cerita ini menceritakan kisah tentang seorang anak yang ditakdirkan untuk melindungi keseimbangan tiga dunia dan juga sebagai pewaris dari penguasa ketiga dunia tersebut..
dimana dia dipilih oleh seorang dewa kuno yang mati akibat pengkhianatan yang dilakukan oleh orang orang kepercayaannya yang ingin membuat kekacauan pada tiga dunia..
dewa kuno itu akhirnya memutuskan untuk meninggalkan seluruh kekuatan dan juga semua yang ia miliki agar ahli warisannya dapat meneruskan keinginannya untuk melindungi keseimbangan..
******
Ying Luxuan seorang anak berumur kurang dari sepuluh tahun,ia dibuang oleh keluarganya sendiri karena memiliki cacat pada tubuhnya,yang pada akhirnya ia berakhir terjatuh ke dasar jurang tak berujung dimana itu semua akan menjadi awal dari pertarungan dan juga kisah heroiknya akan dimulai....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xixixi0704, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH.25. Melawan Serigala Api
*swishhh...* dengan sekejap mata luxuan telah berpindah tempat kesebuah tempat yang dipenuhi dengan pepohonan dan gunung berapi.
"kak Alfie dimana kita sekarang..,kenapa kau tiba tiba membawaku ketempat seperti ini bukannya seharusnya aku melakukan latihan bertarung seperti biasa..??" tanya Luxuan penasaran.
"hehe..karena kau telah selesai mempelajari dasar dasar cara bertarung dan juga cara pengetahuan tentang cara bertahan hidup, jadi mulai sekarang kau akan berlatih ditempat ini secara langsung.. jadi..hehe berhati hatilah.." ucap Alfie dengan wajah seram.
"i.i..ini..kak Alfie jangan bilang kalau kau ingin meninggalkan aku ditempat seperti ini...??" ucap Luxuan yang tiba tiba merasakan perasaan seola olah hal yang sangat mengerikan akan terjadi.
"kau akan berlatih di tempat ini selama satu tahun penuh jadi sebelum mencapai waktu satu tahun kau tidak akan bisa keluar dari tempat ini..dan satu hal yang harus ku ingatkan terlebih dahulu tempat ini di penuhi banyak binatang buas dan binatang roh dari yang lemah dan yang kuat.." Alfie menjelaskan dengan wajah seram.
tiba tiba Luxuan merasakan perasaan yang sangat menyeramkan yang membuat bulu kuduknya berdiri "eh tung..tunggu dulu.."
saat Luxuan ingin berbicara Alfie tidak mempedulikannya dan terus melanjutkan penjelasanya "aku tidak akan berbicara banyak lagi jadi kau pikirkanlah apa yang harus kau lakukan setelah ini.."kemudian ia menghilang pergi meninggalkan Luxuan.
sedangkan Luxuan yang tidak sempat bereaksi sama sekali ia termenung "ehh itu saja.."
"oi tunggu..kenapa tidak memberiku penjelasan lebih lagi..dan lagi apa yang harus kulakukan di tempat seperti ini.??.." Luxuan terus terusan berteriak memanggil Alfie akan tetapi tidak kunjung dijawab yang membuat dia menjadi sangat kesal.
dikarenakan itu Luxuan terus terusan mengumpat dalam hatinya sembari berjalan melihat sekeliling, tapi beberapa saat kemudian dia merasakan perasaan mengerikan "perasaan apa ini..??" gumam Luxuan merinding.
Luxuan merasakan banyak mata yang sedang mengawasinya dan juga bersamaan dengan hawa membunuh yang sangat mengerikan, sambil mengawasi sekeliling Luxuan bergumam "jangan bilang..kalian latihan yang dikatakan oleh kak Alfie.."
*ghhrrrr..* seekor serigala tingkat dua tiba tiba keluar dari balik batu sembari mendekat ke arah Luxuan.
"ini..serigala api..hmm hanya serigala tingkat dua saja berani beraninya menggertakku.." ucap Luxuan meremehkan.
"majulah kalau kau memang memiliki kemampuan.." ucap Luxuan remeh sambil memberi isyarat dengan tangannya.
disaat serigala itu sudah sangat dengan Luxuan serigala itu berhenti dan tiba tiba melolong *Aauuuuu..*
Luxuan melihat itu masih tidak menyadari apa apa dengan sangat percaya diri dia langsung melompat maju menerjang kearah serigala sebelumnya akan tetapi disaat sudah berjarak satu meter dari serigala itu tiba tiba segerombolan serigala api menerjang kearah Luxuan yang membuat Luxuan sangat frustasi saat itu..
