NovelToon NovelToon
Pengantin Yang Dipertaruhkan

Pengantin Yang Dipertaruhkan

Status: tamat
Genre:Obsesi / Harem / Angst / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:452.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Meylani Putri Putti

Helena Gwen harus menerima kekecewaan.

Di hari yang sama ia harus menikahi dua lelaki sekaligus akibat sang suami yang kalah dalam perjudiannya.

Pernikahan pertamanya yang ia jalani adalah pernikahan bisnis yang bermaksud untuk menyatukan dua perusahaan terbesar di Asia
Tenggara.

Pernikahan kedua harus ia jalani di hari yang sama bersama Miguel yakini seorang miliader yang memiliki kepentingan pribadi terhadap ayah Helena Gwen.

Pernikahan itu terjadi karena Helena di pertaruhkan sang suami di malam pernikahannya.

lalu bagaimana dengan nasib Helena yang ternyata ia bukanlah satu-satunya wanita milik Miguel Simon dan bagaimana bisa cinta tumbuh di kedua hati yang sama-sama menyimpan dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meylani Putri Putti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertahan

Helena terbangun dari tidurnya karena perasaan begitu gelisah, perutnya juga terasa mual.

Sejak dari semalam ia belum juga makan.

Rencananya pagi-pagi ini Helena bermaksud untuk mencari makanan di salah satu supermarket terdekat.

Ketika keluar dari hotel tempatnya menginap, Helena melihat mobil salah seorang Bodyguard Miguel.

Setiap mobil Bodyguard milik Miguel, akan memiliki nomor seri plat yang berurutan. Karena itulah sangat mudah mengenal mobil itu.

"Gawat! Mereka ternyata sudah sampai di sini!"

Melihat  Bodyguard suaminya, Helena kembali ke kamarnya, apa yang harus aku lakukan sekarang ? tanya Helena sambil mondar-mandir di depan pintu kamarnya.

"Aku harus mencari cara agar bisa lari dari sini lagi," gumamnya.

Helena kemudian membongkar koper dan mencari beberapa Wig yang ia gunakan untuk menyamar.

Sebelumnya Helena memang membeli banyak Wig, untuk melakukan penyamaran, ia pernah menonton film action yang menceritakan tentang seorang wanita yang melakukan penyamaran untuk menghindari kejaran dari penjahat.

Karena itulah Helena sudah sedia payung sebelum hujan, ia sudah mengira jika Miguel akan mencarinya.

Helena kembali merubah penampilannya, kali ini ia menggunakan wig dengan potongan rambut bob berwarna hitam, Helena memoles wajahnya dengan foundation  yang berwarna gelap, tak hanya pada wajah,ia juga memberi foundation itu pada seluruh telapak tangannya. Sementara kakinya ia tutupi dengan sepatu boot yang cukup tinggi.

Kini kulit Helena yang putih itu menjadi lebih eksotik.

Dengan menggunakan kacamatanya, lengkaplah sudah penyamaran Helena hari itu.

Helena mendorong kopernya,tanpa memberitahu resepsionis terlebih dahulu, ia langsung check out dari hotel itu.

Kebetulan saat bersamaan, ada beberapa tamu hotel yang keluar dari kamar mereka secara berombongan menuju lobby.

Helena yang melihat ada kesempatan, kemudian berjalan mendekati rombongan pengunjung hotel itu.

Karena penyamarannya, para Bodyguard kembali terkecoh, karena mengira Helena adalah bagian dari rombongan para tamu hotel yang lain.

Bodyguard itu menunggu instruksi dari Miguel selanjutnya. Mereka berpencar untuk berjaga dan mengintai di setiap penginapan dan hotel yang ada di kota itu.

Helena pergi dengan taksi yang sudah ia pesan sebelumnya, melalui pelayanan hotel.

Beberapa saat kemudian taksi kembali membawa Helena, Helena segera masuk ke dalam taksi tersebut dan mengunci rapat pintu taksi.

"Mau ke mana Nyonya?" tanya sopir taksi itu.

