Lin Ming, Seorang pemuda yang ayah dan ibu kandung nya dibunuh oleh seseorang dan dia dipaksa untuk pergi meninggalkan rumah dengan Dantian yang di segel oleh orang itu pergi kesebuah sekte untuk menjadi seorang pembudidaya untuk membalaskan dendam nya, Direndahkan, dilecehkan, dibully itu semua adalah makanan setiap hari untuk nya.
sebuah kejadian abnormal terjadi pada nya, menjadikan kecepatan pelatihan nya lebih cepat dari orang lain, namun cerita manis hanya bertahan beberapa saat, namun sekarang dengan seberapa rajin pun ia berlatih hanya kebuntuan yang membayangi nya.
Novel ini adalah kisah nya dalam menuju pucuk semua kekuatan, menuju surga dan menantang takdir untuk sebuah pencapaian.
Ini novel pertama saya, jadi yang kecewa dan protes ya gimana yak, saya nya juga bingung kenapa tulisan saya gini amat
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azrian Reza2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#24 (Dunia Jiwa)
Di Sebuah ruang kosong yang begitu luas dan gelap, Seorang Pria tua dengan tangan dibelakang memfokuskan pandangan kepada seorang pemuda yang tak sadarkan diri.
Pemuda ini adalah lin Ming atau lebih tepat nya jiwa dari lin Ming yang di paksa keluar dari tubuhnya sendiri oleh seorang kultivator bergelar Dewa Pedang.
Entah dimana dia sekarang yang jelas ia sudah tak sadarkan diri sangat lama dan pria tua yang sedang memandang lin Ming dengan sabar menunggu lin Ming bangun.
Entah berapa jam atau berapa hari akhinya lin Ming perlahan membuka matanya.
"Gelap!" Lin Ming terkejut dengan ruangan ini, "Apa aku mati? Sial bagaimana mungkin aku mati semuda ini! " Desah lin Ming kecewa.
"Ah kau sudah bangun!" Sebuah suara mengejutkan lin Ming.
"Siapa kah senior? Apa ini alam kematian? " Tanya lin Ming saat melihat sosok pria tua jauh didepan nya.
"A Ya Ya ini adalah alam kematian dan aku adalah algojo untukmu! " Ucap pria tua itu lagi membuat lin Ming kaku.
"Ah sudah kuduga aku tidak mati!" Ucap lin Ming
"Hah, Bagaimana kau bisa tahu kau belum mati? " Ucap pria tua itu lalu Dug dug dug ruangan itu berubah menjadi sangat terang.
"Emm itu sangat jelas karena tuan tidak memiliki tongkat sabit karena menurut cerita yang ku dengar tentang alam kematian"
Bugg Orang tua itu hampir terjatuh mendengar tutur kata lin Ming.
"Ka kau! ahh!" Orang tua itu tidak bisa lagi berkata kata.
"Ahh! kau benar kau belum mati" Ucap pria tua itu lagi sambil tersenyum.
"emm, Tuan terus dimana kita saat ini? " Ucap lin Ming tenang.
"ee kau pemuda yang tidak bisa basa basi!" Ucap pria tua itu kesal."Kau saat ini berada di dalam dunia jiwa mu sendiri! " sambung pria tua itu lagi.
"APA! dunia jiwa? i itu sebuah tempat yang hanya bisa dibuka oleh para spiritual tingkat tinggi! ini mencengangkan! " Ucap lin Ming bersemangat.
"Ah kau sudah tahu jadi seperti aku tidak perlu menjelaskan tentang itu, Namun dunia jiwa mu ini agak sedikit berbeda dari para spiritual itu" Ucap pria tua.
"Em beda? apa yang tuan maksud berbeda itu? beritahu aku! " Ucap lin Ming.
"Hehe dunia jiwa mu sedikit berbeda itu karena akulah yang menjadi penunggu nya membuat dunia jiwa mu ini memiliki sebuah hal yang menakjubkan! " Ucap pria tua itu menyombongkan diri.
"ehh! haih! kukira apa ternyata yang berbeda hanya karena roh tua seperti mj! " Ucap lin Ming kesal
"Apa! Roh tua? panggil aku yang mulia
Zi Han yang Agung! Boom! ucap pria tua itu sambil mengeluarkan aura nya yang sangat kuat.
Arkkhh! " Tu tuan! Ah tidak tidak yang Mulia a ampuni akuu! " Teriak lin Ming kesakitan tubuh nya ditindas oleh aura yang sangat kuat itu.
"Haha rasakan kekuatan dari orang tua ini" Ucap Orang tua yang menyebut diri Zi Han.
"Ampun tuan ampun!"Ucap lin Ming lagi yang masih tertindas.
"ampun? berlutut dan memohonlah menjadi murid ku, maka kau akan selamat! hahaha! " Ucap senior Zi Han.
"Tidak akan!" Teriak lin Ming lalu Bug! aura semakin kuat menindas lin Ming.
"Yayaa Aku Tuan mohon Terima aku menjadi murid mu aku mohonn! Ucap lin Ming terdengar sedih.
" Whahaha! anak yang pintar! Sekarang kau jadi murid ku, Berdirilah beri hormat kepada guru mu yang Agung ini! " Ucap pria tua itu lagi.
"A Aku tidak bisa! " Ucap lin Ming namun langsung dipotong oleh Zi Han.
"Tidak Bisa! Kenapa? " Ucap nya kuat.
"Bu bukan seperti itu, Aku tidak bisa Berdiri Guru! " Teriak lin Ming cepat.
