NovelToon NovelToon
SARLINCE ( CINTA Sepihak )

SARLINCE ( CINTA Sepihak )

Status: tamat
Genre:Petualangan / TimeTravel / Chicklit / Tamat
Popularitas:246.7k
Nilai: 5
Nama Author: Neti Jalia

Namaku Sarlince. Semua orang biasa memanggil namaku Aline. Aku keturunan Jepang-Indonesia. Tidak ada yang tahu kehidupanku yang rumit, kecuali sahabatku Megumi.

Jika setelah mati, orang-orang berharap akan hidup kembali dan menjalankan kehidupan yang lebih baik, tapi tidak denganku. Aku berharap akan tidur selamanya, dan tidak akan pernah diberikan kesempatan untuk menjelajah waktu. Disetiap kehidupan aku selalu berakhir dengan tragis. Meskipun aku jatuh cinta berkali-kali dengan rupa yang sama, tapi selalu berakhir dengan kematian yang mengenaskan akibat sebuah penghianatan.

Namaku Sarlince. Dikehidupan ke 5 aku menjadi seorang Kapten penguasa Lautan. Seorang Genius yang memperoleh banyak gelar, dan berharap akan dicintai selamanya dikehidupan itu. Aku mati dengan mata terbuka, agar aku selalu ingat dan bisa melihat penghianatan yang lagi-lagi dilakukan oleh rupa yang sama. Namaku adalah Sarlince...kisah ini aku persembahkan buat para wanita yang selalu memuja cinta.

Maukah kalian mendengar kisahku hingga dikehidupan selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neti Jalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Terkejut

Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏

*****

Qiel dibuat melongo saat melihat penampilan Sarlince yang sedang menuruni anak tangga. Sudah seminggu dia tidak bertemu dengan Sarlince, dan tiba-tiba Sarlince menjadi orang yang sangat berbeda. Tidak hanya dia, bahkan Sarah dan Alex pun dibuat terkejut akan hal itu.

"Apa terapi semacam itu benar-benar ada? aku bahkan tidak pernah melihatnya berjalan seanggun itu," bisik Alex pada Sarah.

"Kita akan menilai setelah mendengar kemampuannya bicara," bisik Sarah.

Sarlince mengenakan baju stelan kantor warna hitam, tatanan rambutnya dibuat sedikit bergelombang dengan make up natural.

"Dia cantik sekali," batin Qiel yang terpesona dengan penampilan Sarlince.

Sarlince menghampiri meja makan untuk ikut sarapan bersama. Mulai cara Sarlince menarik kursi, dan menjatuhkan bokongnya begitu sangat anggun, sama sekali tidak seperti biasanya.

"Kamu mau kemana?" tanya Sarah.

"Nanti akan aku jelaskan. Kita masih harus menunggu seseorang datang." Jawab Sarlince.

Sarlince mengambil dua lembar roti tawar, dan mengoleskan selai kacang diroti itu. Sarah mengerutkan dahinya, seingatnya Sarlince alergi dengan kacang. Tapi Sarlince bahkan mengoleskan banyak selai kacang kedalam rotinya.

"Aline. Apa alergi kacangmu sudah hilang?" tanya Sarah.

Sarlince tertegun saat baru saja ingin memasukkan potongan roti itu kedalam mulutnya. Gadis itu benar-benar tidak tahu kalau pemilik tubuh asli memiliki alergi makanan berupa kacang.

"Maaf aku lupa." Jawab Sarlince.

Sarlince meletakkan roti itu, dan mengambil dua lembar roti tawar yang lain kemudian mengoleskannya dengan selai srikaya.

"Biarkan aku yang memakan roti itu. Sayang kalau harus dibuang," ujar Qiel.

Sarlince menyodorkan roti itu dan kemudian Qiel memakannya.

Ting Tong

Ting Tong

Seseorang yang tak lain pengacara Igo datang menekan bel rumah Sarlince.

"Sepertinya Paman pengacara sudah datang," ujar Sarlince.

Benar saja, setelah pelayan membukakan pintu, Igo muncul dan menyapa mereka semua. Setelah menyelesaikan sarapan, mereka kemudian berkumpul diruang keluarga.

"Setelah mengikuti rangkaian terapi, akhirnya Nona Sarlince dinyatakan bisa hidup normal seperti manusia pada umumnya," ujar Igo.

"Bagaimana bisa? hanya dalam satu minggu?" tanya Alex syok.

"Ya. Tidak ada hal yang tidak mungkin. Dokter terapi Aline bilang, mungkin itu disebabkan oleh keinginan kuat yang ingin sembuh." Jawab Igo.

