NovelToon NovelToon
My Dad So Handsome

My Dad So Handsome

Status: tamat
Genre:Romantis / Anak Genius / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: riena

Follow Ig@rii.ena

Season.1

Tidak mendapatkan jawaban dari ibunya, saat menanyakan siapa ayah biologis dirinya.
Seorang anak laki-laki berusia lima tahun mencari ayahnya sendiri dengan menggunakan aplikasi kemiripan wajah, dari kalangan biasa, artis sampai kalangan pengusaha.

Hingga dia merasa yakin jika seseorang yang dilihatnya di suatu profil sebuah perusahaan memiliki wajah yang sangat mirip dengan dirinya, dan dia memiliki keyakinan kalau pria itulah ayahnya, lalu anak laki-laki itu datang sendiri untuk menemui pria yang di duga ayah biologisnya.

Apakah pria itu benar ayahnya atau hanya sekedar mirip saja ? Bukankah di dunia ini banyak yang namanya kebetulan ?

Season, 2

Biru, pria muda berusia dua puluh tujuh tahun, pria dengan ketampanan yang tidak diragukan lagi karena darah yang mengalir ditubuhnya lebih dominan wajah ayahnya daripada wajah ibunya.

Bertemu dengan dua gadis kecil yang rusuh, dan sayangnya tidak tahu siapa dirinya dengan menitipkan bekal makanan untuk karyawan di perusahaan milik keluarganya.

Bagaimana kisah seru kedua gadis centil yang bertemu dengan pria-pria dewasa yang salah satunya adalah Om-nya Biru sendiri?

Ikutin terus kisah mereka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Tawaran dari Kasandra

Bella sudah hendak memejamkan kedua matanya ketika tubuhnya terasa melayang ke udara, Dia membulatkan kedua matanya, ternyata dirinya berada dalam gendongan Alard, karena takut jatuh, Bella melingkari leher Alard dengan kedua tangannya.

Terlihat lintasan lampu Blitz kamera, Bella menoleh, Biru tersenyum dengan memperlihatkan tablet di tangannya.

" Maaf Mom, Dad ! Disekolah ada perlombaan melukis bebas, aku ingin mengikutinya tapi aku masih belum menemukan tema yang pas.

Bolehkah aku melukis Mommy ketika di gendong Daddy tadi ? "

Biru memiringkan kepalanya menatap kedua orang tuanya dengan wajah yang di buat imut menggemaskan.

Bella dan Alard saling berpandangan lalu mengangguk secara bersamaan.

" Sekarang kembalilah ke kamarmu ! Bukankah kau ingin memiliki seorang adik perempuan ? "

Alard mengedipkan sebelah matanya ke arah Biru yang terlihat bahagia mendengar kata adik perempuan.

" Tentu, kalau begitu selamat malam Daddy, selamat malam Mommy "

Biru segera menghilang dari balik pintu kamarnya.

Wajah Bella sudah seperti kepiting di rebus, otaknya sudah traveling kemana-mana membayang apa yang terjadi nanti di dalam kamar.

" Turunkan aku ! "

Alard diam saja tidak menggubris omongan Bella, menendang pintu kamarnya dengan menggunakan ujung kakinya.

Lalu meletakkan Bella secara perlahan diatas ranjang.

" Aku sudah mengatakan bahwa kau tidak boleh lagi meninggalkan kamar ini, dan tetaplah tidur di ranjang yang sama bersamaku "

Wajah keduanya sangat dekat, sehingga hembusan napas Alard menyapu hangat permukaan wajah Bella.

Bella cepat-cepat memalingkan wajahnya karena gugup.

Bibir Alard sekilas membentuk lengkungan.

" Aku ingin melakukannya malam ini, Bel, dengan kesadaran penuh tanpa pengaruh obat, boleh ? "

Alard menyentuh wajah Bella dengan jari jemari tangannya yang ramping dan panjang.

Kedua mata mereka saling menatap, mencoba menyelami kedalam hati masing-masing.

Bella tidak mungkin terus menolak setelah menghabiskan malam di hotel Imperial.

Walaupun Alard melakukannya dalam pengaruh obat, tetapi Bella tidak.

