NovelToon NovelToon
Sistem Robot Masa Depan

Sistem Robot Masa Depan

Status: tamat
Genre:Kehidupan alternatif / Dunia Masa Depan / Sistem / Tamat
Popularitas:202.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Alveandra

Tahun 9.999 Dunia hancur akibat peperangan yang di sebabkan oleh manusia, dengan berbagai alat tempur canggih, seperti Robot dan sebagainya.
Di dunia yang sudah hancur tersebut terdapat penyintas yang masih bertahan hidup di dunia yang baru.
Arian Smeltz Pria berumur 22 tahun, salah satu penyintas yang bertahan hidup di Dunia baru, dia menemukan sosok Robot saat sedang melakukan penjelajahan demi menemukan tanah yang subur.
Robot tersebut merupakan sebuah Sistem yang akan membantu Arian membuat kehidupan barunya di dunia yang sudah rata dengan tanah tersebut.
Arian membangun sebuah peradaban baru, hingga lama kelamaan tanah yang tadinya di huni oleh dia dan keluarganya saja, mulai di datangi penyintas lainnya.
Sosok dua Wanita cantik kakak beradik yang pandai bela diri dan menggunakan senjata tertarik kepada Arian.

Mereka pun membangun keluarga bersamaan dengan membangun sebuah peradaban baru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alveandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Arian menyuruh Alpa dan ketiga robot kelompok Belt mengawasi orang-orang tersebut agar tidak melarikan diri.

Sementara yang lainnya bergegas membersihkan diri, karena hari sudah mulai petang.

Ketika sudah makan malam. Arian bersama kedua Istrinya membawakan makanan untuk orang-orang yang mereka tahan. Tampak mereka semua sedang duduk lesu dengan kaki yang di borgol.

"Makanlah ini, bagi rata," ucap Arian sambil meletakkan makanan di tanah.

Mereka semua tampak ragu, takut Arian meracuni makanan tersebut dengan racun monster Scorpion.

Arian menyadari ke khawatiran mereka semua, ia menghela napas dan sedikit merobek daging lalu memakannya.

"Makanan ini aman, aku tidak mungkin membunuh kalian," ucapnya santai.

"Tu-Tuan, kenapa anda sangat baik dengan kami?" tanya salah satu di antara mereka.

Arian tersenyum. "Aku tahu kalian cuma bawahan, dengarkan aku baik-baik. Kalau kalian di sini mau menjalankan perintahku dengan baik, maka kalian akan mendapatkan hidup yang enak! Tidak perlu berburu monster, berebut air bersih di sungai Zeuz dan pastinya kalian tidak akan pergi mempertaruhkan nyawa lagi nantinya, seperti mereka semua yang tinggal di sini," ucap Arian sambil beranjak berdiri.

Ke sepuluh orang tersebut saling memandang, mereka sadar kalau hidup merek ada di tangan pria yang ada di hadapannya itu.

Tiba-tiba mereka bersujud, karena mau bagaimanapun mereka juga ingin hidup dengan tenang.

"Tuan, kami janji akan patuh dengan anda, tolong ampuni nyawa kami," ucap salah satu di antara mereka.

Arian tersenyum. "Bagus, mulai besok kalian akan membantu kami bekerja, jika kerja kalian bagus aku akan mengijinkan kalian tinggal di sini!" ucap Arian tegas seraya meninggalkan mereka semua bersama kedua istrinya.

Setelah Arian pergi, tampak mereka langsung saling berbagi makanan dan melahapnya. Betapa terkejutnya mereka ketika merasakan daging yang di makannya adalah monster Red Dogs.

"Astaga, daging Red Dogs! Aku yakin ini daging Monster Red Dogs!" seru salah satu di antara mereka.

"Benar sekali, apakah mereka semua selalu makan daging enak seperti ini?" timpal yang lainnya.

"Beruntung sekali mereka, kita saja selama ini kebanyakan makan daging Black Viper," ucap pemimpin kelompok mereka sambil menghela napas berat.

Monster Red Dogs cukup sulit di dapatkan, karena jenis Monster tersebut memiliki kelompok yang sangat banyak, sehingga yang akan memburu mereka akan berpikir dua kali terlebih dahulu.

Berbeda dengan Black Viper yang mudah untuk di dapatkan, karena monster tersebut paling banyak bergerombol lima ekor, malah kadang ada yang sendirian, sehingga mudah di bunuh.

