NovelToon NovelToon
Unknown

Unknown

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:132.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Rifan

Seorang pria yang mempunyai kekuatan supranatural yang mana kekuatan tersebut tidak dapat diidentifikasi asal dan jenisnya bahkan oleh dirinya sendiri.
Namun dunia dimana ia berada saat ini, sangat jarang atau mungkin hanya dia seorang diri yang mempunyai kekuatan supranatural.
Sehingga bagi mereka yang telah mengetahui kekuatannya, merasa takut dan menjauhinya bahkan keluarga terdekatnya termasuk orang tuanya.
All hasil, ia terpaksa menjadi seorang penyendiri menjalani hidup yang membosankan dan tak berwarna.
Sampai suatu ketika saat ia sedang tidur di kamarnya, terjadi sebuah fenomena aneh yang membawanya ke dunia yang sama sekali tidak ia kenali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Deal

Pada malam hari di penginapan tempat Shiran dkk menginap, setelah membersihkan diri masing-masing mereka turun ke loby penginapan untuk makan malam.

Kali ini, Shiran dan ke-3 wanita tidak lagi terlibat dalam pertentangan seperti sebelumnya.

Digantikan dengan pertentangan antara Yugana + Kirei vs Sekushi yang dari waktu ke waktu intensitasnya terus meningkat.

Bahkan seorang Shiran yang mempunyai karakter kurang peka sekalipun dapat merasakannya saat mereka sedang berkumpul di meja makan.

Benar-benar tidak mengetahui penyebab pertentangan diantara mereka, Shiran dengan polos bertanya

"Ehem,,, Yugana, Kirei, Sekushi !

Apakah diantara kalian sedang ada masalah ?"

tanya santai namun serius.

"Tidak kok, kak !

Aku dan Kirei hanya sedang dalam misi melakukan pengawasan terhadap seekor rubah liar yang akhir-akhir ini mulai menampakan sifat aslinya."

jawab Yugana sembari menyindir Sekushi dengan kata-kata kiasan dan diangguki oleh Kirei.

"Iya tuan, benar apa yang dikatakan nyonya Yugana bahwa tidak ada masalah apapun diantara kami.

Hanya saja, aku juga sedang dalam misi mengawasi 2 tikus kecil yang selalu mencoba mencuri makananku."

balas Sekushi tidak mau kalah dengan kata-kata kiasan pula.

Spontan, lagi-lagi terjadi kontak visi yang sangat sengit diantara ke-3nya.

Seolah dapat merasakan fluktasi akibat kontak visi tersebut, Shiran yang awalnya ingin menanyakan makna dari kata-kata kiasan yang mereka ucapkan, seketika menghentikan niatnya karena tiba-tiba sebuah firasat agar tidak terlibat dalam masalah mereka, timbul dibenaknya yang entah dari mana asalnya.

Mempercayai firasatnya, Shiran hanya memberi tanggapan

"Ugghh,, maka aku ucapkan semoga sukses dalam menjalankan misi kalian masing-masing !"

katanya dengan sedikit kegundahan.

Dengan itu, suasana di meja makan semakin terasa mencekam dari waktu ke waktu.

Belum lama menikmati makanan yang telah mereka pesan, mereka tiba-tiba dikejutkan oleh kehadiran 2 orang tamu yang tidak disangka.

Ke-2 orang tersebut ialah Ryugen dan Ryugo, yang alasan kehadiran mereka sama sekali tidak diketahui oleh Shiran dkk.

Dengan sangat antusias, masa yang berada di situ segera menyambut kedatangan mereka

"SELAMAT DATANG KEPADA YANG MULIA DAN PUTRA MAHKOTA !

DAN SELAMAT MALAM !"

sorak mereka serempak dengan salam hormat.

Dan yang lebih mengejutkan lagi setelah menanggapi sambutan masa, tanpa menunggu dipersilahkan, Ryugen maupun Ryugo dengan santai menghampiri Shiran dkk lalu menduduki 2 kursi yang kebetulan masih kosong pada meja makan tersebut.

Berbeda dengan Ryugen yang hanya mengenakan ekspresi santai sejak awal, Ryugo malah dengan terang-terangan mengenakan ekspresi terpesona saat melihat sosok ke-3 wanita yang saat ini sedang berada satu meja makan dengannya.

Yugana, Kirei, maupun Sekushi yang merasa tidak nyaman akan hal itu, hendak menegur namun dihentikan oleh Shiran yang mengedipkan mata kearah mereka isyarat agar tetap tenang dan menjaga tatakrama.

Saat ketenangan mereka mulai stabil, Shiran sebagai pemimpin kelompok dipihak mereka segera membuka forum pembicaraan

"Ehem,, selamat datang kepada yang mulia dan putra mahkota !

Sungguh aku dan rekan-rekanku merasa sangat tersanjung atas kunjungan serta kebersediaan kalian duduk satu meja makan yang sama dengan kami.

