Bagi Ella seorang yatim piatu yang harus menghidupi dirinya sendiri sebagai wanita pekerja malamadalah hal yang paling ia sesali dalam hidupnya.
namun ia tak tau harus bagaimana lagi demi menghidupi diri nya yang hanya tamatan SMP ini, tidak ada pekerjaan yang membutuhkan karyawan yang hanya tamatan SMP.
hingga akhirnya dia bertemu oleh Deon Seorang lelaki tampan Yang akan mengubah hidupnya.
Dan di sini lah cerita di mulai
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon micracle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
First Time
Deon Dan Ella berjalan menuju ke meja makan dengan sambil bergandengan tangan, seperti tak tega jika sedetik saja mereka tak saling berdekatan satu sama lain.
Mereka duduk bersebrangan, sambil memandang satu sama lain.
" ayo makan, jangan liatin aku Mulu, nggak akan kenyang tau kalo liatin aku aja." kata Ella.
" Salah, siapa bilang aku nggak akan kenyang kalo liatin kamu?? aku bakal kenyang kok, kan liatin kamu sambil kamunya nyiapin aku. jadi aku kenyang dong." kata Deon sambil mengedipkan satu matanya, menggoda.
" sarkas banget minta di siapin. tapi sayangnya aku nggak mau nyuapin kamu tuh." kata Ella.
" yahhh kalau kamu nggak mau, kecewa loh aku ntar."
" Bodo amat huuuu."
" iya deh, nggak liatin kamu, aku makan aja, tapi mau kan kalau ngambilin nasinya ke piring aku."
" iyaaa tuan muda, siap laksanakan.hehheheh." kata Ella dengan senyum manisnya.
" baik banget sih calon istri ku ini. " kata Deon lagi dengan jurus-jurus rayuannya.
Mereka pun kini menikmati sarapan mereka dengan nikmat, sambil beberapa kali mengobrol hal receh, yang membuat sarapan kali ini menjadi sangat menyenangkan.
sekarang jam menunjukan pukul tujuh lewat empat puluh tiga menit. dan mereka berdua telah menyelesaikan sarapan mereka.
" enak juga ni nasi goreng buatan kamu. boleh dong ni tiap hari masakin aku."
" jelas dong enak, siapa dulu yang buat, Deon. kamu nggak akan sanggup bayar aku kalau aku masakin kamu, kecuali kamu jadi istri aku. baru aku masakin gratis setiap hari untuk kamu."
" ihhh maksa, ogah ahh."
" nyesel loh ntar kalau nolak aku." kelakar Deon.
" Bodo amat. udah pergi sana kerja ntar kamu telat pergi kantornya." kata Ella sambil mendorong Deon kearah pintu depan.
" jahat banget sih calon istri ku ini, sampai calon suaminya aja di usir, astaga untuk aku udah cinta mati ni sama kamu. ya udah deh, calon suami mu ini pergi kerja dulu ya biar bisa beli berlian toko berlian untuk kamu." kata Deon.
baru saja Deon membalikan badannya, untuk berjalan ke arah mobilnya. Namun langkah itu terhenti saat Ella memanggilnya.
" De, tunggu." panggil Ella.
" kenapa?? baru juga mau pergi udah kangen ya."
" ihhh ni anak waktu ibunya hamil ngidam apa sih sampai anaknya kepedean nya minta ampun dahh. aku tuh cuma mau benerin dasi kamu ni berantakan, gimana sih masangnya kamu sampai berantakan gini."
cerocos Ella sambil tangannya terus bergerak merapikan dasi Deon yang berantakan itu.
Sedangkan Deon yang menerima perlakuan seperti itu tentunya sangat senang dan menikmati setiap detik moment nya.
" nah gini kan rapi, jadi bagus keliatannya dari pada berantakan kayak tadi." kata Ella sambil tersenyum puas atas kerjanya.
Deon pun hanya membalasnya dengan senyumannya.
" makasih ya El, ini pertama kalinya ada yang masangin aku dasi begini." kata Deon.
Deon pun menggerakkan tangannya mengelus puncak kepala Ella, dan menyium kening Ella, cukup lama.
ada rasa nyaman saat Deon mencium kening Ella. Ella pun memejamkan matanya menikmati kecupan itu walau hanya sebatas kecupan di kening. Namun begitu nyaman dan menenangkan.
setelah Deon melepaskan ciuman nya pas Kening Ella, ia lalu memeluk Ella dengan lembut, ntah mengapa rasanya sangat tidak rela untuk pergi ke kantor dan meninggal kan Ella sendirian.
" udah ah lepas, udah jam berapa ini. kamu telat loh ntar ke kantornya." kata Ella sambil melepaskan pelukan Deon.
" nggak rela aku tuh rasanya ninggalin kamu sendirian di rumah, kamu ikut aja yuk ke kantor nemenin aku." pinta Deon.
" nggak ahh , gila apa aku ngintilin kamu sampai ke kantor. udah sana pergi." usir Ella lagi.
" iya iya aku pergi, jangan kangen aku ya." kata Deon sambil melangkah masuk ke dalam mobilnya.
" iya , kamu tuh yang jangan kangen sama aku."
" emang udah kangen ni."
" ihhh lebay, dahhh sana pergi."
" iya aku pergi, kamu hati-hati di rumah, telepon aku kalau ada apa-apa oke."
" siap pak." kata Ella.
Setelah Ella mengatakan itu, Deon pun menjalankan mobilnya dan pergi ke kantor. Ella pun melambaikan tangannya sampai mobil yang di kendarai Deon menghilang dari pandangannya, lalu ia melangkah masuk ke dalam rumahnya.
kok ditambah novel baru Thor????
SALAH JATUH CINTA
PENULIS TENCHIA
kok deo sering nginep ga ada tetangga yg ngomel?
terima kasih.