Helena sedikit kaget mendengar pertanyaan seorang sopir taksi karena ia sendiri tidak tahu harus kemana, karena juga tidak tahu. Kota ini adalah kota yang asing yang belum pernah ia jamaah sebelumnya.

"Astaga! Aku harus kemana sekarang."

"Jalan aja Pak, nanti akan ku beritahu tempat pemberhentiannya," ucap Helena.

Sopir taksi pun berjalan perlahan perlahan, sementara Helena masih membuka aplikasi map nya mencari tempat yang dirasakannya aman untuk bersembunyi.

Setelah 45 menit berjalan, sopir taksi itu kembali bertanya lagi.

"Mau ke mana kita nyonya?" tanya sopir taksi itu kembali.

Melihat sopir taksi yang terlihat gelisah, Helena segera mencari keputusan.

"Kita ke taman kota saja Pak," pungkas Helena. Helena sengaja memilih taman kota agar ia bisa leluasa memilih penginapan dan memikirkan cara untuk kembali kabur melarikan diri dari Miguel.

"Kenapa tidak bilang Nyonya, taman kota sudah lewat. Kita harus memutar lagi," ucap sang sopir dengan nada ketus.

"Oh kalau begitu, maafkan saya pak." Hanya itu kata-kata yang bisa diucapkan Helena.

Helena tiba di taman kota, setelah membayar taksi itu ia kembali menyeret koper-kopernya mencari tempat berteduh untuk sementara waktu.

Padahal perutnya saat itu begitu lapar,Helena mencari supermarket terdekat untuk membeli bahan makanan.

"Apa yang harus aku lakukan? jika aku mendorong koper-koper ini ke dalam swalayan itu, mereka pasti akan menaruh curiga."

"Jika aku tinggal begitu saja di sini dan koperku akan hilang maka aku tak punya apa-apa lagi," ucap Helena sambil memperhatikan koper-kopernya.

"Sebaiknya aku cari tempat yang aman untuk menyimpan koper-koper ini."

Helena menyusuri taman kota, sambil mendorong kopernya. Ia mencari tempat yang sedikit tersembunyi agar koper itu tidak dilihat oleh orang. 

Di ujung taman, ada daerah yang ditumbuhi pohon-pohon yang besar dan berdaun lebat , sehingga bisa digunakan untuk menyimpan kopernya selama beberapa saat. Kebetulan saat itu hari masih pagi, jadi tak ada yang datang ke taman kota itu.

Setelah menyimpan koper-kopernya ditumpukan semak-semak, Helena berjalan menuju supermarket terdekat yang tidak begitu jauh hanya 20 menit berjalan kaki Ia pun sampai di supermarket yang terdekat.

Helena memborong berbagai makanan ringan dan makanan instan untuk persiapannya selama beberapa hari.

Setelah membayar belanjaannya Helena bermaksud mencari penginapan yang lainnya.

Ia berjalan kaki sekitar sepuluh menit untuk tiba di sebuah  hotel yang tak jauh dari supermarket.

Langkah herena kembali tercekat,ketika melihat satu lagi mobil anak buah Minguel yang berjaga di depan lobby hotel.

"Astaga ternyata dugaanku memang benar, Miguel mencari keberadaanku dengan cara mengawasi setiap hotel,"

"Ah aku harus ke mana lagi,  jika mereka semua mengepung tempat penginapan,lalu  aku harus tinggal di mana?"dengus Helena yang merasa kesal.

"Aku coba cari  tempat yang lain saja, semoga saja hotel yang lain tidak dijaga oleh Bodyguard Miguel."

Helena mencari lagi beberapa hotel atau penginapan yang ada di tempat itu, melalui salah satu aplikasi di handphonenya.

Setelah mencari, ia menemukan ada sebuah penginapan yang kira-kira setengah jam dari tempatnya berdiri saat ini.

"Sepertinya aku menginap di sini saja, semoga kali ini aku penginapan itu tidak dijaga oleh Bodyguard Miguel."

Helena kembali memesan taksi untuk mengantarnya menuju tempat penginapan yang didapatnya dari rekomendasi salah satu aplikasi handphonenya.