Untuk itu, aku mewakili rekan-rekanku mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai kehadiran yang mulia dan putra mahkota saat ini."

katanya ramah dan santai sembari mengucapkan beberapa kata sanjungan sebelum masuk ke inti pembicaraan.

Menilai bobot dari setiap kata yang diucapkan Shiran, dengan hanya penilaian singkat Ryugen dapat menebak bahwa Shiran merupakan seorang pembicara yang sangat baik.

Di balik kekaguman yang ia rasakan terhadap sifat Shiran, Ryugen juga mulai meningkatkan kewaspadaan saat menanggapi

"Hehe,, Nak Shiran dkk terlalu sungkan !

Lagi pula, ini merupakan kesalahan dari pihakku sendiri yang tidak memberi informasi terlebih dahulu mengenai kunjungan ini.

Maka sebagai permintaan maafku, aku akan segera mengungkapkan maksud dari kunjungan tersebut.

Seperti yang kita ketahui bersama, saat tahap ke-2 pada kompetisi yang berlangsung siang tadi, Nak Shiran telah menunjukan penampilan yang sangat fantastis.

Namun dalam penampilan tersebut, masa termasuk diriku sendiri tidak mengetahui bagaimana cara nak Shiran melakukannya.

Nah menyangkut hal itu, aku akan jujur kepada nak Shiran bahwa aku sesungguhnya mempunyai karakter yang sangat sensitif dengan rasa keingintahuan.

Oleh karena itu, maksud kedatanganku kesini tidak lain adalah untuk mempertanyakan bagaimana cara nak Shiran dapat melakukan penampilan yang sangat fantastis tersebut."

jelasnya dengan sangat detail sembari memanggil Shiran dengan sebutan "Nak" menilai dari usia mereka.

Mencerna dan merenungkan penjelasan yang sangat jelas itu untuk beberapa saat, Shiran pun membalas

"Hmmm,, pertama-tama aku ucapkan terima kasih atas penilaian tinggi yang mulia kepadaku !

Namun, bukannya aku tidak ingin membantu anda untuk menghilangkan kegundahan yang sedang anda rasakan hanya saja, jawaban dari kegundahan anda tersebut tidak lain adalah rahasia dari salah satu kartu truf milikku.

Bukankah jika aku melajukan itu, maka secara tidak langsung aku telah menyerahkan separuh hidupku kepada anda ?

Jadi, maaf hamba harus mengecewakan yang mulia kali ini."

balasnya dengan ekspresi serius dan detail pula.

Mencoba mencari celah kebohongan dari jawaban Shiran, Ryugen sama sekali tidak dapat menemukannya.

"Huffh,, maka sangat disayangkan !

Apakah nak Shiran bahkan tidak bisa memberikan walaupun hanya sedikit petunjuk mengenai itu ?"

bujuk Ryugen masih belum menyerah dengan ekspresi penuh harap.

"Sungguh yang mulia, aku benar-benar tidak dapat melakukan itu !

Bukankah ada pepatah yang mengatakan "awal dari ketidak sempurnaan adalah sebuah kesalahan kecil" ?"

Tekan Shiran tidak mau kalah dengan ekspresi yang lebih tegas dan serius.

Menyaksikan hal itu, Ryugen benar-benar putus asah tidak terbayang olehnya Shiran akan menjadi setegas ini meskipun ia telah sedikit merendahkan diri sendiri.

Mengabaikan hal itu masih dengan ekspresi serius diwajahnya, Shiran kembali berkata

"Hmmm,, sebenarnya ada cara yang lebih praktis untuk menyelesaikan masalah ini tanpa harus menimbulkan kerugian dari kedua belah pihak.

Apakah yang mulia ingin mengetahuinya ?"

tawarnya.

"Oh, Apa itu ?

Silahkan, nak Shiran tidak perlu sungkan untuk mengungkapkannya !"

Balasnya Ryugen segera, saat harapannya muncul kembali.

"Hmmm,, begini yang mulia !

Bagaimana jika di akhir kompetisi nanti, yang mulia dan aku melakukan sebuah pertarungan simulasi ?

Bukankah dengan begitu, yang mulia akan lebih mudah menganalisis tekhnik yang aku gunakan ?

Namun tentu saja, aku akan sangat berterimakasih jika yang mulia memberikan aku keringanan dalam pertarungan tersebut."

jelas Shiran tanpa mengendorkan ekspresi serius di wajahnya sembari sedikit merendah.

Mendengar itu, Ryugen sangat terkejut sekaligus curiga terhadap Shiran yang ia sangka sedang merencanakan sesuatu.

Mencoba mengkonfirmasi kecurigaannya, masih dengan ekspresi santai dan tenang Ryugen menjawab

"Hmmm,, sejujurnya dari pihakku sendiri sangat menyetujui saran itu.

