Sistem Harimau Perunggu adalah warisan seorang penguasa sekaligus pelindung dari benua hitam. Seorang pemuda terpilih untuk mewarisi sistem tersebut. Sistem yang akan membuatnya sebagai petarung yang hebat. Bagaimana kisahnya? Apa yang akan di lalui nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ang Bay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan Teman
Wajah Alberto berubah ungu seperti terong. Baru sekarang dia tahu apa artinya di hancurkan. Tidak hanya kehilangan dewi pujaan hatinya, tapi keluarganya juga kehilangan perusahaan.
Rafael berbalik dan berkata. "Cat, aku akan mengajakmu jalan jalan."
"Hm? O-oke." Catrina mengangguk seperti ayam mematuk beras.
Alberto serasa mau muntah darah. Sebelumnya dia akan mengajak Catrina pergi dan di tolak mentah mentah. Sekarang Rafael tanpa basi basi dan Catrina langsung setuju.
Dia kalah telak.
Mereka berdua berjalan bergandengan tangan dan terlihat penuh kasih sayang. Ayah Catrina juga sangat mendukung saat ini.
Dia berteriak dari belakang. "Selamat bersenang senang di sana. Cat, kamu malam ini menginap bersamanya juga tidak apa apa. Kembali saat kamu mengandung cucuku juga tidak masalah!"
Alberto memandang mereka berdua dan merasa patah hati. Sebagai anak orang kaya, dia biasa mempermainkan wanita, meniduri lalu mencampakkan mereka seperti sampah. Tapi hari ini, dia menyaksikan dewi pujaan hatinya di bawa pergi. Secara langsung dia mengalami keputusasaan.
Bagus!
***
Mereka berdua masuk ke dalam Bugatti. Wajah Catrina masih di penuhi dengan senyum bahagia.
Rafael menoleh dan mengingatkannya. "Lepaskan tanganmu."
"Oh, maaf." Catrina tersenyum dan sadar bahwa mereka hanya bersandiwara.
Karena memang Rafael bukan pacarnya.
"Ayo temui Alundra."
Sekarang keluarga Catrina pada akhirnya tidak akan mengganggunya dan dia bisa menjalani hidup dengan sepenuh hati.
Rafael menginjak pedal gas dengan kakinya, suara mesin menderu keras. Bugatti itu melesat dengan cepat.
***
Rafael kembali ke presidental suite di hotel Belonings. Alundra tidak menyangka, mereka berdua sudah selesai dengan cepat.
"Bagaimana? Apakah semua berjalan dengan baik?"
"Tidak hanya baik. Itu sempurna."
Catrina tersenyum bahagia dan maju untuk memeluk Alundra.
"Terima kasih kak, pacarmu luar biasa."
"Ha?" Alundra sedikit tercengang.
'Kenapa kendengarannya aneh begini?'
Catrina juga bereaksi dan merasa ambigu dalam kata katanya sendiri.
"Bukan itu maksudku. Tapi dia memang luar biasa. Aduh, bagaimana cara mengatakannya."
"Sudahlah, lupakan saja."
Kemudian, kedua gadis itu berpegangan tangan dan pergi berbelanja bersama. Tapi Rafael tidak ikut dengan mereka. Karena dia ada acara yang lain.
Hari ini kebetulan adalah hari pernikahan teman kuliahnya. Rafael sudah berjanji kepada Alicia Taylor, jadi mau tidak mau dia akan datang.
Di kampus, Rafael dan Alicia memliki hubungan baik dan rukun, seperti teman dekat. Tapi sampai pada suatu hari. Alicia tiba tiba menyatakan cintanya pada Rafael.
Rafael terkejut. Dia sudah menganggap Alicia seperti saudara. Dia tidak bisa mencintainya.
Selain itu, Rafael merasa bahwa Alicia tidak suka di permalukan dan pendendam. Rafael tetap ingin menjadi teman saja dan tidak akan memakai cinta, tapi Alicia tidak terima.
Setelah itu, Alicia dengan gencar mengejar Rafael dalam jangka waktu panjang, tetapi pada akhirnya tidak berhasil sama sekali. Hubungan mereka berdua menjadi seperti orang asing. Alicia merasa bahwa keputusannya benar. Setelah penolakan, dia bahkan tidak mau menjadi teman Rafael.
Setelah lulus kuliah, dia menjadi supervisor di sebuah perusahaan karena kemampuannya bagus. Gaji tahunannya hampir satu juta dollar. Bagi seorang gadis, gaji sejumlah itu sudah sangat tinggi. Dan karena penampilannya yang luar biasa, dia juga mendapatkan seorang pacar yang merupakan seorang manajer.
Sekarang keluarganya kaya. Dia mengundang Rafael ke pesta pernikahannya hari ini. Karena ingin balas dendam. Tidak ada tujuan lainnya.
Alicia ingin menunjukkan bahwa dia menjalani kehidupan dengan sangat baik sekarang. Dia ingin membuat Rafael menyesal karena menolaknya. Setelah mengabaikan cintanya, sekarang dia yakin Rafael tidak akan mampu mencapai puncak kesuksesan seperti dirinya. Mungkin banyak orang memiliki pemikiran seperti ini ketika mereka ingin membalas kegagalan mereka.
Karena itu, Alicia secara khusus mengundang selebriti selebriti lokal. Semua anak anak orang kaya. Dan para petinggi di tempat kerja di sekitar mereka. Dia ingin menunjukkan kekuatan koneksinya.
