Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya gila, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.
Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.
Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
Apa yang dikatakan oleh Bima memang benar. Arjuna telah kehilangan kekuatan supernaturalnya.
Di zaman dahulu, Arjuna memang dikenal luas sebagai seorang tabib yang sangat hebat. Namun selain itu, dia juga adalah seorang pangeran yang tangguh. Dia telah menguasai berbagai teknik supranatural yang luar biasa.
Dia selalu turun sendiri memimpin peperangan. Bahkan dia mampu mengalahkan banyak musuh.
Karena itu, dulu Bima sengaja melakukan serangan mendadak, agar Arjuna tidak memiliki persiapan untuk menghadapi ribuan anak buahnya.
Saat itu hanya Arjuna satu-satunya orang yang selamat. Sekuat apapun Arjuna, dia tidak akan mampu melawan ribuan orang sendirian. Apalagi, Bima. Dia adalah seorang manusia setelah siluman yang bisa hidup ribuan tahun.
Karena itu, liontin giok itu memilih untuk melindungi Arjuna dengan cara menyembunyikannya.
Bima telah melihat Arjuna yang berluka saat melindungi Helena. Itu artinya, di zaman modern ini Arjuna sangat ketergantungan pada kalung itu. Arjuna bisa kuat, bahkan melebihinya jika memakai kalung itu.
Contohnya, saat Arjuna menyelamatkan Helena di jurang. Saat itu, Arjuna bisa melakukan teleportasi, karena saat itu dia masih memakai kalung tersebut.
Tanpa kalung itu, kekuatan Arjuna hanya seperti manusia biasa. Yang hanya bisa berkelahi dengan menggunakan kekuatan fisik saja. Termasuk kemampuannya di dalam dunia medis.
Bima tersenyum puas sambil meneguk segelas wine. "Sepertinya gadis itu sangat berarti untuknya, sampai dia rela terluka demi melindunginya."
...****************...
Malam ini Axel sedang berbicara berdua dengan Nova. Karena itu, hanya Zora sendirian yang masuk ke dalam ruangan tempat Helena dirawat.
Dia pura-pura perhatian ada Helena. "Helena, kamu gak kenapa-kenapa, kan?"
Helena yang sedang duduk diatas brankar. Dia menjawab dengan nada dingin. "Sejak kapan Mama perhatian sama aku?"
Zora terpaksa harus berbicara dengan nada lembut. "Mama ini Mama kamu. Sudah sepantasnya Mama perhatian sama kamu, sayang."
Helena tersenyum kecut. "Tapi selama ini Mama hanya selalu memikirkan Kak Nova."
Zora mengelak. "Ya ampun, Helena. Jadi kamu masih marah karena Mama menyetujui pernikahan Nova dengan Reno?"
Helena menegaskan. "Bukan karena itu. Tapi dari kecil Mama selalu menyuruh aku untuk mengalah. Termasuk untuk menempati posisi direktur di rumah sakit ini, Mama sangat mendukung Kak Nova yang menempati posisi itu."
Zora menjadi kehilangan kata-kata. Karena apa yang dikatakan oleh Helena memang benar.
Dia segera mengalihkan pembicaraan. "Kemana suami kamu? Dia sama sekali tidak datang menjenguk kamu?"
Helena hanya diam. Tak menjawab.
Zora meneruskan perkataannya. "Tadi, Mama terpaksa harus mengikuti acara pesta sampai selesai, demi menghormati tamu undangan yang datang. Mama gak sengaja melihat Arjuna yang tampak akrab dengan manajer wanita di restoran itu."
Helena menghela nafas dalam-dalam. "Mama jangan mencoba untuk menjelek-jelekkan Arjuna!"
Zora menyahut. "Kalau kamu gak percaya, kamu tanya saja sama Nova. Helena, kamu itu cantik. Banyak pengusaha muda yang menginginkan kamu. Kenapa kamu lebih memilih menikah dengan Arjuna? Dia itu gak jelas asal-usulnya."
Helena tak menjawab. Dia menjadi teringat dengan kejadian waktu itu, saat dia sedang makan malam dengan Arjuna. Arjuna mendapatkan pesan dari Calista yang begitu perhatian padanya. Bahkan Calista meminta Arjuna untuk memanggil namanya saja.
Sudah jelas, Calista pasti memiliki perasaan pada Arjuna.
Helena segera menggelengkan kepalanya. Untuk apa dia harus merasa kesal? Dia memang tidak pernah membatasi Arjuna untuk dekat dengan siapapun. Karena pernikahan ini hanya untuk sementara. Jadi, dia tidak boleh cemburu. Dan tidak akan pernah cemburu.
jahat axel.
helen sangat terkejut ternyata juna selama yg dicari bisa membantu timnya, semoga aja kehadiran juna boss menyelematkan pasien...
biangkeroknya adalah mirna yg sengaja membuat kesalahan, agar operasinya gagal total pasti disuruh sama silampir nova...
tenang helen suami sangat pintar dan jenius, di zamannya juna terkenal sebagai tabib hebat...
juna pasti dengan kemampuannya bisa menolong pasien itu, untung juna dateng tepat waktu menggantikan mirna itu.
semoga aja mirna ketahuan yg membuat kesalahan, ayo juna tunjukan kemampuanmu dan kehebatan. kamu mampu bisa melakukan operasi kerjasama tim...
agar papa mertua kamu selalu menghina dan meremehkanmu itu menyesal, ternyata menantu yg dianggap bodoh dan tidak berguna itu sangat hebat dan pintar...
helen pasti bangga padamu juna, kamu punya kemampuan sangat hebat dan pintar....
cepat... cepatlah lakukan penyelamatan...