"Aku tidak bisa percaya begitu saja. Aline, kamu harus mengikuti serangkaian pemeriksaan khusus. Aku juga ingin kamu mengikuti tes IQ," ujar Alex.

"Tidak masalah Papa mertua. Papa bisa melakukan tes apa saja padaku." Jawab Sarlince.

"Tapi yang terpenting adalah, hari ini kita akan memperkenalkan Sarlince di HS Group sebagai penerus perusahaan," ujar Igo.

"Apa itu tidak terlalu cepat? seharusnya kita melakukan berbagai rangkaian pemeriksaan dulu pada Sarlince, setelah itu baru bisa kita putuskan untuk langkah selanjutnya," ucap Alex menggebu.

"Pria tua ini begitu panik, hingga seperti sedang kebakaran jenggot," batin Sarlince.

"Tidak masalah. Kita hanya ingin memperkenalkan dia saja, sebagai pemilik HS Group yang baru. Untuk pendapat para pemegang saham, kita bisa melihat performa Sarlince kedepannya jika memang mereka meragukan kemampuan gadis ini." Jawab Igo.

"Bu-bukan apa-apa. Aku tidak mau menantuku jadi bahan olokan para pemegang saham ataupun orang yang berada dikantor. Aku tidak mau para staf malah meremehkan pemimpin mereka," ujar Alex dengan wajah prihatin.

"Dasar musang berbulu domba. Padahal kamu senangkan kalau ada orang yang mengolok-olok ku?" batin Sarlince.

"Papa tidak usah mengkhawatirkan itu. Aku akan menganggap itu sebagai pelatih mentalku. Sebagai pewaris HS Group aku masih punya tanggung jawab yang lebih penting daripada memikirkan pendapat orang lain tentangku." Jawab Sarlince.

"Dia benar-benar menjadi orang yang berbeda. Kesan gadis bodoh sama sekali tidak melekat lagi padanya. Bahkan dia terlihat lebih anggun, tegas dan berwibawa," batin Qiel

"Baiklah terserah saja. Lagian sekarang kamu sudah bersuami, tentu kamu akan mendengarkan apa pendapat suamimu dulu bukan?" tanya Alex.

"Tentu." Jawab Sarlince.

"Bagaimana menurut pendapatmu El?" tanya Alex.

"Menurutku sih terserah saja. Sarlince bebas menentukan pilihannya jika memang dia mampu." Jawab Qiel.

Jawaban Qiel membuat wajah Alex berubah jadi masam, yang membuat Sarlince sedikit menahan tawanya.

"Oke kalau itu memang keputusan kalian berdua. Kalau begitu silahkan saja bawa Sarlince keperusahaan. Besok kita akan mengadakan serangkaian tes pada Sarlince, termasuk tes IQ. Dan aku ingin mengadakannya di kantor HS Group, agar orang-orang tidak meragukan kemampuan putriku," ujar Alex.

"Kamu bukan ingin membantuku pria tua. Justru kamu ingin mempermalukan ku kan? lihat saja, besok aku akan membuatmu menampar wajahmu sendiri dengan prestasiku," batin Sarlince.

"Baiklah aku setuju. Oh ya satu lagi, aku ingin Umi menjadi asisten pribadiku, dan mengikuti kemanapun aku pergi." Jawab Sarlince.

"Tidak masalah, itu malah lebih bagus. Kamu tidak akan kerepotan, bukan begitu tuan pengacara?" tanya Alex.

"Tentu." Jawab Igo dengan santai.

"Jangan kamu kira aku tidak tahu apa maksud dari ucapanmu itu Alex. Kamu benar-benar mengira Umi berada dipihakmu, jangan mimpi!" batin Igo.

"Baiklah aku berangkat kekantor dulu pengacara Igo. Qiel, Papa ingin bicara penting denganmu," ujar Alex.

Qiel mengangguk tanda mengerti dan pergi mengekor dibelakang Alex. Sementara Sarlince dan Igo mereka berdua juga berangkat menuju HS Group.

"Apa kamu melihat ekspresi keterkejutan diwajah pria tua itu Aline?" tanya Igo seraya manahan laju mobilnya agar tidak terlalu kencang.

"Tentu saja Ayah. Sangat terlihat sekali wajah paniknya itu. Dia seakan gusar, karena merasa akan kehilangan tambang emasnya." Jawab Sarlince sembari terkekeh.

"Aline. Ayah khawatir kamu tidak bisa menghadapi orang-orang itu. Terutama para pemegang saham. Ayah tahu betul, para pemegang saham orang-orang yang sangat hebat dan memiliki latar pendidikkan yang tinggi. Ayah hanya..."

