NovelToon NovelToon
Pelabuhan Hati Si Kembar 4

Pelabuhan Hati Si Kembar 4

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: Mak Nyak

4 saudara kembar, yaitu Archee, Aylin, Amaris, dan Adelia. Mencari sosok yang bisa menggetarkan hati. Sebagai tempat dermaga cinta terkahir bagi hati mereka. Masing-masing memiliki latar belakang yang berbeda.
Akankah perjalanan cinta mereka akan mulus dan mudah menemukan siapa sosok cinta sejati mereka?
Ataukah akan berliku dan banyak kendala dalam menemukannya? Siapakah orang-orang pilihan yang berhasil memenangkan cinta A squad?
Mari kita ikuti kisah cinta mereka dalam coretan "Pelabuhan Hati si Kembar 4"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mak Nyak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Ponsel Aylin kembali berdering. Telpon masuk dari Seno. Tapi ia terlalu malas untuk menjawabnya. Ia mengabaikannya lagi dan lagi. Hingga akhirnya ada chat masuk ke ponselnya.

Seno : Kok ajak Suci? Gak ah, kita berdua jalan nanti malam. Udah lama kan kita gak kencan? Oke? jam berapa

Me : Ajak dia atau aku gak mau lagi bertemu sama kamu. Jam 7

Seno : 😔 Kamu masih marah ya sama aku? Ya sudah deh iya, aku ajak Suci nanti malam. Tapi aku gak tahu ya bisa atau gak dianya

Me : Ya

Seno : Kok singkat banget sih sayang jawabnya?

Aylin melempar ponselnya ke ranjang. Ia menghidupkan music untuk mengusir kegalauannya. Ia kembali membuka laptop milik Zafran yang masih digunakan untuk meng-hack WA milik Seno. Ia membuka chat itu kembali dan meneruskan hingga akhir untuk membacanya.

"Huft.... disini aku merasa seperti aku yang jadi selingkuhanmu. Oke... keputusan ku sudah bulat. Kembali ke Magelang adalah jalan terbaik untuk saat ini" Ia menutup laptop milik Zafran.

Lalu meraih ponselnya lagi untuk mengirim pesan pada Zafran.

Me : Mas, laptopmu mau aku anterin kemana?

Mas Zafran : Biar mas yang ambil. Kamu gimana? Udah baikan hatinya?

Me : 🙄 belum lah. Tapi mencoba baik-baik saja

Mas Zafran : Yok bangkit! Banyak yang lebih baik dari dia

Me : Huum mas, do'akan semoga cepat gantinya 😜

Mas Zafran : 🤭 mas aja belum dapat kok dek

Me : Makanya jangan jadi penguntit terus! Urusin juga tuh asmara!

Mas Zafran : 😔 Mamah tiga. Males ah. Ketemu di luar atau di rumah?

Me : Di luar aja, aku juga mau nyelesaikan ini sama Seno. Di kafe Z jam 7 malam ya mas

Mas Zafran : Kamu yang traktir ya?

Me : 🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀

Mas Zafran : Kan mau putus jadi harus dirayakan 😜. Ya udah deh, nanti mas yang traktir. Mas kerja dulu. Semangat!

Me : ☺

Aylin tersenyum. "Tuh Lin, banyak yang sayang sama kamu. So, buat apa kamu nangisin dia?" Aylin menghela nafas panjang dan tersenyum. Ia mencari kesibukan, membereskan rumah adalah hal yang untuk saat ini ia lakukan.

Saat pulang, Amaris sudah khawatir dengan keadaan kakaknya. "Kak.... Kak Aylin..."

"Apa dek? Kakak di dapur, nyusun piring sesuai urutan bentuknya" teriak Aylin dari dapur. Amaris menghampirinya dan memeluknya.

"Are you okay?" Aylin mengangguk. "Senyum dong"

Aylin menyengir, menampilkan barisan gigi putihnya. Amaris tertawa. "Gitu dong! Itu baru Aylin kakaknya Maris dan Adel, yang selalu ceria dan pecicilan"

"Hahahah, nanti malam ikut kakak, ke kafe Z. Kakak mau nyelesaikan dengan Seno. Dan.... kakak akan pindah dari Jakarta dek"

Amaris terdiam sejenak. Lalu tersenyum dan memeluk Aylin kembali. "Terserah kakak, aku juga akan segera resign, karena Mas Damar pengajuan pindahnya ditolak. Jadi, aku yang harus merelakan karirku"

"Gak papa, bakti terhadap suami lebih diridhoi Allah. Nanti kan bisa cari sekolahan di Semarang" Amaris mengangguk.

