NovelToon NovelToon
CINTA LUAR BIASA

CINTA LUAR BIASA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Khoirun Nisa

Askana sangat benci pada sosok pria yang sudah menodainya. Sampai pria bernama Rafan itu ingin bertanggung jawab atas perbuatannya, sayangnya Askana menolak karena terlalu benci.

Mampukah Rafan mengambil hati Askana? Dan Membuatnya jatuh cinta, akan seperti apa kisah cinta mereka yang diawali sebuah kebencian?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khoirun Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24.

"Ah sial! Kepala gue pusing banget!" ujar Afandi sambil memegang kepala-nya, ia melirik ke sebelah kanan dan kiri, dua gadis itu ternyata masih tertidur lelap, segera ia bangun dan menuju ke-kamar mandi untuk membersihkan diri, iapun segera meninggalkan tempat itu dan mengambil beberapa lembar uang dari dalam dompet-nya, dan diletakkan di atas tempat tidur sebagai upah atas layanan dua gadis itu.

"Ini baru jam enam pagi, gue harus segera menuju ke apartemen!"

Afandi bergegas pergi menuju ke apartemen miliknya dengan menaiki Mobil Sport warna merah-nya, ditengah perjalanan ponsel milik Fandi berdering, ternyata sekretaris-nya yang menghubungi.

"Halo Pak? Maaf mengganggu waktunya, jam sembilan nanti akan diadakan meeting dengan klien."

"Oke! Siapkan saja semua berkas-nya."

Sesampai-nya di apartemen, Afandi menuju ke-dalam kamar untuk bersiap, memakai setelan jas-nya untuk siap berangkat ke kantor, dia terlihat begitu tampan juga gagah dengan setelan jas yang dipakai-nya. Tubuh tinggi dan tegap dengan otot di tubuh-nya membuat Afandi sangat dikagumi oleh para gadis, apalagi karyawan wanita yang di kantornya mereka sangat mengagumi ketampanan Bos-nya itu.

Hanya memerlukan waktu satu jam perjalanan dari apartement Afandi menuju ke-kantor-nya, ia keluar dari dalam mobil, berjalan dengan gagah memasuki kantor megahnya itu, disambut oleh karyawan yang mengucapkan selamat datang juga selamat pagi untuk-nya. Meski dia terbilang seorang bos yang dingin acuh dan juga cuek, namun tetap saja dia menjadi idaman kaum wanita.

Afandi masuk ke-dalam ruangan-nya, ia duduk di kursi kebesarannya sambil menyandarkan kepalanya, tiba-tiba terdengar ketukan pintu.

"Permisi, Pak? Ini berkas-berkas yang Bapak butuh-kan untuk meeting nanti."

"Ya, terima kasih! Sekalian Buatkan saya kopi dan antarkan kemeja saya."

"Baik, Pak! Kalau begitu saya permisi dulu." Ujar sekretaris Afandi.

Di apartemen milik Rafan, Bunda Aulia terlihat sangat sibuk menyiapkan sarapan pagi dengan dibantu oleh Rafan, meskipun Rafan seorang anak laki-laki tapi dia begitu cekatan dalam membantu pekerjaan bunda-nya.

"Sudah, sana! Kamu duduk, biar bunda saja yang mengerjakan!"

"Tidak apa-apa Bunda! Itung-itung Rafan belajar, nanti kalau Rafan sudah menikah bisa membantu pekerjaan istri-nya Rafan."

"Doni kok belum datang? Padahal ini sudah waktu-nya makan."

"Mungkin masih di perjalanan Bunda!" tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dan ucapan salam.

"Panjang umur lo, Don? Baru juga diomongin, sudah nongol ajah!"

"Maaf telat, Bun! Tadi bangunnya kesiangan." Doni ketawa sambil menggaruk kepalanya.

"Iya, tidak apa-apa! lebih baik kita makan bersama."

Makanan sudah tertata di-meja makan dengan rapih, tidak ada satupun yang terlewatkan, karena pagi ini bunda masak banyak dengan menu makanan yang beragam. Mulai dari pepes ayam, sayur asam, iga bakar, lalapan dan juga sambal.