Dengan menggunakan taksi, Helena coba untuk menuju penginapan sederhana tersebut, lagi-lagi ada sebuah mobil milik anggota Miguel.

'Astaga ternyata mereka ada di sini juga. Aku harus bagaimana, jika semua penginapan dan hotel di sini dijaga oleh orang-orang Minguel,' batin Helena setengah menangis.

"Putar saja Pak!"perintah Helena pada sopir taksi itu.

"Maksudnya apa nyonya?"tanya sopir taksi itu kepada Helena.

"Saya tidak jadi menginap di sini antar saya ke taman kota saja,"ucap Helena.

"Baiklah Nyonya."

 Sopir taksi itu pun mengantar Helena kembali ke taman kota.

Setibanya di taman kota Helena turun dari taksi.

Helena berjalan dengan langkah kaki yang gontai karena merasa begitu lelah. Bulir bening mulai menetes di pipi Helena.

Keadaannya yang sulit semakin dipersulit lagi oleh Miguel, hal itu membuat Helena semakin membenci suaminya itu.

"Harus ke mana lagi aku pergi! Kenapa laki-laki brengsek itu tidak membiarkan aku pergi, sebenarnya apa yang diinginkannya?"tanya Helena dengan bola mata yang berkaca-kaca.

Helena duduk di sebuah bangku di bawah pohon yang rindang.

Dengan bulir bening yang menetes di pipinya Helena mengusap perutnya yang mulai bergerak-gerak.

"Kasihan sekali kamu Nak, harus hidup seperti ini. Tapi kita tidak boleh menyerah, kamu harus kuat,"ucap Helena sambil menghapus air matanya.

Lari dalam keadaan hamil muda bukanlah hal yang mudah. Namun Helena tetap menguatkan dirinya. Baginya, melarikan diri dan hidup terluntang-lantung lebih baik daripada harus tinggal di dalam harem yang dikuasai oleh orang yang licik dan kejam seperti Minguel dan istri-istrinya.

Helena bersandar pada pohon trembesi, rasa lelah mendera sekujur tubuhnya, keringat mulai menetes membasahi wajahnya.

Helena membuka kantong belanjaan yang ia beli di supermarket, karena masih sibuk mencari tempat tinggal ia sampai lupa, jika ia belum makan sepotong roti pun dari semalam.

Setelah memenuhi isi perutnya, Helena kembali menyandarkan dirinya pada pohon yang berdaun rindang itu.

Karena begitu lelah, bola mata Helena terpejam dengan sendirinya.

Untuk beberapa saat Helena coba melupakan masalah-masalahnya.

Bersambung dulu ya gengs jangan lupa di like ya, di komen juga ,ops maaf author banyak maunya 😁🙏

sambil menunggu author up ada rekomendasi karya keren nih, check this out ya.

Dengan judul : Pengasuh Idaman

Karya: Tie-tik.

1
Nur Maliah
mantap kudu saja 😂😂
Roslia
Kecewa
Roslia
Buruk
Rhenii RA
Gorokan?🤣
Rhenii RA
Typooo
Siti Khalimah
bagus ak suka armando danreina top deh!
Siti Khalimah
wiiii !
taruhan!!!
Mas Sigit
mungkinkah kutukan dri Reina akan jd knyataan klu anak2 dri 3 istri lainny akan jd anak yg tdk berguna
Rafalia Azen
rasain lu Megel megol 🤪🤪
Rafalia Azen
amit amit jabang bayi dah
Mas Sigit
nyimak dlu
watashi tantides
episode yang begitu gila🤣 suami diperkosa istri sendiri😭
watashi tantides
dari benci jadi cinta💖
watashi tantides
semoga Helena segera mendapatkan kebahagiaan dari Miguel🥺🤍
Fera YL
🤣🤣🤣🤣sampe pingsan gak tuh miguel 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🗿🗿🗿
Rahayu Setianingsih
goof
Hawa Abu
good efford..Slmt Maju Jaya.
YuWie
weis..omongan Reina ternyata manjur
Kartikayani Kirono Prapti
waalaikumsalam...bagus sekali ceritanya.mksh
Ririn Nursisminingsih
thor jadikan helena ustru satu2nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!