudy,dan langsung melajukan mobil nya.
5 menit.
10menit.
15menit.
keheningan masih setia pada kedua pasangan remaja itu.
mobil Rudy berhenti di sebuah danau yang berada tidak jauh dari perumahan tempat tinggal Sandra.
Sandra masih bingung dengan sikap Rudy dan di tambah lagi Rudy yang membelokan setirnya ke danau bukan memulangkan Sandra ke rumah nya.
Rudy turun dari mobil dan memutar untuk membukakan pintu untuk Sandra dan menggandeng lembut tangan kekasihnya itu,walau Rudy terlihat sedang marah tapi kesan manisnya tidaklah tertinggal.
"Rud,kita ngapain kesini?" tanya Sandra.tapi tidak mendapatkan jawaban dari Rudy.sampai Rudy membawanya ke tepi danau yang tersapat ada batu besar di bawah pohon rindang.
"aku mau nanya sesuatu hal sama kamu" ucap Rudy.
"tanta apa??" Sandra bingung dengan sikap Rudy yang kadang terkesan manis dan kadang terlihat menyebalkan.
Rudy mendaratkan bokongnya di batu dan diikuti Sandra.
"kamu serius ga sih sama hubungan kita" tanya Rudy tanpa basa basi.
"maksud kamu" Sandra bingung arah pertanyaan Rudy.
"jawab aja ,kamu serius atau cuma main-main dengan hubungan kita" ucap Rudy memasang tatapan tajamnya.
"ooh aku tau arah pertanyaan kamu ini,kamu lagi meragukan perasaan aku ini kan,karena soal aku nolak ajakan kamu untuk bertemu orang tua kamu bukan begitu?" ucap Sandra dengan masih menunjukan raut santainya.
"yaaa mungkin sala satunya itu,tapi aku ga meragukan perasaan kamu itu " ucap Rudy.
"heemm,,kamu salah paham Rud,aku nolak ajakan kamu itu,bukan berarti aku ga serius sama hubungan kita.aku itu cuma belom siap aja,karena aku baru ini menjalani hubungan dengan setatus pacaran "jelas Sandra dengan tenang.
bersambung...
happy reading..
jangan lupa tinggalkan jejaknya ya,budayakan like vote dan rate⭐5nya ,terimakasih 🙏🤗
Kak May, perasaan aku masih sama seperti 2 bulan lalu. Makasih udah balikin namanya jadi Desi😭😭 Huaaaa Nikhole sweet amat lu, Pak.