NovelToon NovelToon
BELENGGU CINTA ISTRI GILA

BELENGGU CINTA ISTRI GILA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Keluarga & Kasih Sayang / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:611.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sebutir Debu

Abhi Athaillah. Seorang lelaki yang sedari kecil merawat ibu nya yang mengalami gangguan jiwa harus menikah dengan wanita yang juga mengalami gangguan jiwa. Siapakah wanita itu? Akankah Abhi mencintai wanita gila itu? Dan akankah wanita itu menerima Abhi sebagai suami nya setelah kembali sehat? Mohon like, and koment nya. Serta dukungannya ya 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sebutir Debu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24 Satu Busur Tiga Cinta

Suasana siang yang cukup panas membuat Abhi menurunkan suhu AC agar terasa lebih dingin. Empat orang dari kota telah tiba. Salah satu dari mereka adalah dokter yang dikirim Suryo untuk memeriksa kondisi Tania.

Abhi pun karena ada janji dengan Tina pada siang hari ini meminta dokter itu menemani Tania selama dia tidak disana karena biasanya pemeriksaan dokter akan melihat apa yang Tania lakukan dan mengajak komunikasi pasiennya itu.

“Baiklah saya tinggal dulu, satu jam lagi saya kembali.”

Abhi menaiki sepeda motornya. Ia melajukan kendaraanya dengan kecepatan rata-rata ke sebuah danau. Suasana di danau sangat sejuk walau matahari siang cukup terik karena masih banyaknya pepohonan di sekitar danau itu. Abhi memarkirkan motornya disebuah dermaga. Terlihat dua perempuan sedang menikmati pecel sayur dari warung pecel yang ada di danau itu.

Danau ini adalah salah satu destinasi wisata di desa itu. Hingga cukup banyak para penjual yang berjualan makanan dan minuman di danau itu. Abhi berjalan mendekati 2 perempuan yang ia kenali, Imah dan Tina.

“Maaf lama menunggu Tin. Mah.”

“Istrinya ga diajak bang? Aku belum pernah loh bang kenalan sama istri bule abang.”

“Nanti kapan-kapan, sekarang lagi ada dokter yang memeriksanya.”

“Katanya Tina, istri Abang cantik sama semok banget ya bang?”

“Aaaawwhh.”

Imah merasa sakit karena pinggang nya dicubit oleh Tina.

Abhi tertawa melihat wajah Tina yang sedikit malu karena ketahuan membicarakan istri Abhi.

“Cantik lah wong bule Mah. Semok karena ya bule juga. Tapi ya itu kamu tahu sendiri kondisinya sama kayak ibu.”

“Kenapa Abang mau nikah sama dia?”

“Accident Mah.”

Imah menelan es tehnya dengan mata yang terbelalak lebar dan jakunnya terlihat kesusahan menelan air e situ.

“Jadi bener bang gossip yang beredar, abang buka bungkus tuh bule makanya nikahnya mendadak dan Cuma pak kades yang jadi saksi?”

Abhi melirik kearah Imah. Dan membuang nafasnya dengan kasar.

“Gosip ini baru abang dengar.”

“Udah ga usah dengerin gosip orang bang. Kamu juga Mah percaya aja sama gosip. Mau makan apa mau minum aja bang?”

Tina yang tahu Abhi merasa tak nyaman mendengar gossip tentang dirinya mencoba mengalihkan topik pembicaraan mereka.

“Ga usah Tin, abang sudah makan.”

“Tin naik itu yok.”

“Bang Abhi… kenapa kamu suka sekali meninggalkan aku di daratan sih.”

Imah yang takut naik perahu selalu memilih duduk di pinggir danau disaat Abhi dan Tina naik perahu. Sebenarnya Abhi sengaja mengajak Tina untuk naik perahu itu karena ada yang ingin mereka bicarakan.

“Ayo ikut Mah. Kalau nyemplung abang deh yang selamatkan.”

“Ogah deh bang, lah banyak ikan tapanya. Keburu di cium mesra Imah amah tuh ikan.”

“Ya sudah kita tinggal ya,”

“Ya sudah jangan lama-lama yak. Ini mamak ku mau pengajian, motornya mau dipake.”

“Sip juragan tempe."

Abhi dan Tina meninggalkan Imah sendiri di tepi danau.

Abhi memilih sebuah perahu yang di kemudikan lelaki tua yang dipanggil dengan mang Uli karena pendengarannya tidak terlalu baik.

