"ANDINIII..... " Ali pun terbangun dari tidurnya dengan deru napas tak beraturan dan keringat bercucuran.
Begitulah setiap malam yang dia alami.
Semenjak kepergian istrinya yang pergi meninggalkan dirinya saat usia pernikahannya baru menginjak satu hari, membuat ia berubah menjadi dingin dan menutup hatinya.
Miris ya pasangan hidup yang kiranya dapat memawa kebahagiaan dan saling melengkapi hanya tinggal kenangan untuknya,istrinya malah pergi membawa senyuman,cinta dan kehangatan akibat kecelakaan. ALI MAHESA pengusaha muda yang sukses,dan juga tampan.
Sampai hadir seorang gadis dalam hidupnya.
SALSABILLA ANGGRAENI FADILLAH Seorang gadis yang pintar,ceria dan cantik.
Di awal pertemuan yang tidak di sengaja hingga menimbulkan benih-benih cinta di hati salsa tapi sayang ali yang menutup rapat hatinya tak membalas cinta salsa.
Akankah Salsa menyerah atau memperjuangkannya.
Bagai mana keromantisan dan perjuangan mereka.
Ikutun terus keseruan dan keromantisan mereka .
"LABUHAN CINTA DUDA KEMARIN"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cahya salsyam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 22
Kreeekkkk...
Suara pintu terbuka, sontak Ali dan Salsa menoleh.
"Selamat pagi nona Salsa, bagai mana kabarnya hari ini?apa masih ada keluhan?"ucap dokter wanita sambil mendekati Salsa,tapi sebelum salsa menjawab dr Raisa menoleh kepada Ali.
"Permisi bapa Ali, saya mau mengecek keadaan nona Salsa"ucap nya sopan.
Alipun berdiri dia memberi ruang untuk dr Raisa memeriksa Salsa.
Dokter Raisa sangat teliti memeriksa keadaan perempuan yang di bawa dan di jaga oleh pemilik rumah sakit tersebut.
"Apa perutnya masih sakit? "tanyanya kepada Salsa.
"Sedikit dok"
"Baik nanti akan saya kasih obat untuk penyembuhan nya, sepertinya lambung anda sedikit luka, jadi saya akan memberitahukan kepada dapur rumah sakit supaya bubur ada lebih encer lagi,(P**emilik rumah sakit mah bebas ya, hehehe... khayalan author**) dan anda harus banyak istirahat karna anda kelelahan"
"Tapi dokter saya rasa saya sudah tidak apa-apa, saya mau pulang saja"ucap Salsa memelas.
Ali yang mendengar rengekan Salsa langsung menghampiri.
"Sudah tidak usah membantah dokter, yang penting sembuh dulu"
"Tapi"
"Betul kata bapa Ali, sebaiknya anda istirahat saja, lagian keadaan anda blm stabil, saya kuatir nanti kalo anda memaksakan keadaan nya bisa lebih parah,besok saya periksa lagi, kalo keadaannya lebih baik maka anda boleh istirahat di rumah"
Salsa pun menghela nafas tapi dia pasrah dengan perkataan dokter.
"Baik dokter,terimakasih"
Dokter Raisa pun tersenyum, dan mohon undur diri untuk memeriksa pasien lainnya.
.........
Kriiingggg Kriiinggg....
Ali pun mengankat telphonenya.
"Hmmm... "
"Lo kayanya harus ke sini dech, dalangnya sudah di temukan, dan semua yang bersangkutan udah di tangani polisi, tapi sepertinya polisi butuh lo untuk konvirmasi selaku pemilik perusahaan"ucap Rudi di memberikan laporan kepada Ali.
Ali melihat ke Salsa dan Salsa tau kalo Ali sedang mengkuatirkannya,lantas Salsa tersenyum dan mengangguk sebagai tanda dia tidak apa-apa.
"Gw segera ke sana "
"Ok"
Saat sudah mematikan teleponnya Ali mendekati Salsa.
"Maaf sepertinya aku harus ke kantor dulu,ada sesuatu yang harus aku urus"
"Ya sudah selesaikan saja, lagian saya tidak apa-apa ko?!"
"Tapi kamu sendiri di sini? " tatapan Ali penuh kelembutan dan kekuatiran kepada Salsa.
"Nanti saya telepon Sela atau Arini saja, mereka pasti ke sini ko dan terima kasih karna sudah merepotkan anda, sampai bertemu lagi! " jawab Salsa sambil tersenyum.
"Nanti jam tiga sore saya ke sini lagi"
"HAH" sontak Salsa kaget.
"Kenapa?"
"Kenapa ke sini lagi?? " pertanyaan polos itu lolos dari mulutnya.
"Untuk menjagamu lagi dan nanti malam aku juga akan menemanimu di sini"
"Hah" Salsa makin kaget.
"Sudah nanti matamu keluar lo, melototnya gt banget"ucap Ali sambil mengusap puncuk kepala Salsa,Salsa hanya mematung kaget atas tindakan Ali, sementara Ali meraih hanponenya.
"Sa... Sa... Saaaaa"
"Ya... "Salsa terbagun dari lamunannya.
"Kamu ga apa-apa? "
"Eng ..Engga"
"Ya tuhan, apa ini, kenapa jantungku berdetak kencang seperti ini, "ucap Salsa dalam hati.
"kamu sudah telepon mereka, supaya ke sini lebih cepat, biar kamu tidak sendiri,aku kuatir kalau kamu sendiri di sini! "
"iya" Salsa menghubungi sahabatnya, beruntung mereka sedang dalam perjalann ke rumah sakit.
"Aku akan cepat selesaikan urusan ini, nanti aku balik lagi jagain kamu"ucap Ali.
"Apa sih ni cowo, gw harus gimana dia kira gw bini nya atau pacarnya kali ya, hus,,,huss,,, sana cepet pergi napa, bisa bisa gw jantungan deket dia mulu."ucap Salsa dalam hati.
Salsa hanya menganggukan kepalanya, dia bingung harus menghadapi lelaki baru dia kenal ini seperti apa!
.........
Ja**karta**.
Seorang wanita paruh baya terlihat gelisah, entah apa yang salah, berkali kali dia menanyakan apa yang kurang dan apa yang terlewati olehnya kepada asistennya, tapi semua tidak ada yang terlewati semua selesai tak ada masalah, tapi pikirannya tertuju pada cucunya Salsa, iya dia oma. dari kemarin hatinya selalu gelisah tapi salsa selalu menjawab tak terjadi apa pun dia padanya,dia kira Salsa emang sibuk mengurusi segala sesuatu sebelum dia pulang ke Jakarta, entah lah, dia selalu menghela napas berat untuk menenangkan hati nya.
HAI SEMUA TERIMA KASIH DUKUNGANNYA PADA KARYA INI. SELALU DUKUNG YA,KARNA DUKUNGAN KALIAN BIKIN AKU TAMBAH SEMANGAT.😇😇
SEHAT SELALU YA SEMUA.
tp klo lihat dr prolog nya bagus
semngat
akuo marathon baca nya🤭🙉