NovelToon NovelToon
Pria Dewasa Itu Suamiku

Pria Dewasa Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:254.9k
Nilai: 5
Nama Author: safira a

Halsey Diana, itu namaku sebenarnya aku cukup dini untuk menikah karena aku baru saja beranjak usia 17 tahun dan aku juga masih duduk dibangku SMA kelas 3 semester akhir. Bukan, bukan aku bukan hamil duluan seperti kebanyakan dari pernikahan dini.

Aku menikah dengan seorang pria 15 tahun lebih tua dariku, aku ingatkan kembali aku menikah bukan karena hamil atau jadi simpanan om-om namun ini karena perjodohan orang tuaku.

Tapi, mampuhkan aku bertahan didalam pernikahan dengan pria 32 tahun itu. Aku atau dia yang akan gagal mempertahankan pernikahan ini atau pernikahan ini akan berhasil sampai aku menua dengannya.

Ayo lanjutkan membaca ceritaku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon safira a, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 23

Ini sudah 3 hari dari hari itu, selama itu juga aku berada di arpatemen Vernatta. Mas Irwan tidak mencari ku hanya hari pertama dia terus menelpon ku dan begitupun orang tuaku yang nyatanya sudah tau.

Aku tidak mengangkat telepon itu dan tak membalas pesan dari mereka juga aku hanya membiarkannya. Ujian akhir sekolah telah dimulai dari hari Senin selama aku di sekolah aku titipkan Anka pada pak Viktori itu atas bantuan Vernatta.

"Halsey !" Panggil seseorang dari belakang sana aku membalikan setengah tubuhku, aku kaget sih pas aku liat orang itu ternyata abay.

Dia berjalan mendekatiku, aku ingin pergi segera pulang ke arpatemen dan mengambil Anka dari pak Viktori tapi mau melangkah pergi pun sudah terlambat abay sudah didepan ku.

"Ada apa ?" Tanyaku menatap pria yang lebih tua satu tahun dariku, jika boleh jujur aku semakin sakit hati dengan semuanya.

"Gue pengen bicara sama lu" aku tidak langsung mengiyakan ucapannya karena aku juga harus memberi tahu Vernatta tadi aku suruh pulang duluan sedangkan aku masih di sekolah mengurusi beberapa masalah.

Saat aku akan mengeluarkan suara ku ponselku berdering panggilan masuk itu dari Vernatta. "Nggak bisa aku sibuk" ucapku sambil berbalik namun tanganku di tahan oleh pria itu.

"Sebentar aja, gue mohon sama lu" tatapan memelasnya membuatku tidak tega dan aku juga harus menyelesaikan hal yang belum terselesaikan dengan dia.

"Kalau gitu aku angkat telepon dulu" aku menjauh dari abay untuk mengangkat telepon dari Vernatta. Vernatta hanya menanyakan keberadaan ku setelah aku beritahu dia mempersilahkan aku untuk membereskan semuanya dan dia dengan senang hati mau menjaga Anka lebih lama lagi bersama pak Viktori.

*****

Kini aku dan abay berada di taman yang tidak jauh dari sekolah, dulu tempat ini juga menjadi tempat yang sering aku kunjungi bersama abay. Aku duduk di sebuah ayunan besi begitupun dengan pria itu yang duduk di sampingku.

"Kabar lu gimana ?" Ucapnya memulai pembicaraan antara aku dan dia. "Aku nggak baik-baik aja" aku menatap kosong ke depan aku yakin abay sedang menatapku.

"Mungkin ini karma buat aku" aku menunduk menahan air mata yang akan terjatuh. "Lu nggak boleh bicara gitu" entah aku harus gimana lagi, abay adalah mantan pacarku yang aku putuskan sebelum aku menikah dengan kasarnya aku melepaskan dia tanpa sebuah penjelasan dan beberapa kali aku sakiti dia.

Mungkin ini balasan untukku, aku merasakan berkali-kali lipat rasa sakit. Tapi jika aku bisa milih aku masih ingin bersamanya.

"Gue udah tau kok semuanya" dengan ragu aku menatap kearahnya, "tentang apa ?" Sumpah aku takut, takut semuanya terbongkar tentang pernikahan aku. "Pernikahan lu" aku terdiam nggak tau harus gimana lagi. Aku mengangkat kepalaku menatap langit yang sudah senja. Sebisa mungkin aku menjaga agar mataku tidak tumpah dihadapan pria itu.

"Gue juga tau kalau rumah tangga lu lagi nggak baik-baik" aku memejamkan mataku, bohong kalau aku nggak sakit, bohong kalau aku nggak perduli aku nggak bisa bohongin diri aku lagi.

"Kamu tau dari mana" sudah cukup aku menyembunyikan diriku. Otakku berkerja menimba-nimba dari mana dia mengetahui hal itu tidak mungkin jika dari Vernatta dia tidak akan menerkam aku dari belakang aku percaya dia.

