Arsy Aprilia janda muda memulai kehidupan barunya di Kota Sidney, Australia. Awal kehidupannya di Negara orang terasa baik-baik saja dengan keseharian mengurus toko bunga miliknya. Namun, siapa sangka? Berawal dengan satu buket mawar hitam mengubah kehidupannya hingga harus menikah dengan pria aneh dari masa lalunya.
Dominic Jovano Abraham, pria misterius dan memiliki kehidupan masalalu yang berkaitan dengan Arsy.
Bagaimana kisah cinta mereka?
Yuk ikutin terus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Windii Riya FinoLa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
"Aku tidak menyangka kamu bakal beli itu tadi." bisik Dominic tidak dapat menyembunyikan senyumnya di hadapan Arsy.
"Lupa kalau aku sudah berpengalaman?" balasnya mengutarakan pertanyaan yang justru membuat senyuman Dominic surut. Benar-benar mood swing banget, kan?
Ditanya seperti oleh Arsy seperti itu justru membuat Dominic menggeser lagi duduknya hingga membuat jarak diantara keduanya. Matanya terpejam ke arah jendela mobil. Entahlah, ia mengakui kesalahannya di masa lalu. Bahkan berusaha untuk mencari keberadaan Arsy selama tujuh tahun.
Sialnya, saat dirinya benar-benar berada di puncak penyesalan dan rasa bersalah teramat dalam justru bertemu Arsy dalam keadaan wajah yang tertutup. Tentu saja Dominic tidak mengenali Arsy meski merasa mata indah milik Arsy mengganggu ketenangannya. Apalagi dulu sering bertemu dengan Arsy dalam keadaan menangis semakin membuatnya mengingat gadis malang yang ia tinggalkan 7 tahun lalu.
Tangan Dominic menekan tombol penutup kaca pembatas antara kursi depan dengan kursi penumpang. Tatapannya beralih menatap Arsy kemudian tangannya terulur membuka cadar yang menutupi wajah cantik itu. "Katakan. Apa kamu dulu juga sering menggoda Haris?" Pertanyaan yang menyiratkan ketidak terima seorang Dominic tetapi tidak dapat melakukan apapun.
Dominic yang bersalah.
Dominic yang lari dari tanggung jawab. Tapi percayalah, tidak ada niat itu semua karena bertepatan malam itu, malam kelam yang dihadapi mommy Aisyah. Bukan hanya sang mommy, kelam bagi kedua adiknya juga.
Sementara Arsy ditanya seperti itu tampak termenung beberapa saat. Kemudian menggeleng karena tidak ingin mengingat pernikahan sebelumnya. Memang Haris selalu memperlakukannya dengan baik, tapi ada sesuatu yang tidak ada seorangpun yang tahu. Dan itu sudah cukup baginya menganggap Haris adalah pria baik.
"Itu masa lalu, suamiku. Biarlah menjadi kenangan yang tak akan aku ungkit lagi," kata Arsy menatap Dominic. Bukan memilih tidak mengingat kenangan itu, tentu saja tidak akan lupa. Hanya saja Arsy benar-benar tidak ingin mengungkit lagi.
Tatapan keduanya menyiratkan sebuah arti yang hanya sang pemilik dapat mengartikannya. Sedangkan Dominic justru merasa bersalah dan tidak enak hati kepada Arsy karena teringat dahulu Arsy di madu oleh Haris. "Maaf, istriku." Dominic mengelus pipi Arsy seakan tahu jika tidak seharusnya ia membahas kisah masa lalu lagi.
Anggukan kecil dari Arsy sudah menandakan bahwa tidak masalah dan memaafkan Dominic. Lantas keduanya saling berpelukan satu sama lain.
"Aku sudah tidak sabar untuk malam nanti," bisik Dominic di telinga Arsy. Benar sekali, ia sangat tidak sabar.
Tidak ada jawaban dari Arsy tapi Dominic menerima cubitan. Di perutnya yang sixpack. Bukannya sakit melainkan geli hingga membuatnya terkekeh geli.
"Aku malu," cicit Arsy menyembunyikan wajah pada dada bidang Dominic.
"Jangan malu, nanti aku ajari lagi ya." Dominic mengerlingkan mata saat Arsy menengadah menatapnya.
Rasanya sudah sangat tidak sabar menantikan malam tiba karena memang setiap pengantin pasti menantikan malam panas itu, bukan? Sama seperti Dominic, tidak peduli jika pasangan seorang janda atau gadis. Yang pasti Dominic bahagia telah menemukan Arsy.
Saat mobil yang mereka tumpangi hampir sampai gedung Apartemen, Dominic memakaikan cadar ke wajah Arsy. "Jangan pernah tunjukkan wajah kamu di hadapan pria lain. Aku cemburu," ucap Dominic jujur dan diangguki oleh Arsy.
Ingatan Arsy beralih pada saat pertama kali memutuskan untuk memakai cadar dan Haris memintanya agar di buka saat berada di rumah bahkan sempat tidak setuju
"Kalian berbeda."
❤️
Maaf Eku up sedikit krna baru pulang kondangan. insyaallah besok up kayak biasa ya
Oh iya, besok hari Senin kan?
jangan lupa kasih vote, rate bintang 5, dan gift nya yaa...
artinya pernikahan mereka beruntun kan thoor.
"k kamu" ucap Dominic
apa Arsy wanita masalalu (8 tahun lalu) Dominic
semoga ja
semangat dengan karya barunya mae
jangan lupa kabari, infokan apa judulnya
biar banyak kami baca dan dukung