Gadis Permata namanya,Gadis saat ini berusia 14 tahun dan duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Tapi Gadis sudah mempunyai rasa suka kepada lawan jenis .yaitu suka kepada teman kaka nya.
Gadis sangat menyukai teman Kaka nya yang bernama Raka. Raka dan Kaka Gadis adalah teman kuliah. keduanya memang berteman sangat baik. Raka sering main ke rumah Gadis,bahkan kalau Gadis ada PR ,Raka suka membantu mengerjakan nya.
Apakah cinta Gadis ke Raka hanya sekedar suka anak kecil,yang bisa di bilang cinta monyet.atau cinta Gadis akan terus tumbuh sampai dirinya dewasa.
Yuk kita lanjut aja baca cerita cinta Gadis Permata dengan Raka si teman kaka nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gadis Takut LDR
Raka dan Gadis sudah sampai di restoran.Raka menggandeng tangan Gadis untuk mencari tempat duduk yang nyaman untuk mengobrol.
Raka melihat kursi di pojok kosong,dan Raka langsung membawa Gadis ke kursi pojok itu.
"Mau makan apa.?"saat sudah duduk Raka memberikan buku menu dan bertanya.
"Makan apa ya Kak enaknya.?"
"Kalau lagi lapar makan apa apa enak kok."
Saat keduanya sedang memilih menu makanan,tiba-tiba ada serombongan anak ABG yang datang dan membuat Restoran rame juga penuh. Raka melihat ke anak anak ABG itu dengan kesal.
"Gimana Aku mau ngomong sama Gadis kalau suasananya gini,"kata Rama dalam hatinya.
"Dis,,kita pesan makanya di bungkus aja gimana,kita makan di kos kosan Kaka ."
"Emang makan di sini kenapa Kak.?"
"Sebenarnya ada yang ingin Kaka bicarakan dengan kamu.tapi ternyata banyak orang yang datang ke Restoran ini."
"Apa serius .?"
"Ya,,bisa di bilang sangat serius."
"Ya sudah kalau begitu terserah Kaka,yang penting nanti Gadis di antar lagi ke asrama."
"Iya,Kaka pasti akan antar ke asrama."
Setela itu Raka dan Gadis memesan makanan untuk di bawa pulang.setelah menunggu 20 menitan,makanan pun sudah jadi .
"Ayo kita pulang."
"Iya Kak."
Raka menggandeng tangan Ayu lagi menuju mobil.di mobil Raka juga menggenggam tangan Gadis terus,membuat Gadis jadi penasaran ada apa.
"Kak,,lepasin tangan Gadis. Jangan menyetir tangan satu. Bahaya."
"Kaka kan pelan bawa mobilnya."
Gadis pun akhirnya membiarkan Raka untuk terus menggenggam tangannya.
Akhirnya sudah sampai di kos kosan Raka.Gadis sekarang sudah kenal dengan omongan omongan yang di lontarkan tetangga kos kosan Raka.keduanya berjalan terus sambil bergandengan tangan.
Sampai di dalam kamar,Raka menyuruh Gadis duduk,sedang dirinya menyalakan kipas angin juga meletakan tas kerjanya di meja.
Gadis membuka bungkusan makanan dan menyiapkannya. Raka lalu mengambil gelas dan air minum juga sendok.keduanya pun makan bersama.
"Enak ngga makanannya.?"
"Enak,Kaka mau coba."
"Ngga usah,orang sama kok."
"Beda dong,kalau ini kan Gadis suapi,"Raka tersenyum.
"Kaka kayanya mau bicara."
"Iya,nanti saja selesai makan.biar enak bicaranya."
"Iya Kak."
Selesai makan,Gadis membereskan bekas makanya.sedang Raka mengambil kertas di dalam tas kerjanya.
Raka lalu mengajak Gadis duduk di pinggir kasur.
"Apa itu kak.?"
"Ini surat kontrak kerja Kaka."
"Kaka masih kontrak kerjanya.?'
"Kalau di tempat kerja yang sekarang sudah karyawan tetap."
"Trus itu surat kontrak kerja di mana.?"
"Jadi Yang mau Kaka katakan masala kontrak kerja ini. Tanpa Kaka tau Manager Kaka,mendaftarkan Kaka untuk kerja di kantor pusat di Cina.ternyata CEO di sana melihat kinerja Kaka yang cukup bagus untuk pindah di perusahaan pusat,yaitu di Cina. Jadi Kaka mau izin ke kamu boleh ngga kalau selama dua tahun Kaka akan kerja di cina.tapi kalau kamu melarangnya dan tidak setuju Kaka tidak akan pergi."
Gadis lalu mengambil kertas yang di pegang Raka ,dan membacanya secara seksama.Gadis membaca keuntungan keuntungannya juga kalau sampai bekerja di perusahaan pusat.
Gadis berpikir kalau sampai melarang Raka pergi,berarti Gadis tidak ingin Raka sukses dan berhasil.tapi kalau LDR an Gadis juga takut hubungan mereka akan bermasalah.
"Jadi gimana Dis.?"
"Berarti kita akan LDR an kak.?"Raka mengangguk.
"Biasanya kalau hubungan LDR an akan susah bertahan kak,Gadis takut."
"Kalau kita saling percaya,pasti ngga akan ada masalah. Sekarang teknologi kan canggih.kita bisa vc dan berkirim pesan,ngga akan ada masalah kalau memang saling percaya dan setia."
"Tapi di sana banyak wanita cantik Kak,Gadis takut kalau Kaka di sana.."belum selesai Gadis bicara,Raka sudah menutup mulutnya dengan jari.
"Jangan di teruskan.perkataan adalah doa. Kamu harus percaya sama Kaka.Kaka akan setia Pada mu. Begitu pun kamu,juga harus setia sama Kaka. Ini demi masa depan kita sayang.Kaka cari modal buat pernikahan kita dan juga masa depan kita.kamu percaya yah sama Kaka,"Raka memeluk Gadis dengan erat. Sebenarnya Raka juga takut ninggalin Gadis,takut Gadis di ambil laki laki lain,tapi Raka juga harus memikirkan masa depan.
"Baiklah Kak,Gadis akan kasih izin.semoga Kaka saat pulang nanti jadi orang yang sukses dan masih setia dengan Gadis."
"Amin. Pasti sayang,,itu pasti."
Raka mencium kening Gadis.dan ciuman itu lalu turun ke bibir Gadis.Gadis yang ngga bisa ciuman hanya diam saja. Gadis membiarkan Raka menikmati bibirnya.
Ciuman Raka makin menuntut,dan cium itu sampai turun ke leher Gadis. Gadis yang belum pernah merasakan lehernya di cium merasa tegang dan panas dingin.
Raka pria dewasa dan normal,saat sudah di kasih lampu hijau,pasti tidak akan menyia nyiakannya.
Dengan pelan Gadis di tidurkan nya di kasur tanpa Raka melepaskan ciumannya. Gadis yang baru merasakan nya hanya diam dan menikmatinya.
Aduh,,Raka ngajarin sama anak yang masih polos ini..kira kira bablas ngga yah...
Jangan lupa like komentar dan vote terimakasih...
cemangat....