Bella bisa merasakan bagaimana setiap sentuhan dari Alard yang liar dan panas membuat tubuhnya juga menginginkan kembali sentuhan itu.

Bella juga bukan lagi gadis remaja yang tidak tahu apa-apa. Dia seorang ibu, dan itu juga merupakan kebutuhan tubuhnya untuk meminta di puaskan. Dan Alard orang yang tepat.

Alard yang pertama kali menyentuhnya, Alard ayah dari putranya dan Alard sekarang adalah suaminya.

Tidak terlalu penting apakah sudah ada rasa cinta dihatinya, setidaknya mereka melakukan pada tempat dan pada orang yang memang sudah semestinya

Bella mengedipkan matanya perlahan sebagai jawaban membolehkan Alard melakukannya.

Bibir Alard tersenyum tipis lalu mulai mencium bibir Bella lembut, tidak seperti malam-malam sebelumnya yang memaksa Bella dengan alasan ucapan selamat malam.

Bella membiarkan Alard menguasai tubuhnya sepenuhnya, jika kemarin Bella masih malu dan sungkan kala Alard mengoleskan salep ke area pribadinya yang lecet, sekarang tidak, karena sentuhan Alard membuat Bella kehilangan kesadarannya. Otaknya akan terus kosong tiap Alard menyentuh di setiap inci tubuh Bella dengan bibirnya.

Dan untuk pertama kalinya Bella meneriakkan nama Alard ketika dirinya berada di puncak kepuasan.

Bibir Alard kembali tersenyum, memberikan jeda waktu pada Bella untuk mengatur napasnya dan menikmati sisa-sisa manisnya madu yang baru di berikan Alard.

Kembali Alard melanjutkan kegiatannya dan entah sampai jam berapa keduanya baru tertidur karena kelelahan.

...******...

Bella menggeliat dalam selimut, kedua tangannya meraba baju yang kenakan tubuhnya saat ini.

Ingatannya kembali ke tadi malam bagaimana panasnya mereka berdua bergelut di atas ranjang.

Bella mengamati kain yang melekat ditubuhnya.

Itu atasan piyama milik Alard yang berwarna gelap, Bella dapat mengingatnya dengan jelas.

" Masih mau bermalas- malasan ? Biar aku yang akan mengantar Biru ke sekolah "

Bella menoleh ke arah sumber suara.

Alard duduk membelakangi jendela kaca, entah sejak kapan dia ada disana ?

Duduk diam dengan pakaian yang sudah lengkap dan rapi, sangat indah dan gagah.

" Aku memang tampan ? Apa kau baru menyadarinya ? "

Alard berkata datar dengan tetap menyembunyikan senyumnya.

" Putraku jauh lebih tampan dari dirimu "

Bella beranjak dari tempatnya, berjalan menuju ke kamar mandi.

Setelah sarapan dan mengantar Biru ke sekolah, Alard menurunkan Bella tepat di depan butik Monalisa.

Bella terus berkutat dengan kertas gambar dan pensil warnanya sampai Lily memberitahukan jika ada seseorang yang menunggunya di ruangan yang di khususkan untuk tamu, bersebelahan dengan meja Lily.

Karyawan kepercayaan Mona jika Bella sedang tidak berada di tempat.

Karena Mona tahu Bella yang sekarang sudah tidak sama dengan Bella yang di kenalnya sebelum mengetahui jika Alard adalah ayah biologis Biru.

Bella mengerutkan dahinya.

" Siapa ? "

Tanya Bella sembari meletakkan pensil warnanya.

" Yang datang bersama dengan dua orang anggota kepolisian waktu itu "

Lily merasa sangat tidak nyaman mengucapkan kata kepolisian, seakan mengingatkan bahwa Bella dulu adalah seorang pencuri.

Bella tersenyum kecut sembari menepuk pundak Lily.

" Aku mencuri karena terdesak, Ly "

" Maaf, Kak ! Aku tidak bermaksud...."

" Tidak masalah "

Bella berjalan mendahului Lily untuk menemui seseorang yang katanya ingin bertemu dengan dirinya, setahu Bella, dia tidak memiliki kenalan atau teman dekat.

Kalau untuk urusan pelanggan, kan Lily bisa menghandle-nya.