“Mang, ke Pulau kelinci!”

Abhi berteriak di dekat telinga mang Uli.

“Iya iya… hayo naik….”

Abhi menjulurkan tangannya kearah Tina. Namun Tina memegang ujung baju kemeja lengan pendek Abhi. Abhi memilih duduk disebelah Tina. Jantungnya berdebar tak menentu.

Perasaan gugup menghampiri mandor perkebunan teh itu. Ia tidak tahu jika hal yang sama pun Tina rasakan. Mereka masih terdiam memandangi indah dan luasnya danau itu. Abhi sengaja memilih perahu mang Uli sebagai kendaraannya karena ia hanya ingin Tina yang bisa mendengar ungkapan tentang isi hati nya, yang telah lama di pendam.

“Tin…. "

“Bang…. ”

Mereka secara bersamaan mengeluarkan kata-kata sehingga saling pandang dan tertawa.

“Ehm… Ehm…. ”

Abhi menarik nafas dalam, lalu menghembuskannya dengan pelan lewat hidung mancungnya.

“Soal yang kemarin abang minta maaf.”

“….. "

“Hari ini abang akan jujur sama kamu Tin. Abang selama ini memendam rasa pada mu. Maaf jika sedikit terlambat.”

Abhi mengatur perasaan nya dan menoleh kearah Tina. Ia ingin melihat ekspresi perempuan yang selama ini mengisi relung hati nya dan selalu memberikan semangat untuk tetap tersenyum menjalani hidup ditengah getirnya kehidupan.

Tina menatap Abhi, jantungnya berdebar. Satu ungkapan cinta yang sudah lama ia nanti keluar dari bibir seksi Abhi.

Air matanya telah berada diujung mata, air mata bahagia dan air mata kesedihan karena cinta abhi datang di saat yang tidak tepat. Sedih kenapa baru sekarang Abhi menyatakan cintanya, setelah ia berstatus suami dari perempuan yang bernama Tania.

“Cinta mu tak salah bang, tapi dirimu yang bersalah karena terlambat mengungkapkan nya."

“Maafkan Abang. Mohon tunggulah beberapa bulan. Setelah Tania betul-betul sehat kami akan berpisah.”

Deg.

“Apa maksud abang?”

“Pernikahan kami hanya sebuah kesepakatan abang dan suryo. Ketika suryo kembali, sembuh atau tidaknya Tania. Abang akan mengembalikannya pada suryo.”

“Abang tega dengan Tania?"

“Pernikahan kami tanpa dilandasi cinta Tin. Dan Tania pun jika sehat tak akan menerima pernikahan kami. Suryo sendiri yang mengatakan pada abang.”

Tina membisu, ia tak tahu harus menjawab apa. Hati nya ingin berkata iya, namun logikanya mengatakan jika itu tidak benar. Belum lagi ibunya akan menjadi penghalang untuk jalan cinta mereka menuju hubungan pernikahan.

“Tina ndak tahu bang, Tina bingung. Tina pun telah lama memendam rasa cinta untuk abang. Tetapi tak mungkin menjalani hubungan diatas sebuah hubungan bang. Apa kata orang kalau nanti abang berpisah dengan Tania dan lalu bersama Tina, apakah orang-orang tak menganggap Tina sebagai orang ketiga?”

“Kamu tahu ketika abang memutuskan memendam rasa pada mu karena khawatir akan apa perkataan orang, dan sekarang kita berdua yang tersakiti. Biarlah orang mau berkata apa Tin, tidak bisakah kita hanya memikirkan tentang rasa yang ada dihati kita? Bukan tentang orang lain tetapi tentang kita.”

Abhi meraih tangan kanan Tina.

Abhi mencium punggung tangan Tina. Ia memandang wajah Tina penuh harap. Berharap sang penakluk hati mau menanti cinta mereka bisa bersatu suatu saat nanti.

Air mata yang sedari tadi Tina tahan untuk tidak jatuh akhirnya jatuh hingga menetes ke tangan Abhi.

“Hati ku terlanjur cinta pada mu bang. Aku akan menunggu mu bang, mohon jagalah hati abang untuk Tina bang. Tina akan bersabar menanti abang berpisah dengan Tania. Namun untuk saat ini biarlah kita menjalani kehidupan kita dan tanggung jawab kita Masing-masing." Harap Tina.

