NovelToon NovelToon
Pacarku Suami Temanku Part 2

Pacarku Suami Temanku Part 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Janda
Popularitas:34.7k
Nilai: 5
Nama Author: Adelmia

Setelah resmi menyandang gelar sebagai Janda Febry Lie Prayoga, Andita akhirnya memutuskan menerima lamaran Bagas yang merupakan mantan kekasihnya.

Shinee yang diam-diam mencintai Bagas,tidak terima atas lamaran Bagas kepada Andita yang adalah mantan istri kakaknya Yoga.

Apakah Shinee dapat merebut Bagas dari Andita ?
atau justru terjebak dalam kebuasan Erwin ?

Ikuti ceritanya di "Pacarku Suami Temanku Part 2"

Bagi pembaca baru Novel ini, silakan baca Pacarku Suami Temanku Bagian 1.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adelmia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab~25

Bagas sudah tiba di Subroto group.

Mendekati hari pernikahannya Bagas sering datang dan pulang lebih awal, sebenarnya tidak ada masalah jikalau Bagas mau datang dan pulang jam berapapun,secara dia bos dan sekaligus pemilik tunggal Subroto group.

Akan tetapi hal demikian tidak pernah terjadi sebelumnya,karena kesuksesan yang diraihnya berkat kedisiplinan. Sebagai seorang pemimpin dia selalu memberikan contoh, bahwa pekerja keras yang ingin sukses selalu datang tepat waktu.

Kalau beberapa waktu ini Bagas sering datang terlambat dan pulang lebih awal,semua karyawan susah memahami apa alasannya,jadi tak ada alasan bagi mereka untuk bekerja semaunya tanpa pengawasan sang bos secara langsung.

Bagas masuk ke ruangan sang asisten.

Andre yang sedang fokus bekerja melihat ke arah pintu yang terbuka lebar tanpa di ketuk terlebih dahulu,selain bos-nya tak ada yang pernah melakukan hal demikian.seketika Andre berdiri ketika Bagas masuk.

"Bos..." Sapa Andre.

"Ikut gue." Ajak Bagas

"Baik bos" jawab Andre, setelah mematikan PC nya Andre menyusul langkah Bagas.

Andre duduk di sofa ruangan sang bos, dimana Bagas sudah menunggunya.

"Besok tolong kamu urus penyelesaian kontrak antara gue sama Marco,berikan bonus 10 persen dari harga kontrak."

"Siap." Sahut Andre singkat

"Gue akan cuti mulai besok hingga 2 minggu kedepan, meskipun cuti gue akan tetap bekerja dirumah.ohya,besok malam gue akan mengadakan Private Dinner dan Lu taukan apa yang harus di lakuin,?" Andre mengangguk.

"Jangan lupa Lu juga datang. Gue kasih kelonggaran waktu deh, Lu boleh pulang lebih awal besok tapi hanya besok.dan undangan untuk para karyawan, lu yang urus."

"Emang Mansion lu udah selesai Gas ?" Tanya Andre.

"Tadi Gue kesana,udah ditahap finishing."

"Artinya akhir pekan semua ART sudah harus ada disana ?" Tanya Andre lagi.

"Menurut lu ?" Bagas balik bertanya.

"Iya gue tau, akhir pekan gue akan antar mereka semua kesana." Sahut Andre

"Untuk biaya transportasi ART dan kebutuhan bahan makanan pakai uang kantor atau gimana Gas ?"

"Jangan. Uang kantor tidak boleh di pakai untuk keperluan pribadi, lu buat aja dulu list biaya transportasi setelah itu kirim ke gue, nanti gue transfer. kalau untuk bahan pokok gue juga gak ngerti apa yang harus di beli." Bagas garuk-garuk kepala

Tak urung ucapan Bagas membuat gelak tawa Andre bergema di dalam sana.

"Emang nikah sebelumnya lu gak pernah ngasih jatah uang dapur ?" Andre terkekeh.

"Gak usah ketawa lu. lu tau sendiri Hanna gimana orangnya, mana dia perduli urusan begituan. yang dia tau gue kasih jatah bulanan untuk biaya hilir-mudik luar negeri, foya-foya sama selingkuhannya dan teman-temannya yang sok sosialita itu." Ujar Bagas.

