Prolog
Hai, aku Shilla Kirana Putri. Kali ini, aku sedang merasakan bagaimana rasanya mencintai tanpa bisa memiliki. Ya! rasanya seperti menggenggam sebuah angan yang tak tersampaikan. Mengapa kisah ini terjadi padaku? Mengapa aku harus merasakan jatuh cinta sendirian? Mengapa kamu tak bisa merasakan cintaku.
Ini bisa jadi sebuah kisah cinta biasa tentang sahabat, yang kemudian jatuh cinta kepada sahabatnya sendiri. Sayangnya, di setiap cerita harus ada yang terluka.
ini barang kali hanya sebuah kisah cinta sederhana, tentang tiga sahabat yang merasa saling memiliki meskipun diam - diam saling melukai.
Ini kisah tentang harapan yang hampir hilang. Sebuah kisah tentang cinta yang hampir sempurna, kecuali rasa sakit karena persahabatan itu sendiri.
Cinta yang sederhana sesederhana hatiku memilih mu, Antony. Sesederhana aku menyimpan rasa ini sendirian. Tapi bukan kah cinta tak harus memiliki. Antony teman satu kelasku, sekaligus nama yang mengisi setiap ruang kecil didalam hatiku. Aku mencintainya, tapi sayang Antony mencintai sahabatku Amara Navisha Kirana Yusuf yang dia kenal saat kami sama-sama kelas X.
Bagaimanakah kisah persahabatan dan percintaan mereka selanjutnya ? Dapatkah Syilla memperjuangan dan mendapatkan hati dan cinta dari Antony ? Siapakah yang akan dipilih Antony ?
Semua akan terjawab dicerita kali ini, jatuh cinta sendirian.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Martina Alfarizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
JCS . Bagian 25 . Curhat
Mungkin kebahagiaan bersamamu hanyalah seperti mimpi, tapi biarlah mimpi itu terus menemani di setiap tidurku. Aku kira di saat melihat mu pergi adalah hal berat, tetapi mengetahui bahwa kamu tidak akan kembali adalah hal yang berat. Jika boleh memilih aku ingin kembali ketika kamu pertama kali memperkenalkan diri. Aku ingin bercerita kepadamu tentang hariku, Aku ingin tertawa bersama mu, Aku ingin kamu memainkan biola untuk ku.
Tapi semua hari dimulai dan berakhir sama. Hari - hariku dimulai dan berakhir tanpamu. Hidup itu bukan seperti jalan aspal yang mulus, tapi bagaikan laut bergelombang.
Ketika hati masih menginginkan seseorang di masa lalu kembali dengan kenangan indah dulu, aku harus sadar kalau waktu itu berjalan maju bukan berjalan mundur. Kejadian yang sudah berlalu jangan hanya di jadikan kenangan dan pelajaran. Kejadian tadi siang selalu menghantui ku. Wajah itu mengingatkan aku pada dirimu yang kini telah pergi untuk selama - lama nya.
..................
Malam telah pergi. Pagi kini menyongsong mentari terbit dari timur. Bergegaslah bangun dari tidur dan jangan lupa bersyukur.
Aku pun bangun dan beranjak dari tempat tidurku menuju kamar mandi untuk segera membersihkan diriku. Tidak butuh waktu lama kini aku sudah menyelesaikan acara mandi ku dan segera memakai pakaian ku setelah itu baru kulangkah kan kaki ku kebawah untuk segera menemui bunda ku.
Setelah aku di bawah aku melihat bundaku sedang duduk di kursi salah satu yang ada di ruangan itu. Aku pun melangkahkan kaki ku masuk kedapur. Ku ambil nampan dan gelas lalu ku beri gula, teh celup dan air panas. Setelah selesai aku pun segera melangkahkan kaki ku dimana bunda ku berada.
"Bunda, teh nya diminum dulu. Mumpung masih hangat." kata ku sambil meletakkan nampan berisi teh hangat ke atas meja kemudian duduk di samping bunda.
Bunda pun menoleh ke kiri, "Makasih sayang, teh hangat nya." kata Bunda sambil meletakkan majalah yang sedari tadi di pegang dan diletakkan ke atas meja. Dia pun langsung menyesap minuman yang di bawa putrinya.
"Ara mau bicara sesuatu sama Bunda." kata Ku sambil menatap wajah Bunda. Aku ragu untuk mengucapkan apa kah bunda akan percaya dengan kata - kata ku atau malah sebaliknya Bunda akan berkata kalau aku sedang bermimpi.
"Mau bicara apa kayak nya serius." kata Bunda ku santai yang kini sudah menatap wajahku.
"Bunda, percaya tidak dengan kehidupan kedua setelah kematian?" kata ku ragu - ragu mengucapkan dan sesekali menundukan kepalaku. Aku takut jika bunda ku marah jika mengungkin masalah ini lagi.
Bunda pun mengangkat daguku, "Kamu kenapa sayang, apa yang sedang kamu bicarakan bunda tidak mengerti." ujar bundaku seraya mengerutkan keningnya kemudian menggenggam tangan ku,
"Memang nya kamu bertemu Antony di mana." tanya Bunda lagi.
Aku tidak tau harus bercerita dari mana pada bunda karena aku pun hanya melihat sepintas wajah nya tapi aku, yakin sangat yakin kalau itu dia. Ku hembuskan nafas ku secara kasar kemudian berucap, "Sudah lah bun, lupakan saja pertanyaan Ara. Ara rasa itu hanyalah wajah kebetulan sama dan mirip dengan Antoni." ujar ku menyembunyikan rasa keingintahuan ku tentang bagaimana respon, dan pendapat bunda tentang kata - kata ku ini.
"Bun, Ara kekamar dulu ya." ujarku kemudian berdiri dan segera berlalu dari hadapan bunda.
Aku tidak tau apakah ini nyata bagiku atau kah hanya orang yang kebetulan sama dan mirip dengan wajah Antony. Entah lah, aku sendiri tidak tau jawaban nya.
************
💖💖💖💖
Silahkan tinggalkan jejak like, vote, comment dan jangan lupa follow profil aku ya ... Makasih.....
💖💖💖💖
Antony adalah imam idaman 🤧 baik banget ya bantu pekerjaan istri.. seperti Baginda Rasulullah Muhammad Saw 🤧🤧🤧
MasyaAllah.. zaujati 😭 Al Habiba zauji 😭😭
💣
Rumah sendiri lebih nyaman dari rumah siapapun. Walau kecil atau besar tetap di syukuri 👍🏻 semangat Antony..
keputusan bunda tidak ikut perihal mengurus bisnis restoran, itu keputusan yang tidak bisa di ganggu gugat 😍
semangat ibu rumah tangga yang baik 😇
delicious food buat hidangan di atas meja😍
dukungan
jgn lupa mampir juga di novelku dg judul "My Annoying wife" 🌞🌞🌞
kisah cewe bar bar yang jatuh cinta sama cowo polos 🌞🌞🌞
tinggalkan like and comment ya 🙏🌞🌞🌞