"Kayak makanan restoran saja, Bun? Enak-enak makanan-nya."

"Biar kamu tambah gemuk, Don!"

"Wah, Bunda! Body aku sispack begini masih ada roti sobek-nya, Bun! Nih otot-ku juga masih ada," sambil menepuk-nepuk otot di lengan-nya.

"Lengan berotot! Perut buncit!" Rafan tak hentinya tertawa mengoda sahabatnya.

"Nggak baik! Lagi makan terus bercanda, habisin dulu makanan-nya, baru nanti bercanda."

"Marahin, Bun! Emang enak loh."

"Kamu juga, berisik! Habisin makanan-nya."

"Kena juga lo! Syukurin!"

Bunda Aulia hanya bisa menggelengkan kepala-nya saja, melihat tingkah Rafan dan Doni yang seperti anak kecil.

Bunda Aulia teringat akan Afandi, Bunda menyuruh Rafan untuk menghubunginya, karena khawatir takut dia belum sarapan. Rafan dengan segera mengambil ponsel yang ada di saku celana-nya. Namun sayang, no Afandi tidak dapat dihubungi, Rafan berkali-kali mencoba tetap saja diluar jangkauan.

"Mungkin Afandi lagi sibuk di kantor-nya, Bunda! Biar nanti Rafan hubungi dia lagi."

Doni teringat saat semalam dia pulang dari apartemen milik Rafan, dia melihat mobil Afandi yang berbalik arah menuju kesebuah diskotik.

"Gue ceritain ke si Rafan gak yah! Tapi gue takut salah, ntar yang ada jadi masalah."

"Mangkanya! Cepetan cari calon istri, biar makan pun gak ngelamun," ujar Bunda membuyarkan lamunan Doni.

1
Enung Samsiah
hadeeehhh,,, baru pertama beli mobil mlh d curigai polisi disngka hsil nyuri wkwkwk
Enung Samsiah
ko nggk ada maskawin nya ya,, kasihn askana,, apa rapan nggk mmpu ya,,,
Enung Samsiah
jngn sampai rapan dan fandi sukanya sama askana lgi, ksihan fira
Enung Samsiah
iiiiihhh, sirafan knpa bisa sgl siiihh,,,,
anisah
ayolah Thor buat Doni SM Fira bersatu..
anisah
pasti Alex mencari info tentang terjadinya yg menimpah askana ..tunggu saja tgl mainya sofia
anisah
ayo usut masalah ini...cari Sofia bikin perhitungan..
anisah
Sofia tunggu pembalasan untukmu...
anisah
pemanasan aja dulu raf...ingat kata dokter ...sabar...ntar...aja..ya!!!
anisah
bagus Don,....km bisa sama Safira bebas wes ...tp tunggu Safira putus dr Fandi semoga cepat ketahuan belang nya si Fandi...
anisah
Doni klu SM Safira pasti heboh...ayolah Thor jodohin mereka kasihan Fira klu dpt Fandi yg suka celap celup di luar ...
anisah
tunggu saja masa apesmu tiba Fandi....pasti km ampin2
anisah
Thor...aku bacanya kayak orang sinting senyum2sendiri ngeliat kelakuan si Doni..yg lucu ..semoga aja Safira batal tunangan sama Fandi .dan jadian sama Doni .
anisah
Safira km jadian aja sama Doni dr PD Fandi yg suka celao-celup sana sini...LBH baik SM Doni yg gokil...
anisah
papa Safia memang panutan yg baik..selalu bijak ....semoga saja askana setuju dgn rencana rafan ..
anisah
nah....kan SDH plong ...sedikit beban ana....tinggal nunggu rafan ...ini...
anisah
kok aku punya firasat klu Fandi nanti cintanya sama askana..bukan SM Safira...🤔
anisah
ana knp sih ngk jujur aja....biar kalian nikah ...
anisah
nah ..gitu .donk curhat SM bunda biar plong....semoga cepet ketemu sama ana...
anisah
begitu judulnya Fandi...anak kebanggaan si ayah ...ntar dpt karma baru bilang khilaf
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!