Namun, bagaimana dari pihakmu ?

Apakah kau tidak khawatir akan dianggap sebagai pemberontak ?"

katanya sembari menggertak Shiran dengan pertanyaan yang sangat masuk akal.

"Hahaha,,, yang mulia ternyata memiliki selera humor juga !

Mengapa aku harus khawatir ?

Bukankah telah sangat jelas sebelumnya aku menyatakan hanya sebatas pertarungan simulasi ?

Dari pada sebuah pemberontakan, mengapa kita tidak menyebutnya sebagai acara ekstra untuk menambah kemeriahan kompetisi ?

Bukankah itu akan menjadi motivasi bagi para pengamat maupun peserta ?

Tolong yang mulia pertimbangkan !"

jawab Shiran sembari tertawa kecil seolah sedang bercanda.

Mencerna pernyataan itu dengan teliti, bukannya menemukan celah, Ryugen malah mendapati pernyataan tersebut sangat masuk akal bahkan bermanfaat untuk direalisasikan.

Sambil tersenyum canggung, Ryugen menanggapi

"Ugghh,, sepertinya aku yang telah berpikir berlebihan !

Maka, ayo lakukan seperti yang nak Shiran sarankan !"

katanya sembari merasa sedikit bersalah sekaligus menghilangkan semua kecurigaannya terhadap Shiran sebelumnya.

"Terima kasih atas kebijaksanaan dan kebesaran hati yang mulia !

Maka dengan ini bolehkah aku menganggap kesepakatan untuk melakukan pertarungan simulasi telah disahkan ?"

Balas Shiran tidak mempermasalahkan sembari mencoba menegaskan kesepakatan mereka.

"Ya, tentu saja !

Dan aku berharap nak Shiran tidak akan mengecewakanku !"

Balik Ryugen dengan menggunakan nada penekanan pada kata "mengecewakanku" yang mengandung berbagai isyarat.

"Maka, aku akan berusaha untuk melakukan itu !"

Balas Shiran lagi terkesan sedikit ambigu dengan menggunakan kata ganti.

Namun hal itu tidak disadari oleh Ryugen, yang segera melakukan jabat tangan kesepakatan dengan Shiran.

1
dhani satria
nasi yugana....,
KAŽUTÔRA
lanjutannya thor😊👍
Dhina ♑
Andai aku punya bola sihir seperti itu
Skouldhen
terlalu alay
Skouldhen: kebanyakan drama, bertele-tele
total 1 replies
angel elga
lanjut
Mofu_Mofu
fenomena yang sering terjadi di cerita ketika ada yang membicarakan mc pasti di saat itu akan bersi
Martinus Halawa
up up up up up
up up up up
up up up
up up
up
Dhina ♑
horeeeeeeerr
Dhina ♑
START
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
Hhmmm
ˢʳ pɪpɪT 🎯🐢
semangat
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
Like hadir thor
𝑀𝑖𝑠𝑏𝑎𝒉𝑢𝑙🔹
semangat kk 😘
Wol Owol
musiknya bikin pengantar tidur
rynamarvl 👑20_⃝࿐
next semangat terus bg
rynamarvl 👑20_⃝࿐
Bang rif, semangat ye
🐈🐣«MishcaMascha»🐣🐈
Hhh, agak kecewa aku... Kukira sebagus apa sampai temanku rekomendasiin... But, its okay. Hanya perlu beberapa perbaikan susunan kalimat, dialog gak wajib dikasih font tebal dan miring, kebanyakan author sih ngasih font tebal dan miring buat sesuatu yang penting, meski sebenarnya buat catatan kaki. Gak perlu pakai dalam kurung untuk penggunaan bahasa yang dipakai, contoh '....melambaikan tangan sebagai sapaan lalu berkata dalam bahasa asalnya, bahasa Jepang. "Ehem... Permisi!...'
Satu hal lagi, kalau sudah pakai kata 'berkata' gak perlu lagi pakai kata 'katanya' itu adalah pemborosan kalimat. Lagipula pada dasarnya arti kedua kata itu sama saja. Intinya terlalu banyak pemborosan kata. Kurang lebihnya mohon maaf, aku juga pemula. Tapi saling membagi ilmu tidak ada salah bukan? Sekian, semoga bisa direvisi jadi lebih baik lagi.
Mofu_Mofu: ugh...
total 1 replies
🍾⃝ͩʙᷞᴀͧʏᷠuͣ♪ᵐᵉʳᵃᵏ°᭄⚜™
membosankan terlalu banyak percakapan isi cerita sedikit
❥༅ 𝙁𝙞𝙧𝙖𝙝 肖寅༄ ིྀ
kerenn kak..semangatt.. maaf baru mampir lagi hahaha
❥༅ 𝙁𝙞𝙧𝙖𝙝 肖寅༄ ིྀ
mantaop kakak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!