"Gue kalau ingat perbuatannya mau aja gue bejek-bejek sampe remuk perempuan iblis itu." Geram Bagas

Andre menatap wajah Bagas yang mengeras, matanya menyiratkan dendam yang tak berkesudahan.

"Lupain soal Hanna, apapun yang dia lakuin sudah mendapat hukuman setimpal. meskipun kalian menikah karena unsur penipuannya, yang terpenting Andita masih terima lu dan sebentar lagi akan menjadi milik lu seutuhnya. Rencana kita sama kehendak yang kuasa memang terkadang menyakitkan, tapi lihatlah garis takdir yang diberikan-Nya, berbuah sangat manis. Perusahaan lu semakin berkembang, hidup lu semakin bersinar,dan cinta yang selama ini pergi kembali lu genggam. Buanglah rasa sakit dan dendam lu, bersyukurlah dengan apa yang lu dapatkan saat ini."

"Terima kasih Ndre. Lu jadi mau beli rumah ?" Tanya Bagas mengalihkan topik pembicaraan.

"Kayaknya sih begitu." Sahut Andre

"Uang yang lu punya mending kembangin aja dulu, lu bisa merintis usaha kecil-kecilan. Buka coffee shop misalnya, lu lihat peluang apa yang bisa cepat berkembang saat ini, modal kecil tapi Omsetnya puluhan hingga ratusan juta perbulan nya. Apa lu mau selamanya kerja sama gue ? Gak capek lu gue suruh-suruh terus." Tukas Bagas

"Terima kasih masukannya bro, akan gue pikirkan. Setiap pekerjaan tentu berdampingan selalu dengan rasa capek, jenuh dan bosan. tapi satu hal yang selalu gue ingat, dan gue bersyukur banget berkat bimbingan lu, gue bisa mendapat pekerjaan seperti sekarang. Kalau bukan karena lu, gue pasti masih luntang-lantung gak jelas."

"Ya sudah lain kali kita bahas lagi, lu tolong bawain berkas-berkas itu ke mobil gue. Gue harus pergi sekarang,mau ketemu Robert dan Erwin. Jangan lupa reservasi tempat terbaik untuk Private Dinner besok malam." Bagas mengakhiri pembicaraan nya sama Andre dan berjalan ke arah jendela sambil menelpon kedua sahabatnya.

Andre membereskan tumpukan berkas-berkas di atas meja Bagas, untuk di bawah ke mobilnya.

...----------------...

Mobil Bagas meluncur menuju rumah Robert, mereka bertiga sepakat bertemu disana.

"Uncle..." Teriak Alga ketika melihat Bagas turun dari mobilnya. Al berlari mengejar kedatangan Bagas.

"Hai... pangeran kecil, bagaimana kabarmu sayang ?" Bagas berjongkok menyambut pelukan Alga.

"Baik-baik aja Uncle, tapi Al sedikit sibuk sekarang." Coleteh anak kecil itu.

Bagas terkekeh geli mendengar kata sibuk yang di ucapkan Alga.

"Kalau Uncle boleh tau, Al sedang sibuk apa sekarang ?" Bagas menatap Alga dengan tersenyum.

"Pekerjaan rumah yang di berikan Bu Guru sangat menyulitkan, itu sebabnya Al harus bekerja keras dan sedikit sibuk."

"Anak pintar. Untuk menjadi hebat memang harus bekerja keras, sebagai hadiahnya Uncle punya sesuatu untukmu. Coba tebak Uncle membawa apa ?" Bagas menggendong Al dan berjalan memasuki rumah di mana Robert dan Lauren sudah menunggu di sana.

"Apa itu ice cream coklat ?" Tebak Alga.

"Hmmm... baiklah karena tebakannya benar, maka Al harus memberikan kecupan termanis disini." Bagas menunjuk pipinya kiri dan kanan

"Uncle curang ! Tapi baiklah,tidak masalah." Al dengan gesitnya menyapukan kecupannya di kedua pipi Bagas.

"Hai...kak, apa kabar ?" Lauren menyapa Bagas.

