Mohon bijak untuk menanggapai sebuah karya
jangan lakukan boomlike ya jika tidak dibaca🙏🏼😁
Bantu dukung dengan cara Like, Komen, Hadiah dan Vote ya Readers.
Ini kisah dibuat dari pikirin saya sendiri, no plagiat apapun 🙏.
Kisah cinta dua insan memiliki perbedaan yang dianutnya.
Wanita muslim sederhana yang biasa di panggil dengan nama Shalsa, dia sudah membuat laki-laki jatuh hati padanya, laki-laki itu bernama Cakra berkulit putih
Pada waktu yang sama Shalsa bertemu dengan seorang laki-laki berpegangan tangan dengan anak kecil, mereka berjalan ke luar dari halaman tempat ibadah orang Kristen menuju ke arah Shalsa.
Cakra adalah laki-laki yang sudah jatuh cinta dengan Shalsa, tapi sayangnya mereka berdua berbeda keyakinan.
🖤 Akan terjalinkah kisah cinta mereka?
🖤Bagaimana dengan kedua keluarganya?
🖤Sampaikah Shalsa & Cakra kehubungan yang serius?
Yuk kita cari tau kisah Shalsa & Cakra 😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pitriyani Calam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bermain Dengan Marvel
Marvel sangat senang bisa menghabiskan waktu dengan Cakra, bermain, belanja mainan yang di ingin kan Marvel.
Cakra juga menikmati kebersamaannya dengan Marvel, dia merekam apa yang Marvel lakukan lalu videonya dikirimin ke Shalsa.
Cakra tertawa melihat tingkah Marvel yang menggemaskan saat main di area permainan.
"Uncle, Malvel lelah, makan dong" ucap Marvel menghampiri Cakra
"Ayo kita cari makan, kamu mau makan apa?" tanya Cakra menggandeng tangan Marvel dan berjalan
"Makan steak boleh?" tanya balik Marvel mendongkak kan kepalanya agar bisa menatap Cakra
"Boleh, untuk hari ini uncle akan mengizinkan kamu makan apa saja, tapi tetap tidak boleh bilang papa atau mama mu" jawab Cakra
"Siap uncle" sahut Marvel memberi hormat pada Cakra
Mereka masuk ke salah satu tempat makan, lalu Marvel memesan makanan yang dia inginkan.
"Mba, ini pedas tidak?" tanya Marvel menunjuk salah satu menu daging
"Bisa dibuat tidak pedas" jawab pelayan
"Uncle, Malvel mau daging ini saja" ucap Marvel
Cakra memesan 2 menu, satu untuk Marvel dan satu lagi untuk dirinya sama-sama sudah lapar.
Sambil menunggu makanan datang, Cakra mengajak Marvel bermain tebak-tebakan.
"Hai Cakra" panggil seseorang
Cakra dan Marvel menoleh ke sumber suara.
"Shereen" lirih Cakra malas
"Penjahat itu datang lagi" ucap Marvel kesal
"Kalian sedang apa?" tanya Shereen langsung duduk di depan Cakra
"Aunty tau ini tempat apa?" tanya Marvel
"Ini tempat makan dong, masa aunty tidak tau" jawab Shereen mencubit gemas pipi Marvel
"Ishhh jangan cubit-cubit, kalau aunty tau ini tempat makan kenapa beltanya kita sedang apa, itu peltanyaan salah, papa bilang yang beltanya begitu belalti olang bodoh" ucap Marvel semangat
"Jadi maksud kamu aunty bodoh?" tanya Shereen menatap Marvel kesal
"Kulang lebih begitu, kalena aunty beltanya begitu" jawab Marvel santai
"Kamu masih kecil kurang ajar ya sama aunty" ucap Shereen ingin mencubit lengan Marvel
Cakra dengan sigap menepis tangan Shereen dengan kasar, dia akan selalu membela Marvel apapun yang terjadi.
"Berani kamu menyakiti keponakan ku, akan ku pasti kan kamu menyesal Shereen" ucap Cakra melihat Shereen tidak suka
"Anak ini yang kurang ajar duluan, bilang aku bodoh, siapa yang tidak kesal, anak salah itu jangan di belain tapi harus di kasih ajaran supaya mulutnya tidak seperti dia" jawab Shereen marah menunjuk ke arah Marvel
"Kamu pikir mulut mu sudah benar, kamu punya mulut aja hanya bisa untuk menjelekan orang, dan sampai kapan pun aku akan selalu membela Marvel dia lebih berharga dari apapun itu" ucap Cakra
"Aku akan pastikan kamu akan menyesal Cakra, karena sudah menolak ku lalu membela bocah gila ini" jawab Shereen emosi
"Pergi jauh-jauh, merusak acara aku dan Marvel tau" ucap Cakra sudah malas bicara dengan Shereen
"Iya benal melusak acala Malvel" sahut Marvel
Makanan yang dipesan sudah datang, Marvel menikmati makanannya bersama Cakra.