"Orang tua lu, waktu itu pas gue ke rumah lu orang tua lu seperti biasa ngusir gue. Dia bilang lu udah nikah gue pikir itu cuman akal-akalan orang tua lu biar gue nyerah. Gue sering liat lu dianterin sama seseorang pake mobil gue pikir itu om lu tapi, gue nggak sengaja liat lu pas lu cium dia gue baru sadar ucapan orang tua lu nggak main-main" dia udah tau sejauh itu yah ? Aku menunduk kepalaku lagi perlahan air mataku mulai berjatuhan.

"Tapi bukan itu yang ingin gue bicarakan, tentang masalah suami lu" aku diam tak merespon aku hanya menunggu dia melanjutkan ucapannya agar semuanya cepat beres.

"Kak Irwan, dia calon suami kakak gue. Hari itu seminggu sebelum pernikahan mereka kakak gue pulang sama pria lain keluarga gue kaget banget dan dia bilang kalau dia pengen membatalkan pernikahan dengan kak Irwan dia lebih milih pria bule yang dia bawa pulang. Sejak awal mereka emang nggak cocok" abay menjeda ucapannya aku menatap kearahnya menunggu dia melanjutkan ucapannya, abay menatap kedepannya ada sorot yang rumit untuk di baca di matanya seperti rasa kesal,sedih dan marah mungkin.

"Kak Irwan mau nikahin kakak gue karena kejadian 7 tahun lalu, waktu itu waktu kakak gue masih pacaran dengan kak Irwan dia hamil padahal kak Irwan sendiri nggak pernah melakukan hal aneh-aneh, kakak gue minta kak Irwan buat tanggung jawab padahal gua tau itu bukan anak kak Irwan. Kakak gue bukan anak baik-baik dia terlalu banyak temen laki-laki yang brengsek..." Untuk kesekian kalinya abay menghembuskan nafas berat diakhir kalimatnya dia menekankan penuh kemarahan.

"Waktu itu kak Irwan tidak mau bertanggung jawab karena ia tau itu bukan anaknya, tapi saat kakak di cemooh oleh orang lain kak Irwan malah datang dan bilang jika itu anaknya. Dari situ kak Irwan pun tidak ingin langsung menikahi kakak gue karena dia sedang sibuk membangun perusahaannya. Kak Irwan tetap ngurus anak itu dan itu anak yang sekarang sama lu halsey. Kalau kamu anggap kak Irwan bejat kak Irwan nggak sebejat itu" abay menatapku dan mengambil tanganku untuk dia genggam.

"Maafin kakak gue yah yang sekarang datang tanpa malu mengusik rumah tangga lu, tapi dia datang buat pamitan sama rafly aja tapi malah nyiptain masalah sebesar ini sama lu" aku udah nangis dari tadi semakin di buat  nangis sama dia.

"Jadi selama ini aku salah paham ?" Dia mengangguk, setelahnya hening tak ada perbincangan lagi kami menatap kearah depan dan tenggelam dipikiran masing-masing.

"Aku masih hutang penjelasan sama kamu" kali ini aku yang membuka topik, aku juga tidak ingin di teror oleh rasa bersalah pada pria itu.

"Hmm iya, tapi kalau lu nggak mau jelasin juga gue gak papah kok soalnya gue juga udah tau" aku menggeleng nggak bisa gitu dia harus denger penjelasan dari aku juga.

"Kamu harus denger penjelasan dari aku, walau udah terlambat tapi tetap harus dengerin. Waktu itu keluarga aku lagi dilanda krisis ekonomi dan orang tau ku menjodohkan aku bersama mas Irwan mau nggak mau aku juga harus putusin kamu. Aku nggak mau nyakitin kamu tapi nyatanya aku nyakitin pake ucapanku" dia terdiam menatap ku dengan intens "bahkan lu makin nyakitin gue dengan keadaan lu sekarang" aku nggak ngerti apa yang dia ucapkan.

"Maafin aku yah" sakit banget terjebak dengan sama laluku dan rumitnya masalahku. "Gue maafin. Asal lu harus hidup bahagia yah" detik setelah dia ngucapin itu tangis yang aku bendung, aku tahan sekarang pecah.

"Sthh jangan nangis lagi, sekarang pulang yah udah malam juga. Gue antar yah" aku hanya ngangguk masih dalam keadaan nangis.

Abay nganterin aku pake motornya ke arpatemen Vernatta. Setelah sampai aku masih terdiam begitupun dia. "Sekali lagi aku minta maaf dan terima kasih udah jelasin" dia hanya mengangguk dibalik helem full face nya. "Kita masih bisa temenan kan ?" Tanyaku aku nggak mau juga hubungan pertemanan rusak hanya karena kisah cinta yang gagal.

"Gue nggak tau tapi, kalau lu merasa capek dengan pernikahan lu bisa datang ke gue kita bisa kabur bareng" entah bagaimana mana aku malah tersenyum. "Jangan ngada-ngada,. Kalau gitu aku masuk yah soalnya Vernatta udah nungguin" pamitku "iya, titip salam sama rafly bilangin dari Abang keren" aku angkatin ibu jari dan berlalu untuk masuk.

