NovelToon NovelToon
RINDU KALA CINTA

RINDU KALA CINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Diam-Diam Cinta / Kehidupan di Kantor / Identitas Tersembunyi / Romansa
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sang Tetua

Rindu di kala kita mencintai seseorang akan terasa indah jika berbalas, namun jika rindu di kala mencintai seseorang yang sudah menjadi milik orang lain Bagaikan pungguk merindukan bulan

kisah wanita yang ingin balas dendam pada ibu dan saudara tirinya yang telah membuat hidupnya menderita
suatu hari wanita itu bertemu dengan mantan kekasinya yang ternyata menjadi suami saudari tirinya
akankan dia mendapatkan jalan untuk balas dendamnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang Tetua, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 25

"kamu kenapa Rin" Jati menangkup pipi Rindu, khawatir melihat raut wajah Rindu dengan mata yang memerah, Kala hanya memperhatikanya

"nanti aku jelasin" Jati bingung melihat Kala sudah ada di kamar Rindu, Jati tak bertanya apa apa, pasti nanti juga Rindu cerita apa yang terjadi

seterbuka itu Rindu pada Jati, tak pernah terlewat menceritakan segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya

"masih banyak yang ingi aku tanyakan" ucap Jati yang hendak keluar kamar, itu kode kalau dirinya akan menemuinya lagi. Kala pergi meninggalkan kamar Rindu

"aku siap siap dulu" Rindu mengambil bajunya di koper, kemudian masuk ke kamar mandi bersiap siap,

tak butuh waktu lama Rindu sudah bersiap, karna tujuanya pantai Rindu menggunakan dress mustard motof bunga panjangnya di bawah lutut dengan tali spageti di bahunya agar tak kepanasan, tak lupa membawa scarf panjang untuk menutupi bagian pundaknya

penampilanya begitu cantik membuat Jati terpana

"udah yuk..." sebenarnya Rindu masih merasa kesal, tapi karna sudah berjanji dengan Jati ia pun tak enak jika membatalkanya

"ayuk, kacamata jangan lupa"

Jati pun tak kalah menawan, dengan baju dan boxer pantai

dan juga kaca mata hitamnya

keduanya terlebih dahulu pamit pada yang lain agar tak mencarinya, sebelum ke pantai mereka mampir untuk makan siang dulu

"mas kamu nggak mau ajak aku jalan jalan?" setelah dari kamar Rindu, Kala kembali ke kamarnya hanya duduk diam menonton berita di televisi, tak ada sepatah katapun keluar dari mulutnya padahal dari tadi Cinta mengajaknya ngobrol

"mas..." ucap Cinta lagi menggoyangkan lengan Kala, Kala tetap saja diam

Cinta yang kesal pun memutuskan untuk keluar menemui mamah Rosa

Kala tak bicara apapun tentang apa yang di dengarnya pada Cinta, bukan karna dia takut, dia ingin mencari tau lebih banyak lagi apa rencana Cinta dan Martha pada Rindu

"Cinta kamu kok disini" tanya Bima yang terlihat sedang makan di kamar mamah Rosa

Bima baru saja kembali setelah menyelesaikan pekerjaanya

"lagi ngambek pah, Kala nggak mau ngajak Jalan" ucap mamah Rosa, Cinta selalu mengadu ke mamah Rosa tentang perlakuan Kala,

"papah mau makan?"

"tadi udah makan sama Alan dan yang lainya"

.

.

Kala yang kepo kemana perginya Rindu dan Jati pun membuka HP nya dan mengecek sosial media Rindu, kebetulan sekali Rindu baru saja memposting sebuah foto dirinya yang sedang duduk di pantai dengan beralaskan pasir berwarna pink,

Kala pun meletakan kembali HP nya dan tidur

.

.

Rindu dan Jati berjalan di sepanjang pantai sambil sesekali bermain air, terlihat wajah Rindu yang sudah ceria lagi, entah kenapa

Rindu akan merasa sedikit lebih lega setelah bercerita dengan Jati, seakan dia tak harus memikul bebanya sendirian

"aku sudah searching, disini ada wisata malam kaya camping gitu Jat, pengen deh"

"kamu mau kesana?" Rindu mengangguk penuh semangat

"kalo gitu kita pulang sekarang terus siap siap, biar nggak kemaleman"

mereka berdua kembali kehotel untuk bersiap siap dan minta izin lagi pada yang lainya, kebetulan lagi pada kumpul di cafe hotel sambil ngopi ngopi

Kala tak terlihat disana

"pah... Jati izin mau pergi sama Rindu mau ke wisata glamping, baliknya besok sore kayaknya" Rindu diam saja di samping Jati, sesekali melirik Rosa dan Cinta bergantian,

Cinta acuh tak merespon bahkan melirik

Bima dan mamah Rosa hanya mengangguk,

"sepertinya tante Rosa tak tau tentang siapa aku" batin Rindu, sejak kemarin dia bertemu dengan Rosa Rindu perhatikan mamah Rosa bersikap biasa saja pada dirinya, padahal Rindu sudah takut jika mamah Rosa akan membencinya,

"hati hati dan jangan macem macem" ucap Alan memberi izin,

"terimakasih pak" kata Rindu membungkukan sedikit tubuhnya tanda hormat

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!