Selesai makan, Marvel kembali mengajak Cakra ke toko mainan.
"Untuk apa ke sini lagi" tanya Cakra
"Aku mau membeli mainan untuk onty Shalsa, boleh kan uncle" jawab Marvel
"Emang onty suka mainan?" tanya Cakra bingung
"Ya ampun, uncle tidak tau, dikamal onty itu banyak mainan kecil-kecil" jawab Marvel
"Mainan apa?" tanya Cakra
"Dolaemon kecil-kecil lucu deh di taro di lemali kaca" jawab Marvel
Cakra hanya diam, sudah 3 tahun lebih menjalin cinta bersama Shalsa dia tidak tau apa kesukaan Shalsa, karena dirumahnya tidak ada miniatur mainan atau apapun itu.
Shalsa juga setiap kali di ajak ke mall hanya selalu yang di beli hanya jam tangan, jadi pikiran Cakra, Shalsa suka koleksi jam tangan, hampir sebulan sekali dia membeli jam tangan.
"Uncle kenapa diam saja" tanya Marvel khawatir
"Tidak ada apa-apa, kamu boleh membelikan onty Shalsa mainan" jawab Cakra
"Asikkk, makasih uncle" teriak Marvel senang, dia berlari ke salah satu mainan doraemon, Cakra hanya memperhatikan Marvel dan ikut memilih, dia juga akan membelikan 1 untuk Shalsa
Apa iya Shalsa suka mainan kucing gendut begini, kenapa aku sama sekali tidak mengetahui, pacar macem apa aku ini, katanya cinta dan sayang tapi tidak tau kesukaan pacarnya, sungguh buruknya diriku. Batin Cakra sambil memegang miniatur doraemon
"Uncle aku ini saja" ucap Marvel menunjuk salah satu mainan
"Silahkan ambil aja, sekalian bayar, ini punya uncle" jawab Cakra
"Ini mainan untuk siapa?" tanya Marvel
"Untuk onty Shalsa, masa hanya Marvel saja yang memberikan hadiah, uncle juga mau kasih hadiah" jawab Cakra
"Uncle kelen, ayo kita bayal" ucap Marvel
Cakra dan Marvel puas belanja segera pulang, Cakra juga sudah lelah dan ingin segera beristirahat.
Waktu sudah sore kondisi jalanan mulai macet, Marvel tertidur di dalam mobil, Cakra membiarkan saja melihat keponakannya tidur.
"Kalau bukan karena Shalsa mungkin aku tidak akan mengajak Marvel ke mall siang hari hingga sore" ucap Cakra
"Dan juga aku tidak akan tau kesukaan Shalsa adalah miniatur doraemon, apa nanti aku izin masuk kamarnya ya ingin tau apa benar yang di ucapkan Marvel, tapi mana mungkin Shalsa mengizinkan aku masuk ke dalam kamarnya" ucapnya lagi
Ring... Suara panggilan telepon
📱Mama
Cakra sudah dimana, nak?
📱Cakra
Dijalan mam, ini masih terkena macet, mungkin 30 menit lagi sampai
📱Mama
Marvel mana? Kok sepi tidak ada suaranya
📱Cakra
Dia kelelahan hingga tertidur mam
📱Mama
Kasihan cucu ku, emangnya kalian melakukan apa saja di mall hingga dia lelah
📱Cakra
Hanya bermain dan belanja, Cakra menuruti keinginan dia hari ini, mam
📱Mama
Mama senang kamu mau mengajak dia main, sudah lama juga kamu tidak ada waktu untuk Marvel dan kita semua
📱Cakra
Iya mam, maaf ya, pekerjaan Cakra juga lagi banyak jadi belum dapat cuti, Cakra akan mengajukan cuti mam
📱Mama
Untuk apa mengajukan cuti?
📱Cakra
Bahasnya nanti saja ya mam, jika Cakra sudah sampai rumah, ini macetnya mulai jalan
📱Mama
Baik, hati-hati ya di jalan, mama tunggu kedatangan kalian berdua, mama juga ada yang mau di bicarakan. Bye Cakra sayang, i love you
📱Cakra
Iya mam, i love you too
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai Readers terima kasih yang sudah setia membaca "Perbedaan Dua Insan" terus berikan dukungannya ya dengan cara
⭐ Rate 5
👍🏼 Like
📝 Komen
🎁 Hadiah
🎟️ Vote
Dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :
Cinta Zavier untuk Aisyah 👍🏼📝🎁🎟️⭐
Kesetiaan Cinta Yusuf 👍🏼📝🎁🎟️⭐
3.Beda Usia? Tak Masalah👍🏼📝🎁🎟️⭐
Untuk cerita no. 1 & 2 masih saling menyambung ya jadi harus baca terlebih dahulu yang nomor 1👍🏻😊🙏🏻
sukses selalu kak