Hari pernikahan menjadi hari malapetaka yang akan membuatmu menjadi sosok yang begitu mengerikan.
Maria, itu adalah nama wanita itu, dan sang suami bernama Budi. di malam pernikahannya, Budi telah merencanakan sesuatu yang akan membuat kehidupan Maria benar-benar menjadi malapetaka yang begitu luar biasa.
"Kau harus tau, kalau kekasih dan keluarga kekasihmu telah menjualmu padaku!" seru pria yang bernama Alex Juan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alex kembali dari Bali
Akhirnya Mbok Darmi tinggal bersama Maria, wanita tua itu perlahan-lahan mulai menceritakan semua Masa Lalu Maria. karena Maria memaksa Mbok Darmi untuk mengatakan semua kelakuan dari Alex.
"Aku tidak akan pernah menangis lagi, Mbok. jangan khawatir Mbok Darmi, tidak perlu mengkhawatirkan diriku.. kenangan pahit itu akan kuhapus dari kehidupanku, aku akan melangkah menuju masa depanku asalkan Mbok Darmi selalu bersamaku." ucap Maria.
"Tentu saja aku akan selalu bersamamu." jawab Mbok Darmi.
"Mulai sekarang Aku tidak mau menjadi wanita lemah lagi, aku akan memperjuangkan hidupku dan aku akan menjadi wanita kuat yang tidak akan ditindas oleh Alex lagi." jawab Maria.
Mbok Darmi benar-benar sangat bahagia, Wanita itu benar-benar sangat menyukai semua yang dilakukan oleh Maria. berusaha untuk berubah dan berusaha untuk menjadi wanita yang baru.
"Baiklah Maria, kita semangat!! biarkan hidup kita semakin baik, jangan sampai kau mau ditindas oleh Alex, Jangan mau untuk dirayu oleh pria itu, pria itu benar-benar adalah pria brengsek yang tidak akan mungkin menjadi pria baik!!" seru Mbok Darmi.
Maria tersenyum, Wanita itu benar-benar sudah mendapatkan ingatannya kembali. memory kelamnya yang beberapa bulan lalu menghilang kini Mariah telah mendapatkannya, kekuatan dari semua rasa sakit yang selalu Alex berikan.
Satu minggu kemudian.
Akhirnya Alex telah kembali dari Bali, pria itu benar-benar sangat bahagia apalagi Maria selalu membalas semua pesan-pesan Alex. tentu saja Alex tidak akan pernah mengira kalau Maria telah berubah saat ini, langkah kaki Alex memasuki rumahnya. pria itu tersenyum sembari membawa oleh-oleh yang begitu banyak.
Alex berusaha untuk merayu Maria, tatapan mata para pembantu Alex menatap Alex, Mereka terlihat begitu shok saat menatap majikan mereka telah kembali, pasti Alex sangat marah saat dirinya telah kembali tanpa menemukan keberadaan Maria.
"Sayang, sayang!" seru Alex yang mencari keberadaan Maria. pria itu menaruh oleh-oleh yang dia bawa dari Bali di ruang tamu. langkah kakinya menaiki anak tangga memasuki kamar yang biasa ditempati oleh Maria, tidak ada keberadaan dari istrinya tersebut.
Sesaat kemudian Alex turun ke lantai 1, pria itu mencari keberadaan Maria di kamar Mbok Darmi. tetap tidak ada di sana.
"Kemana dia?" guman Alex yang mencari keberadaan Maria. tatapan matanya menatap ruangan Mbok Darmi yang terlihat berbeda.
"Apa yang berbeda dari ruangan Mbok Darmi ya, kenapa aku kelihatan sangat aneh begini." ucap Alex yang melihat keadaan kamar Mbok Darmi.
Setelah beberapa saat kemudian akhirnya Alex memutuskan untuk bertanya kepada para pembantu yang lain. tatapan mata Alex tertuju pada salah satu pembantu yang dipercaya di rumah tersebut.
"Kumpulkan orang-orang yang bekerja di sini!!" seru Alex. nada bicara Alex terlihat sedikit tinggi karena pria itu tidak mendapatkan keberadaan istrinya.
Sesaat kemudian para pembantu yang ada di rumah Alex nampak berkumpul semuanya.
"Di mana istriku dan Mbok Darmi, Kenapa kamar Mbok Darmi kelihatan sedikit berbeda?" tanya Alex kepada para pembantunya.
Para pembantu yang ada di rumah Alex nampak kebingungan, karena mereka tidak tahu harus menjawab apa.
"Kenapa kalian diam saja, di mana Mbok Darmi!!" seru Alex.
Para pembantu yang ada di rumah Alex terlihat begitu ketakutan, tatapan mata mereka menatap majikan yang ada di depan Mereka.
"Kami tidak tahu Tuan, tiba-tiba Mbok Darmi mengatakan kalau dia akan pergi dari tempat ini selamanya." jawab para pembantu Alex.
Betapa terkejutnya Alex saat mendengar perkataan tersebut, karena yang Alex tahu Mbok Darmi tidak akan meninggalkan dirinya. Karena Mbok Darmi sudah menganggap Alex sebagai putranya.
"Apakah kalian bercanda, bagaimana mungkin Mbok Darmi meninggalkan rumahku!!" seru Alex.
Brakk..
Brakk..
Pria itu menggebrak mejanya berulang kali.
"Kami tidak tahu Tuan, tiba-tiba Mbok Darmi berpamitan kepada kami. Dia mengatakan kalau dia akan pergi dari rumah ini." jawab para pembantu.
Alex terkejut sekaligus syok, tentu saja Alex benar-benar tidak akan pernah mengira kalau Mbok Darmi akan pergi dari rumahnya.
"Apa yang wanita tua itu lakukan, Kenapa dia tiba-tiba pergi dari rumahku." ucap Alex "Lalu dimana Nyonya kalian!!" seru Alex.
"Nyonya?" tanya para pembantu yang lain.
"Iya, dimana Nyonya kalian?!" seru Alex.
"Bukankah nyonya pergi kerja Tuan." jawab para pembantu.
"Apa maksud kalian?!" seru Alex.
"Nyonya belum kembali dari tugas kerjanya, Tuan." jawab para pembantu.
"Apa maksud kalian, dia belum pulang sampai sekarang!" seru Alex. pria itu benar-benar sangat marah sangat marah karena Maria belum pulang dari Bali.
"Kalian jangan bercanda padaku!" seru Alex.
"Tidak Tuan, Nyonya belum kembali dari dua minggu yang lalu." jawab para pembantu.
Tentu saja Alex benar-benar tidak akan pernah mengira kalau hal ini hari ini akan terjadi.
"Apakah Maria marah padaku." guman Alex dalam hati.
** bersambung **