"si..sialaaaannn.." dengan cepat Luxuan langsung membuat perisai energi.
*bhaamm..Bhaaammm..*
*brakk..*
setelah berhasil menahan beberapa serangan Luxuan akhirnya terlempar beberapa meter kebelakang menabrak pohon besar kering, Luxuan batuk dengan mengeluarkan sedikit darah dari mulutnya.
"bajingan..aku lengah apa apaan tadi itu.. kenapa bisa ada serigala tingkat tiga di kerumunan itu..??" *Luxuan.
pada saat bersamaan serigala serigala itu langsung mengepung Luxuan dari berbagai arah.
"sialan..berani beraninya kalian menyerangku dari belakang..dan lagian apa apaan jumlah mereka ini..,tidak bisa jika begini terus aku bisa mati sialaaaannn.." gumam Luxuan.
kemudian Luxuan bersiap dan membuat kuda kuda menyerang,dengan mengeluarkan sebuah pedang dari cincin penyimpanan yang sebelumnya diberikan oleh Silvyy kepadanya.
dengan perlahan lahan Luxuan mengatur nafasnya,dan dalam sekejab kepanikan dan keragu ramuan dalam dirinya langsung lenyap "sekarang aku mengerti..,jadi inilah latihan yang dimaksud oleh kak Alfie.."gumam Luxuan.
*Aauuuuu..* serigala tingkat tiga yang merupakan pemimpin dari kelompok srigala api itu melolong memberi perintah kepada para serigala untuk mulai menyerang dan dengan cepat para serigala itu menerjang dengan mengarahkan cakar panjang yang sangat tajam kearah Luxuan.
berbagai serangan mematikan menghantam kearah Luxuan, akan tetapi dikarenakan Luxuan telah menjadi tenang ia bisa menghindari seluruh serangan tersebut.
"Swiishhh..bhaamm..Bhaaammm..*
setiap batu dan pohon yang terkena serangan yang meleset dari para serigala tersebut langsung terbelah dan terbakar menjadi berkeping keping.
Luxuan yang memperhatikan hal itu mengernyitkan alisnya "serangan itu memanglah sangat berbahaya..tapi..hihi.." gumam Luxuan yang langsung balik menyerang.
*SRIIIINGG..SRIIIINGG*
dengan kecepatan cahaya Luxuan menebas kepala beberapa ekor serigala api tersebut "kalian masih terlalu lambat dibandingkan macan taring besi yang pernah ku hadapi sebelumnya..,jadi asalkan ada celah saja aku. isa dengan mudah membunuh serigala kecil seperti kalian ini..hehm" ucap Luxuan sedikit sombong.
melihat rekan mereka telah tewas ditangan Luxuan para serigala itu mulai waspada dan tidak berani lagi menyerang dengan sembarangan begitu pula dengan pemimpin serigala tersebut yang kembali melolong memanggil kawanannya yang lain.
"gawat aku harus mengatasi pemimpin serigala ini terlebih dahulu, walaupun aku bisa menghabisi seluruh serigala ini,aku pastinya akan kehabisan tenaga dan tidak bisa lari jika terjadi bahaya setelah menghabisi mereka.." gumam Luxuan dan langsung menargetkan pemimpin serigala yang berada di barisan paling belakang.
serigala serigala itu mengepung dan menahan pergerakan Luxuan dengan sangat hati-hati yang membuat Luxuan kesusahan untuk maju menyerang.
"sial tak kusangka mereka sangat cerdik.., mereka sengaja mengulur waktu agar kawanan mereka yang lain datang,tapi seharusnya binatang buas tingkat dua dan tiga masih belum memiliki kecerdasan seperti ini atau jangan jangan pemimpin serigala ini telah mengembangkan kecerdasannya sendiri..,tapi bagaimana caranya..??" gumam Luxuan yang melihat semakin banyak serigala serigala yang datang.
"ciihh.. ini bukan waktunya berfikir seperti itu..yang harus kupikirkan sekarang adalah bagai mana cara menghadapi ini.." ucap Luxuan yang kembali fokus menghadapi binatang buas dihadapannya yang sudah mulai maju menyerang.
