Dania memutuskan untuk menikah dengan Denis karena jebakan dari seseorang. Dengan berat hati ia setuju dengan usulan dari para warga masyarakat yang datang menggebrek mereka berdua.
Denis sengaja melakukan hal itu agar ia mendapatkan istri secepatnya sebelum kedua orang tuanya balik dari luar negeri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 25
Dania berjalan pelan-pelan dan tertatih menuju kamar mandi. Dan membersihkan seluruh badannya. Dania melihat dirinya dipantulan cermin,ia melihat banyak tanda merah di bagian sensitifnya.
"Ya Allah… Mas Dennis kok ninggalin jejaknya banyak amat yah, kalau gini aku jadi malu," cicitnya Dania sambil menutup mulutnya saking malunya jika mengingat kelakuan mereka berdua.
Kruyuk… kruyuk…
"Pantesan bunyi semalam belum makan soalnya," cicit Dania dengan seulas senyumannya.
Dania mengelus perutnya yang tiba-tiba berbunyi menbuatnya tertawa cengengesan menertawai dirinya sendiri karena kelaparan. Dania berjalan ke arah dapur mencari makanan, ternyata sudah tersaji nasi goreng buatan suaminya. Dania keheranan dengan sebuah piring yang berisi seporsi nasi goreng seafood.
Di samping piringnya ada secarik kertas yang bertuliskan
"Tapi, yang masak siapa karena yang tinggal di rumah ini kan cuma aku saja, tidak ada orang lain, apa ini di masak oleh Mas Dennis sebelum berangkat kerja yah?" Lirihnya Dania yang raut wajahnya sangat gembira mendapati nasi goreng gratis kesukaannya lagi.
Dania ingin meraih gelas yang ada di samping kirinya ternyata ada secarik kertas yang terjatuh ke atas lantai.
"Sepertinya yang terbang tadi adalah kertas," batinnya Dania.
Dania tanpa menunggu lama Ia segera meraih kertas tersebut dan senyuman muncul dari sudut bibirnya saat membaca tulisan yang ada fu atas kertas itu.
"Selamat makan sayang, makasih untuk semalam. I love u Forever." Seperti itu isi dari pesan singkat yang ditulis sepenuh hati oleh Dennis untuk istrinya tersayang.
Dania kembali duduk di depan meja kemudian mulai menyantap nasi goreng seafood buatan suaminya dengan satu toples kerupuk udang khusus teman makannya.
"Ini pasti enak, bismillahirrahmanirrahim," ucapnya Dania dengan mulai menikmati nasi gorengnya.
Dari raut wajahnya Dania bisa dilihat jika rasa dari nasi goreng yang itu sangat enak dan nikmat serta lezat karena dimasak dengan senyuman dan sepenuh hati sehingga menciptakan masakan yang sungguh memanjakan lidah dan perut penikmat nasi goreng.
"Enak banget, ternyata suamiku jago masak juga rupanya,andai bisa setiap hari dimasakin makanan enak seperti ini pasti hidupku semakin terasa indah," tuturnya Dania.
Berselang beberapa menit kemudian, setelah menyelesaikan makannya, Dania kembali masuk ke kamarnya sendiri untuk mengganti pakaiannya. Beberapa saat kemudian, Dania kembali ke kamar pribadi suaminya karena tadi dia lupa mengambil handphonenya.
Dania tidak lupa merapikan dan membersihkan kamar suaminya. Tak sengaja melihat ada beberapa barang di atas nakas meja yang menarik perhatiannya.
"Itu apa yah! Jadi kepo dengan isinya benda itu," cicitnya Dania yang berjalan ke arah tempat itu.
Dania memberanikan dirinya untuk mengambil dan membuka amplop itu. Ternyata isinya adalah ada beberapa kartu ATM, kartu kredit, buku tabungan serta buku nikah dan foto waktu mereka menikah, di dalam amplop itu masih ada secarik kertas kira-kira seperti ini isinya.
Untuk Istriku tersayang..
Makasih banyak untuk semua yang telah kamu berikan untukku, maaf jika kamu sudah membaca suratku ini mungkin aku sudah pergi jauh. Maafkan aku yang tak bisa dan tidak mampu untuk berpamitan denganmu secara langsung, Aku tidak punya keberanian. Maaf aku tiba-tiba mendapatkan tanggung jawab dari tempat aku bekerja, ternyata aku dikirim ke luar negeri, jadi maafkan aku tak mampu menolaknya karena cuma aku lah yang bisa menjalankan tugas itu. Kumohon maafkan aku dan jangan marah dengan keadaan ini. Aku mohon bersabarlah dan tetap menjaga hatimu sampai aku kembali. Mas mohon terima pemberianku dan pergunakan jika engkau membutuhkannya.
Salam sayang dan Cinta selalu..
Dennis..
Dania tergugu menangis disaat dia baca sepucuk surat dari suaminya. Ia terduduk di atas ujung ranjang king size suaminya kemudian memeluk erat surat itu.
"Aku tidak menginginkan ini semua, apa artinya kemewahan dan fasilitas yang Mas berikan jika Mas tidak ada di sampingku, yang paling aku inginkan adalah Mas!! Aahhh!!!" Jeritnya Dania dengan menggenggam kuat ujung bedcover nya.
Dania semakin menangis tersedu-sedu, ia lalu mengambil kotak buludru warna biru tua itu dan ternyata isinya adalah satu set perhiasan emas 24 karat yang sangat cantik dan elegan dan pastinya jika ditaksir harganya cukup mahal.
Hatinya semakin terasa teriris sembilu dan semakin sakit, disaat dia mulai membuka hatinya untuk suaminya disaat itu pula, suaminya harus pergi keluar negeri untuk bekerja.
"Dulu bapak sama Ibu yang harus bekerja di luar negeri sekarang gilirannya suamiku yang baru aku nikahi beberapa bulan lalu, kenapa!!!' pekiknya Dania.
****************
Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..
Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Cinta Pertama loh, judulnya ada di bawah ini:
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
Love Story Ocean Seana
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Baby Sitter Pilihan
Kau Hanya Milikku
Dewa dan Dewi
Merebut Hati Mantan Istri
Duren, i love you
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap CP Istri dengan caranya:
Like Setiap babnya
Rate bintang lima
Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi
Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...
Makasih banyak all readers…
I love you all..