Hi ☺️
Novel lanjutan dari akun pertama "AKUN ANANTA"
Mengandung adegan 21+ harap bijak dalam membaca cerita ini🚫
Maysaroh diperkosa oleh Rio dan menghadapi tekanan perasaan akibat peristiwa hitam tersebut. Kesedihan Maysaroh bertambah saat dirinya hamil. Pattra tahu apa yang sudah terjadi kepada diri Maysaroh menaruh simpati padanya. Akhirnya Pattra menikahi Maysaroh.
Ikuti kisah lanjutannya akankah Pattra dan Maysaroh menjadi sepasang suami istri yang sangat bahagia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isna Imut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25
Hari ini terjadi pernikahan dua pasang sekaligus di keluarga Wiguna. Pasangan yang pertama adalah Pattra dan May sedang pasang yang kedua adalah Rio dan Lidia. Mereka berdua sengaja melakukan pernikahan mereka bersama di karenakan Papa Wiguna tidak ingin menunda lagi hal baik tersebut.
Pengantin pertama yang akan melakukan ijab qobul adalah pasangan Rio dan Lidia. Rio memakai setelah pakaian yang berwarna putih semakin gagah dan ganteng di tambah pula dengan Lidia yang berparas cantik dengan memakai kebaya modern. Mereka melakukan akad nikah dengan sangat lancar. Bahkan Rio sedikit pun tidak merasa bersalah atas apa yang sudah terjadi kepada May.
Kini saatnya Pattra dan May akan melakukan ijab qobul. May yang tidak di dampingi oleh orang tua dirinya hanya mampu meneteskan air matanya. Bahkan Mama Una sedikit pun tidak mendampingi May melainkan Kiki yang sedari tadi duduk di sebelah May dan memegang tangan May untuk menguatkan hatinya.
"Ambillah tissue ini dan hapus air matamu. Ini hari bahagia mu! Apakah kau akan terlihat jelek. Lihatlah riasan mu sedikit luntur karena air matamu" Ucap Kiki tersenyum
"Kau ini" Jawab May dengan segera mengambil tissue tersebut
"Ayo tersenyumlah" Bisik Kiki
"Iya" Ucap May dengan mengigit bibir bawahnya
"Bagaimana dengan mempelai selanjutnya apakah sudah siap? Tanya Pak Penghulu
"Siap Pak" Jawab Pattra dengan tegas
"Bismillahirrahmanirrahim. Saudari Pattra bin Wiguna. Saya nikahkan dan kawinkan kau dengan saudari Maysaroh binti Anderson. Dengan maskawin seperangkat alat sholat, di bayar tunai" Ucap Pak Penghulu
"Saya terima nikah dan kawinnya Maysaroh binti Anderson. Dengan maskawin tersebut, di bayar tunai" Jawab Pattra
"Bagaimana para saksi? Tanya Pak Penghulu
"Sah..." Jawab Para tamu undangan
"Alhamdulillah" Ucap Pak Penghulu
"Aku tidak setuju dengan pernikahan ini" Ucap seorang perempuan dengan sangat lantang
"Ma... Mama" Teriak May saat melihat asal suara tersebut
"Mama" Ucap batin Pattra
"Mama" Teriak May segera berlari dan memeluk Mama Mayang
"Jadi selama ini dia tidak amnesia" Ucap Mama Una lirih dengan menunjuk ke arah May dan menghampirinya
"Apa yang kau lakukan Nak? Tanya Mama Mayang dengan menangis
"Tolong aku, Ma. Maafkan aku Ma, Pa" Jawab May menangis tersedu-sedu
"Wah-wah ada apa dengan dirimu ini. Aku pikir kau amnesia ternyata kau masih mengenali Mamamu. Apakah ini Mama dan Papamu? Tanya Mama Una dengan bertepuk tangan
Semua para tamu undangan di buat fokus pada kejadian tersebut.
"Maaf aku Bu" Jawab May
"Ternyata benar dugaan ku selama ini kau benar-benar sudah membohongi seluruh anggota keluarga ini dan dengan sengaja ingin merusak rumah tanggaku" Ucap Isna dengan lantang dan menampar pipi kanan May
"Apa aku sedang bermimpi? Apa sebenarnya yang sudah terjadi" Ucap batin Pattra mendekat ke arah May
"Siapa kamu? Berani-beraninya kau menampar anakku" Bentak Papa Billy
"Aku Isna istri pertama dari suami anakmu" Jawab Isna dengan percaya diri
"Apa Istri" Ucap Papa Billy dan Mama Mayang terkejut
"Dasar perempuan penggoda, perempuan rendah. Plakkk..." Ucap Isna dengan kembali menampar pipi May
"Hentikan Isna" Teriak Pattra
"Kau... Kau tidak pantas berbicara seperti itu kepada anakku" Ucap Papa Billy yang akan menampar wajah Isna. Tetapi tanggan Papa Billy tercekal oleh Papa Samsul
"Kau" Ucap Papa Billy
"Kau" Jawab Papa Samsul dengan terkejut kalau saat ini yang ada di hadapannya adalah Pak Billy
"Oh jadi ini anakmu? Tanya Papa Billy
"Aku harap kau segera membawa pergi anakmu dari tempat ini" Perintah Papa Samsul berbisik di telinga Papa Billy
"Apa kau takut dengan ku Samsul. Dulu kau menghancurkan perusahaan ku dan sekarang kau tidak akan pernah bisa menghancurkan pernikahan anakku" Ucap Papa Billy mencekik leher Papa Samsul
"Lepaskan Papaku" Bentak Isna dengan mengigit lengan Papa Billy
"Aw..." Ucapannya kesakitan
"Asal kalian tau semua. Kalian perlu melihat wajah orang-orang ini dan kalian harus berhati-hati orang-orang inilah yang sudah membuat perusahaan ku bangkrut" Ucap Papa Billy semakin ngelantur membongkar kebusukan Papa Samsul
Setelah Papa Billy puas membongkar kebusukan Papa Samsul dan membeberkan semua aib keluarga itu kepada orang lain. Semua tamu undangan di buat melongo oleh omongan Papa Billy. Sampai-sampai Papa Wiguna dan Mama Una tidak habis pikir tentang besannya itu. Akhirnya Papa Billy membawa May untuk pulang kampung.
"Ayo kita pulang, Nak! Ajak Papa Billy
"Iya Pa" Jawab May
"Sayang Mama merindukanmu" Ucap Mama Mayang memeluk tubuh May
"Kalian mau membawa pergi ke mana istriku? Tanya Pattra yang melihat May beserta orang tua pergi meninggalkan tempat acara tersebut
"Aku akan membawa anakku pulang" Ucap Papa Billy
"Aku suaminya. Kalian tidak berhak membawa May pergi" Jawab Pattra
"Pattra" Panggil Mama Una
"Ma..." Jawab Pattra
"Biarkan mereka pergi" Ucap Mama Una
Papa Wiguna yang merasa malu atas perbuatan besannya tersebut segera pergi meninggalkan tempat acara tersebut beserta Pattra dan Mama Una.
Bersambung... ✍️