"Kakak yakin malam ini mau nyelesaikan semuanya?"

Aylin mengangguk mantap. "Aku juga ngajak Mas Zafran mau ngembalikan laptop juga"

Amaris melakukan video call kepada saudara kembarnya. "Assalamualaikum"

"Waalaikum salam" jawab Adel dan Archee. "Kakak...." kata Adel dengan berkaca-kaca.

"Kakak gak papa. Jangan sedih. Malam ini aku mau nyelesaikan semuanya. Dan.... setelah itu balik ke Magelang" terang Aylin.

Archee tersenyum melihat adiknya sudah kembali ceria lagi. "Abang senang lihat kamu sudah kembali bangkit. Kasih kontak Seno ke Abang"

"Buat apa?" tanya Maris. Archee berdecak. "Mau Abang kasih pelajaran"

"Gak usah, dia bukan murid sekolahan lagi yang harus belajar cara menjaga hati dan simpati. Biar Aylin sendiri yang selesaikan. Tapi, nanti kalau kena mentalnya gak tanggung jawab ya hahaha"

Semuanya tertawa. "Ya sudah, kami mau siap-siap dulu. Dandan cantik biar si Seno nyesel mainin saudara kita" Mereka mengangguk. Akhirnya panggilan video itu berakhir.

Malam menjelang, Zafran sengaja menghampiri mereka di rumah. "Mas sudah di depan rumah. Buruan keluar" kata Zafran dari dalam mobil.

Dua saudara kembar itu segera keluar. Tampilan cantik maksimal. Siap menyelesaikan apa yang harus diselesaikan. Siap mengakhiri apa yang harus diakhiri.

Mobil melaju dengan kecepatan sedang. Aylin menyerahkan laptop Zafran. "Makasih ya mas bantuannya. Malam ini biar Aylin traktik, jadian aja dirayakan apalagi putus?"

Amaris dan Zafran tertawa. "Semangat banget yang mau putus?"

"Iya dong! Wajib semangat! Biar dia nyesel siapa yang dia sia-siakan!" Sahut Amaris. Tak lama mereka sampai di kafe Z. Ternyata Suci dan Seno sudah berada disana.

Aylin dan yang lain menghampiri mereka berdua. Aylin tetap bersikap baik dan melempar senyum kepada Suci. "Lhoh, kamu bukannya yang kemarin sama mbak Wulan ya?" tanya Suci. Amaris mengangguk.

Aylin tak menggubris. Ia memesan makanan. Sembari menunggu makanan datang, ia menarik Zafran untuk ikut dengannya ke atas panggung dan bernyanyi.

"Malam, suasananya sedikit sendu ya? Seperti suasana hati saya. Hahaha. Saya mau sedikit cerita. Jadi, saya ounya pacar, namanya Seno Baskara, ia seorang pengusaha, ada di sebelah sana" Aylin menunjuk meja mereka. Seno memaksakan senyumnya. Suci agak bingung ketika Aylin menyebut Seno adalah pacarnya.

"Malam ini saya ingin memutuskan hubungan saya sama dia, karena saya tidak ingin menjadi pengganggu dan penghambat hubungan antara Seno dan Suci, yang dibilang adalah saudaranya tapi ternyata bukan. Pacar saya sudah melamar cewek ini lewat Wa. Dan si cewek nunggu bayinya lahir dulu baru mau menikah dengan pacar saya." Aylin tersenyum dan menghela nafasnya. Seno dan Suci dipermalukan di depan umum.

"Selamat, kalian berhasil membuat harapan saya hancur. Tapi, kalian juga harus tahu, saya bukan cewek lemah, yang dengan bodohnya dan ngemis cinta hanya buat seorang cowok? Kamu itu beneran cinta atau cuma kasihan sama Suci karena perbuatanmu di masa lalu? Tolong pastikan dulu itu. Dan kamu tidak perlu repot-repot untuk bertemu orang tuaku. Karena malam ini, aku melepasmu. Kita resmi putus. Sebuah lagu dari almarhum pakdhe Didi Kempot, Pamer Bojo. Mainkan!"