Saat ini. Sebuah hotel di pusat kota Jama penuh dengan mobil mewah. Ferrari, Lamborghini, Porsche, Bentley dan sebagainya sangat menawan dan keren. Efek pemandangan itu sangat mengejutkan. Seperti pameran mobil mewah. Semua orang yang lewat kagum dan bahkan berfoto dengan ponsel mereka.
Alicia telah memesan aula pertemuan hotel itu. Dia tersenyum dan bersosialisasi di sana sini. Melihat jajaran mobil mewah yang terparkir di depan pintu, dia terlihat sangat puas di wajahnya.
Ada seorang pria berjas di sampingnya, pria itu gemuk, pendek, dahinya mengkilap dan sedikit botak. Nama pria itu adalah Scott Raven dan dia adalah pacar Alicia. Tahun ini dia berusia 30 tahun, tetapi terlihat seperti berusia 40 tahun. Dengan identitasnya sebagai manajer perusahaan, dia mengejar Alicia dan otomatis mengetahui dendam masa lalu Alicia sampai hari ini.
"Alicia, apa teman sekelasmu yang bernama Rafael itu belum datang? Apa dia tidak akan datang?"
"Dia menerima undanganku, dia pasti akan datang." Alicia sangat yakin.
Scott tersenyum. "Baguslah, karena aku sudah mempermalukan diriku sendiri untuk meminta semua orang mendukung kita nanti. Aku akan mengatur agar Rafael duduk bersama orang orang kaya nanti, dan memastikan dia merasa malu dan ingin cepat pergi."
Bagi seseorang yang dulu di sukai pacarnya, Tentu saja tidak ada kesan baik di matanya.
Alicia tahu bahwa mobil mobil mewah yang berjejer di depan pintu itu di miliki oleh sekelompok anak muda kaya yang sengaja di undang oleh Scott.
Bisa di katakan, balas dendamnya akan sempurna.
Jika bukan karena kemampuan Scott, Alicia tidak mungkin mau untuk menikah dengannya.
Scott melanjutkan. "Ayo, aku akan mengajakmu untuk menyapa mereka dulu. Ngomong ngomong, mereka semua adalah orang orang terhormat. Bersikaplah sopan saat berbicara dan jangan menyinggung mereka."
Scott tidak lupa mengingatkan.
Alicia mengangguk. "Baiklah."
Mereka berdua berjalan ke ruang VIP dan membuka pintu masuknya. Terlihat beberapa pemuda di dalamnya, mereka semua memakai pakaian merek merek terkenal, bahkan barang paling murah mereka seharga 100 ribu dollar. Semua jenis aksesoris pada tubuh mereka juga merupakan barang mewah.
Alicia melihat bahwa mereka semua ini orang kaya. Dia sendiri merasa sangat iri. Dia berpikir bahwa saat Rafael datang nanti, dia akan cemburu setengah mati.
Alicia berdiri tegap, bersikap kaku dan tidak berani berbicara yang tidak perlu. Scott juga sangat sopan dan sedikit membungkuk.
"Tuan muda Byzko, ijinkan saya memperkenalkan anda kepada istri saya, Alicia Taylor."
"Oh oke. Aku Akira Byzko pemilik kedua dari hotel Belonings." Dia mengulurkan tangannya.
Setiap Akira memperkenalkan diri, nama hotelnya juga akan di sertakan karena dia bangga. Dan benar saja, Alicia terkejut bahwa dia adalah putra orang besar, Larry Byzko. Dia adalah pewaris keluarga yang sangat kaya.
"Salam kenal, tuan muda Byzko." Alicia menjabat tangan dengan canggung.
Kemudian, Scott memperkenalkan kembali beberapa pemuda kaya lainnya.
Setelah itu, dengan mempertebal wajahnya dia memberanikan diri berkata. "Tuan muda Byzko, saya ingin mengatakan sesuatu, itu, mmm, saya ingin meminta bantuan anda."
"Ada apa? Mumpung suasana hatiku sedang bagus, katakan saja. Tidak ada hal yang tidak bisa aku lakukan di kota Jama ini." Seperti biasa kelakuan Akira seenaknya.
Scott tersenyum dan berkata. "Nanti akan ada seseorang yang datang, saya ingin anda memberinya pelajaran yang berharga."
"Siapa dia?" Akira sedikit heran.
Ekspresinya sangat menghina. Dia memikirkan sesuatu. Sebagai seorang pria sejati, keahlian utama Akira adalah mengusik ketenangan dan menyinggung orang lain. Itu sudah wataknya.
Di antara semua anak orang kaya di level yang sama dengannya, dia adalah penguasa mutlak yang memimpin mereka.
"Itu masalah kecil, jangan khawatir, entah dia seseorang atau segerombolan, lihat saja nanti aku akan membereskannya." Akira melambaikan tangannya dan terlihat sangat keren.
Scott mendengar itu langsung senang.
"Baiklah, tuan muda Byzko. Mohon tunggu sebentar." Scott berkata dan berjalan keluar ruangan.
Alicia mengikuti dari belakang. Inilah yang dia inginkan. Dia akan menunjukkan pada Rafael bahwa dia sekarang berteman dengan orang orang kaya. Orang yang pernah menolak cintanya tidak se level dengannya.