NovelToon NovelToon
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI

BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Balas Dendam
Popularitas:74.2k
Nilai: 5
Nama Author: rustinidina

Pernikahan merupakan sesuatu yang sangat sakral dan suci, tapi lain halnya bagi Bang Sayid, pernikahan merupakan sebuah sarana untuk dirinya agar mendapatkan kehidupan yang layak dan bergelimang harta tanpa harus bekerja keras, seperti apa dan bagaimana aksi dia, yuu kita baca sama-sama😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rustinidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BIBR25

Setelah aku terlihat agak tenang Wan Abrada pamit katanya mau membeli sesuatu, hanya anggukan yang mampu aku lakukan. Seluruh badan terasa lemas dan tidak ada tenaga, aku kembali menangis mengingat Bang Sayid dan anak-anak.

Meskipun Wan Abrada menyemangatiku dan berjanji akan memberikan pengobatan terbaik untuk kesembuhanku tapi tetap saja itu tidak bisa menghilangkan rasa sakit dan keputusasaan di hati ini. Karena kata dokter kemungkinan sembuh ada tapi sangat kecil, bahkan aku divonis hanya memiliki waktu tiga bulan saja.

Aku ingin pulang dan bertemu Bang Sayid juga anak-anak, tapi kalau sampai mereka tau aku sakit dan hanya memiliki waktu singkat di dunia ini pasti akan membuat mereka bersedih dan aku tidak menginginkan hal itu.

Tapi kalau tetap di sini, pasti disaat-saat terakhirku tidak bisa bermanja dan memandang wajah orang yang sangat aku sayangi, memikirkan itu air mata semakin deras tak tertahan lagi.

"Kenapa ini semua harus menimpaku? apa ini hukuman atas kejahatanku yang telah membunuh tiga bahkan mungkin lebih buah hatiku sendiri? atau karena aku menghianati suami dan memberi makan anak-anak dengan uang haram?."

Sungguh rasanya ingin mengulang waktu, aku tidak akan melakukan semua itu dan hanya fokus bekerja sampai waktu kontrak habis. Tapi terlambat, kontrak di dunia justru lebih cepat ketimbang kontrak kerja di Arab.

Aku ingin berkeluh kesah dan berbagi kesedihan dengan Bang Sayid, dan menceritakan penyakit yang sebentar lagi merenggut nyawaku. Dengan susah payah aku gapai gawai pemberian Wan Abrada tiga bulan lalu. Tiga kali aku mencoba melakukan video call dengan Bang Sayid tapi tidak ada respon, dan ketika kucoba ke empat kalinya tiba-tiba ada panggilan masuk dari Bang Sayid, dengan tergesa aku menerima panggilan itu.

"Hallo Abang, kenapa malah telpon Kartika? Aku kangen mau lihat muka Abang."

"Nanti saja kalau sudah sampai rumah, Abang masih sibuk."

Tut!

Tut!

Belum sempat aku cerita kesedihanku panggilan sudah terputus. Ya, seperti itulah Bang Sayid, selalu dingin dan acuh. Tidak pernah sekalipun dia menanyakan kabarku di sini, selalu susah dihubungi, alasanya sibuk. sekalinya dia yang telepon pasti hanya minta transferan uang.

Tapi entah kenapa aku sama sekali tidak merasa tertekan apa lagi sampai sakit hati, mungkin karena rasa cinta yang teramat besar membutakan mata hatiku.

********

"Abang sama anak-anak sehat?"

Akhirnya jam sepuluh malam aku bisa video call Bang Sayid. Setelah Wan Abrada pulang dan tinggal aku sendirian di ruang perawatan no satu yang terbilang mewah dengan pasilitas lengkap.

"sehat,"

"Abang apa nggak lihat selang infus yang terpasang di tanganku?"

"Kenapa?"

Bang Sayid bertanya dengan nada datar, tidak ada raut kekhawatiran di wajahnya.

"Aku divonis kangker rahim stadium tiga Bang,

dan umurku hanya sisa tiga bulan saja,"

"Jangan becanda Kartika!"

Baru kali itu aku melihat Bang Sayid kaget mendengar apa yang aku utarakan, dan melihat ekspresinya entah kenapa hatiku malah bahagia.

"Iya Bang, akupun baru tau tadi siang, maafkan aku ya Bang."

"Jangan menyerah, tidak ada yang bisa mendahului kehendak sangat pencipta, setiap penyakit pasti ada obatnya kamu harus semangat Kartika."

Mendengar itu rasanya seperti ada udara segar yang masuk paru-paru, sesak yang sejak tadi siang menghimpit dada tiba-tiba hilang. Aku pasti bisa sembuh dan pasti sehat lagi, belum rela kalau harus pergi meninggalkan suami dan anak-anak.

1
Tuyo Arum
keju keju
Bm Ovicial
hoalah lma nya
Tri Sulistianingsih
aneh,ini mc cewe atau cowo si,ko di ceritain cewe mulu sialan
Bm Ovicial
pengarang novel nya jos sampk bertaun2 masih panjang dan gk di uplod
Saras Wati
Sayid anaknya Wicaksono
Bocah tua nakal™
ohh mafia bini ternyata...
Rustini
Asalnya berjilbab ka, tapi sejak menikah dengan Bang Sayid jadi terbuka, tetapi akan ada kejutan di akhir cerita, terimakasih sudah seta membaca cerita receh ini Ka😘
Saras Wati
Sri g berjilbab toh....kan anak kyai
Saras Wati
penasaran siapa yang datang? syahid?embara?
Yu
covernya sungguh sangat inspiratif sekali😆👍👍👍
Cheonma
semangat thorr updatenya☕💪👍
Saras Wati
untung telpon mertua jadi tau kalo anaknya sudah meninggal
Saras Wati
dapat korban lagi
Saras Wati
sudah gemes lihat laki laki manfaat in istri.... kenyataan memang ada...jadi gemes bacanya
BeijingBand
hwaaaa lanjut g thorrr...klo g aku nangisss亊亊
Widya Pertiwi
Thor hayuu kita ke pelaminan aja biar bisa baca ceritamu tiap h
moonstrucktraveller
Semangat kak..., ditunggu lagi up terbarunya嬉汳ェ剌
Rustini
mohon maaf lagi mikirin harga cabe yang naik terus, jadinya ngetik sampai lupa hee.
Kekasih Dropper
lh kok smpe sini,,,??? thor mna lanjutanx,,,kok kgk ad juga hari updatex,,,?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!