Susunan daging enak menurut para penyintas, Tentu Erhaz menjadi monster dengan daging terenak, di ikuti Eagle Wolf, kemudian Red Dogs, Black Viper dan yang terakhir Big Frog. Sedangkan Scorpion jangan ditanya, dagingnya tidak bisa dimakan, hanya kulitnya saja yang bisa digunakan untuk membuat senjata dan semacamnya.

Tentu urutan rasa enak juga di barengi dengan kesulitan memburu mereka, contohnya monster Erhaz yang jarang terlihat dan sekalinya ada, pasti memiliki kelompok yang banyak. Sementara Big Frog satu orang saja bisa mengalahkannya, asal tidak terlilit lidahnya dan malah di makan monster tersebut.

...***...

Arian kembali ke rumah bersama dengan kedua Istrinya, tampak di ruang tamu Ayah dan Ibu Arian sudah ada di sana.

"Tumben Ayah dan Ibu ada di sini, ada apa?" tanya Arian yang baru datang dan duduk.

"Arian, sekarang kamu sudah menjadi pemimpin pemukiman Smeltz, alangkah baiknya kamu mengajari seseorang untuk berburu, agar kami tidak selalu mengkhawatirkan mu," tutur Molina lembut.

"Benar itu Arian, apa lagi kamu sekarang sudah memiliki Istri. Mereka butuh perhatian lebih darimu, biarlah pekerjaan berat di tanggung orang-orang kita," timpal Wiliam.

Arian menghela napas. "Aku tahu maksud Ayah dan Ibu, Aku juga sudah berencana untuk melakukan hal tersebut. Tapi aku sadar diluar sana sangat berbahaya, rencananya setelah aku membuat beberapa robot yang seperti Alpa lagi, baru aku akan menunjuk beberapa orang untuk berburu, tentunya di bawah pengawasanku," jawabnya lembut.

Wiliam dan Molina menghela napas lega, ternyata anaknya sudah berpikir kedepan. Mereka pikir Arian tidak merencanakan itu, karena itulah mereka berdua mencoba mengingatkan.

"Baguslah kalau kamu sudah punya rencana seperti itu, kamu memang anak yang bisa Ayah banggakan!" seru Wiliam dengan bangga.

"Iya dong, aku tidak mau seperti Ayah yang tidak bisa apa-apa," goda Arian sambil menyeringai.

"Kau! Nyesel aku memujimu!" gerutu Wiliam kesal.

Molina dan kedua menantunya terkekeh geli melihat ekspresi wajah Wiliam. Arian juga ikut tertawa. Mereka semua tertawa bersama seolah tidak memiliki beban sama sekali. Wiliam juga menyadari kalau anaknya hanya bercanda, jadi ia tidak memasukkan candaan itu ke dalam hati.

1
minak jinggo
gk apa2 buat cerpen yg penting tamat dr pada sebelah buat novel gantung semua d tengah jalan..
Mckeren World
Luar biasa
Sunan Arrasy
/Frown/
hairul amin
Luar biasa
Mgiok: mantap
total 1 replies
Ariwat Xx
saran thor
klo awal2 cerita jgan mnculin heroine dlu klo bsa fokus ke inti cerita dlu nnti pertengahan bru mnculin heroin
awal2 muncul gni ujung2nya beban nnti.
saran aja broo
Nanik Purba
Yeaahhhh tamat? tumben pendek bang, ,gak sampai 100 chapter.
Nanik Purba
kayak merk shampoo 🤣🤣🤣
Nanik Purba
apa dua-duanya akan disikat 🤔
Nanik Purba
pasti pada kepincut ama arian
Nanik Purba
Awal cerita yang menarik,aku subscribe
Dhimas Jaya
Luar biasa
John Singgih
tapi mandinya jangan lama2 kasihan dong yang dibelakangnya
John Singgih
dua cewek tadi pasti makin kepincut sama Arian
Taufik Hidayat
apakah X-Ray Sudah berevolusi
John Singgih
kalau pertama ketemu langsung nikah tentu mau dong, sayangnya cuma ada dalam fiksi ya....
John Singgih
mantap lanjut
John Singgih
kayaknya anggota keluarga bakal nambah lagi nih
John Singgih
kayaknya bakal kawan yang baik nih
Anonim
thor coba bikin cerita fantasi timur dong
Raja Semut
cerita nya bagus tapi sayang nggak lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!