"Seperti yang kamu lihat." Jawab Bagas

"Iyalah.makin sehat,segar bugar yang sebentar lagi mau kawin." Sambar Robert

"Iya dong, daripada lu jomblo aja seumur hidup." Balas Bagas

"Hahaha..."Robert tertawa.

"Al,sini sama Mommy. Kak mau minum apa ?" Tanya Lauren sama Bagas.

"Kopi aja. Kakak belum makan sebenarnya, Alen masak gak ?" Tanya Bagas.

"Iya masak kak, Aleen siapkan dulu ya." Sahut Lauren

"Gak usah repot-repot juga kali, Alen isi aja piring sama nasi dan lauk bawain kesini aja." Pinta Bagas

"Oke." Sahut Lauren berlalu dari hadapan Bagas dan Robert.

Tak lama kemudian lauren keluar dengan nampan berisi sepiring nasi beserta lauk-pauk dan segelas air putih.

"Terima kasih Aleen." Ucap Bagas

"Sama-sama kak." Lauren kembali kedapur untuk membuat kopi,sedangkan Alga tengah sibuk menikmati ice cream coklat kesukaannya.

Bagas sedang menyantap makan siang nya yang sudah terlewatkan, Erwin pun muncul disana.

"Hai...bro. makin berseri-seri aja tuh muka." Robert menyapa kedatangan Erwin, Bagas pun menatap wajah Erwin.

"Kenapa sih kalian liat gue gitu banget, pada kangen gue ?" Erwin masih berdiri menatap kedua sahabatnya.

"Pada diem deh, gue lapar belum makan seharian." Erwin nyelonong masuk ke dapur, meninggalkan kedua sahabatnya yang masih terpaku memikirkan kata yang tepat untuk menggoda Erwin.

Erwin keluar dengan sepiring nasi dan segelas air di tangannya,lalu duduk bergabung bersama Bagas dan Robert. Siapa yang akan mengira kalau mereka bertiga adalah Bos yang sukses di bidangnya masing-masing,saat mereka bersama tanpa jas dan dasi yang mencekik leher, kaki naik ke atas sofa makan pun diruang tamu. Sedikitpun tak mengesankan wibawa seorang pimpinan, tapi begitulah mereka ketika berada di balik kekuasaan, meskipun Bos mereka tetaplah manusia biasa.

...----------------...

Vote, like, dan komentar kalian adalah bentuk dukungan dan semangat bagi Author.

1
ninggalin jejak 👣

mampir ya Thor ke karya ku
~ Mencintai Istri Temanku
gita yunita
kak... apakah kisah ini menggantung begini saja ??
sayang sekali 😥😥
padahal ceritanya bagus 🥰🥰
semangat nulis lagi dong Thor 😇😘😘🥰🥰
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
thor?? gk di lanjuyin lagi tahhh.... kan belom nikah nih bagas sama dita nya... 😁😁
Wiwied L Widiastuti
kok nggak up² thor 😭😭😭
Juliah Taslim
up dong Thor...🙏🙏🙏
gita yunita
kak kapan dilanjut ceritanya 😭😭😭😥😥
Putri Bungsu
kapan up-nya thor
Lita Lita
ceritanya kk GK d lanjut" Thor???
Siochin Kudo
ceritanya kpn up lg thor?
Siochin Kudo
kpn up lg thor?
Melani Suganda
please jgn kecewakan saya.
buat shinee hamil bayi2 erwin
Melani Suganda
yg sdgbmenguris prosesi perbikahan andita dan bagas tapi yg gencar2nya produksi bayi erwin dan shinee
Melani Suganda
dayung terus buat aampai shrin hamil
Melani Suganda
jgn menilai org dari casingnya
Melani Suganda
gol
Putri Bungsu
kok lama terus up nya thor
Juliah Taslim
knp ga up ..dah lama....
Kiswah Suryana Dewi
kok lama nggak up thorr
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
semoga awal yg baru ya shinee.. di tunggu nih yg yoga sama lauren.. 🤭🤭🤭
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
thorr apakah ada part yoga sama laurent? sepertiny bgs kalo di lanjutin.. dmn seorang yoga mulai berubah n sadar.. n ada anak yg hadir di tengah2 mereka.. 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!