NovelToon NovelToon
Menikahi Bumi Yang Dicintai Langit

Menikahi Bumi Yang Dicintai Langit

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Cintapertama / Poligami / Anak Kembar / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Adinasya mahila

Novel ini punya DUA VERSI ENDING
Keterangan ada di BAB 133


Di dalam pernikahan apakah hanya hati seorang laki-laki saja yang bisa berpaling? Tentu jawabannya tidak. Wanitapun bisa melakukan affair dengan berbagai alasan.

Rea yang pernah mencintai kakak kandungnya, mencoba melupakan masa lalunya dengan menerima cinta dari sahabat baiknya, saat cinta sudah bersemi dihatinya cobaan silih berganti datang menguji hubungannya.

Karena sebuah kesalahan Rea harus mengandung bayi dari dua orang laki-laki yang berbeda.Sementara sang Suami yang bagaikan Malaikat untuknya ternyata menyimpan sebuah rahasia.

❤❤❤

Kisah cinta seri Pertama berdasarkan novel sebelumnya "Mencari Langit Biru"

Note :
JANGAN PLAGIAT ATAU TAMBAL SULAM!
INGAT AZAB
Carilah Rezeki yang halal dengan mencari ide sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adinasya mahila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rekan : Bab 25

Senin Malam

Axel duduk diruangan bersama papanya, wajahnya datar terkesan kesal, dia sebenarnya tidak ingin pergi menghadari jamuan makan malam ini, tapi dia sudah berjanji kepada papanya kemarin sebagai balasan bisa pergi makan malam bersama Rea.

Seorang pelayan membuka pintu, tiga orang yang sudah sangat dikenal Axel masuk.

"Maafkan pak Jordan, kami malah datang terlambat," ucap bekas calon besan Jordan sambil menyalaminya.

Axel hanya tersenyum sinis, apalagi melihat wanita yang meninggalkan nya saat hari pernikahan tersenyum padanya, Axel memalingkan wajahnya.

"Silahkah duduk," ucap Jordan

"Bagaimana kabarmu Nak Axel?" tanya mama Selena

"Baik" ucap Axel sambil menundukkan sedikit kepalanya, sebenci apapun dirinya harus tetap menunjukkan rasa hormat kepada orang yang lebih tua.

Mereka menyantap hidangan tanpa banyak berbicara, sampai Jordan bertanya apa tujuan mereka mengundang dia dan anaknya makan malam.

Seketika pasangan suami istri yang ditanya menoleh ke arah anaknya. Selena meletakkan sendok kemudian membersihkan mulutnya.

"Om, mas Axel, saya ingin minta maaf karena kebodohan saya membuat om dan mas Axel merasa sangat dipermalukan, jika dimungkinkan saya ingin memperbaiki sikap agar kelurga kita bisa kembali berhubungan baik"

Axel masih cuek dengan apa yang dikatakan Selena.

"Lalu maumu apa nak Selin?" tanya Jordan

"Saya ingin menikah dengan Mas Axel, dan kali ini saya tidak akan melakukan hal bodoh lagi"

Suasana hening ruangan pecah karena hentakan sendok dan garpu yang diletakkan Axel dengan kasar di piringnya, sontak semua orang terkejut.

"Saya sudah tidak berselera dengan jamuan makan malam ini, dan sepertinya tidak ada yang perlu dibicarakan lagi" Axel bangun dari kursinya membungkuk ke arah papa dan mama selena

Pergi keluar ruangan sambil melonggarkan dasinya.

Karena anaknya sudah pergi, Jordan pun meminta maaf dan meminta membicarakan hal ini nanti saja setelah situasi membaik.

Selena hanya terdiam menunduk, melihat Jordan berdiri akan beranjak pergi pasangan suami istri itu ikut berdiri. Tidak bisa berbicara satu katapun, hanya bisa menatap laki-laki itu keluar pintu.

"Papa sudah menuruti permintaanmu untuk mengancam hotel XX dengan dalih ijin dan sebagainya, sebagai gantinya agar dia mau memecat gadis yang kamu maksud itu, kalau sampai kamu tidak bisa menikah dengan Axel, papa tidak akan memaafkan kamu"

Laki-laki itu membanting serbet dimeja makan kedepan anaknya, lalu keluar dengan muka merah padam, disusul istrinya yang tidak bisa melakukan apa-apa.

Selena mengehela nafas, raut wajah takut di mukanya tiba-tiba hilang, gadis itu tersenyum sinis, berdiri dari kursinya berbalik menuju pintu, tapi dia terlonjak kaget mendapati Axel yang sudah berdiri menatapnya dengan pandangan menusuk.

Axel mendekat, entah kenapa Selena takut dan mundur kebelakang sampai tubuhnya membentur meja makan.

"Apa yang papamu maksud Rea? apa yang coba kamu lakukan ke gadis itu?"

Tanpa sengaja Axel mendengar apa yang dikatakan papa Selena tadi.

Selana hanya bisa gemetar, kaget karena Axel mengenal gadis yang entah sejak kapan dia benci itu. Sementara Axel mengganggap Selena melakukan hal itu karena tau dia menyukai Rea.