"E Ahh! hehe Aku lupa menarik aura ku hehe maafkan gurumu ini" Ucapan Zi Han Canggung.
"Cih! Menyebabkan!" Ucap lin Ming mendesah.
"Menyebalkan? Hehe" Tuk Tuk Tuk suara yang begitu indah yang terbuat dari bentuk Kayu dan kepala lin Ming.
"Aa Ampun guru!" Ucap lin Ming melindungi kepalanya.
"Haha! Baik Sekarang beri hormat!" perintah Zi Han.
"Murid Memberi Hormat kepada Guru! " Ucap lin Ming membungkuk.
Sebenarnya Bahkan jika Zi Han tidak meminta nya menjadi murid, Maka Lin Ming sendiri lah yang akan meminta menjadi murid nya bahkan jika harus memotong salah satu tangan sebagai bukti kesetiaan.
Lin Ming telah mengetahui sebuah ingatan dimana Dunia Jiwa Biasanya adalah tempat yang kosong tanpa ada kerikil satu pun, Namun ada 1 persen kemungkinan didalam dunia jiwa ada seseorang yang mendiami dunia jiwa dan orang itu biasanya adalah orang yang sangat kuat dalam budidaya.
Saat melihat Guru Zi Han lin Ming langsung tahu bahwa pria tua itu sangat kuat itu lah yang membuat lin Ming menerimanya saat ia meminta menjadi murid meskipun sempat menggoda dengan pura pura menolak.
"Haha pemuda yang pintar! Nama mu Lin Ming kan haha bagus! Bagus! Sekarang menyambung yang tadi" Ucap nya menatap lin Ming dengan tajam.
"Seperti yang kubilang dunia jiwamu berbeda selain karena adanya aku ada sebuah hal yang mengagumkan dari dunia jiwamu ini, Itu adalah Perbedaan waktu dengan dunia luar! " Guru Zi Han menjelaskan.
"Perbedaan waktu? Apa itu sejenis hukum waktu guru? " Tanya Lin Ming.
"Ya mungkin itu sedikit benar, Namun Agak berbeda karena biasanya Hukum waktu hanya berselisih beberapa menit dan yang sangat kuat adalah Jam,"
"Namun! Dunia jiwamu ini memiliki hukum waktu yang jauh dari itu semua, 10 hari Disini Didalam Dunia jiwamu! itu sama dengan 1 Hari di dunia luar!!" Ucap guru Zi Han itu antusias menjelaskan.
"Apa! Guru tidak bercanda bukan?" Lin Ming memastikan namun tak ada keraguan diwajah gurunya itu.
"Hehe jangan puas hanya dengan itu, Bahkan! Di dunia jiwamu ini Energi disini bukan lagi energi bumi, Namun energi disini adalah energi Surgawi! kau tahu sendiri jika menyerap suatu energi maka akan diolah menjadi energi Qi biasa namun dengan energi Surgawi maka Qi yang dihasilkan Adalah Qi Surgawi 1000 kali lebih kuat dari energi biasa!! Namun sayang" Ucap Guru Zi Han menggeleng.
"Tapi apa guru tapi apaa! " Tanya lin Ming dengan mata berbinar.
"Energi Surgawi disini sangat tipis, Mungkin hanya akan bertahan selama 10 tahun saja jika terus di serap, Aku sudah berkeliling kesemua sudut namun aku tidak menemukan sesuatu yang mengganjal penyebab tipisnya energi ini. " Jelas Guru Zi Han.
"Guru sebenarnya aku tidak tahu seberapa kuat energi Surgawi ini namun jika guru mengatakan 1000 lebih kuat bukankan itu sedikit berlebihan? " Tanya lin Ming.
"meskipun benar itu sedikit berlebihan namun jika kau ber kultivasi disini dengan bakat mu yang biasa saja itu, dalam 1 minggu ee tidak 3 hari kau akan menerobos Tingkat 3 asal mula! " Ucap guru Zi Han.
"e biasa saja? apakah ada orang lain yang lebih hebat dalam ber kultivasi? " Tanya lin ming.
"Kau masih didalam sumur yang dalam kau belum menjelajahi luar nya jika kau mengetahui itu kupikir kau akan Mati karena rasa malu! " Ucap Guru Zi Han membuat mulut lin Ming menganga.
Seberapa hebat orang orang diluar sana!
hanya itu yang terfikir kan lin Ming.
"Ming kecil aku tahu apa yang telah kau lalui beberapa tahun ini aku juga tahu sakit nya hidup mu, Namun kau sekarang memiliki aku sebagai gurumu, aku akan menjanjikan satu hal, Yakni Kekuatan untuk mencapai puncak! " Ucap Zi Han membuat lin Ming bergetar.
"Terima kasih Guru! " Meski baru beberapa saat bertemu, lin Ming tahu itu adalah kata kata yang tulus dari gurunya.
"Baiklah kau bisa istirahat beberapa menit aku akan mulai mengajarimu cara menyerap energi Surgawi setelah ini" Ucap Guru Zi Han.
"E apakah caranya berbeda? " Tanya lin Ming kebingungan.
"Tidak berbeda hanya saja ada beberapa hal yang harus ditambahkan dari teknik yang ku berikan dan kau gunakan sebelumnya" Ucap Zi Han membuat lin Ming tercengang.
"I Itu guru!" Ucap lin Ming membulatkan mata.
"Tak perlu dibahas sekarang istirahat lah pulihkan kekuatan mu! " Perintah Zi Han.
masa masalah beras sampai 3 episode