"Aline tahu Ayah juga meragukan kemampuanku. Tapi itu tidak apa-apa, karena Ayah memang belum melihatnya. Mungkin kalau pemilik asli tubuh ini, Ayah bisa meragukannya. Tapi tidak denganku," ujar Sarlince.

"Ayah hanya takut kamu akan dibuat kesulitan oleh Alex pada saat tes besok. Ayah yakin mereka pasti berusaha menjatuhkanmu didepan para pemegang saham dan staf lainnya," ucap Igo.

"Ayah tidak usah khawatir. Aline akan menampar tepat didepan wajah mereka, bukan dengan fisik melainkan dengan sesuatu yang tidak pernah mereka bayangkan." Jawab Sarlince.

Sementara dimobil yang berbeda Alex sedang mengomeli Qiel.

"Apa itu tadi? kamu main setuju begitu saja? apa kamu tidak melihat bagaimana perubahan pada gadis itu? bagaimana kalau sampai dia berhasil mengambil alih perusahaan itu?" tanya Alex.

"Kenapa Papa sangat khawatir. Mengolah perusahaan bukan seperti mengolah ikan. Yang berpendidikkan tinggi saja belum tentu bisa, apalagi Sarlince yang hanya belajar dari home schoolling? Apa yang Papa khawatirkan?"

"Terlebih Papa akan mengadakan serangkaian tes padanya besok. Dan itu harus didepan pemegang saham, buat dia malu dan jatuh sampaai dia tidak ingin menunjukkan wajahnya lagi," sambung Qiel.

"Bagaimana kalau dia bisa melewati itu semua?" tanya Alex.

"He...jangan bicara omong kosong Pa. Aku akan percaya kalau nilai IQ nya melebihi Albert Einstein." Jawab Qiel sembari terkekeh.

"Ckkk...kamu ini malah bercanda. Terus terang Papa sedikit panik karena melihat perubahan besar dirinya dalam seminggu ini," ujar Alex.

"Papa tidak usah khawatir. Gadis itu sangat menyukaiku, aku akan merayu dan merebut perusahaannya secara halus. Aku akan membuatnya tergila-gila padaku," ucap Qiel.

"Iya, Papa sampai lupa akan hal itu. Ha...Papa jadi lega, setidaknya kita masih punya banyak rencana kedepannya untuk menguasai semua aset milik Hadinata," ujar Alex.

Alex dan Qiel larut dalam pemikiran masing-masing. Jika Alex bermimpi menjadi seorang miliyarder, maka Lain hal nya dengan Qiel. Pria itu masih terbayang-bayang akan sosok cantik Sarlince pagi ini. Bahkan dia sama sekali tidak memikirkan tentang Celine sang kekasih.

Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏

1
Lizza Busana
Luar biasa
Lizza Busana
berbulan² cari novel kk neti jalia di sbelah.. aku smpai berhenti baca novel di apk sebelah karn hilangnya kk #netijalia eh rupanya di sini.. gk sengaja iseng nyarii novel khusus ciptaan kk neti.. semngat truss kk💪
Nur Hikmah
suka ceritanya
Nur Hikmah
suka ceritanya tlg teh dnk min klo ada cerita kaya gini jenis berbeda🌹
Nur Hikmah
bacany deg deg an
Nurul mila
Padahal critanya keren lo
Ayo donk ramaikan🤗
Siti Muhtarom
wahhh semuanya berakhir dengan bahagia. sukses teruuuus buat mu Thor d tunggu karya" selanjutnya🥰🥰
Siti Muhtarom
akhirnya iblis itu telah tiada😂😂
Siti Muhtarom
waw keren sarlince👍
Siti Muhtarom
semangat author💪♥️♥️
Siti Muhtarom
haruuuuh bener" ya itu si regent🤣🤣🤣
Siti Muhtarom
aku deg degan bacanya Thor semoga saja mereka bisa keluar dr lubang itu dengan selamat🥺🥺
Siti Muhtarom
next Thor😁
Siti Muhtarom
cerdas km Thor🤭🤭🤣🤣
Siti Muhtarom
ayo semangat thor💪💪
Siti Muhtarom
semoga cepat bersama lg
Siti Muhtarom
author pasti menolong mu sarlince🤭🤭
Siti Muhtarom
berbahagialah lucita karena km gak tau kalau dia itu palsu🤪🤪
Siti Muhtarom
haruuuuh puas deh km Akira🤣🤣
Siti Muhtarom
lanjuuuuut👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!