"Jawab!" bentaknya

Selana melonjak kaget, tapi hanya bisa diam, Axel mendekat mencengkeram rahang gadis yang sudah sangat ketakutan itu dengan tangan kanannya.

"Jangan pernah menyentuh gadis itu meskipun hanya seujung rambutnya, kalau kamu tidak ingin berurusan denganku," Axel menghempaskan cengkramannya lalu memyambar ponselnya yang ternyata tertinggal diatas meja.

Selana hanya bisa tertegun, berpikir kenapa Axel dan Arkan bisa manaruh hati ke gadis yang sama, dia merasa benar-benar benci ke Rea.

Axel berjalan keluar menuju mobilnya sambil menelpon seseorang.

"Cari tau siapa pemilik hotel XX, cari info segera"

****

Rea mengantar mamanya pulang, wajah mereka terlihat lelah tapi bahagia, bahkan mereka membeli beberapa barang yang sama, Lidia meminta anaknya untuk  menginap, tapi Rea memilih pulang karena takut mereka malah akan begadang semalaman untuk mengobrol.

Sesampainya di apartemen Rea melirik jam tangannya, sudah hampir jam sembilan malam, dia  masuk belum sempat menutup pintu, lampu ruang tamu sudah menyala.

Rea terkejut apalagi melihat kekasihnya sudah berdiri menyandar ditembok disamping saklar lampu, wajahnya terlihat masam.

"Sayang,sejak kapan disini?" tanya nya sambil melepas sepatu yang dia pakai

"Aku sudah menunggumu hampir 2 jam"

"Maaf HP ku mati, batrenya habis," ucap Rea sambil menunjukkan HPnya yang mati kepada Arkan.

"Itu bunga dari siapa?" Arkan menunjuk bucket bunga dimeja dengan menggerakkan dagunya.

Rea yang keluar dari dapur untuk mengambil minum mendekat, berbisik ketelinga Arkan.

"Itu duit lho, dari kemarin sudah disitu, apa kamu ga liat?"

Rea mencium pipi Arkan sekilas lalu duduk selonjoran disofa.

Arkan mendekat menyentuh bunga yang dimaksud "dari siapa?" tanya nya penasaran

"Axel,orang yang bersamaku di foto yang Selena kirim ke kamu, aku kan sudah cerita"  Rea duduk kemudian meletakkan dagunya dipundak Arkan.

"Harusnya kamu cerita dari awal," ucap Arkan

"Aku pikir tidak penting untuk diceritakan"

Arkan menoleh ke arah Rea, gadis itu mengangkat dagunya.

"Mulai sekarang hal sekecil apapun harus kamu ceritakan ke aku, kalau tidak ingin membuatku salah paham, mengerti?" Arkan menyentuh dagu Rea dengan jari telunjuknya

"Wanna kiss my lip?" tanya Rea menggoda

"Sure" Arkan menyambar bibir gadis didepannya.

Entah sejak kapan, berciuman dengan Arkan membuat dia merasa  ketagihan seperti ini.

Arkan melepaskan bibirnya, mebenturkan dahinya lembut ke dahi Rea, jika tidak berhenti dia takut terjadi hal-hal yang diinginkan, seperti yang kekasihnya pernah bilang.

Masih dengan wajah yang begitu dekat "aku punya sesuatu," ucap Arkan yang berdiri menyambar sesuatu yang diletakkan nya dimeja kamar Rea.

"Kamu tadi tidur dikamarku?" tanya Rea heran

Arkan menganggukkan kepalanya "apa yang bisa aku lakukan? menunggumu lama sekali"

Arkan menghampiri Rea, membuka sebuah kotak berwarna merah yang dia pegang memperlihatkan nya kepada Rea sebuah kalung dengan bentuk rantai tipis berwarna silver, dengan liontin huruf R lambang cinta dan A yang menyatu.

"Apa huruf E nya habis saat kamu membelinya?" tanya Rea

Mereka tertawa mengingat gelang yang dulu pernah dibelikan Arkan untuk Rea saat masih duduk dibangku SMA.

"Tidak, aku memang  ingin membuatnya seperti ini," jawab Arkan

Rea sudah menyibakkan rambutnya, Arkan mengambil kalung itu lalu membantu memakaikannya ke leher kekasihnya. Rea berbalik setelah kalung itu terpasang manis di lehernya.

Rea tersenyum sambil memegang dan memandangi liontin di lehernya

"Terima kasih sayang, ini cantik"

"Aku senang kalau kamu suka" Arkan menggenggam tangan Rea "oh ya ngomong-ngomong apa kamu tidak penasaran dengan jawaban untuk pertanyaanmu tadi pagi?" lanjutnya

Rea kemudian ingat pertanyaan yang belum dijawab kekasihnya saat dia menelpon tadi pagi.

"Penasaran, jadi kamu ingin kita punya anak langsung setelah menikah atau menundanya?" Rea memandang wajah Arkan terlihat antusias menunggu jawaban

Arkan menatap mata gadis yang sangat dicintainya itu.