Rasanya lega karena yang aku pikirkan itu salah.

___________________________________________

[Senin, 20 Desember 2021]

Author : Safira Aulia Hamidah

Wtpd : Safira Auliya Hamidah

Instagram : Safira19989

Game time : Apa yang akan terjadi di bab selanjutnya ? Apa mungkin Halsey akan meminta maaf dan mulai mendengarkan penjelasan pak Irwan atau semuanya akan semakin buruk ?. Ayo tinggalkan tebakannya di kolom komentar

Terima kasih telah membaca

1
Qaisaa Nazarudin
Udah tau kamu telah merebut masa mudanya,tapi malah gak bersyukur dan kamu kecewain dan sakitin,Istri mu udah cukup baik terhadap mu,Dasar pria Bodoh..
Qaisaa Nazarudin
Berarti Irwan yg BODOH udah di selingkuhin mau2 nya nerima dia lagi,kenapa di novel2 kayak hitu ya ?? bikin sakit hati kita yg baca,Kalo di dunia nyata mah,mantannyah mantan aja,jgn kan utk kembali bertemu aja udah kayak musuh,betul nih..
Sfiranjk341: laki-laki bisa 10 tahun hidup dengan perempuan baru tapi hatinya masih di orang lama mba
total 2 replies
Qaisaa Nazarudin
Aduuhh kenapa kamu bawak dia sekalian sih??Ntar itu yg jadi alesan Itwan akan mencari kamu,mak bapak jya ada,kenapa kamu yg malah kasihan,Bodoh,, duh sebel aku dgn Hasley,Astaga aku bisa Darting nih..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Bagus JHasley lebih baik kamu pergi aja,,
Qaisaa Nazarudin
Kenapa kamu gak langsung menyapanmereka td saat Irwan bilang tindu ke wanita itu?? Aduuh kamu nih bego juga sih menurut ku..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️😡😡 Malah lari kemudian menangis,Bodoh..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan mulai nih,Tapi kenapa keluarganya semua menutupi dari Helsey??
Qaisaa Nazarudin
Nah udah mulai muncul nih kayak nya yg bikin aku penasaran,,Duh deg degan nih,,
Qaisaa Nazarudin
Kok aku jadi semakin penasaran nih,Apa yg sebenarnya akan terjadi??Gak mungkin kan Irwan selingkuh atau terpaksa harus nikah lain,OMG membayang kan Irwan nikah lain walaupun terpaksa aku gak bisa nerimanya,,
Qaisaa Nazarudin
Seperti akan terjadi sesuatu saat pertemuan keluarga nanti nya..🤫🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
“Mari sama2 kita membangun rumah tangga yg hangat” Noh sikap kamu saja dingin selalu,gimana mau membangun yg hanget??🤫🤫😅😅😅
Qaisaa Nazarudin
Pasti dia gak bisa makan kacangan iya,makanya alergi..
Qaisaa Nazarudin
Mas Irwan udah kecanduan nih masakan istri 👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻😃
Qaisaa Nazarudin
Setakat ini aku suka Irwan yg bersikap biasa saja ke istrinya,gak kek novel yg pernah kubaca soal pernikahan perjodohan,mlm setelah nikah ada yg ketemu temen2,ada yg pisah kamar,ada yg cowok atau ceweknya yg berkata2 kasar kepasangan nya,gak mau masak,gak tau masak tp gak mau belajar masak,,tapi yg ini aku suka alurnya sampai di bab ini,,
Qaisaa Nazarudin
Mampir thor,Semoga seru ceeitanya 🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️😄😄
Sfiranjk341: terima kasih telah mampir, sehat-sehat yah
total 1 replies
Maya Sari Niken
berarti pas ditinggal seminggu sblm pernikahan anaknya udah gede donk???kan nikah sm helsey jg bru bbrp waktu
Sfiranjk341: Iya, anaknya umur 6 tahun.
total 1 replies
Didik Setyawan
crta gk msuk akal,gk da yg namax suami normal gk mau brcnta saat istri ngsih.gk tau low suami gay,wkwkwk,,
Didik Setyawan
gk logis bnget,crta dri suamix aj bru mulai tp dah mrah dlu.jd mles lanjutin bcax...
Sfiranjk341: ya sudah berarti cerita ini bukan untuk orang seperti kamu
total 1 replies
vi
karyamu bagus thor.... aq suka, ga terlalu panjang. dan aq akan baca semua karyamu
Sfiranjk341: terima kasih telah membaca karya saya, semoga enjoy yah sama cerita yang saya buat 🥰
total 1 replies
vi
Baru baca Thor.... sudah tertarik.... lanjuuuut
Sfiranjk341: eh iya kak, terima kasih telah mampir 🥰
total 1 replies
Separuh nafas jk
seruu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!