"Aauuuuu..*
*Dhuaarrr..Bhaamm..triiinnggg..*
dengan susah payah Luxuan terus menghadapi kawanan serigala menahan dan menyerang sembari berusaha mendekat kearah pemimpin serigala tersebut.
ketika jarak Luxuan dengan pemimpin serigala telah sangat dekat,Luxuan tersenyum "kali ini jangan berfikir bisa lolos dari cengkeramanku.." gumamnya.
"oh iya aku lupa jika pernah mempelajari sebuah jurus dari kak Silvyy, apa sebaiknya aku mencoba jurus itu dulu..,apakah memang sehebat yang dikatakan kakak Silvyy atau tidak.." setelah mengucapkan itu luxuan langsung mengalihkan energi Qin kepedangnya dan kemudian..
*Tebasan pembelah gunung..* teriaknya
*Dhuaarrr....* kawanan serigala yang berada didekat Luxuan langsung terlempar sangat jauh dengan sebagian yang mati terbelah dan sebagian mendapatkan luka luka.
"hhmm..seharusnya dengan jarak ini sudah bisa.." kemudian dengan sangat cepat Luxuan membuat sebuah segel dengan tangannya.
...----------------...
satu bulan yang lalu...
"Luxuan kau telah menjadi sangat kuat dalam waktu yang sangat singkat,dan seharusnya tidak ada yang bisa menghadapimu dilevel yang sama.." kata Silvyy mendatangi Luxuan disaat ia baru saja selesai berlatih dengan Alfie.
"kak Silvyy.. kau telah datang.." ucap Luxuan tampak senang.
serelah itu Silvyy duduk di samping Luxuan dan mengeluarkan sebuah kotak yang berisi makanan.
"makanlah..walaupun seorang kultivator bisa tidak makan dalam waktu yang lama,kau tetap harus makan karena kau masih kecil.." ucap Silvyy.
Luxuan melihat itu ia langsung bersemangat karena telah dua hari tidak mendapatkan makanan karena Alfie tidak pernah mempedulikan nya,oleh karena itu setiap Silvyy datang Luxuan menjadi sangat semangat.
"oh ya kak..kenapa kau datang hari ini, tidak seperti biasanya..?"tanya Luxuan penasaran karena biasanya Silvyy datang hanya satu sampai dua kali seminggu.
"tidak ada bukan hal penting..aku hanya ingin memberikan dua jurus ini kepadamu.." Silvyy mengeluarkan sebuah buku yang terlihat biasa saja dan satu gulungan bewarna merah kehitaman.
Luxuan penasaran dan mengambil dua gulungan itu "jurus tebasan pembelah gunung..dan ini..??"
"jurus pembelah gunung itu hanyalah jurus tingkat menengah untuk dirimu yang sekarang itu telah cukup,tapi gulungan itu berbeda.." ucap Silvyy.
"memangnya jurus apa ini..?" tanya Luxuan penasaran karena ia juga sudah merasakan perasaan aneh saat memegang jurus itu walaupun masih tudak bisa dibandingkan teknik kultivasi kaisar dewa Surgawi..
"hihi..apa kau penasaran..??"tanya Silvyy sembari tersenyum.
Luxuan mengangguk dengan sangat penasaran karena belum bisa memahami apa yang tertulis didalam gulungan itu.
"Luxuan kau sudah takkan jika seorang telah mencapai ranah keenam mereka dapat menciptakan domain mereka sendiri.."
Luxuan mengangguk "benar seorang yang telah mencapai ranah keenam menengah bisa menciptakan domain kecil yang disebut dengan domain kematian setiap orang yang terjebak didalamnya pasti tidak akan bisa selamat..dan domain itu akan semakin kuat dan besar semakin meningkatnya kekuatan orang tersebut.."
Silvyy mengangguk "memang benar seperti itu tapi itu bukan hanya bisa dilakukan oleh seorang kultivator yang telah mencapai ranah keenam saja.."
"ehh jangan jangan..gulungan ini..?"
"hehe..benar walaupun sedikit berbeda tapi ini bisa menyamai domain milik kultivator ranah keenam jika benar benar bisa melatihnya sampai tahap sempurna dan juga bisa dikembangkan seiring meningkatnya kultivasi seseorang..hehe.."
"Luxuan kau harus ingat,jurus ini bernama..."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...***(BERSAMBUNG)**...
08 11 24
08 11 24
08 11 24
08 11 24