"Aku tidak ingin menundanya, tapi bukankah memberi anak kepada pasangan yang sudah menikah adalah hak Tuhan, Tuhan tau kapan waktu yang tepat memberikan keturunan untuk setiap pasangan yang sudah menikah"

Rea terdiam mendengar jawaban dari Arkan "sejak kapan dia sedewasa ini" pikirnya

"Yang penting terus berusaha membuat adonannya setiap hari" lanjut Arkan

Sontak pikiran Rea tentang Arkan yang dewasa hancur seketika.

"Emang membuat anak sama seperti membuat kue" reflek gadis itu memukul badan Arkan dengan bantal sofa. Pukulannya berhenti saat Arkan memeluk dengan kedua tangannya membuat Rea tidak bisa bergerak.

"Oh ya apa Aryan tadi pagi ikut ke kantor dan tidur disana? Kenapa kamu bilang adikmu bangun?" tanyanya tepat didepan muka Arkan

Arkan mencoba menahan tawa, melepaskan pelukannya ke Rea, membenamkan mukanya ke bantal sofa yang sekarang sudah ada di pangkuan kekasihnya, meledakkan tawanya disana. Rea bingung melihat Arkan tertawa seperti itu.

“Masa kamu ga ngerti?” tanya arkan yang masih membenamkan mukanya dbalik bantal.

“Aryan ikut ke kantor? ga sekolah dia? bolos?” tanya Rea polos.

Arkan kembali tertawa terbahak-bahak.

"Adikku yang dibawah sayang, yang selalu aku bawa kemana-mana, ya Tuhan aku malu mengatakan ini," ucap Arkan.

Rea yang baru mengerti apa yang di maksud laki-laki itu ikut tertawa terbahak-bahak memeluk kekasihnya yang masih membenamkan mukanya ke bantal sofa dipangkuannya.

1
Evi Nopianti
baca ulang cerita mu thor 😘😘😘
Mivie
aku kira beneran.... hadehhhhh
lanjut ahk 🤣
senjasabdaalam
karena itu dua posisi berbeda anak lu sma axel bknkrna selingkuh lha arkan kan dia selingkuh pas lu msih ada hbungan.ah gtw lah
Ulum
Kecewa
Ulum
Buruk
Ira Resdiana
suami kali ya.. si Arkan dijadiin kambing hitam, kalo ga salah. dengan motif dendam krn istrinya (si Rea) ini selingkuh ma Axel
Ira Resdiana
cuman arkan ya nyebelin juga sih ya.. boong bgt dia blg one night stand kalo nyata nya sampe 6 bulan
mee
knpblebih seneng rea sm axel ya drpd arkan,,
anti pebinor pelakor
novel yang membenarkan sebuah perselingkuhan hati2 novel ini bisa jadi bumerang untuk kalian sendiri,

contoh untuk author dan reader yang mendukung novel ini jika suami atau pasangan kalian selingkuh dan kalian marah tinggal dia tunjukan novel ini yang sangat mendukung sebuah perselingkuha
anti pebinor pelakor
pemeran utama wanita tidak tergantikan apapun kesalahan akan dibenarkan tidak perlu repot2 minta maaf

pebinor terlalu dipuja2 dan diagung, perbuatan jijiknya selalu dibenarkan dan pada akhir akan dibuat novel khusus buat dia

pemeran utama pria akan dibuat karakter bodoh yang kayak hanya jadi boneka pemeran utama wanita


cari novel yang adil dan memperlakukan sama pelakor dan pebinor sangat2 susah

sudut pandang wanita jabla(butuh belaian lelaki lain), egois (terkesan munafik), diankan melaknat pelakor tapi begitu memuja2 dan mengagung pebinor

sudut padang wanita sejati dan setia memandang pelakor dan pebinor sama2 mahluk hina dan diperlakukan sama
senjasabdaalam
tapi ya mengecewakan sih hhhi
senjasabdaalam
yah kecewa berat sih kenapa balek ke arkan padahal axel terbaik
senjasabdaalam
ya ampun...ya ampun pikiran aku kotor banget aku jdi ngarep rea hamil anak arkan sma axel lagi dong wkwkwk
senjasabdaalam
siip aku suka huru hara hahahaha
senjasabdaalam
pakek apa kek buat nutupin
senjasabdaalam
wah parah sih kalo aku jdi rea ya milih axel kemana* dri pada arkan
senjasabdaalam
gk enak axel yg kelihatan indah blum tentu indah trus kalo dah tiap hari tau ntar bosan wkwkwk adrenalinnya ilang penasarannya juga
senjasabdaalam
sini gue bisikin yg sembunyi* itu enak loh rea axel adrenalinya dapet banget wkwkwk
senjasabdaalam
setuju banget rea kalo aku jdi istri arka juga pasti tak cerai trus nikah sma axel aja wkwkwk
senjasabdaalam
yuhuuuuu aku suka perselingkuhan.apa lagi poliandri wkwkwkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!