Band itu mulai memainkan lagu yang diminta Aylin. "Dudu..... klambi anyar..... sing ning jero lemariku..... nanging bojo anyar.... sing mbok pamerke ning aku.... Ning ngopo seneng aku.... yen... mung gawe loroku.... pamer bojo anyar ning ngarepku......" Semuanya bertepuk tangan. Mereka berpikir, Aylin adalah gadis yang tegas. Tak akan menjadi pengemis cinta jika sudah tahu tak terbalas.

Lagu pun selesai. Zafran tersenyum pada sepupunya. Mereka kembali ke meja itu. Seno sudah tak tahan lagi. "Kamu apa-apaan sih Ay?"

"Apanya yang apa-apaan? Makan, ini untuk merayakan putusnya kita. Aku sudah melepaskanmu dan merelakanmu untuknya, jadi hargai usahaku untuk bahagia"

.

.

.

Like

Vote

Komen

Tip

1
Niken Dwi Handayani
Untung di novel, hal yang aneh bisa ada. di dunia nyata? oh belum tentu bisa😀
Gina Savitri
Hahaha..ngakak parah..imam kualat loh ngerjain emak..
Gina Savitri
Hahaha..ilyas lebih pinter dari damar, nggak mau di kerjain ya mending ke hotel 😂
Gina Savitri
Wulan bodoh sih klo masih mau temenan sama suci apalagi sampai masa bodo sama urusan orang lain pdhl adiknya sendiri yg di sakiti 🙄
Gina Savitri
Hahaha..suci merasa rendah diri pdhl suaminya yg berulah malah nyalahin orang lain sampai mau balas dendam..
Aylin gak bisa tersentuh karna imam menjaga nya dengan baik, tapi knp gak imam hancurkan aja tuh suci dan seno sekalian yg kelakuannya sama2 bobrok..
Gina Savitri
Tuh persis dugaan saya kayanya suci biang kerok nya, nggak bisa balas langsung ke aylin malah balas mau menghancurkan keluarga damar-amaris lewat mama nya..
Gina Savitri
Kayanya ada hubungan nya sama mantan damar atau nggak suci yg menghasut gak terima klo seno masih ngarep sama aylin
Gina Savitri
Kadang mertua bisa jadi orang ketiga penyebab kehancuran rumah tangga anaknya sendiri klo masih suka ikut campur apalagi masalah keuangan 😏
Gina Savitri
Hahaha..ngakak sumpah, damar bodoh bnr kata aylin mau aja di tipu geng somplak..
Gina Savitri
Hahaha..damar yo keno di isengi meneh..
Kayanya obat pencahar atau obat tidur ya 🤔
Gina Savitri
Hadeuh buaya darat mulai membandingkan mantan dan istri sah, dulu lebih milih suci ya skrng telen aja tuh baik dan buruknya suci 😂😂😂
Gina Savitri
Haduh azka jangan cemburu lah, gimana mereka gak deket lah orang tua mereka deket dari mereka blm di bikin 😁 Dari kecil udah main bareng 😂
Gina Savitri
Hayo damar dan imam saatnya menguji kalian, kenal nggak sama pasangan masing2 klo dandanan mereka semua mirip 😂
Gina Savitri
Agil sama rachmi aja biar gak ganggu hubungan ilyas dan adel 😁
Gina Savitri
Untungnya 8 bulan del bukan 8 tahun 😉
Gina Savitri
Lah damar bripda apa ipda sih ? Klo bripda masih polisi baru masuk, tapi klo ipda udah perwira
Gina Savitri
Abang ilyas jangan lupa jelasin sama rachmi klo udah ada calon istri, kasian anak orang di cuekin tanpa penjelasan 😏
Gina Savitri
Semoga emang masih sama2 ada rasa, biar ilyas dan adel tetap bersatu ke pernikahan walaupun skrng harus berjauhan lebih dulu demi menguji kekuatan cinta mereka 😊
Gina Savitri
Nyesel kan lu adel, makanya jangan keras kepala punya pacar nggak ada perhatiannya pdhl ilyas udah perhatian banget 😐
Gina Savitri
Abang ilyas jangan pindah ke lain hati ya memperbaiki lebih baik daripada memulai hubungan baru lagi 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!