" Halo adik manis, kita bertemu kembali "

Kasandra duduk sembari menyilangkan kedua pahanya saling menindih dengan punggung menyandar ke sofa seperti nyonya besar.

" Ada apa ? Aku masih banyak pekerjaan, bukankah urusan kita sudah selesai ? Suamiku juga sudah memenuhi keinginan kalian berdua kan ? "

Jantung Bella tiba-tiba berdesir, ketika mengucapkan kata suami, darahnya juga mendadak terasa memanas. Sekelebat bayangan kegiatan keduanya tadi malam kembali terlintas.

" Oh, tentu, urusan kita sudah selesai. Apa kau tahu apa yang aku minta pada suamimu yang tidak lama lagi akan menjadi suamiku ? "

Kasandra bangun dari duduknya, melangkah pelan mengelilingi Bella yang masih berdiri.

" Apa maksudmu jika dia akan menjadi suamimu ? Kau kira dia sebuah barang yang bisa berpindah-pindah dengan siapa pemiliknya ? "

Bella menatap tajam ke wajah Kasandra yang berdiri tepat di depan wajahnya.

" Terserah kau mau mengibaratkan dia seperti apa, aku kemari hanya menawarkan kerjasama padamu agar kau tidak menjadi pengangguran jika kau sudah di campakkan oleh tuan Alard "

Bella semakin bingung dengan pembicaraan Kasandra yang tidak tahu kemana arahnya.

" Haish, begini saja, mulai sekarang tinggalkan butik ini dan jadilah perancang khusus untuk butik milikku. Aku berani membayar gaji-mu disini dua kali lipat dari gaji yang kau terima dari sini.

Karena kau adikku, aku cukup baik-kan menawarkan pekerjaan padamu "

" Terimakasih penawarannya, tapi maaf, aku tidak berminat . Kau tawarkan saja pada orang lain "

Bella meninggalkan Kasandra begitu saja, kepalanya semakin pusing mendengar ocehan Kasandra yang seperti orang mabuk.

" Kau memang tidak berarti apa-apa untuk tuan Alard, dia pria kaya tetapi membiarkan kau tetap bekerja pada orang lain, tidak seperti diriku yang di berikan butik yang jauh lebih bagus dari pada Butik ini "

Kasandra mengeraskan suaranya karena Bella terus berjalan dan menghilang di balik ruangannya, tidak mengindahkan ucapan dari Kasandra sama sekali.

...****************...

1
Kinan Astry
di kisah ini biru kelihatan penyayang ya...tp ktika tua ada di cerita sebelah hanna-ibrahim kelihatan tegas nya mirip seperti tuan visco
Mini Amora
ouhhh om adipati... daebak😍
Syam
bagus kak riie seperti biasa selalu keren novelnya dan aku suka biru samudra 💗❤️🥰👍
Syam
terjawab sudah oppa biru 🤭 😍
Syam
wah tambah penasaran saja kak rie judul yg di sebutkan 🤭
Syam
mau dong kak riie kaya biru 1😍
Syam
anak pintar
Syam
mampir kak riie karna penasaran 🤭😄
Sriharyanti 80
karya kak Rie Bagus
kaneya lendiaswari
ceritanya Akbar ini yg nolong aufhar bisa pindah tugas itu ya kk riee
kaneya lendiaswari
baru melipir kesini karna penasaran sama asal usul keluarga Raymond.
zhalwaaa93
aku baca di seblah dulu baru melipir ksni soalnya penasaran dgn keluarga kafka😁
Sriharyanti 80: sama kakak
total 1 replies
zhalwaaa93
😆😆😆
zhalwaaa93
masih untung si rosa mau ngerawat bella klo aku mah ogah, mending pisah🫠
Mazree Gati
asu di entot sampai pingsan,
Mazree Gati
jijik sama kelakuan biru,, jinius tapi tolol
Mazree Gati
katanya jenuis tapi goblok bin tolol ga tahu perasaan mominya oon
Mazree Gati
luke pemaksa apa begitu ya orang kaya
Novi Anggraeni
sama , aku juga
udah candu sama karya nya mak riie 🤭
aagnes
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!