Tina menarik tangan nya dari Abhi. Ia menghapus air matanya dan mendongakkan kepalanya. Lalu tersenyum sangat manis. Dua insan manusia terjebak dengan rasa yang tidak tepat pada waktunya.

“Abang janji hanya ada kamu dihati abang Tin. Berjanjilah kamu akan menanti abang. Kita akan hadapi bersama ombak dan badai yang akan menghadang cinta kita termasuk ibu mu, hehehe….” Ucap Abhi.

Dua hati dalam satu rasa bahagia karena sama-sama bisa saling mengetahui rasa yang selama ini terpendam. Dua anak manusia yang merasa ada sebuah asa di depan. Hanya tinggal saling percaya dan penantian yang akan berbuah manis karena satu cinta untuk satu satu tujuan yaitu bersatu dalam mahligai pernikahan.

Panah asmara seolah sedang lepas dari busurnya. Rasa cinta dan bahagia yang sama pun dirasakan oleh seorang perempuan yang sedang menikmati sebuah perawatan pedicure dan manicure dari 2 orang yang diperintahkan Suryo untuk melakukan perawatan pada kulit mulus Tania.

Tania yang sedang tergolek tengkurap tersenyum manis mengingat potongan-potongan adegan kebersamaan nya dengan Abhi. Tingkah konyol dan polos Abhi selama merawatnya mengalir deras dalam ingatan Tania.

"Kamu pria yang manis Abhi. Panah cinta mu menghujam hati ku. Ini kali pertama ada seorang lelaki yang membuat hati ku berdebar dan berdebar tak karuan. I love you, Abhi. "

Tania tersenyum begitu bahagia hingga hal itu menarik perhatian dokter yang sedari tadi mengamati Tania.

Dokter itu mengirimkan pesan kepada seorang lelaki yang sedari tadi gelisah menanti kabar dari Indonesia.

"Ting"

📩 "Sepertinya dugaan anda benar dokter. Tania mulai pulih. Dari hasil pemeriksaan ku tadi ketika dia memilih jawaban, ia sudah 90 % pulih."

"Habislah kau Suryo! Siapkan mental mu karena singa betina telah kembali!"

Suryo menutup layar ponselnya dan memijat hidung mancungnya.

1
syamil mauza
🤣🤣🤣,,kayaknya Suryo yg gila bukan thania
kayla
Luar biasa
kayla
ya alloh.. kak author suryo ada2 aja kasihan abhi../Facepalm/
kayla
assalamualaikum..
kka sebutir debu.. maa syaaAlloh rindu akan ilmumu.. kak /Sob/ gmna kbarnya kka?? sejak tahu novel yg kka belum up sya gak buka noteltoon lagi.. tp sekarng bbrpa hri tiba2 mau buka lagi ternyata kka bkin karya baru..
makasih kak../Rose/
Dulkarim Muda
Luar biasa
Pujierde
bapaknya abhi sm tantenya tania gimn kabarnya? kok gak kelanjutan nasib bpknya abhi dan tantemya tania ? gimn pak adi mulya mengetahui klo abhi dan tania msh hidup ?
Pujierde
apakah pak pengacara yg membuka kasus ini kembali ?
Pujierde
diih gak sadar apa ya klo mr abi anaknya dia
Pujierde
semoga bener" cinta dan syg sm tina
Pujierde
semoga bukan orgnya kenan
Pujierde
oh pantesan tania blg baru di mulai kayanya tania tau klo suaminya tina kerja di maharani grup semoga suaminya tani bukan org kepercayaan tania yg jd pengkhianat
Pujierde
seperti laki" itu bpknya abi dan perempuan itu pelakor sekaligus tantenya tania
Pujierde
Luar biasa
Pujierde
masya Allah mertua yg baik
alhamdulillah ibu kinan bener" sdh sembuh
Pujierde
kirain td mw berontak krn di potong kukunya soalnya blm lama ksn hbs meni n pedi ternyata gak berontak malah terharu
Pujierde
jgn" suami bibinya tania bapaknya abhi hmm 🤔
Pujierde
semoga Allah memberikan seorg suami yg terbaik buat tina Aamiin yg sabar yooo
Pujierde
bsng abhi takut sm mamak kamu tin
Pujierde
sepertinya tina suka dg abhi
Pujierde
baik bgt dinda mw menerima suryo pdhl secara gak lgsg di dua kan cintanya 😁🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!